NovelToon NovelToon
Membalas Pengkhianatan Mu Di Dunia Kiamat

Membalas Pengkhianatan Mu Di Dunia Kiamat

Status: sedang berlangsung
Genre:Hari Kiamat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Sistem
Popularitas:23.1k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

AK 47, senjata laras panjang yang kini diarahkannya pada leher suaminya.

"Tambah satu wanita lagi, bangunlah Harem hingga kamu kenyang oleh darah." Sebuah sindiran dari wanita yang tersenyum menyeringai.

Dirinya bereinkarnasi sebagai istri jahat dalam novel pria bertema sistem dan kiamat. Dengan ending kematian tragis.

Sedangkan suaminya hidup bahagia dengan 9 wanita cantik di haremnya.

Berusaha bersikap baik, tidak seperti dalam alur cerita novel. Berharap suaminya tidak akan membangun harem seperti dalam cerita novel.

Tapi tetap saja susu besar membuat pria ini tertarik, paha mulus menggetarkan hatinya.

Daripada menunggu kematian, lebih baik, dirinya menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan suaminya.

Dalam dunia kiamat diantara hidup dan mati, dimana makanan adalah lebih berharga daripada emas. Hukum tidak berlaku lagi.

Dunia dimana dirinya dapat membantai pria ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

"Kenapa sekarang aku merasa Ren menyebalkan ya?" ucap Louis pelan pada Fred.

"Rasa-rasanya dulu dia begitu penurut. Menyenangkan untuk diganggu, tapi sekarang aku ingin memukulnya." Fred mengangkat sebelah alisnya.

"Zero, Apa maksudmu dengan menjadikanku sebagai---" kalimat Gilbert disela.

"Kita sama sekali tidak dapat mengalahkan wanita ini. Kita juga membutuhkan Ren untuk bertahan hidup. Kamu hanya harus bersabar menjadi budak ranjangnya, kami berjanji akan diam-diam menyelamatkanmu." Kalimat diplomatis dari Zero meyakinkan temannya."Lagi pula wanita bernama Sarah ini begitu cantik, kamu tidak akan rugi menghabiskan malam bersamanya."

"Cantik! cantik! kamu tidak lihat tenaganya Godzilla. Sekali dia ada di atas maka aku yang di bawah akan remuk." Gilbert berusaha tersenyum menatap penuh kekesalan ke arah Zero.

"Tapi, Kenapa kamu menawarkanku kepadanya?" tanya Gilbert pada Zero.

"Wanita ini, benar-benar bersikap lembut pada Ren. Bukan karena kegunaannya, tapi karena menyukainya. Dia tidak akan melepaskan Ren dengan mudah kecuali mendapatkan pengganti yang lebih baik." Itulah yang ada di pikiran Zero, seseorang dengan pemikiran yang matang dan penuh dengan logika.

Tapi satu hal yang dicemaskan olehnya, Ren begitu menempel pada Sarah. Terlihat begitu menyebalkan menggoda seseorang dengan belas kasih.

***

Benar saja, cara menghela nafas pacar merasa benar-benar tidak tega. Lebih tepatnya bukannya tidak tega, tapi dirinya tidak mungkin melepaskan Ren hanya untuk benda-benda tidak berguna.

"Seperti yang aku katakan, walau apapun yang terjadi aku tidak akan melepaskanmu." ucap Sarah pada akhirnya.

"Betina memanas!" batin kucing yang hanya dapat mengeong.

Ren mengangguk, bagaikan berusaha untuk tegar. Saat dibantu bangkit oleh wanita itu, Ren kembali menempel pada Sarah.

Sarah menghela napas, menatap tidak suka kepada Zero."Aku sudah berjanji kepada Reni tidak akan pernah membuangnya. Lagi pula seseorang yang kamu katakan sebagai Gilbert, otot-ototnya terlalu besar hingga seperti katak laboratorium."

Gilbert berkedip beberapa kali."Katak laboratorium?" serunya tidak percaya dengan kata-kata wanita ini. Sebelum dunia mengalami kiamat, banyak wanita yang mengantri untuk dekat dengannya. Banyak wanita yang mengharapkan cintanya, walaupun berakhir dengan kekecewaan karena dirinya lebih memilih untuk fokus pada karir di militer.

Tapi wanita ini mengatakan ototnya terlalu besar seperti katak?

"Benar! Aku lebih menyukai Ren, jadi jangan harap bisa mengambilnya dariku. Kecuali kalian ingin mengantarkan nyawa kalian kepadaku." Kalimat yang diucapkan Sarah penuh senyuman.

Sejatinya wanita ini cantik, benar-benar cantik. Rambut lurus dengan ujung ikal, berwarna kemerahan, warna kulit yang putih bersih, bentuk tubuh menarik menggoda, wajahnya begitu anggun rupawan menebarkan aura dingin. Tapi ternyata seleranya adalah si lembek? Siapa sangka.

"Betina semakin panas..." batin kucing.

Zero menghela napas, stok makanan mereka untuk kedepannya tergantung pada bagaimana Ren bersedia untuk bergabung dengan mereka kembali. Di dunia kiamat ini, di mana ketersediaan bahan makanan benar-benar terbatas, mereka benar-benar memerlukan Ren untuk hidup.

"Bagaimana jika begini saja, kamu hanya seorang wanita, berjalan berdua bersama Ren. Jika ada kelompok lain yang kebetulan melintas, sudah pasti akan menjadikan kalian sasaran yang empuk. Walaupun kamu dapat melawan, tapi kalian juga memerlukan waktu untuk tidur dan beristirahat. Karena itu, daripada bertengkar. Bagaimana jika kita berada di tim yang sama?" usulan yang diucapkan oleh Zero, tidak peduli dirinya yang bergabung atau dirinya yang merekrut.

Sarah dan Ren, yang menjadi bagian dari kelompok mereka merupakan sebuah keuntungan. Sarah memiliki kemampuan bertarung, dan Ren memastikan buruan mereka akan aman untuk dikonsumsi nanti.

"Zero! kita berlima saja sudah kekurangan bahan makanan, sekarang melakukan perjalanan bertujuh!?" Louis menatap tidak percaya.

"Aku juga tidak setuju," Gilbert mengepalkan tangannya. Mereka sudah dua hari tidak makan. Itu karena setiap hewan yang mereka buru belakangan ini tercemar radiasi nuklir. Stok mereka sebelumnya juga telah habis. Jika ditambah dengan wanita ini lagi...

"Tutup mulut kalian..." Zero yang berprofesi sebagai dokter, tersenyum. Tapi menebarkan aura membunuh yang paling menyengat.

Dapat dikatakan, sang dokter adalah pemimpin kelompok mereka. Memiliki kemampuan tersembunyi sebagai pemburu monster, yang paling kuat diantara Fred dan Louis.

"Aku tidak setuju jika kalian bergabung, kalian hanya akan menjadi beban bagi kami nanti." Sarah mengangkat sebelah alisnya.

"Kami tidak mungkin menjadi beban, justru kalian yang akan menjadi beban---" kalimat Tony di sela.

"Kami berjanji tidak akan menjadi beban, untuk bertahan hidup di dunia kiamat ini, kami memerlukan bantuan Ren. Karena itu, jika dia tidak bisa kami bawa bergabung ke dalam kelompok kami kembali. Lebih baik kami yang bergabung ke dalam kelompok kalian." Kalimat yang diucapkan oleh Zero dengan tenang.

Pria yang benar-benar memiliki pemikiran matang, dan jauh ke depan. Itulah Zero...

Bertarung mati-matian akan membawakan banyak kerugian. Apalagi mereka sudah dalam keadaan kelaparan, selama dua hari tidak dapat memakan apapun.

Memang tidak ada jalan lain selain merendahkan harga diri serendah-rendahnya.

"Baik! tapi kalian harus bergerak sesuai arahanku. Sedikit saja memberontak, maka nyawa kalian adalah taruhannya." Sarah mengambil sebuah batu yang cukup keras, mencengkeramnya hingga rambut menjadi debu.

Betina ini benar-benar tidak dapat dianggap remeh. Baru mendapatkan mutiara kehidupan saja sudah seperti ini, tapi sang kucing benar-benar senang dengan perjalanan kali ini. Kapan lagi dapat melihat pria dingin itu berpura-pura lemah tidak berdaya, menempel pada seekor betina.

"Sarah mengizinkan mereka bergabung?" Pertanyaan yang diucapkan oleh Ren tertunduk ragu.

"Ren... kamu tahu tujuan kita bukan? Kita memerlukan lebih banyak orang, waktu akan menunjukkan bagaimana kesetiaan mereka terhadap teman mereka sendiri, barulah kita akan membawa mereka ke tempat rahasia (bunker milik Sarah)." Sarah berusaha keras untuk meyakinkan.

"Akan lebih mudah jika membunuh mereka saja... karena sebagian besar manusia adalah makhluk yang serakah. Tinggal tebas atau ledakan." Itulah yang ada di otak Ren saat ini, tersenyum bagaikan malaikat tidak bersayap.

"Sarah benar-benar baik hati..." Pemuda yang sama sekali tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memeluknya.

Hal yang kembali membuat wajah Sarah memerah bagaikan tomat. namun dirinya tersenyum, inilah Ren seseorang yang paling baik hati, lugu, bahkan dapat memaafkan dengan mudah seseorang yang telah meninggalkannya dan membuat nyawanya ada dalam bahaya.

"Itu artinya kami boleh bergabung?" pertanyaan yang diucapkan oleh Zero. Tidak dapat mengalahkan Sarah, tapi hidup dan mati mereka bergantung pada Ren, ini adalah pilihan paling tepat.

Sarah berpikiran lain, untuk melawan final bos nanti dirinya memerlukan orang-orang kuat seperti mereka, semakin banyak bala bantuan maka semakin baik."Tentu saja..."

"Nah karena sudah seperti ini... saatnya berburu..." Zero menghala nafas, mereka harus berburu lebih banyak makanan mengingat adanya anggota baru.

Tapi.

"Ren keluarkan makanan kita untuk hadiah selamat datang bagi mereka..."

Kelima orang yang membulatkan matanya, menatap ke arah Ren yang mengeluarkan begitu banyak bahan makanan dari dalam tasnya.

"Aku mencintaimu..." ucap Zero pada Sarah.

1
yesi yuniar
miau... saat kau dilempar itu artinya komenmu ngena dihati ren 😆
yesi yuniar
sarah terlalu gengsi aedangkan ren kurang peka dgn perasaannya
Lidiya Sari
seru cerita nya kata2 nya bikin 🤣🤣🤣
Sulati Cus
🤣sarah berkata " dikira q kucing di ksh sekaleng sarden langsung meneong🤣" tak semudah itu ferquzo🤣
Biyan Narendra
Nyesel ga tuh Kelvin
Biyan Narendra
Nah ini baru bener..
Hayu Miau...terus provokasi Ren biar panas
Biyan Narendra
Meleng dikit..
up nya udah ada aja nih,thor.
Biyan Narendra
Sarah betina keren lho,Miau..
Kamu kalau menilai suka sesukamu aja sih,Miau
Lempar nih...
Inah Ilham
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
nur
sarah jg gk bkalan mau lg sma km vin
nayla tsaqif
Bayangin miau di lempar ke langit sampai hilang berubah jd bintang kecil berbunyi,, cliiiinngggg... 😄
vj'z tri
jangan cem macem kau /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
wes ancang ancang terbang miaw/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ufiyyyy
miaow brmulut netijen🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
wokeh miau miau seperti kamu ada kawan mengkompori /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Wahyuni
telat vin2.. gak mungkin sarah mo balikan sama cowok yg punya istri byk
Nur Wahyuni
jangan terlalu percaya diri ren.. klo sarah mati kamu mesti bakalan nangis darah😄😄😄
vj'z tri
gak boleh lah ..... /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Wahyuni
miau miau memang pengamat yg hebat😁😁
yesi yuniar
hati2 miau kalau komen 😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!