NovelToon NovelToon
Aku Berharga Saat Ku Jatuh

Aku Berharga Saat Ku Jatuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Cinta Seiring Waktu / Menjadi Pengusaha / Cinta Murni
Popularitas:25.1k
Nilai: 5
Nama Author: Arias Binerkah

Aurely Tania Baskoro, dulu percaya hidup akan selalu memihaknya. Cantik, mapan, dicintai, dikagumi. Ia tak pernah mengenal kata kekurangan.

Namun ketika kebangkrutan merenggut segalanya, Aurely harus meninggalkan kota, kampus, dan orang-orang yang katanya mencintainya.

Desa menjadi rumah barunya, tempat yang tak pernah ia inginkan.

Di sana, ia melihat ayahnya berkeringat tanpa mengeluh. Anak-anak kecil bekerja tanpa kehilangan tawa, orang-orang yang tetap rendah hati meski punya segalanya... Dan Rizky Perdana Sigit, pemuda desa yang tulus menolongnya..

Pelan pelan, Aurely belajar bahwa jatuh bukan akhir segalanya. Harga diri tidak selalu lahir dari kemewahan. Dan kadang pertemuan paling penting… terjadi saat kita berada di titik paling rendah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arias Binerkah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 27.

Aurely mengabaikan panggilan dari Riko. Bahkan ia mematikan ponselnya.

“Nggak penting, aku off saja ponselku toh aku sudah mau pulang.” Gumam Aurely di dalam hati dan segera memasukkan lagi ponselnya ke dalam tas.

Rizky yang berdiri tidak jauh dari Aurely menatapnya, “Kenapa tidak diterima?” tanyanya lirih. Tanpa ia sadari ia ingin masuk lebih jauh pada kehidupan Aurely.

“Maaf..” ucap Rizky selanjutnya..

“Teman lama, yang menyebar foto Ayahku.” Jawab Aurely, “dan ada kemungkinan keluarga dia yang mengambil foto Ayah sedang memikul karung. Mobil Papanya Riko tertangkap kamera CCTV pos Polisi.”

“Oooh kamu sudah cek CCTV, maaf ya aku belum sempat melihat CCTV di kios pasar.” Ucap Rizky yang sudah melangkah di samping Aurley menuju ke mobil, “syukurlah kalau pelaku sudah diketahui.” Ucap Rizky lagi.

Aurely mengangguk pelan, namun sorot matanya tak sepenuhnya tenang.

“Pelaku mungkin sudah mengerucut, Mas,” katanya hati-hati. “Tapi belum tentu juga selesai. Keluarga mereka… cukup punya uang untuk membayar...” ucap lirih Aurely.

Ia lalu terdiam dan terus melangkah. Ia sadar kalau Ayahnya kini sudah tidak punya uang untuk mengurus di pengadilan. Kendaraan untuk bekerja saja masih pinjam tetangga.

Rizky membuka pintu mobil buat Aurely, lalu berhenti sejenak, “Kalau butuh apa-apa, bilang. Jangan dipendam sendiri.”

Nada suaranya ringan, tapi perhatian di baliknya terasa nyata.

Aurely tersenyum kecil. “Terima kasih Mas, maaf jika saya begitu merepotkan keluarga Mas Rizky.” Ucap Aurely lalu masuk ke dalam mobil.

Aurely kini tahu jika Rizky dan keluarganya juga memiliki masalah. Tentang Papanya yang berada di luar kota.. yang ia belum tahu masalahnya.

Rizky yang sudah masuk ke dalam mobil lewat pintu kemudi, menatap Aurely, “Tidak repot kok, yang bisa aku bantu akan aku bantu.” Ucapnya sambil tersenyum kecil.

Rizky lalu menoleh ke arah belakang. Mbak Nisa kini ikut pulang dalam mobil itu. Ia duduk di jok belakang kemudi di samping Santi. Sedangkan Elin dan Elang duduk di jok paling belakang.

“Kalian duduk di belakang?” tanya Rizky sambil menatap Elin dan Elang sudah duduk santai.

“Iya Mas, kita kan turun paling belakang..” ucap Elin dengan lantang.

“Okey Bos, jangan ribut di belakang ya.” Ucap Rizky sambil menyalakan mesin mobilnya.

“Enggak Mas Rizky, aku dan Elin nggak akan ribut kok, biar nggak bikin bising.” Ucap Elang sambil menyandarkan tubuhnya di tubuh Elin.

“Biar nggak mengganggu kalau Mas Rizky lagi bicara serius. “ timpal Elin sambil tersenyum.. meskipun yang melihat senyum manisnya hanya Elang..

Mobil terus melaju dengan kecepatan sedang. Beberapa menit kemudian Elin dan Elang sudah tertidur bersandar satu sama lain.

Santi sesekali melirik ke spion, menangkap ekspresi Aurely yang diam memandang keluar jendela.

Begitu sampai di depan rumah kayu, Aurely dan Santi turun.

“Besok aku jemput lagi,” kata Rizky. “lebih pagi.” Lanjut Rizky sambil menatap Aurely lalu Santi.

“Siap Mas,” jawab Aurely dan Santi hampir bersamaan.

“Aku besok ke sini lagi ya Rel.” Ucap Santi selanjutnya.

Aurely mengangguk dan Santi melangkah ke arah rumahnya. Sementara mobil Rizky belum berjalan .

Rizky ikut turun sebentar, ia melangkah mendekati Aurely. “Hati-hati.”

Kalimatnya sederhana, tapi cukup membuat Aurely menoleh. “Makasih, Mas Rizky.”

Rizky mengangguk menatap Aurely, lalu ke arah dalam mobil. Elin dan Elang masih tertidur .

Mobil pergi, meninggalkan suara mesin yang makin menjauh. Aurely berdiri sebentar di depan pagar rumah kayunya, lalu menarik napas panjang sebelum membalikkan tubuhnya.

Aurely lalu melangkah ke rumah kayunya.. Lampu beranda dan lampu di dalam rumah sudah menyala..

Saat Aurely sudah berada di depan pintu. Telinga Aurely mendengar suara Ibunya sedang berbincang bincang dengan suara seorang laki laki. Dan Aurely tahu betul Suara laki laki itu bukan milik Ayahnya..

“Iya , nanti akan aku sampaikan pada Ayahnya Aurely.” Suara Ibunya Aurely, seperti ada beban. “Terima kasih, sudah meminjami motor dan maaf Aurely pernah jatuh dengan motor itu.”

“Ayah belum pulang.” Gumamnya dalam hati, dan masih berdiri du balik pintu.

“Ya sudah aku pamit, nanti kalau sudah pulang langsung saja motornya diantar,” suara laki laki itu.

Kedua mata Aurely mulai memerah, meskipun ia belum tahu pasti maksud kedatangan laki laki itu.

Tangan Aurely membuka pintu yang tidak terkunci. Laki laki itu, Pak Sastro.. tetangga yang meminjami motor Ayahnya .. sudah melangkah ke arah pintu. Tatapan nya tertuju ke arah Aurely.

“Sudah enak kamu ya? Diantar jemput Mas Rizky.” Ucapnya datar meskipun bibirnya memberikan senyuman.

“Iya Pak, terima kasih dan maaf..” ucap lirih Aurely sambil menunduk.

“Ya sudah kerja yang benar.” Ucapnya lalu melangkah pergi.

Pintu kembali tertutup pelan di belakang laki-laki itu. Suara langkahnya menjauh di beranda, lalu hilang bersama bunyi pagar kayu yang digeser.

Aurely masih berdiri di dekat pintu, kepalanya tertunduk. Ibunya menoleh, ekspresi lelah yang sejak tadi disembunyikan akhirnya terlihat jelas.

“Kamu sudah pulang, Nak?” tanya Ibunya pelan.

“Iya, Bun.” Suaranya nyaris tak terdengar, “dia mau ambil motor ya?”:

Ibunya mendekat, meraih tangan Aurely. Tangannya dingin. “Iya.” Jawab ibunya, “Kamu capek? Bagaimana kerjamu hari ini? Makan dulu ya, Bunda sudah siapkan makan buat kamu dan Ayah.”

Aurely menggeleng kecil. Dadanya terasa penuh, tapi entah oleh apa. “Aku sudah makan di kios Bun.” Ucap Aurely, “Ayah belum pulang ya, Bun?”

Ibunya menarik napas panjang sebelum menjawab. “Belum. Katanya tadi ke kios koperasi dulu dan urus masalah foto foto itu.” Jawab Ibunya, “mana motor pinjaman sudah mau diambil, kata Pak Sastro mau dipakai Nurul, anaknya.”

“Terus kalau motor diminta, Ayah pakai apa ke pasar Bun?” tanya Aurely, “padahal Ayah baru semangat semangatnya, banyak pesanan dari teman temannya.”

Ibunya menarik nafas panjang lagi, lalu tersenyum, meskipun itu sangat dipaksakan..

“Nanti kita pikirkan. Sekarang kamu mandi dulu, sambil nunggu Ayah.” Ucap Ibunya Aurely

Aurely mengangguk menatap wajah Ibunya yang sore ini terlihat lebih lelah. Ia tahu bukan hanya motor yang jadi beban. Ada hal-hal lain yang tak pernah diucapkan oleh Ibunya , tapi selalu terasa, tentang uang, tentang rasa sungkan pada tetangga, tentang hidup yang belum longgar, yang masih bikin sesak dada dan kepala

Aurely melangkah ke kamarnya. Ia duduk di tepi kasur tipisnya, , melepas sepatu perlahan, lalu memeluk lututnya sendiri.

Kata-kata laki-laki tadi terngiang lagi. “Sudah enak kamu ya? Diantar jemput Mas Rizky.”

Aurely menutup mata. Ia tidak merasa “enak”. Ia hanya sedang berusaha bertahan.. bekerja, membantu, dan pulang tanpa banyak menuntut.

“Kalau mereka iri, apa yang diirikan dari kami yang baru jatuh dan berusaha untuk bangun..” gumam Aurely di dalam hati.. air mata mulai jatuh satu per satu.

1
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lha dalah kenapa mlh jd 2 orang yg menjatuhan sih
ohh ndak kapok2 nya
apa mau dekam di pe jara lebih lama lagi
boar di intilin om wowo di teroro bru tau
Arieee
😡😡😡Nurul si biang kerok yang gak kapok kalo belum masuk penjara
Arias Binerkah: Iya tuh Nurul anak Pak Sastro pelit bin licik
total 1 replies
Lisa
Moga setelah diadakan pengajian org² yg biasa makan.di warung itu lebih yakin bahwa warung itu bersih dr hal² mistis
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
ini si Nenek Lyncah kenapa jadi ikut2an Nurul 🙄🙄
Ai Emy Ningrum: bikin duet maut 😹😹 nyanyi dangdut sambil ngedebus 👻👻
total 12 replies
Siti Naimah
woalah..itu kok ada aja orang yg mau disuruh sama Nurul dan Nelly..maklum mungkin diberi upah yg banyak ya?
nurul supiati
masuk penjara om wowo sekalian 🤣🤣🤣 nurul dan bpknya🤣🤣
Arieee
Nurul kalo gak masuk penjara gak mungkin kapokkkkkkK 😡😡😡😡😡
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lahfalah piye too iki
mlh dadi kocar kacir
mg2 wae dang di out ben dang kapok
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
ehhh hayoo siapa neror itu

nahh udh di pringatin kok mlh ttp ngeyel aja
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lhaaa udh mimpi kek gtu malah masih di terusin lagi mau nyebar rumor klo pake pesugihan .blm kapok rupanya
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
ehh di bilang om wowo nanti ya kok pake pesugihan segala hadehh cari mati rupanya
udh kalah tp g ngaku mlah mau bikin masalh baru lagi wis iki fix dek e ora waras utek e
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
pas para mahasiswa ngecek dapur dan gudang harusnya sekalian di videoin, biar ada bukti tuuh /Shy/
Ai Emy Ningrum: hmm 🧐🤔 ada mungkin seksi video2 nya ...sungguh sangat ngeselin 😕🫤
total 1 replies
Lisa
Moga rumor itu terkalahkan oleh pernyataan dr mahasiswa² yg udh liat ke dapur.
Lisa
Wah jgn sampe para mahasiswa itu percaya pd rumor itu..
Lisa
Pak Sastro ini udh tau anaknya salah eh malah dibelain dgn cara spt itu..liat aj tuh mana yg akhirnya kalah..
Siti Naimah
hari gini masih percaya sama hal2 klenik.ingat lho Nurul..kamu itu mahasiswi.. seharusnya logika dipakai😄
Nancy Nurwezia
fitnah emang kejam ya..
Thewie
manusia Dajjal si Nurul ini ya. untung bacanya pas HBS magrib KLO gak hampir batallah puasa
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
gak mungkin ini om wowo kan..? om wowo kan gak punya hape 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🤣🤣🤣 atau skrg om wowo udah melek teknologi, udh punya akun efbi, igoy, dll 🙄
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ: yoi.. om wowo kan siaga selalu 👻👻👻
total 7 replies
Nancy Nurwezia
dasar anak dan bapak sama2 sifatnya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!