NovelToon NovelToon
Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.

Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan

Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dukungan Dari Calon Adik Ipar

Bara yang terlihat Khawatir tentang Aluza yang tidak ada di kontrakan nya, tentang Aluza yang tidak ada di tempat posko pengungsian. Bahkan Bara berpikir jika Aluza menginap di tempat teman baiknya yaitu Diana.

Setelah selesai membayar kopi yang ia pesan akhirnya Bara memutuskan untuk kembali ke rumah nya setelah ia mendapatkan pesan dari Keyla, Jika gadis kecil itu menceritakan jika dia bertemu dengan kakak cantik yang waktu itu pernah menolong nya.Padahal Bara tak mau pulang dulu ke rumah sebelum ia menemukan Aluza.

Keyla tetap mendesak agar Bara pulang ke rumah sekarang karena mama sangat marah besar pada seorang wanita yang Keyla ajak kerumah.Bara penasaran segera keluar dari cafe dan kembali kerumahnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Nyonya Vina melangkah maju, wajahnya berubah menjadi dingin, "Aluza, apa yang kamu lakukan di rumah saya! bukan kah waktu itu saya pernah bilang agar kamu menjauhi Bara!"

Aluza merasa seperti tersudut ketika mengetahui ternyata Mama Keyla merupakan mama Bara juga, "M-maaf saya...saya..”Jawab Aluza terbata.

Keyla yang tadinya tersenyum lebar seketika senyuman nya memudar ketika mama marah-marah pada Aluza.“Ma! apa-apaan sih mama kenapa jadi marahin kak Aluza, kan dia orang baik yang waktu itu nolongin aku,”

“Orang baik..!?"Asal kamu tau Keyla! Dia ini wanita yang waktu itu di kenalin kakak mu sebagai pacarnya!"Teriak nyonya Vina.

ALuza menunduk dalam, sambil meremas jari-jarinya.

Kemudian Keyla menoleh ke arah Aluza, menelusuri lagi penampilan ALuza dari atas sampai bawah. Namun sebuah senyuman mengembang menunjukkan kedua lesung pipi nya.“Wah serius ma, bearti ini calon kakak ipar Aku dong yey!”Seruh Keyla sambil memeluk ALuza.

Vina melotot.Lantas menarik Keyla ke sisi nya.“Keyla kamu apa-apaan sih, kok malah setuju saja kakak mu sama wanita ini!?"

“Loh, kenapa ma. Kak Aluza kan baik, selain baik dia juga cantik, aku setuju kok kalau kak ALuza jadi kakak ipar aku"

Tiba-tiba terdengar suara pintu dibuka dan muncul lah Bara yang tengah memasuki ruangan utama.

"Mama, Keyla Apa yang terjadi sini?" tanyanya pada keduanya.

Saat matanya menyadari siapa yang berada di sisi Keyla, ekspresinya berubah. "Aluza?"

Keyla melepaskan diri dari genggaman mamanya lalu berlari ke Bara. "Kak! lihat itu aku Bawak kakak cantik untuk kakak, terus kata mama lagi kalau kakak cantik itu dia pacar kakak, itu benar kan kak?kalau benar sih tidak masalah aku setuju kalau Kakak sama kak ALuza jangan sama kak Diva”

Bara mendekat dengan langkah hati-hati ke arah Aluza tanpa menjawab ocehan Keyla, sementara Nyonya Vina berdiri diam sambil mengerutkan bibirnya dengan tangan di tumpukan di pinggang.

"Kamu baik-baik saja kan?" tanya Bara yang mencoba memastikan lebih detail keadaan Aluza yang sekarang.“Jadi benar kata Keyla jika kamu orang yang udah menolong dia waktu itu?"

"Iya benar aku pernah menolong adik mu waktu itu."Jawab Aluza Dengan suara lembut.

“Hey Keyla jadi apa tujuan kamu membawa wanita ini kerumah kita!"Kata Nyonya Vina.

Keyla kembali ke sisi Aluza, dan merangkul lengan seorang wanita yang masih memakai tas besar di punggung nya.“Kata kak ALuza kontrakan nya kebanjiran, jadi tadi aku gak sengaja lihat kak ALuza berdiri menunggu di depan cafe sendirian karena bingung mau cari tempat tinggal di mana, dan makanya Aku bawa kak Aluza ke rumah kita"

“Kamu sudah tidak waras Keyla!”Bentak Nyonya Vina.“Kamu kira rumah kita ini tempat penampungan apa!?”

“Ah Tante cukup! maaf jika keberadaan aku di sini merepotkan Tante, baiklah aku kan pergi sekarang."ucapnya sambil melihat nyonya Vina yang masih menatap benci padanya. Tapi Bara tetap membela dirinya.

“Mau atau pun tidak mau, pokoknya aku setuju jika Aluza tinggal dulu di rumah kita!”ucap Bara dengan tegas.“Aluza kamu akan tetap di sini dan tidak boleh kemana-mana karena ini sudah malam.Keyla kamu ajak Aluza ke kamar tamu biarkan dia istirahat terlebih dahulu!"

Keyla hanya mengangguk setuju ketika Bara memerintahkan nya untuk membawa Aluza ke kamar tamu.“Ayo kak ikut aku,"

"Maafkan aku tan aku benar-benar tidak bermaksud menyusahkan," ucapnya sebelum mengikuti Keyla yang sudah menggenggam Tangannya untuk mengikutinya.

Nyonya Vina hanya menghela napas panjang, menatap punggung Aluza dan Keyla yang semakin jauh. Bara menghampiri mamanya.

"Mama tahu kan kenapa aku harus melakukannya," ucap Bara pelan. "Aluza adalah wanita yang aku suka jadi aku tidak akan membiarkan orang menyakiti nya termasuk mama!”Desis Bara sebelum ia meninggalkan mamanya sendirian di ruang utama.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Reza menepikan mobilnya tepat di depan cafe nya sendirian. kemudian ia mengetuk-ngetuk pintu cafe sambil memanggil nama ALuza dengan nada panik.

“Aluza apakah kamu di dalam!?"

Reza baru mendapatkan informasi dari Reyhan jika Aluza sedang kesusahan mencari tempat tinggal.sebenarnya Aluza sangat ingin meminta bantuan pada Reza cuma Aluza tak enak hati karena takut akan merepotkan bagi nya.

Sebenarnya Reza sangat ingin ke cafe cuma dia yang bekerja sebagai pilot dengan jadwal yang menumpuk begitu kesusahan untuk mengesampingkan pekerjaan nya demi menolong ALuza.

Rupanya Reza menyadari jika Aluza tak ada di dalam cafe setelah ia berhasil membuka pintu cafe itu dengan kunci cadangan.Reza juga hendak menelpon Aluza untuk sekedar mengetahui keberadaan nya namun sayangnya Ponsel ALuza di sana tak menerima panggilan nya.

“Ayo dong please angkat Aluza..”

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sementara itu, di kamar tamu, Keyla membantu Aluza meletakkan tasnya di atas ranjang. "Maafkan atas sikap mama tadi yah kak. Selain itu, kakakku pasti akan selalu melindungi kak!" ujar Keyla dengan senyum ceria.

Aluza mengangguk perlahan, menyentuh bahu Keyla "Terima kasih banyak, Keyla. Kalau bukan karena kamu, aku tidak tahu harus kemana malam ini."

“Santai saja kak ALuza, lagian aku senang kok kalau kakak tinggal di sini lebih lama.iya gak kak Bara?"Tanya Keyla.

Kemudian Aluza menoleh kebelakang, dia melihat Bara berdiri di ambang pintu dengan senyuman tipis.

“Sudahlah kalian berdua bicara saja empat mata dulu,”Ucap Keyla seraya berdiri dari tempat duduknya.“Kak Aluza kalau kak Bara macam-macam sama kak ALuza, pokoknya kakak harus bilang sama aku yah!"

Aluza hanya mengulum senyum dan mengangguk.

“Memangnya aku ini pria seperti apa.."Lirih Bara setelah Keyla berpapasan dengannya.Setelah pintu kamar kembali tertutup oleh Keyla.Bara semakin memajukan langkah nya lalu duduk di tepi ranjang bersebelahan dengan ALuza.

“Sebenarnya aku tau informasi tentang banjir yang melanda di area kontrakan mu itu sudah dari subuh tadi. jika saja aku tak memiliki jadwal penerbangan jam 5 tadi maka aku pastikan akan menolong mu di jam itu pula.

Aluza mendengarkan penjelasan yang Bara ucapkan secara cermat dan mulai memahami.“jadi kamu ke kontrakan aku?"

“Tidak, aku hanya lihat dari kejauhan saja.Ada tetangga mu bilang jika kamu sudah pergi dari kontrakan itu sekitar jam 5 juga"

Aluza diam- menatap dalam pada Bara yang ada di samping nya. Menurutnya Bara berubah menjadi lebih baik padanya.“Jangan menatapbseperti itu, aku hanya takut kamu jatuh cinta pada ku"

Aluza tersentak menoleh ke arah lain dengan wajah yang memerah seperti apel muda. Tangan nya cepat menyembunyikan wajahnya sebentar sebelum berani melihat kembali ke arah Bara.

"S-saya jatuh cinta sama kamu, mana mungkin!" ucapnya terbata-bata, tidak tahu harus menjawab apa. Hatinya yang sudah lama tenang tiba-tiba berdebar kencang seperti dulu kala pada saat ia masih bersama Ivan.

1
anggita
mampir ng👍like sana iklan☝aja. moga novelnya lancar.
Elzaluza2549: terima kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!