Season 1
Kiara Anggun Taylor, seorang wanita cantik yang mempunyai trauma karena waktu kecil dia harus menyaksikan semua anggota keluarganya dibantai oleh sekelompok mafia kejam.
Hingga akhirnya, tidak sengaja Kiara bertemu dengan Frans Wild Blood seorang ketua Mafia paling kejam dan juga psyco yang tidak lain merupakan anak dari orang yang sudah membunuh keluarga Kiara.
Disisi lain, muncullah seorang pria tampan yang merupakan intel dari kepolisian, saat ini dia sedang mengemban tugas mengusut tragedi pembantai satu keluarga 20 tahun lalu yang ternyata adalah keluarga Kiara.
Season 2
Gerrald Alexander Crush, seorang ketua mafia paling kejam dan ditakuti diseluruh dunia merasa jatuh cinta kepada wanita cantik nan menggemaskan yang ditemuinya di pesawat yang tidak lain adalah Gladis Taylor Prayoga puteri dari Kiara dan Al.
Bisakah Gerrald mendapatkan hati Gladis?sedangkan orangtua Gladis sangat membenci segala hal yang berhubungan dengan mafia dan berusaha memberantas para mafia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 27 Season 2
🔪
🔪
🔪
🔪
🔪
Gladis Taylor Prayoga
Gerrald Alexander Crush
M.Fikri Sugiono
Kiara dan Al mempunyai puteri satu-satunya yang diberi nama Gladis Taylor Prayoga. Seperti Mamanya, Gladis mempunyai paras yang sangat cantik dan imut, saat ini Gladis berusia dua puluh tiga tahun.
Berbeda dengan Mamanya yang tangguh dan jago beladiri, Gladis merupakan anak yang manja, feminin, dan sangat tidak suka berkeringat, namun Gladis wanita yang sangat ceria.
.
.
.
Bandara London Heathrow...
Seorang wanita cantik sedang duduk disebuah kursi di Bandara menunggu jadwal keberangkatannya menuju Indonesia. Hari ini adalah jadwal kepulangannya ke Indonesia setelah menjalani pendidikan kurang lebih selama empat tahun di London Inggris.
Wanita cantik dengan kulit putih nan mulus itu sangat tidak menyukai naik pesawat, entah kenapa dia selalu merasa takut setiap kali naik pesawat.
"Sungguh menyebalkan, kenapa mesti naik pesawat sih? bisa tidak ada bus gitu jurusan Inggris-Indonesia," gerutu Gladis dengan absurdnya
Sebuah panggilan dari pengeras suara pun terdengar dengan langkah gontai, Gladis menyeret kopernya dengan perasaan tak menentu.
"Maaf Nona, tolong untuk sementara Nona duduk dulu di first class dulu soalnya ada sedikit masalah, mari saya antar," seru seorang Pramugari dengan ramahnya.
Gladis tidak banyak bicara, dia hanya mengikuti apa yang diucapkan oleh Pramugari. Terlihat disana hanya ada lima orang dan empat orang diantaranya tampak menatap tajam ke arah Gladis.
Gladis tidak berpikir panjang, dia pun langsumg duduk disebuah kursi yang berhadapan dengan pria tampan namun terlihat bengis.
Keempat pria yang menatap tajam ke arah Gladis, hendak menghampiri untuk mengusir Gladis karena gadis cantik itu sudah berani duduk dikursi dekat bosnya. Mereka sangat tahu kalau bosnya tidak suka duduk berdampingan dengan siapapun.
Tapi pria tampan nan bengis itu tampak mengangkat satu tangannya pertanda tidak masalah dan anak buahnya pun akhirnyabkbali duduk.
Gladis tampak gugup, dia langsung memakai sabuk pengaman dengan tangan gemetar, wajahnya terlihat pucat dan tegang. Beberapa kali Gladis menarik nafas dan mengeluarkannya secara perlahan untuk menetralkan rasa takutnya.
"Ya Alloh selamatkan aku," batin Gladis.
Sedangkan pria tampan yang duduk di depannya dari tadi tampak memperhatikan Gladis dengan tatapan tajamnya, sudut bibirnya sedikit terangkat walaupun hanya terlihat samar.
Tibalah saatnya take off, sedikit guncangan membuat Gladis terkejut dan reflek mencengkram tangan yang ada di depannya sedangkan satu tangannya lagi menutup mulutnya supaya tidak menjerit.
Anak buah si pria tampan sudah mulai beranjak dari duduknya tapi lagi-lagi si pria tampan menahannya. Gladis menutup rapat matanya, tangannya terus saja mencengkram punggung tangan si pria, pria asing itu tidak banyak bicara hanya diam saja.
Hingga akhirnya kondisi pun sudah mulai membaik, perlahan Gladis membuka matanya dan dilihatnya tangannya sedang mencengkram tangan seorang pria asing.
"Oh my god, maaf-maaf coba aku lihat," seru Gladis panik.
Gladis melihat tangan pria itu dan ternyata punggung tangannya terluka terkena kuku Gladis.
"Astaga."
Gladis membuka tas slempang yang dibawanya dan mengambil plaster bergambar hello kitty dan menempelkannya di punggung tangan pria tampan itu.
"Maafkan aku, Tuan."
Tiba-tiba seorang Pramugari menghampiri kursi Gladis.
"Maaf Nona, silakan Nona kembali ke tempat duduk anda semula."
"Oh ok.."
Gladis melepaskan sabuk pengaman dan meninggalkan pria tampan itu dengan membungkukkan tubuhnya. Sedangkan si pria tampak menyunggingkan senyumannya sembari melihat punggung tangannya yang terpasang plester bergambar hello kitty itu.
Akhirnya pesawat pun landing, dengan perasaan lega Gladis pun turun daribpesawat dengan menyeret kopernya.
Sepasang pria dan wanita sudah menunggu kedatangan puteri kesayangannya itu.
"Ayah..Bunda.." teriak Gladis.
Ayah Al terlihat merentangkan kedua tangannya bersiap menyambut pelukkan puteri manjanya itu. Tentu saja Gladis dengan senang hati langsung memeluk Ayahnya.
"Ayah..."
"Apakabar, puteri cantik Ayah?"
"Baik Ayah."
"Hei, kamu tidak mau peluk Bunda sayang!!"
Suara lembut sang Bunda mengintrupsi Gladis sehingga Gladis pun melepaskan pelukkannya dan bergantian memeluk sang Bunda.
"Bunda, Gladis rindu sekali dengan Bunda, apalagi dengan masakan Bunda rasanya sudah ada di ujung lidah."
"Bunda sudah masak, masakan kesukaan kamu. Ayo kita pulang."
"Let's go.."
Gladis merangkul lengan Ayahnya dengan manjanya, Gladis memang sangat manja kepada Ayahnya.
"Sebentar ya Ayah ambil dulu mobilnya."
Ayah Al pun segera mengambil mobilnya, sedangkan Bunda Kiara dan Gladis menunggu di pinggir jalan.
Tiba-tiba pria tampan yang tadi berada didalam pesawat melangkahkan kakinya dengan gagahnya dan tidak lupa beberapa pengawal berada di belakangnya.
Gladis menoleh ke arah tangan si pria yang terpasang plester hello kitty tapi sayang si pria tidak menolehnya sedikit pun. Sedangkan Bunda Kiara tampak mengerutkan keningnya melihat rombongan pria berjas hitam itu.
"Pria yang sombong," batin Gladis.
"Ayo masuk," seru Ayah Al membuyarkan lamunan keduanya.
"Ah iya."
Akhirnya mereka pun pulang ke rumah mereka, selama dalam perjalanan Gladis tampak antusias menceritakan dirinya selama tinggal di Inggris.
"Ternyata anak Bunda yang manja ini, bisa juga ya tinggal di Luar Negeri seorang diri," goda Bunda Kiara.
"Iya dong Bun, Gladis kan manja hanya sama Ayah dan Bunda kalau diluaran Gladis sangat mandiri," sahut Gladis.
"Masa..." goda Ayah Al.
"Ih, Ayah bisanya cuman godain aku saja."
***
Sementara itu, mobil pria tampan nan bengis itu sampai disebuah mansion mewah miliknya. Disaat sang bos keluar dari dalam mobil, semua pengawal tampak membungkukkan tubuhnya.
Tapi dengan arogannya, si pria yang bernama Gerrald itu melewati semua pengawal dan maid yang sudah berjejer rapi menyambut kedatangannya.
"Jangan ada yang ganggu saya," seru Gerrald.
"Baik Tuan."
Gerrald pun memasuki kamar miliknya, dilemparnya jas yang dia pakai ke sembarang tempat kemudian Gerrald merebahkan tubuhnya diatas kasur.
Gerrald memperhatikan punggung tangannya yang terluka dan sudah tertempel plester bergambar hello kitty itu. Tiba-tiba bayangan Gladis muncul di benaknya.
"Cantik, aku harus menemukan gadis itu dia harus menjadi milikku," gumam Gerrald dengan senyumannya.
***
"Ya ampun Bunda, masakan Bunda memang paling the best deh, Gladis sangat suka dengan masakan Bunda," seru Gladis dengan mulut penuh makanan.
"Astaga sayang, telan dulu makanannya nanti kamu tersedak," seru Ayah Al yang membantu membersihkan sudut bibir puterinya yang blepotan.
Gladis hanya bisa nyengir..
"Makan sampai blepotan kaya gitu," seru Bunda Kiara.
"Makan yang banyak sayang."
"Siap Yah, Gladis akan menghabiskan semua makanan ini."
Bunda Kiara dan Ayah Al hanya bisa geleng-geleng lihat tingkah puteri satu-satunya itu.
Setelah selesai makan, Gladis berpamitan untuk ke kamarnya karena dia merasa ngantuk habis makan banyak.
🔪
🔪
🔪
🔪
🔪
Yeaayyy...apakabar semuanya, siapa nih yang sudah rindu dengan kelanjutannya Kiara dan Al? sebagai permintaan, Author kece badai akan membuatkan season 2 nya🤗🤗
Jangan lupa kasih dukungannya yang banyak ya untuk season 2 ini, karena ceritanya tak kalah seru dari emak dan bapaknya😁😁
Oke guys selamat membaca, semoga kalian suka😍😍
Jangan lupa
like
gift
vote n
komen
TERIMA KASIH
LOVE YOU