NovelToon NovelToon
DI KUASAI MAFIA

DI KUASAI MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:444
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Mengisahkan hyunjin yang terobsesi pada wanita bernama eunbi, wanita yang mungkin tidak akan mencintainya karena kesalahan yang ia perbuat, ia menahan eunbi di bawah kuasanya hingga membuat gadis itu menjadi pemberontak seiring berjalan nya waktu.

Kisahnya semakin rumit saat eunbi dengan sengaja menyeret Seo-joon seorang pegulat handal namun miskin ke dalam kisah cinta mereka, mampukah eunbi terlepas dari jeratan hyunjin? dan apakah Seo-joon bisa menyelamatkan-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 21 : Hubungan seksual

"Jadi apa maksud mu?"

"Aku hanya berbicara tentang apa yang aku tau, dan yang aku tau adalah eunbi kelemahan hyunjin satu satunya"

Jaeyi mengangguk anggukan kepala nya tanda mengerti.

"Aku tinggal di sana dan melihat banyak hal, secara tidak langsung aku menjadi mata mata ayahmu ketika berbicara hal ini" Ungkap seo-joon.

"Eunbi? kenapa wanita itu ada di sana? apa hyunjin menyekapnya?"

"Ya begitulah, dulu ibu dan ayahnya di bunuh oleh mereka, sayangnya hyunjin mencintai wanita itu, dia melakukan banyak hal untuk mempertahankan nya, dia sangat menyukai eunbi, bahkan berani menentang ayahnya sendiri, itulah yang aku tau"

"Lalu?"

"Aku mengenal eunbi, beberapa kali berbicara padanya, dan dia juga selalu memintaku untuk membawanya, dia menginginkan pertolongan"

"Jadi kau ingin menolongnya?"

"Tidak" Balas seo-joon.

"Aku hanya berbicara padamu tentang apa yang aku ketahui, jika eunbi pergi dari hyunjin pria itu pasti akan kacau, dia tidak melakukan pekerjaan nya dengan baik bahkan memusuhi ayahnya sendiri, fokus utama ayahmu adalah menghancurkan mereka, bukan ide yang buruk jika kita menculik gadis itu dari sana" Katanya.

"Ahh aku mengerti maksud mu" Balas jaeyi.

"Ya begitu lah"

"Kau sudah berfikir sejauh itu ya? maksudku keadaanmu sedang berduka, ayahku bisa saja menunggumu sampai kau siap, aku merasa kau sangat berambisi" Canda jaeyi.

"Apa aku terlihat begitu?"

"Entahlah, apa eunbi cantik? apa kau menyukainya?" cicit jaeyi.

Seo-joon terdiam, ia membutuhkan jeda untuk menjawab pertanyaan jaeyi.

"Dia cantik, tapi aku tidak menyukainya"

"Syukurlah" Jaeyi menghela napasnya lega, sementara seo-joon terkekeh kecil mendengar ucapan jaeyi barusan.

"Aku akan berbicara dengan ayah tentang ini" Kata jaeyi.

"Terimakasih sudah mendengarku"

"Sama sama"

...****************...

Hyunjin memeluk eunbi dari belakang, ia mengusap lembut perut sang kekasih yang berbalut gaun berwarna merah tersebut.

"Aku sudah menyiapkan semuanya" Bisiknya Pelan.

Eunbi menatap kosong ke arah jendela, beberapa hari ini perasaan nya kacau tak menentu, terutama rasa bersalah nya pada seo-joon saat ia mengetahui bahwa hyunjin membunuh neneknya.

"Aku sudah menyiapkan acara pernikahan kita, seperti impian mu dulu, di hotel mewah dengan tamu yang banyak" Katanya.

"Menikah?" Tanya eunbi pelan.

"Ya, menikah" Hyunjin menegaskan.

Eunbi berbalik badan dan menatap hyunjin dengan mata berbinar seperti akan menangis, jika hubungan mereka masih baik baik saja seperti dahulu mungkin ini adalah air mata kebahagiaan namun keadaan nya sudah sangat berbeda dengan sekarang.

"Siapa yang ingin menikah?!" Eunbi bertanya tak Terima.

"Tentu saja kita, kita akan menikah, itu akan menjadi perjalanan cinta kita sayang" Kata hyunjin.

"Bagaimana aku bisa menikahi seseorang yang sudah menghancurkan hidupku?!"

"Itu terdengar kejam, aku di sini untuk memperbaikinya eunbi" Hyunjin menangkup kedua pipi sang kekasih yang basah karena air mata.

"Tidak ada yang bisa kau perbaiki sialan! kau semakin membuatku hancur!" Eunbi menyingkir kan kedua tangan eunbi dengan kasar.

Hyunjin menatap kedua tangan nya bergantian, ia benci mendengar penolakan dari eunbi, kepura puraan sang pujaan hati terdengar jauh lebih baik sekarang.

"Bersikaplah manis seperti kemarin sayang, memohonlah!" Hyunjin meraih kedua tangan eunbi dan mencium nya bergantian.

Eunbi semakin menangis, tenggorokan nya terasa tercekik, ia marah dan membenci situasi ini, mengapa tidak ada satupun yang membuat hyunjin sadar arti kata benci darinya.

"Aku membencimu hyunjin!" Katanya.

"Kau tidak bisa melakukan itu, aku adalah calon suamimu, kau tidak bisa membenci calon suamimu, aku akan hidup bersama mu setiap hari sayang, kau akan terus melihatku"

Eunbi mengusap rambutnya kasar, ia berlutut dengan kedua tangan yang bertangkup satu sama lain.

"Aku mohon sadarlah! sadarlah! sadarlah! sadarlah hyunjin!" Mohon nya.

Hyunjin menarik napasnya berkali kali, pandangan nya lurus ke depan mengabaikan seseorang yang berlutut dan memohon padanya tersebut.

"Aku tidak akan pernah mencintaimu! aku membenci mu! aku membencimu sialan!" Makinya.

"Eunbi berdirilah!" Pintanya.

"Bajingan! aku tidak ingin menikahimu! aku tidak ingin ada pernikahan! aku membencimu!" Ujarnya sembari memukul mukul paha hyunjin.

Hyunjin berjongkok, ia menyamakan posisinya dengan eunbi menatap eunbi dari jarak dekat dan mengukir senyum nya kemudian.

"Itu tidak akan terjadi, kau adalah milikku, selamanya begitu, aku bisa melakukan apapun padamu, hidupmu matimu semua ada di tanganku, kau tidak akan pernah bisa pergi dariku sampai kapanpun, jadi kita akan menikah" Katanya.

Eunbi menggeleng ribut, ia tak setuju dengan ucapan hyunjin.

"Kau tidak ingin?" Tanya hyunjin dengan nada ancaman.

"Aku lebih baik mati daripada harus menikahimu" Balas eunbi.

Hyunjin menggertakkan giginya marah, wajahnya menengang bersamaan dengan alis yang menukik tajam.

"Kalau begitu hamil lah" Katanya.

Eunbi melotot kaget menatap hyunjin, ia tak percaya dengan apa yang baru saja pria ini katakan.

"Apa?" Tanyanya tak percaya.

"Hamil lah, hamil anakku" ulang hyunjin pelan.

Hyunjin mulai berdiri dan menarik eunbi berdiri, ia menarik tubuh tak berdaya eunbi dan melemparnya ke kasur.

"Aku tidak ingat berapa gaun yang sudah ku robek untuk menjamahmu" Katanya sembari menarik gaun eunbi.

Krakkk

Suara pakaian yang robek terdengar hanya karena sekali tarikan yang hyunjin lakukan, eunbi tampak hanya mengenakan pakaian dalam, hyunjin tak membiarkan bra itu lama lama menempel pada tubuh eunbi dan langsung melepasnya.

"Aku tidak mau!" eunbi memberontak dan berteriak.

"Kita akan menikah!" Balas hyunjin tak kalah berteriak.

"Aku lebih baik mati sialan! lepaskan aku!"

Hyunjin mengulum payudara eunbi bergantian, tangan nya juga mencoba melepas celana dalam yang masih tersisa.

"Ahhh berhenti!" Eunbi mencoba mendorong kepala hyunjin menjauh.

Hyunjin berhasil menanggalkan celana dalam milik eunbi dan merangsang eunbi dengan jarinya.

"Ahh ahh ahhhh" Desahnya kuat.

Jari jari besar hyunjin dengan lihai bermain di area miliknya, mulutnya juga tak berhenti menghisap dada hingga menimbulkan rangsangan yang nyata.

Hyunjin memasukkan kedua jarinya tanpa aba aba membuat eunbi menjerit tertahan, ia menusuknya dengan kecepatan tinggi hingga membuat eunbi kalap dan tanpa sadar mulai berhenti melakukan pemberontakan.

"Ahhh ahhh ahhh" Desahnya

Tangan yang tadinya menarik rambut hyunjin untuk menjauhi area dadanya kini justru hanya mampu meremas rambut itu pelan.

"Ahh" Desahnya lagi dan lagi.

Eunbi merutuk, ia membenci nafsunya, mengapa ia selalu pasrah ketika mendapat sentuhan ini, kenapa ia tak bisa melakukan lebih sesuai dengan apa yang pernah ia ingin lakukan, nyatanya ia tak bisa menguasai dirinya sendiri dan jatuh terlena pada setiap pergerakan yang hyunjin lakukan.

Hyunjin melepas kuluman nya pada dada eunbi, ia juga tampak mendesah pelan, tubuh wanita ini selalu berhasil membuat nafsunya meningkat tinggi.

Hyunjin mengeluarkan kedua jarinya yang tampak basah, ia melumat kedua jari tersebut sembari menatap eunbi yang terlihat tak berdaya di bawahnya.

"Aku akan memulainya sayang" ucapnya pelan..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!