NovelToon NovelToon
Pengkhianatanmu Kebahagiaan Bagiku

Pengkhianatanmu Kebahagiaan Bagiku

Status: tamat
Genre:Poligami / Single Mom / Selingkuh / Angst / Tamat
Popularitas:210.6k
Nilai: 5
Nama Author: el Putri

Madu itu manis namun berbeda dengan madu yang aku rasakan, rasanya sungguh pahit, membuat hati yang baik-baik saja menjadi terluka, membuat hati dilema antara bertahan atau menyerah hingga akhirnya aku memutuskan untuk menyerah dan mengakhiri semuanya.

Dari sinilah aku menjadi wanita kuat karena harus berjuang untuk sang buah hati dan akhirnya aku bertemu dengan pria yang tulus mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon el Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Viona Melahirkan

Sempat kemalingan sekali tentu membuatku lebih waspada, aku tidak ingin David diambil oleh Viona, wanita seperti Viona pasti menggunakan 1000 cara untuk mendapatkan apa yang dia ingin termasuk menjebak David.

Selepas David berangkat ke rumah sakit, aku pergi ke rumah Viona, Aku ingin Reza menjaga istrinya dengan baik supaya di luar tidak membuat kerusuhan.

Aku memencet bel, dan tak selang berapa lama Reza membukakan pintu.

Senyum Reza melebar saat melihat aku berdiri di depannya.

"Melati," ucapnya.

"Mana istri kamu Mas?"

Belum sempat Reza menjawab Viona telah muncul dari dalam.

Melihatku yang datang, Viona nampak memucat. Mungkin dia takut kalau aku mengadukan apa yang telah diperbuatnya pada Reza.

"Ada apa Mel?" tanya Viona.

"Aku ingin bicara denganmu Viona," jawabku.

Viona mengajakku sedikit menjauh dari Reza, tentu dia tidak ingin Reza mendengar apa yang kami bicarakan.

"Bicaralah," titah Viona.

"Kamu kan sudah memiliki Reza kenapa masih saja mengganggu suami aku," kataku tanpa menatapnya.

Aku sengaja melemparkan pandanganku ke sembarang supaya aku tidak melihat wajah Viona.

"Aku iri denganmu, seharusnya setelah berpisah dari Reza hidupmu semakin sulit namun kamu malah mendapatkan suami yang lebih dari Reza,"

Mataku terbelalak menatapnya, sungguh aku tak percaya Viona iri sampai segitunya padaku.

"Kamu iri denganku?" tanyaku dengan menatapnya.

Viona tertawa lalu berdiri, dia membelakangi aku yang duduk di bangku.

"Dari dulu, Reza tidak pernah adil, apa-apa selalu kamu, dikit-dikit takut kamu marah, takut kamu tau. Aku tersiksa dengan dirinya yang seperti itu," jawab Viona.

Mendengar jawaban Viona tentu membuatku kaget, bukankah selama ini Reza yang tidak pernah adil padaku, dia selalu mengutamakan Viona lantas kenapa Viona seakan membalikan fakta?

"Bukankah kamu selalu diutamakan Viona?" tanyaku dengan heran.

"Iya akhir-akhir ini tapi awal-awal dulu tidak," jawabnya.

Kali ini aku tertawa mendengarnya, aneh sekali Viona.

"Namanya saja menikahi istri orang, jadi wajarlah kalau si suami takut jika istri pertamanya tahu, kalau kamu menginginkan perhatian yang full waktu yang full menikahlah dengan seorang yang single, tapi sudahlah itu juga nggak penting lagipula Reza sekarang kan milih kamu seutuhnya," kataku.

"Sekarang yang aku minta kamu jangan mengganggu rumah tanggaku, lihatlah perut kamu yang sudah sebesar bola David juga nggak akan melirik kamu," kataku kemudian.

Kini gantian Viona yang tertawa, seakan dia tidak mengindahkan ucapanku.

"David sangat perhatian padaku, buktinya semalam dia memintaku untuk bersamanya." Viona sengaja memanasi aku.

Aku yang tahu cerita sebenarnya pun tersenyum, baru kali ini aku menemui wanita seperti Viona, yang tidak punya rasa malu sama sekali.

"David adalah seorang dokter tentu dia ramah pada setiap pasiennya, aku rasa tak hanya David yang ramah padamu, kamu periksa ke dokter lain pun akan sama, jadi buang rasa besar kepalamu itu Viona," ucapku dengan menatapnya.

Mendengar ucapanku Viona seakan tak terima, dia tetap bersikeras kalau David memperhatikannya, dan ini membuatku sangat kesal, aku mengancamnya jika dia terus mendekati David maka aku akan mengadukan perbuatannya pada Reza.

"Kalau kamu diceraikan oleh Reza bagaimana nasibmu dan anak kamu," aku mengancamnya.

Viona nampak berdiam, kelihatannya dia sedikit takut dengan ancamanku.

Meski dulu dia adalah seorang TKW namun saat ini dengan memiliki bayi mana mungkin dia bisa bekerja lagi.

"Beraninya kamu mengancam aku Mel!" teriaknya dengan marah.

"Berani dong Viona emangnya siapa kamu," sahutku enteng.

Viona menatapku dengan tajam, aku tidak ingin diinjak olehnya lagi, David adalah milik aku sebisa mungkin aku akan mempertahankannya.

"Sekali lagi kamu mendekati David, lihatlah apa yang akan aku lakukan Viona, aku kini bukan Melati yang dulu, dimana hanya menangis saat kamu dan Reza melukaiku," ucapku lalu aku pamit.

Sepanjang perjalanan aku berfikir keras kenapa rumah tanggaku selalu diuji dengan kehadiran orang ketiga.

Hari berlalu dengan cepat, kehidupanku dan David normal kembali, kami kini berada dalam fase saling mengerti hingga suatu ketika Reza dan Viona datang ke rumah kami.

"Ada apa?" tanyaku saat melihat Viona kesakitan.

"Tolonglah Viona David," pinta Reza.

David segera mengajak Viona dan Reza ke rumah sakit, sebenarnya Reza sudah membawa Viona ke rumah sakit namun mereka tidak dilayani karena mereka tidak memiliki biaya persalinan.

Aku menghela nafas, bagaiamana bisa tidak memiliki uang untuk biaya persalinan? bukankah seharusnya biaya persalinan harus disiapkan jauh-jauh hari?

"Kenapa nggak disiapkan mas?" tanyaku dengan menengok ke belakang.

Reza hanya diam tidak menjawab ucapanku.

Jalanan yang macet membuat David membantu Viona bersalin di dalam mobil, dia memarkirkan mobilnya di depan sebuah minimarket, aku diminta untuk mengambil air dan membeli perlengkapan di minimarket.

Dengan peralatan seadanya, David membantu Viona melahirkan di dalam mobil.

Oek

oek

Oek

Tak berselang lama terdengar suara bayi meskipun mereka telah menyakiti aku namun aku sangat bahagia saat bayi mereka lahir, akulah yang mendekap bayi mungil itu, dengan tisu yang aku basahi aku membersihkan tubuhnya dari darah yang menempel.

"Selamat datang nak," kataku dengan menciumnya.

Air mataku luruh, melihat bayi mungil ini. Aku teringat Ega dulu, wajahnya memiliki banyak kesamaan dengan Ega.

Setelah prosesi persalinan selesai, Reza membantu David membersihkan darah persalinan Viona, untung kami tadi berhenti di depan mini market sehingga bisa membeli perlengkapan di sana.

Setelah bersih, David akan membawa Viona dan bayinya ke rumah sakit namun Reza melarangnya karena dia tidak memiliki biaya.

"Biar aku yang menanggung semuanya," kata David.

Aku menatap David dengan tatapan tak biasa, tak kusangka suamiku mau membantu mereka lagi, sedari tadi kami yang belanja ini dan itu untuk persalinan Viona kini David masih ingin membiayai pengobatannya di rumah sakit.

"Andaikan seluruh dokter di negara ini seperti kamu, pasti tidak akan ada orang susah karena tidak memiliki biaya," batinku.

Kini pandanganku tertuju pada bayi mungil yang aku dekap, dengan mengelus pipinya yang sangat lembut aku berkata, "Semoga kelak kamu menjadi seperti om dokter ya nak, bisa membantu orang lain bukannya menjadi orang yang hanya bisa menyakiti orang lain,"

David mengelus rambutku lalu menggenggam tanganku dan mengecupnya.

"Kita harus saling membantu Sayang, meskipun orang itu telah menyakiti kita," katanya.

Dari kaca aku melihat Reza dan Viona dengan raut wajah yang tak biasa, bisa jadi mereka merasa tersindir dengan ucapan kami.

Sesampainya di rumah sakit David meminta suster untuk menyiapkan kamar inap untuk Viona, dia juga meminta Suter lain untuk mengurusi bayi Viona.

Reza yang tidak tau harus bagaimana segera memeluk David, dia tak tau bagaiamana membalas kebaikan David.

"Cukuplah menjadi pribadi yang lebih baik lagi pak Reza," kata David.

1
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
berlebihan jadinya, takut nanti buat David risih😅
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Seharusnya sebelum cerai fikir dulu yg kedepan, terutama tmpt tinggal..
Yati Syahira
mantul buat reza aadil buat ega dan amel
Yati Syahira
good melati jgn mau rujuk dgn rezaaaa buang
Yati Syahira
gimana tdk setrws hamil kaqsih maadu pahit keguguraan pasti lebih baaik cerai
Yati Syahira
ada laki egois brul cerai sdaja
Nelly Hidayati
Luar biasa
yuyunn 2706
jadi wanita hrs kuat jgn sbntar2 telp suami
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
bukannya viona dg andre ya thor? kok disini dg daniel?
el Putriᵉˡ̳༆: Aku lupa kak 🤧🤧
total 1 replies
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
sdh tau hamil knp gak pindah kamar bawah aj sih
Vivin Yulistian Pradesti
suka cerita nya
Muliahati Ziliwu
Ceroboh
Muliahati Ziliwu
Terlalu curiga pd suami apalg sampai ikut campur ke tmpt kerjaan ya ga bener suami yg td y ga punya pikiran negatif lm2 jengkel
Ida Susiana
lanjut thor
💞🖤Icha
Kenapa belum d selesaikan author karya Renata..sm menanti Dito aq..wkwkwkw
Sehat dan semangat berkarya author...
Good job 😘😘
el Putriᵉˡ̳༆: siap kak Icha 💕
total 1 replies
Dewi Rukmini
jadikan melati yg kuat jangan bisanya nangis aja thor
el Putriᵉˡ̳༆: siap kak
total 1 replies
Dewi Dama
cerita nya bagus tidak ber tele2...
Dewi Dama
hhhh...kenapa pengacara nya hotman prancis..jadi lucuuu
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
buang kelaut aja viona.. ngapain balik lagi bekas sana bekas sini😤
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
congrats melati n david.. coming soon baby boy or girl🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!