NovelToon NovelToon
Singa Jantanku

Singa Jantanku

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:66.7k
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

Meyra merasa sangat aneh karena kini dia berada di sebuah pulau yang dia tidak tahu entah di mana, sejauh mata memandang hanya ada lautan saja.

Setelah dia mencari tahu, ternyata Meyra terdampar di dunia lain. Demi bisa kembali ke bumi, dia rela menerima tawaran untuk menikah dengan siluman singa jantan yang dia temui di sana.

"Apakah aku bisa pulang ke bumi jika menikah denganmu?"

"Tentu saja, aku juga bisa membantumu untuk mengungkapkan kejahatan yang menimpa ayahmu."

Bagaimana kisah selanjutnya?

Langsung kita kepoin yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terdampar Di Pulau Lain

Aku merasa tubuhku semakin tertarik dengan sangat kencang, sekuat tenaga kutautkan tanganku pada tangan Lion dan juga Ibu Liliana. Aku benar-benar takut terpisah dari mereka berdua.

Bahkan aku merasakan ada angin yang begitu kencang seakan-akan ingin menghempaskan tubuhku sampai terjatuh ke tanah, aku segera membukakan mataku karena takut.

Saat mataku terbuka dengan sempurna, tiba-tiba saja angin itu berhenti. Semua yang tadi kurasakan kini berhenti, aku merasa sangat kaget karena ternyata kini aku melayang di udara.

Aku menjerit ketakutan saat menyadari hal ini, lalu tidak lama kemudian aku terhempas bersama dengan Lion dan juga Ibu Liliana.

Kurasakan punggungku begitu sakit karena membentur batang pohon, aku merintih kesakitan seraya mengedarkan pandanganku mencari di mana suamiku dan juga mertuaku.

Tidak jauh dari tempat aku terjatuh, aku melihat Lion dan Ibu Liliana juga mengerang kesakitan.

Tentu saja hal itu terjadi karena Lion jatuh ke atas tanah, tapi masih beruntung dengan Ibu Liliana yang jatuh ke atas tumpukan rumput.

Aku berusaha untuk bangun dan menghampiri Ibu Liliana terlebih dahulu, karena sepertinya dia lebih membutuhkan bantuan dari pada Lion, suamiku.

"Bangun, Bu. Sini biar aku bantu," ucapku saraya mengulurkan kedua tanganku.

"Terima kasih, Sayang," jawab Ibu Liliana.

Ibu Liliana tersenyum, kemudian dia menerima uluran tanganku. Melihat aku yang membantu Ibu Liliana, Lion terlihat mengerucutkan bibirnya. Kemudian dia berkata.

"Sayang, kamu tidak membangunkan aku. Aku sakit ini, Sayang. Ya Tuhan, bokongku!" kata lain seraya mengusap-usap bokongnya.

Ingin sekali aku tertawa melihat akan hal itu, karena suamiku itu bertingkah dengan sangat lucu. Dia sangat tampan, gagah dan juga tubuhnya terlihat berotot.

Bahkan terlihat tonjolan lemak yang begitu menggoda di setiap lekuk tubuhnya, tapi dia malah bertingkah seperti anak kecil.

"Cup, cup, Sayang. Sebentar ya," ucapku.

Setelah membantu Ibu Liliana untuk bangun, akhirnya aku menghampiri Lion dan juga membantu suamiku yang sangat manja itu.

Lion tersenyum senang, dia bahkan langsung memeluk pinggangku dan mengecup pipiku berapa kali.

"Terima kasih, Sa--"

Belum sempat Lion meneruskan ucapannya, tiba-tiba saja kami mendengar suara auman yang begitu kencang.

Bahkan, kami juga mendengar erangan binatang buas. Aku berusaha setenang mungkin, tapi aku terus mengedarkan pandanganku.

Aku baru tersadar jika kini kami berada di sebuah hutan belantara yang terlihat begitu gelap, aku tidak tahu di mana, karena aku merasa ini bukanlah di dunia Singa.

"Geeerrrr!"

"Hauung!"

Mendengar suara-suara binatang buas membuat Lion langsung memelototkan matanya, bahkan aku melihat gigi taring Lion memanjang.

Mungkin itu menandakan akan ada bahaya yang datang, karena raut wajah Lion juga berubah menjadi bengis. Tidak seperti Lion yang biasa terlihat lembut.

"Geerr!"

"Heerrh!"

Kembali terdengar suara-suara binatang buas yang semakin mendekat, taring Lion semakin memanjang. Bahkan, wajahnya kini terlihat memerah.

Aku sadar jika Lion sudah menjadi manusia seutuhnya, tapi ayah Lukas pernah berkata jika kekuatan Lion akan kembali jika kami berada di alam selain alam semesta.

"Cepatlah naik ke atas pohon," ucap Lion.

Aku langsung bengong dibuatnya, bagaimana bisa aku naik ke atas pohon, sedangkan pohon di sana terlihat begitu besar-besar dan juga tinggi.

"Ck! Malah diam," kata Lion.

tanpa banyak bicara Lion terlihat berjongkok, aku paham. Mungkin maksud Lion adalah aku harus naik ke atas punggungnya, aku pun melakukan hal tersebut.

Aku naik kenatas punggungnya dan memeluk lehernya dengan erat, bahkan kedua kakiku aku lingkarkan di pinggang Lion.

Lion tersenyum, kemudian dia menghampiri Ibu Liliana dan menggendong wanita yang kini menjadi Mertuaku itu

Tidak lama kemudian Lion terlihat memejamkan matanya, lalu dengan secepat kilat kami melesat ke atas pohon.

Aku benar-benar sangat kaget karena Lion tidak berkata apa pun terlebih dahulu, dia langsung saja membawa aku dan ibu Liliana melesat ke atas pohon. Sungguh ini adalah hal yang begitu mengagetkan.

Saat sampai di atas pohon, ia mendudukkanku dan juga Ibu Liliana di atas batang pohon yang begitu besar. Sehingga kami tidak takut terjatuh.

Tidak lama kemudian kami melihat binatang-binatang buas yang berdatangan, mereka seakan hendak ingin naik dan mengoyak tubuh kami.

Namun, tidak lama kemudian aku mendengar auman yang begitu kencang dari bibir Lion. Dia seolah sedang mengusir binatang-binatang buas itu dengan suara itu.

Bahkan, aku melihat sekilas bayangan singa dari wajah suamiku. Binatang-binatang buas yang berada di di bawah terlihat ketakutan, bahkan mereka terlihat berlari tanpa ada suara.

Saat melihat akan hal itu, aku merasa takut. Aku takut jika insting hewannya akan keluar, tapi aku juga merasa bangga karena dengan mudahnya suamiku mengusir binatang buas tersebut.

"Jangan takut, mereka sudah pergi," jawab Lion.

Setelah mengatakan hal itu Lion terlihat lebih tenang, garis-garis di keningnya yang tadi terlihat mengerut dalam kini terlihat mengendur.

"Selama ada kamu aku tidak akan pernah takut," ucapku seraya memeluk Lion dengan erat.

Lion terlihat tersenyum, kemudian membalas pelukanku. Dia bahkan terlihat mengelus punggungku dengan sangat lembut dan mengecup keningku. Dia seakan berusaha untuk menenangkan diriku.

Ibu Liliana yang terlihat ketakutan sedari tadi akhirnya memeluk Lion, dia berusaha untuk menghilangkan rasa takutnya itu.

Lion terlihat membalas pelukan Ibu Liliana, dia juga terlihat mengecup kening ibunya tersebut dengan lembut.

"Tenanglah, jangan takut. Kita terdampar di pulau lain, nanti kita coba untuk keluar dari sini," kata Lion.

"Kenapa kita bisa terdampar di pulau lain? Kenapa tidak terdampar di tempat di mana ada ayah dan ibu saja? Kenapa tidak terdampar di kerajaan Singa saja," ucapku mengeluh.

"Tentu saja Ini semua bisa terjadi karena tadi kamu membuka mata, coba kalau tadi kamu tidak membuka mata, kita tidak akan terdampar di sini. Mungkin saja bisa pulang ke tempat ayah, atau bisa juga ke tempat di mana kedua orang tuamu berada," jawab Lion.

"Maaf," ucapku.

Sepertinya aku harus bisa menggunakan kekuatan yang aku miliki dengan baik, aku harus mengasah ilmu yang aku miliki dengan baik.

"Tidak apa-apa," kata Lion.

Aku merasa sangat bersalah karena ternyata ini semua ulah diriku sendiri, tentu saja itu bisa terjadi karena aku memang tidak tahu jika aku tidak boleh membuka mata ketika kami memasuki dunia lain.

"Kita menunggu waktunya aman dulu, baru kita pergi ke tampat lain," kata Lion.

Lion terlihat menatapku dengan sangat lembut, tatapan matanya begitu meneduhkan dan juga membuat hatiku terasa lebih tenang.

"Iya," jawabku mencoba untuk bersemangat kembali.

****

Selamat malam kesayangan, selamat beristirahat. Satu bab menemani waktu istirahat kalian, terima kasih sudah meninggalkan like dan juga komentarnya. Sayang kalian selalu.

1
panjul man09
kenapa up nya lama padahal ceritanya bagus 👍
panjul man09
alur ceritanya sangat menarik , membacanya , seolah olah menonton filmnya walaupun kadang ada salah tulis nama , tapi itu tertutupi dengan kemampuan penulis yg berfantasi dan saya suka dgn novel yg berlatar belakang luar negeri .
panjul man09
tante lolita mamanya roy , oh iya apa kabarnya tante liliana apa belum pulang ?
kalea rizuky
kok g lanjut Thor
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
mampir dan baru bisa komen sekarang
🌹🪴eiv🪴🌹
ternyata bem kelar ini cerita
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
mujurlah pinter setelah tahu kejahatan roy
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
merya bener tuh jadi istri yg bisa membuat emosi suami turun tapi ya GK pas di jalan juga mainnya
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
tuh di kasih saran sama anak nya harus turutin lepaskan saja cowok yg kasar itu
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Alhamdulillah akhirnya ketemu sama ibu yg selalu dirindukan dan ingin di peluk dari kecil
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
wah ternyata perbedaan umur singa dan manusia sangat berbeda jauh sekali
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Liliana jadi penasaran saat lihat lion apa mungkin dia ibunya🤔
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
ternyata setelah jadi manusia Leon bisa makan apa saja
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
haha kedengarannya pas LG berhubungan untuk cuma sama bibi jika sama orang lain mungkin yg blm tau jika mereka menikah akan langsung di grebek
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
bener sih mungut di hutan ya GK merya nanti kalau jawab jujur mungkin kaget bibi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga GK salah alamat ya jika ditinggalkan merya tidur
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kasian merya di gempur terus sama Leon dan ayah Leon juga sedih karena sebentar lagi Leon akan ikut ke dunia
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
lakukan saja lah kan sudah sah juga tuh
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kalau sudah sah mah bebas merya kan juga kamu setuju menikah dengan Leon setelah itu baru kamu bisa balik ke dunia mu dan bisa bantu orang tuamu balik lagi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga setelah menikah nantinya tumbuh rasa saling mencintai dan tidak adanya perpisahan keduanya karena ini merupakan pernikahan dadakan yang menguntungkan kedua belah pihak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!