NovelToon NovelToon
Selamanya Milik Sang Adiguna

Selamanya Milik Sang Adiguna

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: Elis Hasibuan

"Menikah denganku."
Risya Wicaksono, berusia 27 tahun.
Atau lebih di kenal dengan panggilan Icha, melotot terkejut, saat kalimat itu terlontar dari mulut lelaki yang sangat tidak ia sangka.
Arnold Adiguna.
Lelaki berusia 33 tahun. Yang juga masih merupakan salah satu kakak sepupunya.
Lelaki itu mengajaknya menikah. Semudah lelaki itu mengajak para sepupunya makan malam.
Icha tidak menyangka, jika lelaki itu akan nekat mendatanginya. Meminta menikah dengannya. Hanya karena permintaan omanya yang sudah berusia senja.
Dan yang lebih gilanya. Ia tidak diberikan kesempatan untuk menolak.
Bagaimanakah Icha menjalani pernikahan mereka yang sama sekali tidak terduga itu?
Mampukah ia bertahan hidup sebagai istri sang Adiguna? Lelaki yang dikenal sebagai CEO sekaligus Billionaire dingin nan kejam itu.
Mampukah mereka mengarungi pernikahan tanpa saling cinta?...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Hasibuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arnold menghubungi

"Halo."

Alex mengangkat panggilan yang masuk ke ponselnya.

"Pa!"

Teriakan kuat dari ponselnya membuat Alex menjauhkan ponsel itu. Telinganya berdengung oleh suara Arnold.

"Suaramu bisa membuat papa kehilangan pendengaran son." Alex mengingatkan sedikit kesal.

"Papa tidak menepati janji!"

Mengabaikan protes itu. Arnold kembali bersuara.

"What!" Alex malah merasa bingung dengan protes sang anak.

"Papa sudah berjanji untuk menjaga Icha selama aku berada disini!" Kembali suara Arnold meraung di ponsel itu.

Alex memilih meletakkan ponselnya di atas meja dan menyalakan loudspeaker. Bisa - bisa pendengarannya berkurang, karena teriakan suara Arnold di telinganya.

"Kenapa sayang?"

Queen yang sedang membawa segelas kopi untuk Alex, langsung bertanya.

"Anakmu itu ingin membuat papanya ini tuli." Alex menggerutu.

"Bagus dong! Kamu terlalu abai dengan permintaan Arnold. Jadi jika kamu tuli, bukankah tidak ada alasan lagi buat kamu menolak permintaan itu?" Queen menjawab santai.

"Honey. Jangan menomorsatukan anak itu. Aku cemburu!" Alex memperingatkan. Ia semakin kesal, saat sang istri lebih membela anak mereka.

"Ada apa Ar?" Queen langsung duduk dan bertanya pada anak tunggalnya itu.

"Ma! Bilang pada papa. Jika ia tidak bisa menjaga Icha, lebih baik ia kemari dan menggantikanku!" Arnold terdengar semakin kesal.

"Kenapa dengan Icha? Bukankah ia baik - baik saja? Dan masih bekerja di rumah sakit El, seperti biasa?" Queen sedikit bingung karena kedua lelaki Adiguna itu berargumen.

"Papa tidak becus menjaga Icha! Dan sekarang Icha di dekati semut rangrang!" Arnold berseru semakin kuat.

Queen dan Alex tergelak mendengar perumpamaan itu. Tidak menyangka sama sekali jika Arnold akan menggunakan panggilan itu.

"Seriously mama?!" Terdengar kembali suara Arnold yang semakin kesal.

"Itu hanya dokter biasa Ar. Tidak ada hal lain." Queen memilih menenangkan sang anak.

"Tapi semut itu tidak tahu, jika Icha sudah menikah!"

Alex geleng kepala mendengar ucapan Arnold.

Sudah sebulan ini Arnold memintanya untuk menjaga Icha. Mengawasi siapa saja orang yang dekat dengan Icha.

Dan hari ini, Arnold menghubunginya dan menumpahkan kekesalan padanya! Durhaka sekali bukan?!

"Makanya cepat selesaikan masalah itu! Kita akan langsung menggelar resepsi. Dan seluruh dunia akan tahu jika Icha telah menikah." Queen malah semakin mengompori.

"Mama! Salahkan suamimu itu! Tidak seharusnya ia mempercayai orang sebanyak itu! Lihatlah! Sekarang aku yang harus menyelesaikannya. Dan suamimu itu malah tidak mau menjaga istriku, seperti yang aku mau!" Arnold mengeluarkan semua kekesalannya.

"Tidak ada seperti itu son. El juga sudah memastikan tidak akan ada yang mencoba mendekati Icha." Alex akhirnya menenangkan sang anak.

"Tapi semut itu terus tebar pesona dan membuat Icha tersipu!" Arnold kembali meraung.

"Ada apa ini Ar? Bukankah pernikahanmu dengan Icha hanya demi oma? Tapi kenapa, papa merasa kamu sekarang seperti suami yang takut istrinya di gaet lelaki lain?" Alex tersenyum miring dan mengangkat alisnya, melihat pelototan tajam sang istri.

"Apa perlu perusahaan di sini aku ratakan sekarang?" Nada suara Arnold sarat akan ancaman sekarang.

"Dan apa yang akan kamu berikan untuk anakmu kelak?" Alex membalas tidak kalah tajam.

Hening cukup lama. Alex dan Queen yakin, jka Arnold pasti saat tengah mengumpat di seberang ponsel.

Arnold semakin gelisah sejak Icha memblokir nomornya. Ia hanya mendapat kabar dari para pengawal yang ia tugaskan secara diam - diam.

Arnold berusaha keras menyelesaikan masalah yang dibuat oleh salah satu orang kepercayaan papanya. Dan masalah itu sangat berat. Arnold bahkan harus berhubungan dengan kepolisian di negara itu.

Ia semakin jarang menghubungi Icha. Karena tidak berani menjanjikan kapan pulang. Ia akan terdiam jika Icha bertanya kapan ia pulang.

Karena itu, ia memilih tidak menghubungi Icha. Ia menunggu masalah itu sudah sedikit terselesaikan. Barulah ia berencana menghubungi Icha.

Tapi begitu ia menghubungi Icha, nomornya telah di blokir. Ia menghubungi Vina, namun malah mendapat omelan dari sepupunya itu.

"Aku akan mendirikan banyak perusahaan di Indonesia. Agar aku tidak perlu meninggalkan Icha sendirian di sana." Arnold menjawab dengan angkuh.

"Sudahlah son. Icha baik - baik saja. Ia tidak akan menghianatimu. Icha tahu apa makna sebuah pernikahan." Alex menurunkan nada suaranya. Tidak ingin membuat Arnold semakin gelisah.

"Aku tahu! Dan aku percaya itu! Tapi tetap saja semut itu masih berkeliaran di sekitar Icha." Arnold masih diliputi kekesalan.

"Beritahu papa son. Sejak kapan kamu tertarik dengan Icha? Hingga kamu menjebaknya dengan pernikahan mendadak ini?" Alex ingin tahu jawaban yang jujur dari Arnold.

Alex paling tahu bagaimana sifat Arnold. Anaknya itu bukanlah orang yang bisa di paksa. Ia selalu melakukan apa yang ia inginkan.

Begitu Arnold berkata akan menikahi Icha. Mereka sangat terkejut dengan pengumuman itu.

Alex dan Queen yakin sekali jika Arnold sebenarnya telah tertarik dengan Icha. Ia hanya terlalu pandai menutupi itu selama ini.

Terbukti dari kekesalannya sekarang. Ia langsung gelisah, saat tahu ada lelaki lain yang mendekati Icha. Ia takut Icha tertarik dengan lelaki lain.

"Setahun yang lalu. Saat Rayyan membawanya ke Jakarta untuk bekerja di rumah sakit El, dan menetap di dekat kita." Arnold menjawab dengan helaan nafas yang terdengar.

"Memangnya, selama ini kamu tidak pernah bertemu Icha?" Alex tersentak dengan kemungkinan itu.

"Papa lupa? Jika Icha selama ini sangat jarang ikut berkumpul ke Jakarta? Ia lebih betah di semarang saat masa sekolahnya. Dan ke London untuk kuliah? Ia baru ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya." Arnold mengingatkan.

"Sebelum itu pasti kamu pernah melihatnya son." Alex masih ragu menerima kebenaran itu.

"Ayolah papa! Aku sangat sibuk sejak remaja! Dengan sekolah dan kuliah ke US. Terakhir aku bertemu Icha, ia masih berusia 4 tahun!" Arnold kembali menggerutu.

"Jadi sekarang apa yang harus kami lakukan?" Alex benar - benar mengalah pada anaknya ini.

"Jika bisa papa harus mengawasi perusahaan di sini. Masalahnya sudah selesai. Tapi mereka perlu di awasi. agar tidak terjadi kecurangan lagi." Arnold berkata.

"Papa akan memerintahkan seseorang untuk menggantikanmu di sana." Alex menjawab.

"Kembalilah. Sebelum istrimu di ambil orang." Dengan sedikit kekehan Alex menambahkan.

"Aku akan melenyapkannya. Jika semut itu mencoba mengusikku."

 Suara penuh ancaman itu menutup panggilan yang mereka lakukan.

 Queen menghela nafas melihat Alex yang sejak tadi mengusili anak mereka.

"Benar kecurigaanku kan honey? Arnold tertarik dengan Icha. Ia hanya terlalu pintar menutupi itu semua." Alex menatap Queen dengan bangga.

"Apa bedanya denganmu dulu? Bagaimana kamu dulu yang tertarik denganku hanya dalam satu kali pertemuan." Queen berdiri dan melirik suaminya itu dengan sinis.

"Mungkin generasi Adiguna hanya perlu satu tatapan untuk tahu, jika itu adalah pasangan hidupnya." Alex menjawab dengan senang hati.

"Akht!"

Sebuah cubitan di perutnya di dapatkan Alex dari sang istri sebagai respon. Sedangkan si pelaku sudah meninggalkannya sendirian di ruangan itu.

Ah!

Ia sangat mencintai istrinya itu!

..........................

1
partini
aihh kan bisa pakai tangan nolongin nya masa ga tau
Elis Hasibuan: wow😱😱😱
total 1 replies
Lisa Halik
double up thor..huhuh
Lisa Halik
bersabarlah icha menghadapi simap arnold😄😄
Lisa Halik
ada typo thor.....dokter rangga arnold itu suaminya dokter risya
Elis Hasibuan: 🫢🫢🫢🫢🫢
total 1 replies
Bunga
hadir
Lisa Halik
makasih thor
Elis Hasibuan: sip👌👌
total 1 replies
ren_iren
ya udah gas pol gk usah tengok kanan kiri sen kanan kiri majuuu terussss 😂😂😂
Elis Hasibuan: maju terus pantang mundur....
total 1 replies
Lisa Halik
mmmmmm..kelamaan thor..huhuhuh
Elis Hasibuan: sabar ya readers....
total 1 replies
ren_iren
jgan berani2nya 1 langkah pun maju buat mengejar dr. icha ya mas rangga...
apa yg kamu lakukan ituu .... jahat buat babang Ar...
Elis Hasibuan: Takutnya nanti di tendang babang Ar...🤭🤭
total 1 replies
Marsyia Kermatio
up thor🙏
Sejauh ini ceritanya menarik
Elis Hasibuan: sore ya readers.....
total 1 replies
Lisa Halik
tiada komen
Lisa Halik
mmmm..no komen thor
Elis Hasibuan: okelah okelah😄
total 1 replies
Lisa Halik
double up thor....
Lisa Halik
lagi
Elis Hasibuan: meluncur nanti sore....
total 1 replies
Lisa Halik
typo thor🤭
Lisa Halik
makasih updatenya
Elis Hasibuan: sip👌👌👌
total 1 replies
Lisa Halik
double up thor.....
Lisa Halik: 🤭okay thor pelan2 saja setia menanti
total 2 replies
Lisa Halik
makasih thor.....
Elis Hasibuan: oke👌👌👌
total 1 replies
Lisa Halik
mmmmm no komen thor
Lisa Halik
typo thor....sering2 thor
Elis Hasibuan: 🫢🫢🫢🫢🫢🫢🫢🫢
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!