NovelToon NovelToon
My Fake Knight

My Fake Knight

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Roman-Angst Mafia
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di bawah langit Las Angeles, Scarlett Langford bertarung melawan kemiskinan dengan kecerdasan dan percaya diri.

Demi mempertahankan harga dirinya di High School, gadis yatim ini nekat menciptakan sebuah kebohongan besar sebagai kekasih rahasia Millian Vale-Knight—Pria yang tak pernah ia temui.

Namun, takdir gemar bercanda.

Saat bekerja paruh waktu sebagai pelayan pesta borjuis, Scarlett terlibat bentrokan sengit dengan seorang pemuda kaya yang angkuh dan bermata heterochromia.

Tanpa rasa takut, Scarlett memaki pria tersebut seraya berteriak bahwa ia hanya takut jika pria itu adalah Millian Vale-Knight .

Scarlett tidak pernah tahu bahwa pria 'brengsek' yang baru saja ia maki di depan mukanya justru adalah Millian yang sesungguhnya.

Ketika tameng kebohongan menabrak realitas, akankah kepalsuan ini berubah menjadi jerat cinta, atau justru menjadi awal dari kehancuran Scarlett?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#14

Malam akhirnya jatuh sepenuhnya di atas langit perkemahan, membawa serta suhu udara yang kian anjlok drastis.

Namun, dinginnya malam seakan terusir oleh kobaran api unggun besar yang menjilat-jilat membelah kegelapan di tengah lapangan.

Seluruh mahasiswa baru beserta barisan mentor kini telah berkumpul, membentuk satu lingkaran raksasa yang mengitari sumber kehangatan tersebut.

Sejak satu jam lalu, atmosfer kebersamaan mulai terasa hangat.

Petikan gitar dari beberapa mentor senior mengalun ritmis, mengiringi suara nyanyian bersama ratusan mahasiswa yang menggema membelah keheningan hutan pinus.

Di salah satu sudut lingkaran, Scarlett Langford duduk berdampingan dengan Delaney.

Berkat waktu dan ketenangan di dalam tenda sore tadi, kondisi emosional Delaney tampak sudah jauh lebih baik.

Gadis pirang itu tidak lagi menangis; ia duduk memeluk lututnya, mencoba membaur dengan suasana meski sesekali matanya masih melirik canggung ke arah barisan mentor.

Tepat saat lagu ketiga berakhir, salah seorang mentor bernama Abner tampak menghentikan alunan gitarnya.

Ia menaruh instrumen kayu itu di samping kakinya, lalu memajukan tubuhnya ke arah api unggun dengan ekspresi wajah yang mendadak berubah serius dan misterius.

Abner mulai membuka suara, menceritakan beberapa legenda urban kampus yang melegenda, yang kemudian beralih pada cerita horor lokal mengenai penampakan-penampakan di wilayah perkemahan tua sekitar hutan tempat mereka berada saat ini.

Nada suaranya yang direndahkan berpadu sempurna dengan suara kertakan kayu bakar yang terbakar.

Efeknya instan dalam hitungan menit, sebagian besar mahasiswi di dalam lingkaran mulai bergidik ngeri.

Beberapa di antaranya bahkan berteriak kecil, menutup wajah mereka, dan merapatkan tubuh ketakutan setengah mati pada teman di sebelah mereka.

Melihat pemandangan itu, di sudut lingkaran yang hanya berjarak tiga-empat orang saja dari posisi Scarlett, Millian Vale-Knight mendengus pekat.

Inilah alasan utama mengapa ia paling benci mengikuti acara kumpul-kumpul seperti ini.

Mendengar cerita hantu fiktif yang tidak logis, lalu dipaksa menyaksikan para gadis mulai menunjukkan drama ketakutan yang berlebihan.

Karena suasana lapangan mendadak senyap dan hanya menyisakan suara Abner, gumaman ketus dari mulut Millian terdengar cukup jelas oleh orang-orang di sekitarnya.

"Apa yang sebetulnya perlu ditakuti? Kita berada di sini beramai-ramai dengan ratusan obor dan api unggun. Dasar gadis-gadis drama, manja sekali," ucap Millian dengan nada sinisnya yang khas, tidak menyaring kata-katanya sedikit pun.

Perlu diingat, posisi duduk mereka malam ini memang cukup dekat. Sesaat setelah rombongan turun dari bus sore tadi, James dan Arthur sebenarnya sudah mewakili nama Millian untuk meminta maaf secara tersirat kepada kelompok B-4 atas kegaduhan yang terjadi, yang berakhir dengan takdir menempatkan mereka dalam barisan lingkaran yang berdekatan.

Scarlett yang mendengar kalimat sinis itu mendadak merasakan telinganya panas.

Keningnya berkerut dalam, memandang siluet samping wajah Millian dengan kilat kejengkelan yang kentara.

Bagaimana pun juga, rasa takut terhadap hal mistis atau kegelapan adalah reaksi psikologis yang sepenuhnya normal bagi manusia.

Lalu, apa kaitannya hal itu dengan tuduhan manja dan drama yang dilontarkan pria itu?

"Benar-benar pria brengsek yang tidak punya empati," lirih Scarlett sangat pelan, merapatkan jaket hijau botolnya dengan gusar.

Menyadari atmosfer yang mulai terlalu mencekam karena cerita hantu, James dengan cekatan langsung merebut kendali acara dari Abner.

Ia berdiri, bertepuk tangan keras untuk mencairkan suasana. "Oke, semuanya! Cukup untuk kisah horornya sebelum ada yang mengompol di celana! Kita alihkan malam ini menjadi sebuah game kelompok untuk menguji seberapa jujur dan jeli kalian menilai sesama!"

James tersenyum lebar, matanya melirik sekilas ke arah Millian lalu beralih pada Scarlett.

"Nama permainannya adalah Two Truths and a Lie—Game Tiga Fakta. Aturannya sederhana: setiap orang yang ditunjuk harus menyebutkan tiga pernyataan tentang dirinya. Dua di antaranya adalah kebenaran, dan satu adalah kebohongan. Anggota lingkaran lain harus menebak mana yang merupakan kebohongan."

Beberapa mahasiswa baru maju bergantian, menghadirkan tawa dan sorak-sorai karena tebakan-tebakan yang meleset.

Hingga akhirnya, giliran kelompok B-4 tiba, dan James dengan sengaja menunjuk ke arah Scarlett.

"Nona Scarlett Langford dari San Marino! Silakan, giliranmu."

Seluruh perhatian lingkaran besar itu dalam sekejap terkunci pada Scarlett.

Di bawah temaram cahaya api unggun yang memantul di bola mata indahnya, Scarlett menegakkan punggungnya.

Taring kepercayaan dirinya yang sempat terusik oleh ucapan Millian beberapa saat lalu kini kembali mencuat tegak. Ia tidak menunjukkan keraguan sedikit pun.

Dengan nada suara yang jernih, tenang, dan tanpa rasa malu, Scarlett mulai melafalkan tiga pernyataannya:

"Pertama, aku adalah wanita yang memiliki cita-cita tinggi untuk menikahi seorang pria kaya raya yang mandiri dan tidak suka banyak drama di dalam hidupnya."

Mendengar pernyataan pertama, beberapa orang terkekeh, menganggap kejujuran Scarlett soal pria kaya adalah hal yang menghibur.

"Kedua, aku adalah seorang wanita yang sangat ambisius dan akan melakukan apa saja secara legal untuk mencapai target masa depanku."

Scarlett jeda sejenak.

Ia memutar kepalanya, menatap lurus tepat ke arah sepasang mata heterochromia milik Millian yang sedang mengawasinya dengan pandangan menantang.

Sudut bibir Scarlett terangkat, membentuk sebuah senyuman misterius yang sangat mematikan sebelum ia meluncurkan pernyataan ketiganya:

"Dan ketiga... Millian Vale-Knight, pria yang duduk di sebelah sana itu, pernah bertekuk lutut dan memohon dengan sangat menyedihkan kepadaku hanya demi mendapatkan ciuman pertamanya dariku."

Duarrrr!!!

Lapangan perkemahan kembali dihantam oleh ledakan kejutan yang luar biasa.

Pernyataan ketiga dari Scarlett meluncur layaknya peluru kendali yang tepat sasaran, menghancurkan ketenangan malam.

Beberapa mahasiswa bahkan spontan berdiri dari duduk mereka, sementara yang lain berteriak heboh sembari menatap ke arah Millian dengan ekspresi wajah yang luar biasa penasaran.

Atmosfer permainan dalam sekejap berubah menjadi arena interogasi publik yang sangat panas.

Di tempat duduknya, Millian Vale-Knight mendadak membeku seketika.

Seringai sinis yang sedari tadi menghias wajah tampannya lenyap tanpa sisa, digantikan oleh ekspresi keterkejutan yang teramat sangat hingga membuatnya sama sekali tidak berkutik.

Strategi permainan Scarlett kali ini benar-benar jenius dan kejam.

Dua pernyataan pertama tentang ambisi dan tipe pria idaman adalah kebenaran mutlak yang ada di dalam diri Scarlett.

Sementara pernyataan ketiga adalah kebohongan yang sengaja ia kemas dengan sangat rapi.

Namun, karena Millian sendiri yang pagi tadi di depan bus bersikeras mengklaim dan mengonfirmasi di depan publik bahwa mereka adalah sepasang kekasih backstreet yang pernah berciuman panas di bawah menara Bel Air, pria itu kini terkunci dalam jebakannya sendiri!

Jika Millian berteriak dan membantah pernyataan ketiga itu sebagai kebohongan, maka ia secara otomatis meruntuhkan seluruh skenario "kekasih rahasia" yang ia bangun sendiri di depan bus tadi siang untuk menyelamatkan egonya.

Namun, jika ia diam dan membiarkan lingkaran itu menganggapnya sebagai kebenaran, maka harga dirinya sebagai pria Knight yang agung harus rela diinjak-injak, dicap sebagai pria menyedihkan yang pernah memohon ciuman pada seorang anak beasiswa.

James, Arthur, dan Clark menatap Millian dengan mata melotot, menahan tawa yang luar biasa hebat melihat bagaimana sahabat mereka yang biasanya selalu memegang kendali, kini dibuat mati kutu dan tidak bisa berkutik sedikit pun di bawah kendali kata-kata seorang Scarlett Langford.

1
Mita Paramita
nih pasti sih Ana yang lagi jadi paparazi dadakan 😈😈😈
Rosdianah 🌷: hihihi author up besok lanjutan nya kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
delaney cemburu liat Scarlett jadi pacar palsu millian 🤨 itu nama Moore mungkin kah masih keluarga sama Scarlett sama sama klan moore
Mita Paramita: kirain mereka satu klan abis nama belakang delaney ada Moore ny sama kayak nama belakang nenek scarlet 🤨
total 2 replies
Mita Paramita
susahkan dapetin hati Scarlett 🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkwkwk Aman kata yang🤣🤣
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍lovestruck nih mereka
Rosdianah 🌷: semoga tetap stay dan gak bosan ya kak reader
total 1 replies
Mita Paramita
millian bisa jadi gentleman juga🤣🤣🤣🤣 buat dapetin hati scarlet
Rosdianah 🌷: hihihi 🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lagi Thor yang banyak 😈😈😈
Rosdianah 🌷: Author sibuk dunia nyata 🙏🏾🫶🫶 besok Double Up 🥰
total 1 replies
Ainun Mahya
gk doble up nih kak🤭?
Rosdianah 🌷: huhu maapin author 🫶 author Sibuk dunia nyata 🙏🏻
total 1 replies
Ainun Mahya
halloooo kak, mana lanjutannya nih???
Rosdianah 🌷: author Up hari ini ya kak🫶
total 1 replies
Debu Nakal
thor... daku lagi mager bgt hari ini
apa bisa up yg banyak biar aku semakin mager
pleaseeee
Rosdianah 🌷: Huhuhu author Hari ini ada acara keluarga. ada si Di Draff nanti author up ya kak. ma'aciww banget kak Readers undah selalu tungguin up🫶🏻🫶🏻🥰
total 1 replies
Mita Paramita
pasti ibu scarlet udah diculik Nene lampir nih😈😈😈
Rosdianah 🌷: Author silent 🤭🤣
total 1 replies
Ainun Mahya
😍😍😍😍 bagusssss
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶🥰
total 1 replies
Ainun Mahya
lanjut terus, doble up🤭
Rosdianah 🌷: Huhuhu blm bisa double Up untuk Minggu ini kak🙏🏻🫶
total 1 replies
Mia Camelia
nah gitu dong mereka akur😂🤣
Rosdianah 🌷: sesuai maunya kak Readers 🤭
total 1 replies
Mita Paramita
wah udah mulai Deket nih pasangan ini🤣🤣🤣 tinggal nunggu jadian aja
Rosdianah 🌷: wkkwkw 🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Pulang kamp scarlett ketempelan,, masak titisan setan ketempelan,, jd yg titisan setan siapa sebenernya🤭
Rosdianah 🌷: entahlah author mau menghilang 🤣
total 1 replies
Ayusha
sekalian modus si kadrun😄
Rosdianah 🌷: modus terus dia 🤣
total 1 replies
Ayusha
kadrun beraksi 🤭
Rosdianah 🌷: plish dia harus dibawa pulang 🤣
total 1 replies
Mita Paramita
first kiss dua dua nya nih😍😍😍
tinggal ketahap talking stage 🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: uhu🥳🤣
total 1 replies
Ayusha
bukan nya "ayo pergi ke altar" /Sleep/
Rosdianah 🌷: Hihihi 😅
total 1 replies
Ayusha
yaelah, belom juga digigit udah sarimaman aja
Rosdianah 🌷: wkwk🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!