NovelToon NovelToon
Jeff Posesif Mafia

Jeff Posesif Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: DeviPuspitaSari

WARNING ⚠️⚠️⚠️⚠️


BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!

"Jika kau membuat kesalahan maka aku akan menghukum mu dengan membuatmu berteriak memanggil namaku saat berada di bawahku. Mengerti, Sayang?"

"Tidak ada yang boleh menyakiti Sabrina-ku, bahkan hanya seujung kuku!"

"Aku akan menembak tanganmu hingga hancur jika kau berani menyentuh gadisku!"

"Aku bisa mengukir namaku sendiri di tubuhmu agar kau tahu jika kau adalah milikku."

Jeff Maverick, di kenal sebagai mafia dingin dan kejam yang di takuti oleh musuhnya. Hidupnya selalu tentang bagaimana dia bisa hidup tanpa kata 'kekalahan.' Namun tanpa sengaja dia jatuh cinta pada seorang gadis yang pernah menolongnya. Berbagai cara Jeff lakukan agar bisa mendekati gadis itu yang sudah membuatnya tergila-gila.

Bahkan obsesinya di luar dugaannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua tujuhh

...Aku tidak tahu. Tapi supir mu mengatakan jika kamu menyuruhku untuk mengantarkan aku ke kampus. Dan sebelum itu, kamu ingin mengatakan sesuatu padaku."Jeff menjadi panik saat membaca balasan Sabrina lagi....

..."Beri tahu aku dimana kau sekarang. Kirimkan lokasimu sekarang juga."...

...Jeff menyalakan mesin mobilnya. Dia menunggu Sabrina membalas pesannya dan Jeff akan segera menyusul Sabrina. ...

...Namun Sabrina tak kunjung membalasnya. Jeff yang sudah tidak sabar itu akhirnya memilih menghubungi Sabrina saja. Namun sialnya nomor Sabrina malah tidak aktif....

..."Sial! Apa yang terjadi padanya?" Jeff memukul setir mobilnya dan mulai melajukan mobilnya. Dia akan mencari keberadaan Sabrina kemana pun....

...Sedangkan Sabrina, dia menggerutu saat ponselnya tiba-tiba mati. Semalam dia lupa tidak mengisi daya baterainya hingga sekarang ponselnya mati....

...Sabrina menghela napasnya. Dia melihat ke arah jendela dan mobil yang dia tumpangi sekarang mulai memasuki area rumah yang begitu besar....

..."Apa Jeff ada di sini?" tanya Sabrina saat mobil itu berhenti....

...Supir itu menoleh dan tersenyum. "Silahkan Nona. Tuan sudah menunggumu di dalam."...

...Sabrina akhirnya turun dari dalam mobil itu. Dia melihat sekelilingnya dan begitu tertegun dengan luasnya dan indahnya rumah itu....

... Sabrina perlahan mulai melangkah untuk masuk dan mengikuti pria yang mengantarkannya tadi."Ini rumah siapa? Aku ingat jika ini bukan rumah Jeff." Langkah Sabrina terhenti bersamaan dengan langkah pria yang mengantarnya itu....

..."Akhirnya aku bisa bertemu denganmu juga. Apa kabar, Sabrina Samantha?"...

...Sabrina terkejut saat melihat siapa yang ada di hadapannya.Sabrina terkejut saat yang ada di hadapannya bukanlah Jeff, melainkan seorang pria paruh baya yang tampak tidak asing baginya....

..."Tuan, aku seperti pernah melihatmu sebelumnya?"...

...Sabrina menerka-nerka siapa pria tua di hadapannya itu....

..."Oh, aku baru mengingatnya. Anda adalah teman Jeff saat di bar tempatku bekerja, betul tidak?"...

...Eric tersenyum. "Kamu mengingat wajahku dengan baik. Duduklah dulu, aku ingin berbicara sesuatu denganmu."...

...Sabrina tampak ragu. Namun akhirnya dia juga ikut duduk setelah Eric mempersilahkan dirinya. "Maaf, Tuan. Dimana Jeff? Kata pria yang mengantarku tadi, Jeff yang menyuruhku ke sini."...

..."Ah, iya. Kamu masih sangat bingung karena tidak melihat keberadaan Jeff. Aku akan memperkenalkan diriku dulu agar kamu nanti mengerti maksudku....

..." Eric menarik nafasnya sebelum akhirnya berkata. "Aku adalah Eric Madison, Ayah Jeff. Hubungan ke dengan Jeff sangatlah buruk hingga dia memutuskan untuk tinggal di Mansion nya sendirian."...

...Sabrina terkejut. Bukan karena mengetahui Eric adalah Ayah Jeff, tetapi karena tahu jika dia adalah Eric Madison. ...

...Seseorang yang sangat berpengaruh di kota itu dan selama ini ternyata Jeff adalah putra tunggal yang di rumorkan media bahwa dia begitu misterius. Media bahkan hanya memiliki foto Jeff yang di sebarkan itu hanyalah foto saat Jeff kecil....

...Mereka tidak tahu jika putra Madison sekarang sudah tumbuh dengan baik. Bahkan Sabrina sempat mengagumkan keluarga itu karena dulu di rumorkan begitu harmonis....

... Hingga kematian sang Nyonya besar dan sekarang keluarga itu sudah tidak di soroti media lagi. Bukan karena sudah tidak berpengaruh, tetapi karena keinginan Eric yang sebenarnya adalah masalahnya ada pada Jeff....

..."Tu-tuan, maaf karena aku tidak tahu tentangmu."...

...Sabrina sedikit menundukkan kepalanya....

...Eric tertawa kecil. "Tidak masalah. Aku menyuruhmu datang ke sini bukan untuk menghormati ku. Tetapi aku ingin kamu membantuku tentang sesuatu."...

...Sabrina mendongak dan menatap bingung pada Eric....

..."Maaf, Tuan. Apakah orang sepertiku ini bisa membantu anda? Jika iya, maka katakan saja. Aku akan berusaha sekuat tenagaku."...

...Eric tersenyum melihat Sabrina sepertinya akan bersedia. "Aku lihat, kamu dan Jeff cukup dekat."Sabrina menggelengkan kepalanya. "Tidak, Tuan....

...Kami hanya berteman baik dan tidak memiliki hubungan lebih. Jika Tuan merasa tidak nyaman karena Jeff berteman denganku, maka mulai sekarang aku pasti akan menjauhinya." Sabrina berpikir jika Eric tidak suka saat Jeff dekat dengan Sabrina....

..."Tidak, bukan itu maksudku." Eric mengeluarkan ponselnya. "Kamu akan mengerti nanti," setelah itu dia menghubungi nomor Jeff dan mengaktifkan pengeras suara....

...Beberapa deringan tak kunjung di angkat. Hingga dering terakhir, barulah Jeff mengangkatnya....

..."Ada apa, Pak tua? Aku sedang sangat sibuk dan jangan membuang waktuku hanya untuk omong kosong mu itu!" Terdengar suara kendaraan yang melaju dengan cepat di sebrang sana. Eric menebak jika Jeff sedang berkendara....

...Eric terkekeh. "Aku hanya ingin membantumu saja, kau pasti sedang mencari gadis itu, bukan?"...

..."Apa kau yang membawanya? Jika iya maka kau memang sedang mengibarkan bendera perang denganku! Jangan sakiti dia atau aku akan benar-benar melupakan siapa dirimu, Eric Madison!" Bentak Jeff kesal karena baru terpikirkan jika ini adalah ulah Ayahnya....

...Eric menatap Sabrina yang terkejut mendengar bagaimana interaksi antara Ayah dan anak itu....

..."Kau begitu peduli padanya, kau benar-benar menyukainya?"...

..."Itu bukan urusanmu, Pak tua! Sekarang aku peringatkan padamu sekali lagi untuk tidak menyakiti Sabrina-ku!"Eric segera memutuskan panggilan sepihak yang membuat Jeff di sebrang sana semakin terbakar. Sabrina sendiri semakin terkejut saat Jeff menyebutnya sebagai miliknya. Apa ini? Kenapa Jeff mengatakan itu, itulah yang Sabrina pikirkan....

...Eric meletakkan ponselnya di atas meja. "Kamu sudah mendengarnya? Hubunganku dengan Jeff begitu buruk sekarang. Aku selalu menyuruhnya untuk mengambil alih perusahaan Madison karena usiaku tidak muda lagi. Aku tidak mungkin membiarkan perusahaan yang ku bangun sejak lama itu tiba-tiba tidak beroperasi lagi. Tetapi Jeff selalu menolaknya, aku tidak tahu harus berbuat apa lagi agar dia setuju menggantikan posisiku."...

...Sabrina sekarang mengerti mengapa hubungan Eric dan Jeff memburuk. Karena mereka tidak memiliki kesamaan dan banyaknya sesuatu yang bertolakbelakang. ...

...Hal itu akan selalu menimbulkan perdebatan jika ke duanya tidak ada yang menurunkan ego mereka....

..."Tuan, jadi anda mau aku membujuk Jeff agar dia mau mengurus perusahaan itu?" Sabrina tampak ragu-ragu mengatakannya....

..."Kamu bahkan langsung mengerti sebelum aku memintamu. Ya, itu benar. Jadi, apakah kamu bersedia membujuk Jeff? Ah, tenang saja. Aku akan memberikanmu imbalan jika kamu bisa membujuknya."...

..."Tapi, aku tidak butuh imbalan apapun itu. Aku hanya"Lima persen saham perusahaan itu akan aku berikan padamu." Eric memotong pembicaraan Sabrina....

...Sabrina terkejut mendengarnya. "Li-lima persen, Tuan?"...

...Eric mengangguk cepat....

..."Astaga, itu banyak sekali." Sabrina tentu saja terkejut saat Eric menawarinya hal itu. Lima persen dari saham perusahaan Madison akan di berikan padanya? Itu bisa setara dengan gaji Sabrina selama satu tahun lebih. Dan sebagai pencari nafkah, Sabrina tentu saja tertarik dengan itu....

..."Tuan, tapi aku tidak yakin bisa melakukannya. Jika Jeff saja tidak mau mendengarkan mu, apalagi diriku. Aku tidak yakin ini berhasil."...

..."Aku percaya kau bisa melakukannya. Kau hanya perlu dekat dengan Jeff dan membuat dia percaya padamu. Aku lihat juga Jeff menyukaimu, dia pasti akan melakukan apapun yang kamu inginkan."...

...Sabrina tampak ragu saat Eric mengatakan jika Jeff menyukainya. "Tapi, Tuan-"...

..."Sabrina!"...

...Mereka berdua menoleh saat mendengar suara bariton dari arah pintu masuk. Terlihat Jeff yang mengepalkan tangannya berlari kecil menghampiri Sabrina....

..."Sabrina," Sabrina terkejut saat Jeff tiba-tiba menariknya dan memeluknya. Dia bahkan belum mengatakan sepatah katapun. Jeff menangkup wajah Sabrina untuk menatapnya. "Kau tidak apa-apa? Apa Pak tua itu menyakitimu?"...

...Sabrina menggeleng pelan. Jeff bernapas lega dan kembali memeluk Sabrina. Bahkan dia tidak peduli jika Eric semakin tahu perasaannya pada Sabrina....

..."Aku hanya mengobrol dengannya sebentar," ujar Eric membuat Jeff menatapnya dengan tatapan tajam....

..."Jangan pernah menemuinya lagi, Pak tua! Atau aku tidak akan tinggal diam saja!" Jeff menggenggam tangan Sabrina dan membawa gadis itu pergi....

...Sabrina mengikuti langkah Jeff. Dia menoleh ke belakang sekilas dan melihat Eric memberikan satu jempol tangannya. Itu seperti tanda semoga Sabrina berhasil meluluhkan Jeff....

...Jeff membawa Sabrina masuk ke dalam mobilnya. Saat berada di dalam mobilnya, Jeff mengubah posisinya menjadi menghadap pada Sabrina yang masih terdiam....

..."Kenapa kau tidak memberi tahu aku jika kau ada di sini? Ponselmu juga mati dan aku tidak bisa menghubunginya." Jeff terlihat masih kesal. Dia begitu panik saat tahu jika Eric yang membawa Sabrina. Jeff takut Eric akan menyakiti Sabrina....

..."Ponselku mati, Jeff. Aku juga tidak tahu jika Ayahmu yang membawaku ke sini. Aku pikir itu kamu, jadi aku menurutinya."...

1
Alex
lnjut Thor
aku suka
aku suka🥰
vii: iya maksih jangn lupa mampir karyaku yang lain 😍
total 1 replies
vii
hai gaiss jangn lupa like Ama komentar yaa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!