NovelToon NovelToon
CEO MISTERIUS ITU TERNYATA SUAMI SAYA

CEO MISTERIUS ITU TERNYATA SUAMI SAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kekasih misterius
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Kazuki Taki

𝐑𝐢𝐳𝐮𝐤𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧𝐢 𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐢𝐝𝐞𝐧𝐭𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐠𝐚𝐧𝐝𝐚. 𝐡𝐚𝐫𝐢-𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚 𝐛𝐢𝐚𝐬𝐚. 𝐡𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐝𝐢𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐮 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐰𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐮𝐛𝐚𝐡 𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐧𝐲𝐚. 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐮𝐧𝐠𝐤𝐚𝐩𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐢𝐬𝐢 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kazuki Taki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27 - Air Mata, Diam, dan Tawa yang Ditahan

Avermont — Setelah sarapan pagi, mereka kembali ke kamar hotel. Lorong hotel terasa sunyi. Cahaya pagi menembus jendela besar di ujung koridor, memantulkan bayangan langkah mereka yang berjalan berdampingan. Tidak ada kata-kata berlebihan, hanya senyum kecil yang sesekali saling dilempar.

Begitu pintu kamar tertutup, keheningan kembali menyelimuti ruang itu. Vhiena melepaskan jaketnya, menggantungkannya dengan rapi. Ia menoleh ke arah kamar mandi, lalu ke arah Rizuki.

“Aku mandi dulu ya,” katanya.

Rizuki mengangguk. “Iya.”

Vhiena melangkah masuk ke kamar mandi, menutup pintu perlahan. Suara air mulai terdengar tak lama kemudian. Rizuki duduk di sofa dekat jendela. Ia mengambil ponsel ke-2 dari dalam tasnya—ponsel khusus urusan Bluesky Corporation. Layarnya menyala tanpa suara. Notifikasi dari Mira dan Keira sudah menunggu. Ia membaca dengan saksama.

Laporan singkat, padat, efisien.

– Progres awal fasilitas di Ravelin berjalan sesuai rencana

– Negosiasi lahan untuk semua proyek telah di laksanakan.

– hari ini surat permintaan pertemuan dengan pemerintah telah kami kirim.

– belum ada balasan dari pemerintah, jika sudah ada balasan koordinasi segera kita lakukan.

Rizuki menghela napas pelan. Semuanya bergerak. Dunia besarnya tidak pernah benar-benar berhenti, bahkan di tengah hutan pinus Avermont. Ia mengetik balasan singkat, seperlunya. Tidak lebih. Tidak kurang. Lalu layar ponsel ia matikan dan kembali ia simpan ke dalam tas.

Pada saat yang hampir bersamaan, suara air berhenti. Pintu kamar mandi terbuka. Vhiena keluar dengan rambut basah yang dibalut handuk kecil, wajahnya segar, pipinya sedikit memerah karena air hangat.

“Kamu sedang apa, kenapa melamun?” tanya vhiena dengan tawa kecil.

“ tidak, bukan apa-apa” jawab Rizuki tenang.

“Giliran kamu mandi,” kata Vhiena sambil tersenyum kecil.

Rizuki berdiri dan masuk ke kamar mandi. Beberapa menit berlalu. Vhiena duduk di tepi ranjang, menyisir rambutnya perlahan. Ia berusaha menenangkan pikirannya, tapi bayangan pagi tadi—janji, pelukan, ciuman—terus berputar di kepalanya. dan tentunya tentang perpisahan.

Tak lama kemudian, pintu kamar mandi terbuka. Rizuki keluar hanya mengenakan handuk, rambutnya masih basah, air menetes pelan di bahunya. Tubuhnya tampak atletis, tegap, hasil dari disiplin yang selama ini ia jalani tanpa pernah diceritakan.

Vhiena terdiam. Sisir di tangannya berhenti bergerak. Ia menatap… lalu buru-buru menunduk, pipinya memanas. Rizuki menyadari tatapan itu.

Ia berhenti sejenak, lalu berkata singkat, sedikit kikuk, “Aku…lupa membawa pakaian ku... Aku.... akan cepat ganti.”

Vhiena mengangguk cepat, masih menunduk. “I-iya.”

Beberapa detik terasa panjang. Rizuki kemudian mengenakan pakaian rapi—Kaos sederhana dan celana gelap. Aura tenangnya kembali, seolah momen canggung tadi tidak pernah terjadi.

“Aku turun sebentar ke resepsionis,” katanya. “Ada yang perlu diurus.”

“Oke,” jawab Vhiena.

Pintu kamar tertutup. Dan keheningan datang kembali. Vhiena berdiri di tengah kamar. Berjalan menuju jendela dan menatap keluar. Perasaannya yang sejak pagi ia tahan… runtuh begitu saja.

Air mata jatuh tanpa peringatan. Lalu Ia duduk di tepi ranjang, menutup wajahnya dengan kedua tangan. Bahunya bergetar pelan. “Aku nggak siap…” gumamnya di sela tangis. “Nggak siap berpisah…”

Bagi vhiena Semua terasa terlalu indah. Terlalu singkat. Ia tidak tahu apa yang menunggunya nanti. Tidak tahu kapan akan bertemu lagi. Tidak tahu apakah jarak akan mengubah perasaan ini.

Pintu kamar terbuka kembali. Rizuki masuk dan langsung berhenti. Ia melihat Vhiena yang menangis, tubuhnya sedikit membungkuk, suara isaknya tertahan.

“Vhin…” katanya pelan. Vhiena terkejut, buru-buru menghapus air matanya, tapi terlambat.

Rizuki melangkah mendekat. “Kenapa?” tanyanya, suaranya lebih lembut dari biasanya.

Vhiena menggeleng, mencoba tersenyum, tapi gagal. “Aku cuma… takut,” katanya jujur. “Takut semua ini berhenti.”

Rizuki duduk di sampingnya, Ia menarik Vhiena ke dalam pelukan, kali ini tanpa ragu. “Aku di sini,” katanya pelan di dekat telinga Vhiena. “Dan aku tidak pergi hari ini.”

Vhiena menangis di dadanya.

Rizuki mengusap punggungnya perlahan, sabar, tidak terburu-buru. “Dengar,” katanya tenang. “Kita tidak bisa menghentikan waktu. Tapi kita bisa mengisinya.”

Vhiena mengangguk pelan. Setelah beberapa saat, tangisnya mereda.

Rizuki menarik napas, lalu tersenyum kecil. “Bagaimana kalau…” katanya,

“kita keluar lagi?”

Vhiena menoleh.

“Ada tempat hiburan dan permainan di sekitar hotel,” lanjut ucap rizuki. “Kita manfaatkan sisa hari ini.”

Vhiena terdiam beberapa detik… lalu tersenyum. “Iya,” katanya. “Aku mau.”

Mereka keluar hotel menjelang siang. Area hiburan Avermont tidak ramai. Ada taman kecil, permainan sederhana, dan beberapa wahana ringan yang dibuat menyatu dengan alam.

Mereka mencoba permainan lempar gelang, tertawa saat gagal. Mencoba sepeda kecil di jalur melingkar. Duduk di ayunan kayu, menikmati angin pegunungan. Untuk beberapa jam, dunia terasa sederhana.

Tidak ada CEO, Tidak ada rahasia, Tidak ada kata perpisahan. Hanya dua orang yang berusaha mengumpulkan kenangan sebanyak mungkin.

Di balik tawa Vhiena dan senyum tenang Rizuki, waktu terus berjalan.

Dan mereka tahu—tanpa mengucapkannya—hari-hari di Avermont akan segera berakhir.

1
✧ 𝒩ℴ𝓃𝒶̀_𝒮𝓎𝒶𝒶 ✧
Vhiena malu-malu kucing/Proud/
Tinggal bilang nunggu si dia apa ssh nya si?/Slight/
✧ 𝒩ℴ𝓃𝒶̀_𝒮𝓎𝒶𝒶 ✧: Iyaa/Smirk/
total 2 replies
Andik Rifai
sukaa bangeeettt. biasanya tuh alur percintaan CEO sama orang biasa kan ntah di jodohin tapi ditolak ntah dramanya harus diculik, atau keluarga berantakan broken home dll. tp ini tuh mengalir damai tanpa banyak drama. ini real cowok dingin sih ga banyak bacot atau suka ngancem ceweknya. fav banget cerita ini.. btw aku cewek yaa
Kazuki Taki: terimakasih kk
total 1 replies
✧ 𝒩ℴ𝓃𝒶̀_𝒮𝓎𝒶𝒶 ✧
Penyamaran yg bagus🙏😭

SMA kls 3, trnyta CEO😌
Kazuki Taki: 🥰❤, terimakasih kk
total 5 replies
Ananda Andin Angraini
Kebanyakan titik dan banyak lanjutan kata, alangkah baiknya jika d sambung jadi satu.

cnth
"Tuan Rizuki, maaf mengganggu! Saya lihat lampu masih menyala." kata Mira./Smile/
tapi tergantung masing-masing cerita sih, hehehe
Ananda Andin Angraini: Wokeh /Tongue//Facepalm/
total 2 replies
Ananda Andin Angraini
koreksi dkit ah
Kazuki Taki: koreksi di persilahkan kk 😀
total 1 replies
Ananda Andin Angraini
setinggi apa ya? /Shy/
Ananda Andin Angraini
/Doge/
Ananda Andin Angraini
berisik tapi ngangenin ya. /Joyful/
Ananda Andin Angraini
Untungnya bukan kata 'Y' doank /Facepalm/
Ananda Andin Angraini
"Mungkin." bisa iya, bisa tidak. /Chuckle/
Kazuki Taki: yang jelas iya, soalnya penasaran sama tu cwe🤭
total 1 replies
Kazuki Taki
sudahh kan 🤣
Ananda Andin Angraini
Tanda kutip kurang dan salah tempat kak, harusnya "Rizuki!" /Applaud/
Ananda Andin Angraini
Ah berharap pas dia jatuh d belakangnya ada Rizuki, /Proud/
Ananda Andin Angraini
iya nunggu ayank beb /Joyful/
Ananda Andin Angraini: hilal THR masih belum nampak /Chuckle/
total 2 replies
Ananda Andin Angraini
hmmm,
Ananda Andin Angraini
Da emnk bos muda. /Proud/
Ananda Andin Angraini
Singkat, jelas dan minta di lempar sendal. /Joyful/
Ananda Andin Angraini: Wah ternyata seperti itu /Chuckle/
total 2 replies
Ananda Andin Angraini
udah tanda2 nih Rizuki. /Proud/

kak skip titiknya /Whimper/
Ananda Andin Angraini
bagian akhir, kalau narasinya di satuin lebih baik kak. 🙏/Bye-Bye/
Ananda Andin Angraini
lebih menantang ya Vhin? /Grin/

Skip titiknya kak. /Bye-Bye/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!