Mantan tidak selalu di deskripsikan sebagai seseorang yang sudah putus hubungan percintaan. Mantan bisa digunakan dimanapun.
Dan cerita ini tentang mantan-mantan lainnya
Bab I 1 - 60
Perjalanan singkat untuk menghadiri pesta pernikahan mantan malah bertemu dengan barisan para mantan pacar
Bab II
Bekerja menyajikan kopi terbaik malah di suguhkan barisan para mantan dan gebetan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahhayu Agata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Paham
"Saya tidak mungkin bisa menikahi kamu Ma"
"Maaf, Saya punya wanita yang mengisi hati saya"
"Kamu selalu saya anggap adik kecil saya"
"Jadi bolehkan saya memutuskan perjodohan kita dan menikah dengan wanita yang saya cintai" Satya memohon entah dengan tulus atau dengan mengejek, Ima bingung dengan kata-katanya dan ekspresi wajahnya
Ekspresi wajah Satya seperti berbicara dengan Dania, sepupu Ima yang terkecil berusia lima tahun.
Ima akhirnya hanya bisa menganggukkan kepalanya sebagai jawaban untuk permintaan Satya
Ima merasa sakit di dadanya saat mendengar penuturan Satya. Tetapi Ima tidak mengerti perasaan yang Ia rasakan saat itu.
Setelah pembicaraan dengan semua pihak keluarga tentang pembatalan perjodohan mereka. Ima memojokkan dirinya di ujung taman, kakak sepupu Ima Rendi mendekat dan bercerita tentang Satya
"Ima sayang wajahnya jangan ditekuk donk"
"Ima jangan bersedih ya, Satya itu cuma menganggap kamu itu 'anak kecil' bukannya tidak suka sama kamu"
"Soalnya usia kalian kan beda 8 tahun"
"Nanti kamu pasti akan mendapatkan pengganti yang lebih baik dari Satya" Rendi mencoba memberikan pengertian agar Ima tidak berkecil hati setelah di tolak Satya
Mulai saat itulah Ima pertama kali merasakan patah hati. Ima sudah tahu bahwa dirinya akan dijodohkan dengan Satya. Ima sudah di doktrin oleh orang tuanya bahwa jodohnya adalah Satya. Bahwa hanya Satya laki-laki yang boleh Ima pikirkan selain papanya dan kak Bagas kakak laki-lakinya. Mama dan papa Ima melarang Ima untuk berpacaran saat usianya sudah mulai puber. Ima sudah dibekali dengan banyaknya foto-foto dari Satya. Hanya Satya yang boleh Ima lirik, laki-laki lain tidak ada didunia ini
Dan penolakan dari Satya membuatnya merasa rendah diri. Ima merasa bahwa dirinya tidak menarik sebagai wanita. Ima yang baru paham bahwa ia merasakan patah hati hanya bisa menangis diam-diam tanpa orang lain tahu bahkan mama dan papanya. Ima menjadi lebih pendiam dan sering mengurung diri di kamar setelah pulang kuliah. Jika ditanya oleh Mama, Papa ataupun kak Bagas. Ima selalu menjawab tugas kuliah begitu banyak dan membuat dia pusing.
"Tugas kuliahnya banyak, Ima belum bisa beradaptasi dengan baik....lelah"
"Lelah badan, lelah pikiran" alasan yang selalu Ima ucapkan. Mencoba menegaskan bahwa Ima baik-baik saja dengan putusnya perjodohannya.
Ima selalu menyibukkan dirinya dengan tugas-tugas kuliah setelahnya. Memendam rasa sakit hatinya. Ima bingung bagaimana jodohnya nanti, padahal dari mulai puber hanya ada Satya dipikirannya.
'Yang katanya jodohku malah nikah sama orang lain'
'Jadi jodohku itu harus nikah sama yang lain?'
'Atau aku cuma penonton yang bertepuk tangan saja'
Dan perasaan sakit dihatinya memuncak saat harus hadir di pernikahan Satya dengan wanita pilihannya. Ima harus memasang wajah bahagia dan tersenyum tulus padahal hatinya sakit dan terluka. Ima harus mendoakan kebaikan kepada mereka berdua padahal inginnya... entahlah
Setelah pernikahan Satya, Ima selalu mencoba menghindari acara pertemuan keluarga. Satya merupakan keluarga dari kakak ipar Papanya Ima. Segala alasan selalu Ima cari agar dirinya tidak bisa mengikuti acara pertemuan keluarga. Mulai masuk akal hingga akhirnya Ima pernah tidak pulang ke rumah.
"Ima nginep di rumah Mayang"
"Besok ada bakti sosial dari kampus, tempatnya jauh dari pada kesiangan mendingan nginep di rumah Mayang yang dekat lokasi" salah satu alasan Ima yang disampaikan lewat pesan chat
❤️ Minta like jempolnya ya kakak 👍
❤️ Terima kasih banyak ❤️
Bersambung 😉
Seru baca tentang Emak-emak 😁😂
Makasih sudah menyuguhkan cerita yang ringan gak bikin kesel 😁
Ry masih mengagumi dan berharap ama Dy
3 Cogan dan Ry mampir
makasih banyak thor
Ry bakal sering natap langit
3 Cogan dan Ry mampir