NovelToon NovelToon
Keyafa

Keyafa

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romantis
Popularitas:38.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: khairina_annisa

Ini kisah tentang 4 orang sahabat. Keyafaza, gadis yang selalu menduga bahwa persahabatan yang ia jalin itu bukan benar - benar sahabat. Karna candaan yang teman nya keluarkan hanya saat berada di sekolah saja. Bahkan mereka tidak tau rumah keya hingga kelulusan datang.

Beradu dalam kecerdasan adalah cara mereka berteman. Setiap TES di sekolah akan berlangsung, mereka pula langsung menjadi musuh dalam hitungan detik. dan bukan lagi teman baik.

Kenapa keya menemukan 3 orang seperti mereka. Bahkan keluh kesal yang keya punya jarang mereka ketahui. 1 alasan yang selalu membuat keya minder untuk bercerita adalah kecerdasan yang di miliki mereka.

Pertemanan seperti apa?
Mungkin kah setelah lulus kita juga akan asing?


________________
IG : khairina_naa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khairina_annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 27

"KEYA!!!" teriak mereka saat aku sudah kabur menjauh dari wc yang kita kunjungi bersama

Saat kaki sudah berjalan dan sampai di depan kelas, aku melihat 2 orang sedang duduk di lantai depan kelas ku. Wajah nya belum aku lihat saat posisi ku belum begitu dekat, tapi soal badan nya aku paham dia siapa. Ya! Wily rupa nya.

Ku dekati ke 2 orang itu, tanpa sapaan yang keluar dari mulut ku. Sekarang sudah aku ketahui siapa orang yang berada di samping wily, siapa lagi. Cewe yang seneng dateng ke kelas cowo nya.

Saat hendak ku sapa, teriakan keras dan langah kaki orang yang tengah berlari mulai terdengar sangat ambruk di telinga mu. Teman - teman yang tadi aku tinggal di kaca wc kini sudah menuju ke arah ku.

Membuat wily dan antik menengok dengan bersamaan ke arah kita di samping nha.  Ku tepukan tangan ku di jidat ku sendiri. Sangat kagum melihat teman - teman aku sendiri, yang kelas nya sudah 12 SMA tapi tingkah nya masih kaya anak TK 0 kecil.

"Jangan berisik" cetus ku pelan pada manusia - manusia di belakang ku itu

Tidak menjawab aku yang sudah memasang muka geram kepada mereka. Semua nya hannya meringis dan lebih fokus mengarah ke wily dan antik yang sedang memandangi mereka.

"Wil" panggil fit lalu melangkah kan kaki nya mendekati tubuh wily

"Apa" saut wily sangat datar

"Loh beneran?" lanjut fit

"Apa?" tannya wily lebih fokus dan mengubah posisi duduk nya mengarah ke tubuh fit yang masih berdiri di samping atas nya

"Loh jadian sama anak ini?" lanjut fit sinis

Tak menjawab pertannyaan yang di ajukan oleh fit, wily hannya menyengir lebar di posisi duduk nya. Lalu segera berdiri menghadap fit yang sedari tadi berdiri. Di ikuti oleh antik di sebelah wily

"Iya" jawab wily setelah menghadap wajah fit dengan lekat

"Kenapa?" tannya fit masih terheran - heran

"Gua suka dia"

"Oh" lajut fit datar, lalu segera masuk ke dalam kelas. Di ikuti aku, caca, dan fada di belakang nya

Wily dan antik masih pada posis nya, berdiri dan melihati kami yang berjalan ke dalam memasuki kelas.

***

"Emang mereka kenapa?" tannya antik pada wily yang masih di depan kelas

"Gak tau" lanjut wily tak ingin menambah masalah

"Tapi, kamu sayang aku kan?" tannya antik memandang wily

"Pasti" jawab wily meyakin kan antik yang berada di depan nya

"Jangan ninggalin aku gara - gara mereka!" cetus antik lekat

"Gak bakal" lanjut wily

"Awas kalo bakal" tindas antik

"Gak" kata wily meyakin kan antik

"Aku suka kamu" bisik antik

"Aku juga suka kamu. Perempuan yang ngejar - ngejar aku tanpa alasan" lanjut wily berbisik

"Aku ke kelas dulu yah?" ijin antik ingin meninggal kan wily

"Iya. Mau di anterin?" wily balik tannya

"Emmm.. Gak usah" lanjut antik

"Yakin?"

"Boleh deh" kata antik menerima tawaran wily

"Tapi gua kebelet nih" lanjut wily memegangi burung nya

"Ih! Ya gak usah di pegangin gitu juga kali wil!" cetus antik sambil menatap sinis wily

"Pulang sendiri bisa kan?" tannya wily ke antik, tangannya belum di lepas dari  pegangan ke burung nya

"Iya bisa" jawab antik ketus

"Yaudah gua ke toilet dulu" lanjut wily lalu berlari meninggal kan antik

Karna wily sudah menghilang dari hadapan nya, antik segera berjalan untuk meninggal kan kelas wily dan kembali ke kelas nya. Berjalan sendirian melewati beberapa kelas untuk kemudian sampai di 12 IPS 2 itu.

Saat badan nya sudah berada di depan pintu kelas nya. Kini jalan antik terhalang oleh 2 orang teman nya yang duluan berdiri di pintu kelas itu. Menghalangi jalan akses untuk keluar masuk kelas.

"Apa?" tannya antik tajam sambil menyilang kan ke 2 tangan nya di depan dada

Mata nya tersudut tajam pada ama dan fike yang sudah berani menghalangi jalan antik. Antik memang anak baru tapi ia adalah preman kelas. Setelah ama dan fike memutuskan untu tidak membantu antik lagi untuk mengejar wily.

Antik langsung marah dan memusui ke 2 teman nya itu, dan hal itu sangat merugi kan antik, karna dengan tidak berteman dengan ana dan fike antik sendiri melakukan semua aktifitas di sekolah nya sendirian.

"Anak baru! Hobi nya keluyuran di jam pelajaran!" ketus ama tajam, mata nya tak menyorot antik yang berada di depan nya

"Masalah?" sudut mata tajam nya menyolot ke 2 teman yang di anggap nya musuh itu

"Iya!" lanjut ama tajam

Di ikuti pelototan mata yang foke berikan di samping ama. Mata fike sangat bulat, kalo dia melotot jadi seperti penari bali yang sedang menari.

"Apa masalah loh!" ketus antik lalu alis nya menyambung dengan cepat, tatapan mata nya terlihat sangat tajam sekarang

"Loh kan anak baru disini! Jadi gak usah semena - mena deh!" lanjut fike yang sedari tadi menyilangkan tangan nya di dada

"Idih!" kata antik menarik satu pipi nya, seperti orang yang sedang jiji

"Dasar anji*g!" sambung ama

"Apa? Loh berdua gak bisa ngatur - ngatur gua semena - mena! Loh berdua bukan siapa - siapa gua di sini jadi gak usah deh ngatur - ngatur gua!"

"Loh anak baru! Berani loh sama gua? Nantangin gua loh?" lanjut ama dengan mimik wajah yang sudah sangat geram

Ama memang terkenal sebagai cewe setengah cowo. Ama sangat berani pada siapa pun yang terlihat tidak suka pada nya.

"HEH! GUA EMANG ANAK BARU DI SINI! TAPI LOH GAK BISA SEMENA - MENA KE GUA!" kata antik keras, suara nya terdengar hingga dalam kelas meski badan nya masih berada di luar kelas

"Berani loh rupanya sama gua!" ketus ama drngan sinis

"Loh bayarin sekolah gua? Gak! Ngapain gua takut sama loh!" kata antik lirih, namun wajah nya perlahan mendekat ke wajah ama

"Inget yah! Jangan sok jagoan di sekolah! Loh bukan anak yang punya sekolah ini! Dan loh bukan siswi yang di kenal karna prestasi! Loh cuma terkenal karna kebranian loh di sini!" ketus antik lebih lirih

Ucapannya sengaja melirih, karna antik tak mau seluaruh orang dan teman - teman nya mendengar bicara nya dengan ama di depan pintu itu.

"UDAH HAMPIR 3 TAHUN GUA SEKOLAH DI SINI! BARU NGERASAIN ADA ORANG YANG SOK KE GUA!" kata ama tanpa memandag antik

Fike hanya diam melihat kegaduhan itu, mendengar kan kata - kata yang di keluarkan oleh ama dan antik. Fike tidak ikut berbicara karna antik belum menyinggung nya. Dan fike juga sedang bingung haru masuk di cela mana saat pembicaraan itu harus ia sauti.

"Loh bukan manusia yang perlu di takuti!" ketus antik di depan muka ama

"KURANG AJAR!!!" seru ama dengan wajah yang berubah memerah

"Dan loh..." lirih antik memandang fike

Fike yang sedari tadi terdiam, sekarang merubah mimik wajah nya setengah serius. Alid nya mulai menyatu dan kelopak mata nya mengerut di batasi tulang hidung.

"Loh itu anak cerdas, jangan mau di bodohi sama orang ini" lanjut antik tajam, tanggan nya berpindah menunjuk ama yang mata nya masih tersohor tajam pada nya.

"Apa urusan loh?" ketus fike sambil menepih tangan antik yang menunjuk ama di samping nya itu

"Gua gak ada urusan sama loh!" kata antik seru, lalu tangan nya mencari cela tengah, menepih badan ama dan antik.

Langkah nya kini berjalan masuk ke dalam kelas baru nya itu yang ia baru huni sejak masuk kelas 12 kemarin. Ama dan fike sedikit terdorong ke luar kelas oleh tangan antik.

"Gua gak suka sama orang yang sok penguasa tapi otak nya pendek!" kata antik di balik tubuh ama dan fike

"BERANI - BRANI NYA LOH NGOMONG GITU KE GUA!" lanjut fike mencerna omongan antik

"Apa?" ketus antik langsung, tubuh nya kini mengarah ke fike yang semula berada di belakang nya

"Nantangin otak gua?" tannya fike sambil tersenyum sinis pada antik, tangan nya melipat di depan dada nya

"Boleh kalo brani!" kata antik lirih

"Okh! Besok ada ulangan ekonomi. Kita buktikan siapa yang lebih unggul besok" lanjut fike mengingat ulangan besok

"Okh, siapa takut!" kata antik lantang

"Yang kalah harus bersihin toilet cewe" lanjut fike sambil menatap atap - atap ruang kelas

"Okh!" jawab antik, lalu tubuh nya menuju tempat duduk milik nya. Menempelkan pantat dengan kursi yang sudah ia duduki beberapa minggu terakhir

Ama hannya diam menatap antik yang mulai melangkah kan kaki ke kursi nya. Ia terlihat bodo amat dengan tantangan fike pada anak baru itu.

***

Di dalam kelas, fit terlihat sangat sebal pada kejadian di luar tadi. Kini tubuh nya sudah dalam posisi duduk di bangku samping ku. Tak ada satu kata pun keluar dari mulut nya saat ini.

Fada dan caca lebih fokus mengarah ke mata ku, sepertinya mereka kini masih ingin tau tentang hafis yang belum mereka tau selama ini. Aku berpura - pura tak tau dengan pandangan fada dan caca di depan ku.

Segera ku buka pembicaraan untuk mengalih kan pandangan caca dan fada, karna ku ingin mereka lupa akan siapa yang sedang dekat pada ku. Sebelum aku memeluai berbicara, suara ku tertinggal oleh salah seorang di sekitar ku.

"Ihh si wily ko mau - mau nya sih sama antik!" kata fit sambil menyilangkan tangan nya di depan dada, kini mata nya tersorot pada pintu kelas yang terdapat wily di balik nya

"Iya kan mungkin dia suka" kata caca cepat, kini mata nya tertuju pada fit di arah serong nya

"Nyebelin!" ketus fit sinis

"Udah lah urusan mereka" kata fada menyambung

"Wily kan temen kita" lanjut fit mengarah tajam ke fada

"Terus kita mau apa?" tannya aku pada fit

"Kita bikin wily tau sifat asli si antik itu!" jelas fit, kini wajah nya terlihat serius

"Cara nya?" tannya caca denga wajah yang kosong pandangan itu

"Iya gimana cara nya?" rupa nya fit juga kebingungan

"Gimana cara nya? Wily sendiri bukan nya sudah tau kelakuan antik pas di kantin itu?" kata ku pelan

"Iya juga ya" lanjut caca sambil melihat atap - atap ruang kelas

"Yaudah lah, urusan mereka! Kita gak usah ngurusin" ketus fada tak ingin mengambil pusing

"Iya tapi gua gemes sama wily!"  lanjut fit dengan tangan yang menggenggam

"Loh gemes?" tannya caca

"Iya"

Belum sempat menjawab fit, caca terlihat berlari keluar dari kelas. Entah apa maksud nya kini mata aku, fit, dan fada tertuju pada caca yang badan nya menghilang dari balik pintu kelas itu.

Pandangan aku, fit, dan fada kini masih pada pintu kelas itu. Beberapa detik kemudian caca terlihat masuk, tangannya menarik seseorang dari balik pintu.

"Ngapain?" tannya fada belum paham maksud caca

"Fit" panggil caca

"Apa?" tannya caca balik sinis

"Nih" lanjut caca, tangannya mendorong seseorang yang tadi ia bawa dari luar

"Apa?" ulang fit tak tau

"Cubit dia" sambung caca

"Biyar apa?" tannya fit

Aku dan fada hanya melongo di depan ke 3 orang itu, mempergatikan baik - baik kejadian yang di lakukan oleh mereka.

"Kata nya loh gemes sama wily! Nih gua bawain wily dengan setulus hati, untuk mu fit seorang teman baik ku. Monggo di ures - ures sepuas tenaga mu" kata caca lumayan panjang

"Injek pake kaki juga boleh" lanjut caca

Wily yang hanya diam terlihat kebingungan. Mata nya tersorot tajam pada caca yang kini sedang menjelaskan pada fit. Caca  yang sudah menarik paksa tangan nya di luar kelas tadi. Saat tangan itu masih memegangi burung nya yang ingin mengeluarkan urine itu.

"Ih caca! Dasar b*go!" ketus fit

"Caca cerdas" sambung fada sambil mengacungkan ke 2 jempol tangan nya

"Apaan sih!" ketus wily melepas pegangan tangan caca yang sedari tadi memegang nya

"Loh ko jadi ketus sama kita?" aku mengomentari sikap wily

"Loh berubah wil!" lanjut fit lalu menunduk

Fada terlihat ikut menunduk dengan tangan yang di letakan di depan kelaminnya. Mata nya tersorok ke arah sepatu wily yang kumel itu

"Ko loh gitu sama kita?" tannya fada dengan lirih

"Apaan sih kalian!" tegas wily, alis nya kini sudah menempel. Menandakan kekesalan dalam tubuh nya

Wily yang masih berhadapan dengan fit dan di kelilingi aku, caca, dan fada itu terlihat kesal. Dengan gerakan cepat, ke 2 femur nya saling menempel dalam hitungan detik

Di ikuti gerakan tangan yang menuju arah kelamin dengan cepat, badan nya sedikit terlihat menunduk dan urat - urat nya mulai terbentuk

"Loh marah sama kita karna kita gak suka sama cewe loh?" tannya fit masih dalam posisi menunduk

"Loh pacaran sama dia kenapa harus berubah sih sama kita?" tannya fada

"Diem! Cukup!" tegas wily seru

"Loh jahat wil!" ketus fit dalam tundukan nya.

Mata mereka tak mengarah pada ekspreksi wajah wily saat ini. Entah karna mereka benar - benar sedih atau sedang pura - pura sedih.

"GUA GAK BERUBAH SAMA KALIAN GARA - GARA CEWE GUA! GUA CUMA PENGIN KEMCING! TAU GAK KALIAN" teriak wily sambil berlari meninggal kan aku, fada, caca dan fit keluar dari pintu kelas

Wajah kita kini mengikuti tubuh wily yang mulai menghilang dari balik pintu kelas yang terbuka itu, dengan tatapan sinis aku, fit, dan fada tertuju tajam ke arah caca setelah tubuh wily menghilang

"LOH JAHAT CA!" ketus aku dan ke 2 teman ku bersamaan

Brukkk

"Aduh" lanjut caca

Tubuh nya kini terjepit bangku kelas itu, setelah fada dengan refleks nya mendorong tubuh caca setelah melihat caca dengan tajam.

__________________________________

Terus dukung author untuk menulis❤❤

Dukungan kalian yang membuat author terus semangat menulus tau gak? :)

Dukung author dengan cara like, vote, share juga downlod yah. Komen juga👇

Langsung aja yah😁

Mau coklat gak?🍫

1
R_armylove ❤❤❤❤
mampir lagi ka
Sevaleen☃️
semangat thorrrrrrr....
❤️⃟WᵃfJonathan
20👍telah mendarat tepat dikarya kamu. salken dari author "love stifled by destiny" semangat ngetiknya thor, sukses seoalu untukmu😊
🐌KANG MAGERAN🐌
lanjut like
Aerik_chan
Suka banget....jadi termotivasi.....


Mampir "I Have 2 Husband's"
Karin: Makasih kaka udah mampir😊❤
total 1 replies
🐌KANG MAGERAN🐌
mampir....
Karin: makasih udah mampir ka😊
total 1 replies
Neti Jalia
bawa boom like lagi untukmu🤗🙏
Karin: makasih udah mampir kaka😊
total 1 replies
Fiona Carolin Thomas
Hai kak 👋 The Ghost Hunter mampir

membawa 20 like 👍👍
Fiona Carolin Thomas: sama² 🤗😊
total 2 replies
Nyai iia
semangat terus..
like like

jangan lupa saling mndukung😊
Karin: makasih udah mampir ka😊
total 1 replies
Pink Panther
bomlike tiap bab+rate 5 done👍
kutunggu kelanjutan bomlike kk di novelku Who is He, ya😁💕
Karin: makasih udah mampir😊
sudah lengkap kaka❤
total 1 replies
IG : Chocollacious
aku mampir kak
Karin: makasih udah mampir
total 1 replies
R_armylove ❤❤❤❤
jejak.sini..nyicil baca
Karin: makasih udah mampir😊
total 1 replies
R_armylove ❤❤❤❤
cus mampir bawa 3 like
👑Meylani Putri Putti
like lagi
👑Meylani Putri Putti
aku datang ya karin like dan favorite
Karin: Makasih ka udah mampir😊
total 1 replies
Neti Jalia
20 like untukmu🤗🙏
Karin: makasih udah mampir ka😊
total 1 replies
*-*-Sincerely💕 of APRIL
aku mampir tapi nyicil yaw...

ini aja aku sempatin

masih kerja 😂😂😂
Karin: makasih udah mampir😊
total 1 replies
Ria Diana Santi
Like yang tertinggal! 😁😁🙏🏻 baru mampir!
Ria Diana Santi: Oke, sama2...🥰🥰
total 2 replies
Andropist
lanjut
Karin: Makasih udah mampir😊
total 1 replies
Ria Diana Santi
Aku mampir Thor!
Semangat up-nya Thor!
Ria Diana Santi: Sama²... 🤗❤️
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!