NovelToon NovelToon
Bukan Duda Biasa

Bukan Duda Biasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: ARyanna

Di usia kepala tiga dan tak kunjung naik pelaminan membuat Manda merasa resah. Dihantui perasaan takut justru dirinya mulai beranggapan telah terkena sebuah kutukan.

Lantas kesalahan besar apa yang telah Manda perbuat di masa lalu hingga dia punya pikiran seperti itu?

Maka ikuti saja kisahnya...

SQUEL DARI NOVEL SENANDUNG IMPIAN

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARyanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Tujuh

Manda membeliakkan mata mendapati ponsel Akram yang tek sengaja tergenang akibat tumpahan air kopi.

"Sorot, sory. Maaf aku beneran gak sengaja," ucap Manda panik mengambil cepat ponsel itu.

Mencoba mengeringkan dengan mengelap pada ujung piayamanya, dan itu spontan terjadi. "Aku beneran gak sengaja, tadi tuh cangkirnya panas banget kena di tangan," ceracau Manda lalu mencoba menghidupkan ponsel.

"Nyala!" ucap Manda antusias dan sayangnya nyala ponsel itu hanya sesaat, karena setelahnya ponsel itu justru meredup. Tombol yang biasa untuk menghidupkan ditekan bagaimana pun masih saja tak mau hidup.

"Kok gini sih, ponsel canggih lho ini. Masak gak mau hidup!" keluh Manda kembali panik.

"Siniin ponselnya," ucap Akram meminta.

Manda mengangkat wajahnya menunjukkan rasa bersalah dan beralih menatap ponsel itu lama. "Harusnya masih ada garansi kan, Ini keluaran terbaru? Kapan kamu membelinya?"

"Kalau beneran rusak, besok coba aku bawa ke counter."

Manda tak bisa menilai apakah Akram marah padanya atau tidak, karena saat ini wajah pria itu datar dan terdengar helaan napas yang amat berat ketika dirinya telah menyerahkan ponsel itu ke tangan sang pemilik.

"Sepertinya memang gak bisa dinyalakan."

Manda meringis, menatapi ponsel di genggaman tangan Akram. Merasa bersalah akan kecerobohannya, sifat ketidak hati-hatiannya.

Kalau disuruh ganti? tiba-tiba kalimat itu kini terbersit dari benaknya.

"Kalau memang beneran gak nyala dan gak bisa dipakai, rasanya gak mungkin banget aku ganti seluruh biayanya. Itu tadi gak sengaja, juga kamu letakin sembarangan. Udah tahu gelas itu berisi air, ya jelas aja membuka kesempatan kejadian yang kayak begini," tutur Manda yang mencari alibi lain.

"Sudah malam sepertinya kamu harus masuk kamar, biar urusan ini diselesaikan besok," ucap Akram bangkit dari duduknya. Mengambil lap untuk mengeringkan meja akibat tumpahan kopi, lalu menuju wastafel meletakkan cangkir kotor ke sana dan kemudian berlalu masuk ke ruang kerjanya.

Dengan masih berada di tempat Manda mengumpati dirinya sendiri. "Kok jadi sial begini sih. Malah ada kejadian begini, udah jelas tadi rusak dan udah pasti juga aku ganti," gumamnya meratapi.

Berjalan gontai Manda menuju kamar, menyusul Nagita. Karena memang selama Santi pergi, dia yang mengambil peran untuk mengurusi segala keperluan untuk anak itu.

Merebahkan separuh tubuhnya pada sandaran ranjang dengan gerak lesu, Manda seolah kehilangan tujuan awal menemui Akram tadi. Niatnya adalah ingin berhenti bekerja dan atas kejadian yang baru saja terjadi, tentu itu jelas menghambatnya karena dia harus ganti rugi, pikirnya.

Mendengus, Manda mengalihkan tatapannya pada bocah di sampingnya yang telah terlelap. Tangan Manda kini refleks mengusap, menyingkirkan helaian rambut di sisi wajah yang nampak begitu sangat tenang.

Namun beda halnya saat anak itu dalam tersadar, sudah pasti tangannya ditepis ditambah penolakan yang frontal.

"Kalau kamu diem gini tuh kelihatan manisnya. Tapi kalau udah melek, pengen banget Tante pites kamu," ucap Manda yang entah mengapa tiba-tiba ingin mengecup pipi bocah kecil itu.

Perlahan dengan posisi tubuh yang membungkuk usai mencium Nagita, tubuh Manda merangsek memberi pelukan, lalu berbisik sangat lirih tepat di telinga anak itu. "Jangan nakal lagi ya, kalau Nagita gak nakal— Tante janji akan lebih sayang, mulai sekarang. Biar Tante juga betah tinggal disini buat bayar ganti rugi ponsel Papamu yang rusak."

To be Continue

1
🦋🦋 Lore Cia 🦋🦋
nasehati orang lain emang gampang, tapi belum tentu bisa menasehati diri sendiri 😂😌😒😒
Triee Wulandari
kasihan Manda sdh d bohongi sama Haris😔,,untungnya msih belum sempat di ena-ena sama Haris.
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel berjudul Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih /Joyful/
total 1 replies
dewi_nie
😂🤣🤣🤣ini pasangan udah tua tp masih poloz
dewi_nie
abis dari senandung impian lanjut kesini Krn babang Akram😍
dewi_nie
siapa pun aku jatuh cintrong pd babang aakram,💙💙💙
Santi
sdh tmtkh
Rengganis
Clbk eehhhh😄
ary rachmawati
😍😍😍😍😍👍👍👍👍👍
susi 2020
🤩🥰
susi 2020
🙄🙄😲
susi 2020
🤔🤔🤭
susi 2020
😘😘😍
susi 2020
🙄🙄🙄
susi 2020
🤭🤭😲
susi 2020
😘😘🤔
susi 2020
🥰🥰😍
susi 2020
🤭🤭🤭
susi 2020
🤔🤔🤔
susi 2020
😍😍
susi 2020
🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!