NovelToon NovelToon
Elizabeth Vale

Elizabeth Vale

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / CEO / Action / Cinta Terlarang / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:23k
Nilai: 5
Nama Author: Four

Ketika luka fisik ditutup oleh foundation.

Elizabeth Taylor menikah dengan Luis Holloway demi keluarganya, tanpa tahu bahwa pernikahan itu adalah awal dari neraka. Ketika kebenaran tentang suaminya terungkap, Elizabeth meminta bantuan Nathaniel Vale untuk lepas dari jerat Luis—tanpa menyadari bahwa pria itu juga menyimpan dendam yang sama berbahayanya, yang seharusnya dijauhi malah berakhir di ranjang panas dan perjanjian yang adil namun menusuk.

°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°
Mohon dukungannya ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Four, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EV — BAB 27

MALAM YANG PANAS

Kedua tangan Eliza menyentuh lengan kekar Vale, ia mencoba mendorong, namun pria itu menekan kepalanya seolah mempertegas akan rencana mereka dan keputusan yang sudah Eliza ambil.

Tentu, kedua mata Eliza yang terbuka lebar, ia mulai sadar akan keputusannya yang sudah terlanjur gila. Dan kini, dia tak bisa lagi kabur, jika kabur maka dia akan bermasalah lebih besar dengan dua predator.

-‘Ini sudah menjadi pilihan, jika kau mundur, maka hidupmu sendiri yang akan hancur.’ Batin Eliza yang perlahan memejamkan mata, bersamaan dengan tangan Vale dari rambut ke tengkuk Eliza dan ia bergerak tenang namun pasti saat Vale langsung merendahkan tubuhnya ke bawah dan menggendong Eliza ala koala.

Kontak mata mereka saling beradu, Eliza hanya bisa menopangkan kedua tangannya di bahu Vale saat pria itu membawanya ke ranjang empuk dan merebahkannya di atas seprei hitam nan halus.

Bak ada arus listrik, Eliza terus tegang menatap ke sosok Vale yang begitu lebih dominan. Ia benar-benar seperti dihipnotis, namun dalam keadaan sadar, Eliza menikmati kesetiap sentuhan dan ciuman bibirnya.

Ciuman yang panas dan mulai menggairahkan, lebih agresi saat Eliza mulai mengikuti permainan itu. Ia ditarik tepat berada di atas pangkuan Vale saat pria itu membuka cardigan nya serta keseluruhan pakaiannya yang kini membuat pria itu berhenti sejenak saat menyadari akan bekas luka lama ataupun baru.

Eliza terlihat lebih tegang saat pria itu mengamati lukanya.

“Mengamatinya bukan salah satu dari rencana.” Ucap Eliza.

Pria itu kembali menatapnya. “Itu adalah pilihan. Dan ini pilihanku.”

Mereka kembali beradu bibir, mencecap sampai ciuman turun ke rahang Eliza dan ke leher serta bahu telanjangnya. Tentu saja wanita itu merasa merinding namun ada sensasi yang berbeda saat tangan Vale menyentuh punggungnya.

Eliza merengkuh kepala Vale tatkala pria itu tengah bermain di tulang selangka dan tepat di dadanya. “Ssshh~ ”

Ia meremas rambut Vale, membuka mata saat dia seperti tengah menatap masa depan dan pembalasan yang akan terjadi pada Luis. Adegan kematian keluarganya yang Eliza bayangkan sendiri membuat nafsu nya bertambah menggebu.

Cukup lama bermain api, suara hening di kamar menjadi pecah saat suara lenguhan dan desahan mulai bercampur aduk mengisi kekosongan kamar tersebut.

Bak dihantam sesuatu yang nikmat, Eliza tak bisa mengendalikan nafasnya yang terengah-engah. Ia membiarkan pria di atasnya itu bermain agresif namun pasti. Pelukannya semakin erat sampai-sampai kuku Eliza memberikan corak abstrak di punggung Vale.

Gerakan yang cepat dan tepat menyentuh G-spot, membuat Eliza hampir hilang akal.

“Ahhh~ hahhh~ hahhh~ ” napas keduanya sama-sama tersengal saat mencapai titik puncaknya.

Pria itu melumat bibir Eliza disaat wanita masih bernafas setelah pencapaian yang luar biasa.

Di luar kamar, angin malam menggesek dedaunan hutan. Jauh di sana, di bawah langit yang sama, Luis Holloway mungkin sedang tersenyum, merasa yakin bahwa semua yang ia miliki akan kembali padanya.

Ia tidak tahu…

…bahwa sesuatu yang tak bisa ia sentuh sedang perlahan-lahan terlepas dari tangannya.

Dan untuk pertama kalinya sejak lama, Elizabeth tidak merasa sepenuhnya sendirian di dalam kegelapan.

...***...

Brugh! Brugh! Brugh!

“Matilah sialan....” Kesal Luis yang kini tengah memukuli salah satu anak buahnya menggunakan tongkat besi.

Kemeja putih yang dia kenakan menjadi kotor karena darah. Rambutnya acak-acakan dan wajahnya berkeringat marah. Bak seseorang yang tak terkendali usai mendengar anak buahnya itu gagal menemukan keberadaan istrinya, Elizabeth— Luis tak segan meremukkan tubuh pria itu telat di ruang bawah tanah Mansion Holloway.

Sementara anak buahnya yang lain hanya terdiam melihat kemarahan dan kebrutalan bos mereka saat ini.

Merasa sudah puas memukuli pria malang itu. Luis membuang tongkat nya begitu saja, lalu meraih pistol dalam ekspresi datar namun puas. “Kau benar-benar tidak becus mencari wanita itu. Aku sudah memberi kalian waktu cukup panjang...”

Pria itu memperhatikan anak buahnya yang berdiri berjajar, lalu kembali menatap ke salah satu anak buahnya yang sekarat dan mencoba mendongak menatapnya dengan luka parah di sekujur tubuhnya yang penuh darah. “Ma.... Maafkan, akkhh— maafkan kami— ”

Luis menendang pelan tangan yang hendak menyentuh kakinya itu. Ia menarik pria tersebut hingga memaksanya berlutut, lalu Luis memasukkan pistol ke dalam mulut berdarah anak buahnya itu.

“Senang kau bisa bekerja denganku. Tapi aku tidak bisa mempertahankan mu.” Katanya tanpa belas kasih meski pria itu menangis darah dan pasrah.

Darr! Darr! Darr!!

Tiga tembakan di mulut, darah muncrat mengotori tangan, kemeja serta wajah tampannya.

Luis berdiri tegak membuang pistolnya.

“Tuan Luis. Saya mendapatkan informasi tentang Nyonya Elizabeth.” Kata Greg yang baru tiba terlambat.

Luis menyeringai devil, berbalik menatap asisten setianya. “Katakan.”

“Nyonya Eliza tidak meninggalkan kota ini, dia masih ada di kota ini. Tapi dia bersembunyi di tempat yang sangat sulit untuk mengorek informasi. Kemungkinan besar... Dia dilindungi oleh seseorang yang— ”

“Sialan!” potong Luis sembari menyeringai kecil.

Pria itu berjalan ke arah Greg, menepuk bahu pria itu sambil berjalan melewatinya dan berkata. “Kabar darimu menyelematkan mereka!”

Greg hanya diam dan menatap tegas ke anak buah Luis yang lainnya. Sementara Luis? pria itu berjalan keluar dari ruang bawah tanah. Informasi yang Greg sampaikan membuatnya teringat akan satu pria yang sama berpengaruhnya seperti dirinya.

“Aku tidak berharap kau berlindung pada pria sialan itu, Eliza.” Ucapnya yang hampir seperti bisikan angin.

...***...

Eliza terdiam setelah malam yang panas. Ia merasa benar-benar ternodai, namun dalam keadaan sadar. Tak ada yang bisa dia lakukan selain pasrah mengikuti alurnya.

“Bersihkan dirimu, dan pergilah ke ruang makan. Kau di sini tidak untuk ku siksa.” Ucap Vale yang baru saja beranjak dari ranjangnya dan mengenakan jubah nya hingga masuk ke kamar mandi.

Sementara Eliza hanya diam, mematung dalam posisi tiduran miring dan bertelanjang bulat dalam selimut hangat. Air matanya menetes seolah seluruh beban hidupnya perlahan akan dia buang.

Selang beberapa menit berlalu, Eliza keluar. Di mansion Vale, dia nampak lebih segar tanpa luka, tanpa tekanan dan tanpa make-up yang berlebihan.

“Dimana...”

“Tuan Vale?”

Suara Esme seketika membuat wanita cantik itu menoleh dan tersenyum tipis hampir tidak terlihat.

“Dia sedang sibuk di ruangannya, kau bisa makan lebih dulu, tuan Vale akan menyusul!” jelas Esme yang benar-benar ramah lain dari kepala pelayan yang lainnya.

Hendak pergi, Eliza memanggilnya.

“Kau butuh sesuatu?”

“Em.. Ya. Apa, kau punya obat nyeri?”

Esme berkernyit heran. “What? (apa)?” tanya nya tersenyum penuh tanya.

“Maksudku... Aku membutuhkannya untuk.. ” Eliza tak bisa melanjutkannya saat dia merasakan nyeri di bagian kelamin nya, mungkin efek semalam.

Tentu, sesama wanita mereka saling tahu.

“Kau tidak perlu itu, cukup berendam di air panas maka rasa nyerinya akan hilang!” jelas Esme yang malah membuat Eliza malu sendiri.

“Terima kasih.”

“You're welcome! (sama-sama)!”

1
Tiara Bella
hah yg bunuh Carlitos anak buahnya Vale bukan anak buahnya si nenek gila itu Thor.....
vnablu
stressss berat ni orangg ...kenapa nggak dia aja sih yang matiii😤😤😤
Kinara Widya
nenek tua sayco
Nur Haswina
sangat di sayangkan demi ambisinya rela mengorbankan org yg tidak bersalah, semoga saja Luis secepatnya menyadari klau dia hanya di jadikan alat balas dendam ibu gilanya
Four.: semoga aja /Sweat/
total 1 replies
Tiara Bella
ya Allah Carlitos skrng yg meregang nyawa..... Esperance bener² bunuh semua orng....
Tiara Bella: jangan dong Thor ....atut aku....
total 2 replies
Kinara Widya
jangan meninggal kak Carlitos...kasian kim...belum juga bersatu keluarga mereka..
Kinara Widya: 😭😭😭😭😭😭😭😭
total 2 replies
sleepyhead
Vale said : Oooowwh gosh she's driving me crazy
Four.: gila cinta gpp kali yaaa 😁
total 1 replies
Jelita S
semoga Soraya menjadi penyelamat keluarga Vale dan Holloway dari salah paham ini semua
Four.: semoga saja.
total 1 replies
Kinara Widya
bener2 wanita biadap esperanse...
Four.: mohon bersabar 😁
total 1 replies
vnablu
gilaa nih ibu macam apa mau anaknya sendiri dibunuh.. berrti Esperance ini kakaknya ibu Nathaniel ..dia menjadikan orang lain untuk jadi kambing hitam nya padahal dia yang bunuh suaminya sendiri benar' ambisi 😤😤
Four.: ho,oh
total 1 replies
Tiara Bella
Soraya akhirnya tw kebenaran nya....betapa sedihnya dia....
Four.: ho, oh
total 3 replies
sagi🏹
uhui Vale diam² kamu mulai menyimpan perasaan pada Eliza lanjutkan Vale aku dukung,,tapi ambigu banget saat Vale mengatakan Eliza kesayanganku 🥴
Four.: yaudah nanti bilang gini aja si Vale. Eliza cintaku 😁😅
total 1 replies
Hennyy Handriani
padahal bab ini menegangkan...tapi karena ada cili jadi ngakak🤣
Four.: biar gak tegang² terlalu 😁😌
total 1 replies
Eci Rahmayati
kasian cili kalo bebas di GK bisa nguping lagi untuk selamanya 🤭
Four.: iyakan, dia juga mikir begitu lohh😅
total 1 replies
vnablu
bingung dehhh kalo di keluarin bisa metongg kalo tetep di sana salah .. jdinya serba salah nihh🤣🤣
Four.: iya nih, authornya jadi ikut bersalah nih
total 1 replies
Kinara Widya
jangan bebasin Soraya Vale...dengarkan penjelasan Eliza.
Four.: ho,oh
total 1 replies
vnablu
mulai tumbuh nih benih" cinta di hati tuan Vale kayaknya 😄😄
Four.: tapi masih terhalang sesuatu uyyy/Grimace/
total 1 replies
vnablu
kira" nanti Soraya berpihak kepada siapa yaa ...🤔
Four.: yaaa semoga saja dia tidak membelot
total 1 replies
Jelita S
Eliza adalah orang baik,,biarkan Soraya tetap hidup y thor
Four.: kalau Soraya hidup, berarti Cili atau yang lainnya bisa tewas kapan saja lohhh /Chuckle/
total 1 replies
Tiara Bella
mudah²an Vale ngizinin ya....
Four.: semoga aja, tapi harus bertengkar dulu 😌
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!