NovelToon NovelToon
Dunia Kerja Penuh Warna

Dunia Kerja Penuh Warna

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:51.4k
Nilai: 5
Nama Author: hasmag

Ray merupakan fresh graduate yang akan memasuki dunia kerja. Dunia yang belum pernah ia hadapi sebelumnya. Ternyata dunia kerja berbeda jauh sekali dari yang ia bayangkan. Tidak indah seperti dongeng ataupun mudah seperti membalikkan telapak tangan.

Bersama dengan keluarga yang selalu mendukung dirinya, Ray berusaha sebaik mungkin untuk menghadapi dunianya yang baru ini. Tidak hanya dari keluarga, beberapa teman dari tempat kerja serta teman sekolahnya selalu hadir ketika ia membutuhkan bantuan.

Bagaimana kisah Ray ini akan berakhir? apakah ia akan berhasil menghadapi dunia kerja dengan baik, atau....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hasmag, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 27 Insiden

Beberapa bulan telah berlalu sejak aku menjadi seorang guru. Sebelum aku memasuki masa UAS, tiba-tiba ada kejadian berbahaya yang terjadi. Kali ini masalah bukan muncul dari pekerjaan atau sesama guru, melainkan dari seorang murid. Aku mendapatkan laporan bahwa salah satu murid dari sekolah mengalami kecelakaan.

Salah satu rekan guru yang merupakan wali murid dari kelas mereka mendapatkan laporan tersebut. Karena murid yang mengalami kecelakaan merupakan salah satu murid yang rajin, sehingga kecil kemungkinan hal ini bohongan. Aku bersama dengan rekanku mengecek keberadaan murid itu terlebih dahulu.

“Waduh, gawat ini pak Ray!!”

“Ada apa Miss April?”

Setelah jam makan siang, aku melihat Miss April tampak kebingungan ketika melihat pesan dalam handphonenya.

“Begini pak Ray. Saya dapat kabar kalau salah satu anak saya mendapatkan musibah, kecelakaan saat perjalanan menuju sekolah.”

Miss April mulai menjelaskan detail kejadian yang terjadi. Ia kebingungan mengenai bagaimana cara menolong muridnya. Sebutan anak merupakan jargon yang sering digunakan oleh guru untuk menyebut murid yang berada dalam kelas dimana mereka menjadi wali murid.

“Kalau begitu saya ikut bantu saja bu, muridnya mau di bawa ke rumah sakit apa ke rumah?

“Ke rumah dia maunya, pak Ray”

“Baiklah kalau begitu, kita langsung berangkat saja.”

Dengan menggunakan motor Miss April (Karena aku tidak berani membawa orang gemuk dengan motor beat kecil milikku), kami bergegas langsung ke Tempat Kejadian Perkara. Perjalanan dari sekolah ke tempat tersebut lumayan memakan waktu, sekitar 15 menit kami habiskan untuk sampai ke lokasi Padli berada.

Padli merupakan murid yang kecelakaan. Setahu saya, ia menggunakan motor matic untuk berangkat ke sekolah. Ketika sampai di sana, aku melihat murid yang akan kami selamatkan sedang duduk di pinggir jalan seperti gembel. Pas banget apalagi mukanya juga sedang sedih menahan rasa sakit akibat kecelakaan.

“Padli, kamu gak papa!? Bagian mana yang sakit? Bagian motornya ada yang rusak?” Miss April dengan seksama langsung mengecek keadaan muridnya itu.

Wajah murid tersebut sudah cukup murung, daripada kita menyalahkan sang murid yang sedang dalam musibah. Lebih baik kami segera membawanya pulang ke rumah untuk istirahat. Posisi Miss April membonceng Padli dan posisi di depan. Sedangkan aku mengikuti mereka dari belakang dengan menggunakan motor Padli.

‘Wow, cepat juga itu Miss April nyetirnya.’ Aku cukup terkejut melihat kecepatan Miss April dalam mengemudikan motor. Untungnya aku masih bisa mengikuti beliau, akan repot kalau ketinggalan mereka. Karena aku tidak tahu jalan menuju tujuan kami kali ini.

Motor yang Padli gunakan adalah motor matik. Aku bersyukur akan hal ini karena aku kurang lihai dalam menggunakan motor bebek, apalagi motor kopling. Sampai bingung kenapa sampai ada yang repot untuk membeli motor gede yang sulit untuk dipakai, apalagi oleh orang yang tingginya kurang memadai.

Perjalanan berlangsung dengan aman. Karena aku fokus untuk mengikuti Miss April, pemandangan sekitar kurang begitu aku nikmati. Waktu perjalanan kami ke rumah Padli kurang lebih sekitar 15 menitan.

“Walah, jalannya gini amat. ‘ Ucapku dalam hati. Perjalanan ke tempat Padli penuh dengan halangan dan rintangan. Terdapat banyak jalan tanjakan dan turunan. Aku heran kenapa ada orang yang mau tinggal di tempat seperti ini. Lokasi Padli tinggal cukup terpencil dan harus masuk ke dalam gang. Mobil tidak akan bisa masuk ke dalam rumahnya.

Aku yakin akan sulit bagiku untuk kembali ke tempat ini. Karena baru sekali aku kemari dan rutenya cukup banyak belokan. Apalagi saat malam hari, aku tidak yakin kalau bisa menemukan rumah Padli kembali.

Rumah Padli cukup sederhana, tidak ada dekorasi rumah yang mencolok dan seperti rumah penduduk pada umumnya. Terdapat pagar dan halaman rumah yang hanya cukup untuk memarkir motor. Kulihat keluarga ini juga tidak memiliki kendaraan selain motor.

Dilihat dari rumahnya, sepertinya kondisi ekonomi keluarga Padli tidak kaya raya, namun tidak miskin-miskin amat. Kemungkinan besar mereka termasuk keluarga dengan kondisi menengah, Pastinya ini semua hanya dugaanku saja. Tidak mungkin aku tiba-tiba menanyakan hal ini kepada keluarga Padli. Hal ini sangatlah tidak sopan.

“Ya Allah, anakku, kamu kenapa?” Tanya salah satu wanita dari rumah Padli. Sepertinya wanita ini adalah ibunda dari Padli.

“Begini bu ceritanya…” Miss April menceritakan kronologis kejadian kepada Ibu Padli, sedangkan Padli sendiri pamitan ke kamarnya untuk mengganti pakaian terlebih dahulu. Tentunya dibantu oleh saudara lainnya yang ada di rumah.

“Alhamdulilah kamu baik-baik saja anakku, Terima kasih ya Miss April, Pak Ray. Sudah repot-repot mau mengantarkan Padli ke sini. Sekali lagi terima kasih banyak” Ibu Padli sangat bersyukur atas keselamatan Padli dan berterima kasih kepada kami berdua.

Ketika kami mengobrol, terdengar suara motor dari luar rumah. Sepertinya ada orang yang datang. Apakah itu bapaknya Padli?

“Assalamualaikum, Mana Padli? dia gak kenapa-napa kan?” Dilihat dari fisik dan temperamennya. Sepertinya ia adalah bapak dari Padli.

“Waalaikumsalam, Padli ada di kamar. Ini Miss April dan Pak ray. Mereka Berdua lah yang membawa Padli ke rumah.”

Sama seperti sebelumnya, bapak Padli berterima kasih kepada kami berdua. Setelah mengecek keadaan Padli, kami semua berbicara sebentar di ruang tamu. Ketika berbicara, bapak Padli tanpa ragu langsung merokok bahkan menawarkannya kepadaku. Aku hanya bisa menolak dengan halus karena aku sama sekali tidak merokok.

Banyak orang yang bilang kalau mencari laki-laki yang tidak merokok itu sulit. Entah itu benar atau tidak. Aku sendiri memang sejak dulu tidak pernah merokok. Karena aku lebih memilih menggunakan uang untuk membeli komik daripada rokok. Secara satu bungkus rokok harganya sudah hampir sama dengan satu buah komik.

Ketika pembicaraan sudah terlalu lama, Miss April memberikan kode untuk kami segera kembali ke sekolah. Dengan halus kami berpamitan dengan keluarga Padli. Karena kami masih ada kewajiban untuk mengajar di sekolah. Tidak mungkin kami lama-lama ngobrol sendiri dan tidak mengajar kelas.

Sama seperti saat berangkat, aku bonceng sebagai penumpang dari Miss April. Perjalanan berlangsung dengan aman sampai kamu kembali ke sekolah.

‘Hmmm, kenapa ada murid ngumpul di ruang guru?’ Sampai di sekolah aku melihat ada gerombolan murid di depan ruang guru. Kalau tidak salah mereka adalah teman dari Padli.

“Pak Ray, gimana keadaan Padli?” Dia baik-baik saja kan?”

“Dimana dia sekarang pak?”

Mereka ternyata jauh-jauh ke ruang guru hanya untuk menanyakan keadaan temannya. Sepertinya Padli diberkati oleh teman-teman yang peduli kepadanya. Meskipun ternyata setelah kejadian ini mereka sempat menjadikan kejadian Padli sebagai guyonan.

“Alhamdulilah dia sudah pulang dengan selamat. Kalian juga ambil hikmah dari kejadian ini dan hati-hati kalau mengemudikan motor ya”

“Baik pak Ray’

Setelah selesai memberitahukan kabar dari Padli. Mereka semua menjadi lega dan kembali ke kelas karena belum waktunya pulang sekolah.

“Haah, hari yang cukup melelahkan” Ucapku kepada diri sendiri. Kejadian ini cukup membuatku kaget, untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Tempat Padli mengalami kecelakaan cukup berbahaya. Karena banyak truk dan mobil-mobil besar lewat sana. Saya sudah bisa membayangkan kalau dia apes, bukan hanya menyenggol mobil saya yang bisa kejadian. Bisa lebih parah dari itu. Aku kembali melanjutkan tugasku setelah berhasil mengatur kondisi mental dan fisik. Karena perjalanan menuju tempat Padli cukup membuat badan capek.

Sangat luar biasa murid itu setiap hari melalui jalan seperti ini. Untungnya ia sekolah hanya setengah hari. Kebayang kalau setiap hari pagi sampai sore melakukan kegiatan sekolah kemudian pulang ke rumah yang jaraknya kurang lebih 30 menit dari sekolah. Harus kita acungi jempol perjuangan murid yang satu ini. Apalagi Padli sudah terkenal sebagai murid yang rajin dan tidak pernah terlambat ke sekolah. Pasti orang tuanya bangga memiliki anak seperti Padli.

1
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Pak Ray pelit ih..... tapi memang seharusnya begitu sih
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Semangat.... semangat... lomba tingkat provinsi.... harus lebih semangat
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝
Doa ibu akan selalu mengantarkan anaknya pada kesuksesan. Sukses tidak selalu diukur dari berapa banyak uang yang anak punya atau jabatan apa yang anak raih, saat anak bisa mandiri, bisa menjadi orang yang berguna minimal untuk dirinya sendiri itu juga bisa jadi tolak ukur sukses seorang anak, menurut aku lho 😁
『⃟𝐉jasmine
Lulus kuliah, satu tahap berhasil dilewati, perjuangan blm berakhir, tahap berikutnya menanti..... semangat
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Betul Pak Ray, buat tambahan penghasilan.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Betul Pak Ray, kita harus selalu syukur nikmat
Dewi
Ray mandiri serta rendah hati
Dewi
Mampir kak
Arya Hafiz Saputra: Terima kasih sudah mampir
total 1 replies
SoVay
semangaaat
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Betul banget, kalau ingin tahu teman yang benar-benar teman lihat saja saat kita susah siapa teman yang ada di samping kita, siapa teman yang terus menyemangati kita.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Mungkin dia sudah berniat mau bantu pasang terus malamnya pas tidur kebawa mimpi kalau dia ikut pasang, jadi waktu pagi dia merasa kalau dia yang pasang....🤦🏻‍♀️
꧁𝙉Ⓐノ𝙎ム꧂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semangat yak
꧁𝙉Ⓐノ𝙎ム꧂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Hai kak aku mampir
༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙
pikachu mampir nih kak sukses selalu ya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Rajinnya Pak Ray ini....
sasip
ini mc ga susah ya gonta-ganti cewe buat di-pdkt-in, semudah ganti sepatu pas lagi milih² mau beli sepatu baru di toserba.. ✌🏻 padahal yg namanya jodoh itu seperti hadiah dari Tuhan, yg hanya akan kita dapet setelah meminta sama Dia.. 😇
Arya Hafiz Saputra: berarti ketinggalan. wkwkw
total 3 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Jadi ingat, temanku pernah dapet fotocopy soal ujian di tempat FC sekitar kampus. Jadilah hari itu hari paling siap hadapi ujian 😂
HIATUS
semangat
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Nabi shallallahu ' alaihi wa sallam melarang dari minum sambil berdiri. ” (HR.Muslim no. 2024).
🫧Alinna 🫧
Mantap thor, keren 👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!