NovelToon NovelToon
Balas Dendam Istri Yang Dikhianati

Balas Dendam Istri Yang Dikhianati

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam pengganti
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fazilla Shanum

Aira memergoki suaminya selingkuh dengan alasan yang membuat Aira sesak.
Irwan, suaminya selingkuh hanya karena bosan dan tidak mau mempunyai istri gendut sepertinya.

akankah Aira bertahan bersama Irwan atau bangkit dan membalas semuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fazilla Shanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jejak yang Diburu dalam Diam

"Apapun alasannya Mama tau kamu juga peduli," ucap Bu Asha.

"Aku matiin dulu ya Ma teleponnya, assalamualaikum," jawab Damian cepat.

"Walaikumsalam."

Setelah mematikan teleponnya, Damian melirik Papanya yang juga sedang menatap dirinya dengan tatapan tajam.

"Papa itu harusnya terimakasih karena aku udah berbaik hati ingin membantu pekerjaan Papa, kalau nggak mau ya udah aku balik aja ke kantor. Biarin aja pekerjaan Papa besok menggunung," ucap Damian.

"Udah terlanjur ibu negara tau," jawab Pak Agam dengan kesal.

Pak Agam segera merapikan tas kerjanya dan segera pergi dari ruangannya meninggalkan Damian yang sedang tersenyum puas melihat Papanya pasrah.

Damian menggantikan Papanya dan duduk di kursi kebesaran Papanya. Ia melihat pekerjaan yang sudah menumpuk di meja Papanya.

"Pasti udah dari pagi Papa nggak fokus kerja, makannya kerjaan jadi banyak begini," ucap Damian.

Damian kasihan sih sebenernya sama Papanya. Tapi jika tidak dengan cari ini, pasti Papanya itu tidak akan pernah bisa sadar dan akan terus-menerus bermain wanita.

Damian segera mengerjakan pekerjaan Papanya itu sampai tidak terasa waktu sudah menunjukkan jam pulang kerja.

Damian segera berdiri dari duduknya untuk pulang, karena kakaknya sudah berjanji akan pulang hari ini. Ia juga sudah menyelesaikan pekerjaan kantornya sendiri.

Begitu pintu terbuka, Damian melihat Aira yang sudah membereskan meja kerjanya dan bersiap untuk pulang juga.

"Aira, hari ini kamu naik apa ke kantor?" tanya Damian.

Mendengar suara Damian, Aira pun menoleh mendengar pertanyaan bosnya yang tidak biasa.

"Kenapa emangnya, Pak?" tanya Aira balik.

Aira harus waspada karena buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Ia berjaga-jaga saja takut Damian seperti Papanya.

"Ya nggak apa-apa cuma nanya aja. Kali aja rumahnya searah, bisa saya tumpangi mobil," jawab Damian.

"Oh nggak perlu Pak, terimakasih. Kebetulan saya tadi bawa motor sendiri," ucap Aira langsung menolak.

"Ya udah kalau gitu, saya pulang dulu. Terimakasih untuk kerja samanya," ucap Damian.

Aira hanya menganggukkan kepalanya saja. Dan Damian langsung pergi meninggalkan meja Aira.

Setelah Damian tidak terlihat, Aira segera masuk ke dalam lift agar bisa membawanya ke lantai bawah. Baru saja keluar dari lift, ponsel Aira sudah berdering.

"Paman? Ada apa Paman menelponmu ya? Apa ini ada hubungannya dengan Syifa ya? Jangan-jangan Syifa sakit lagi," pikir Aira. Ia pun langsung mengangkat panggilan dari Pak Dani.

"Halo, assalamualaikum paman, ada apa? Apa Syifa baik-baik aja?" tanya Aira.

"Walaikumsalam, Syifa baik-baik aja Aira. Kalau bisa, kamu pake masker kalau mau pulang. Irwan menyuruh orang untuk mencarimu dan anak buah Paman tadi melaporkan kalau anak buah Irwan ada di sekitar perumahan Darma Group," ucap Pak Dani.

"Apa? Kenapa Mas Irwan tiba-tiba mencariku, Paman? Aku harus gimana sekarang?" tanya Aira dengan panik.

Aira tidak ingin sampai Irwan menangkapnya dan sudah pasti akan berbuat jahat padanya karena ia langsung pergi dari rumah membuat semua surat penting.

"Ceritanya panjang, Paman nggak bisa ceritakan lewat telpon. Lusa kan weekend, kamu datang kerumah ya? Ada hal penting yang perlu Paman obrolkan dengan kamu. Yang penting sekarang kamu harus tetap tenang, dan pura-pura nggak terjadi apapun. Kamu harus pake masker agar mereka nggak bisa mengenali kamu," ucap Pak Dani panjang lebar.

"Baiklah, Paman. Terimakasih banyak karena Paman udah melindungiku," jawab Aira dengan tulus.

"Sama-sama, Nak. Kamu adalah anak yang baik," sahut Pak Dani.

Aira pun langsung mengakhiri panggilannya. Ia segera berjalan menuju parkiran untuk mengambil motornya terlebih dahulu.

"Untung aja aku udah ganti penampilan jadi berhijab, jadi aku tinggal pake masker dan tetap tenang. Anggap aja aku nggak tau apapun," ucap Aira pada dirinya sendiri.

Ia harus tetap tenang agar tidak gegabah hingga nanti menimbulkan kecurigaan dan malah membuat anak buah Irwan bisa menemukannya.

Aira mengendarai motornya dengan sangat pelan, hingga akhirnya ia sampai juga di tempat gym dengan selamat.

"Hah, syukurlah semuanya aman," ucap Aira.

Aira segera masuk ke dalam tempat gym, dan segera berganti baju dengan cepat karena Miss Zilla pasti sudah menunggunya.

*****

"Kamu naik taksi ya pulangnya. Aku mau keliling dulu buat nyari Aira!" ucap Irwan tepat di depan meja Lisa.

Lisa segera mendongakkan kepalanya. "Emang nggak bisa kalau kamu anterin aku pulang dulu, Mas? Nunggu taksi di jam pulang begini pasti lama. Harusnya kamu tadi ngasih tau dulu kalau ingin menyuruhku naik taksi Mas," jawab Lisa.

"Hanya nunggu bentar nggak masalah besar kan Lisa? Lagipula banyak kok karyawan lain yang nunggu taksi di luar," ucap Irwan.

"Ya udah pergi aja sana," jawab Lisa dengan ketus.

Jika tidak sedang hamil, mungkin Lisa juga tidak akan selesai sekarang. Moodnya sangat berantakan semenjak hamil.

Sedangkan Irwan benar-benar pergi meninggalkan Lisa, ia sudah lelah selalu cekcok banyak hal dengan Lisa.

Lisa segera memesan taksi online, hari ini ia akan pulang saja ke apartemennya. Karena Irwan sudah benar-benar membuatnya darah tinggi dan marah sejak tadi pagi.

"Punya suami menyebalkan seperti Irwan hanya bisa makan hati aja," gerutu Lisa.

Lisa segera membereskan meja kerjanya dan segera pergi ke arah lift untuk turun, karena sebentar lagi taksi onlinenya sampai di lobby Kantor.

*****

Irwan terus berkeliling di seluruh kota. Namun, ia tidak menemukan satupun wanita yang mirip dengan Aira. Rambut yang berwarna hitam kecoklatan dan badan yang besar.

"Harus kemana lagi mencari Aira? Ini bahkan sudah lima hari dari waktu yang sudah di tentukan. Akan kerja apa aku nanti setelah keluar dari Alexander Group?" tanyanya pada diri sendiri.

Karena sudah larut, Irwan pun memutuskan untuk segera pulang saja. Ia benar-benar merasa lelah hari ini.

Setelah satu jam mengendarai mobil, Irwan akhirnya sampai dirumahnya. Satpam langsung membukakan pintu gerbang untuk Irwan dengan lebar.

"Selamat malam Pak Irwan," sapa Satpam dengan ramah.

"Selamat malam juga, Pak. Apa art dari yayasan sudah datang?" tanya Irwan.

"Sudah tadi sore, Pak. Dan maaf jika saya lancang langsung mempersilahkan masuk dan menunjukkan kamarnya Pak," sahut Pak Satpam.

"Ya udah nggak masalah. Tapi Lisa tadi sore pulang lebih dulu. Pasti dia sudah mengatur art baru itu," ucap Irwan.

"Maaf Pak, sejak sore tidak ada yang datang lagi. Dan saya juga tidak tahu Lisa yang Bapak maksud itu siapa," sahut Pak Satpam pura-pura tidak tahu.

Mendengar ucapan Satpam itu membuat Irwan mengernyitkan dahinya. Ia segera melajukan mobilnya hingga akhirnya sampai di depan teras rumahnya.

Irwan lupa jika dirinya memang tidak mengenalkan Lisa pada Satpam. Dan ia juga tidak bisa mengatakan kalau Lisa adalah istri keduanya.

Irwan segera masuk ke dalam rumahnya.

"Selamat malam, Tuan!" sapa Bi Rumi.

"Selamat malam. Apa Bibi pembantu baru disini?" tanya Irwan.

1
Sunaryati
Aira agak sombong, ya. Isi Bicaranya gitu, ada yang tak sopan
Sunaryati
Semoga Aira berjodoh dengan Bos Dion, dan bahagia .
Sunaryati
🤣🤣🤣🤣✋✋✋ puas emak jika mereka dapat karma
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
rumah lama nya ga di bersihin dulu kah, biar hilang tuh aura negatif yang awur2an nya🤭
merry
nmy ud truma dan terluka y bgtu lh pak dion di kira rumh tangga di hancur in sm pelakor dan penghianat gk truma apa gk luka gt 🤭🤭🤭
Sunaryati
Nah kan apa kata emak, Nak Dion mulai tertarik ma Aira, waah berarti misi Damian dapat bonus.
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
harus nya kamu balikin wan.. oke klo emang terpaksa mah, mending cerai aja.. soal anak bisa tgg jawab tanpa harus jadi suami istri🤭
mo ngomong apa itu c lisa
Sunaryati
Selamat memanjakan dirimu sendiri, Aira. Semoga hasilnya mempesona.
Sunaryati
Selamat sudah sembuh Aira, semoga dietmu usai dan berhasil, proses cerai lancar
Sunaryati
Bos Dion makin tertarik sama Aira, bakal berhasil misi Damian
Sunaryati
Jodoh kedua Aira Ote🤣🤣🤣
Sunaryati
Sepertinya Bos Dion mulai tertarik dengan Aira. Wah Aira sudah berhasil menurunkan berat badannya. Bahkan pekerjaan yang diberikan Bos Dion bisa membuat Aira langsing.
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
bini kardus modelan gitu aja masih di pertahanin.. ceraaiii kaannnn🤭
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
dion ngomel mulu.. bae2 ntar jatuh cintroonnggg🤭
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
ngejaraahh buuu🤭
🍌 ᷢ ͩ 👏Mojito🏚️²²¹º
mata muuu.. enak aja mau ngerayuuu.. terus skrg udah gembel aja masih ngarep di kasih aset.. gatau maluuuuuu
Sunaryati
Kok bawa guci antik, mencuri iitu bisa dipenjarakan
Sunaryati
Rasain punya apa- apa banyak tingkah, hidup jadi parasit saja sok poligami 🤣🤣🤣🤭✋✋ diakali lisa lagi🙏
Sunaryati
Kembali seperti semula tidak punya apa- ap
Sunaryati
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!