NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:336.7k
Nilai: 5
Nama Author: 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞

Dibuang ibu kandungku, disiksa keluarga tiriku. Tapi itu belum cukup...

Saat Lania beranjak dewasa, ia justru harus menggantikan kakak tirinya untuk menjadi tunangan pria yang tidak dikenalnya.

Penyiksaan itu terus berlanjut sampai Lania benar-benar menikahi pria itu. Karena sebuah kesalahpahaman, suaminya terus menyiksanya karena kebencian yang tidak seharusnya ia terima.

Sabar... sabar... sabar... hanya satu kata itu yang bisa menguatkan Lania dalam menjalani kehidupannya yang sangat keras.

Akankah kehidupan Lania menjadi lebih baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Karma Lisa

Lania membersihkan lukanya sambil terus terisak. Rasa sakit yang ia derita saat ini bukan hanya sakit lahir saja, tapi batinnya pun ikut terluka. Wanita itu merindukan mbok Iyem yang dulu selalu ada di sampingnya saat ia dalam keadaan seperti ini.

"Mbok... dimana mbok sekarang? Lania merindukan mbok, Lania ingin memeluk mbok," gumam Lania disela tangisannya.

Lania menatap luka robek pada telapak kakinya, cukup panjang dan dalam, seharusnya ia menerima beberapa jahitan. Darahnya terus keluar tanpa henti, Lania menyiram luka itu dengan alkohol hingga membuatnya meringis kesakitan. Namun ia hanya bisa menahan rasa sakit itu dengan menggigit bibirnya sendiri.

"Aku mohon berhentilah berdarah, jangan sakiti aku lagi," pinta Lania pada lukanya.

Seolah-olah luka tersebut memiliki nyawa hingga ia bisa mengajaknya berbicara. Ia pun segera membubuhkan obat, lagi-lagi Lania meringis menahan kesakitan.

"Perih... perih sekali Tuhan," ucapnya sambil menangis.

Namun siapa yang mau menolongnya, ia hanya bisa merasakan kesakitan sendirian di dalam kamarnya. Setelah berhasil menghentikan darah yang keluar dari telapak kakinya, ia pun segera membalut lukanya dengan perban. Selesai dengan kakinya, ia langsung mengoleskan obat pada lengannya yang juga terluka akibat kuku ibu tirinya yang menancap di sana.

Lania pun segera naik ke atas ranjangnya, ia menekuk kedua lututnya dan merangkulnya dengan erat. Hanya cara itu yang bisa membantunya, seolah-olah ia sedang memeluk orang lain yang bisa menenangkannya. Wanita itu menundukkan kepalanya lalu kembali menangis dengan keras.

"Kapan semua ini akan berakhir? apa salahku Tuhan?" gumam Lania sambil terus menangis.

Saat Lania terus terhanyut dalam kesedihannya, tiba-tiba saja pintu kamarnya dibuka dengan kasar membuat Lania sontak terkesiap.

"Wah-wah... enak sekali kau," bentak Lisa.

Lania menatap kakak tirinya, "ada apalagi non?"

"Kau masih bertanya? apa kau senang membiarkan mama ku menyiapkan makan malam sendirian? jangan malas kau Lania, kau di sini hanya numpang. Anak haram sepertimu harusnya lebih tahu diri."

"Tapi tadi mama bilang..."

"Panggil ia nyonya," bentak Lisa.

Lania menelan saliva-nya, "iya... tadi nyonya bilang aku tidak boleh keluar kamar lagi."

Lisa mendekati Lania seraya menjambak rambutnya lagi.

"Aw... sakit non, lepaskan," pinta Lania.

"Kau sudah berani menjawabku sekarang. Walaupun kau sudah dididik menjadi Lisa, bukan berarti kau sudah boleh melawanku. Kau tetaplah anak haram yang berhasil menghancurkan keluarga ini. Seharusnya kau ingat hal itu. Sampai kapanpun anak dari seorang pelakor tidak akan pernah bahagia," celetuk Lisa.

"Aku mohon lepaskan non, sakit..."

Lisa melihat luka di lengannya, wanita itu dengan kejamnya justru meremat lengan itu dengan kuat hingga Lania kembali kesakitan.

"Dulu kau sudah membuatku terpaksa melukai lenganku. Sekarang rasakan ini," geram Lisa.

"Aw... non... ampun... sakit..." ucap Lania sambil menangis dengan keras.

Lisa akhirnya melepaskannya, wanita itu segera mengelap tangannya dengan sebuah tisu yang ada di meja samping ranjang Lania. Lalu tisu tersebut justru dilemparkan pada wajah Lania.

"Keluarlah... siapkan makan malam untuk mama. Jangan biarkan mama ku bekerja karena kau malas," perintah Lisa.

Lania menganggukkan kepalanya, ia pun segera turun dari tempat tidurnya. Langkahnya tertatih karena luka di telapak kakinya.

"Bukankah aku bilang berjalan dengan normal," bentak Lisa membuat Lania kembali terkesiap.

"Tapi ini sakit non," jawab Lania.

"Siapa yang menyuruhmu terluka? apa aku?"

Lania menggelengkan kepalanya, ia pun berusaha berjalan se-normal mungkin di depan Lisa. Saat Lania sudah tiba di dekat tangga, Lisa sudah bersiap untuk mendorongnya.

"Jangan Lisa...!!!" teriak Amel.

Seketika Lisa dan Lania terkejut. Amel segera menaiki anak tangga untuk mendekati mereka.

"Apa yang ingin kau lakukan pada Lania?" tanya Amel.

Lisa mengerucutkan bibirnya karena kesal tanpa menjawab ucapan ibunya.

"Tahanlah dirimu Lisa, kau bisa menghancurkan rencana kita. Apa kau mau menikah dengan pria lumpuh itu?" ucap Amel lagi.

"Aku hanya ingin memberinya pelajaran saja mah."

"Sudah cukup nak. Serahkan Lania pada mama. Anne sudah menunggumu di luar, pergilah."

"Haisssss... menjengkelkan sekali."

"Sudah sana, nanti kau bisa terlambat."

Lisa menatap tajam Lania, "ingatlah, ini belum selesai."

Amel menghela nafas panjang, "Lisa..."

"Iya-iya... aku pergi sekarang," ucap Lisa.

Wanita itu menuruni anak tangga dengan kesal. Saat tinggal 3 anak tangga terakhir, kaki Lisa justru terkilir.

"Aw..." teriak Lisa seraya terjatuh.

"Lisa...!!!" teriak Amel sambil menuruni anak tangga.

"Mama... sakit... aduh..." ucap Lisa sambil memegang kakinya.

Amel segera membantu putrinya berdiri, "kau baik-baik saja?"

"Sakit mah, aduh... sakit sekali..." jawab Lisa sambil menangis.

"Ya Tuhan, kita ke rumah sakit sekarang," kata Amel sambil memapah putrinya.

"Ini semua karena anak haram sialan itu, awas saja kau...!!!" teriak Lisa.

"Lania... jangan keluar dari rumah apapun yang terjadi, kau dengar itu...!" teriak Amel.

Lania tidak menjawabnya, ia hanya menatap keduanya tanpa melakukan apapun. Dalam pikirannya sangat bersyukur karena Lisa mendapat karmanya, namun dalam hatinya justru ketakutan karena Lisa menyalahkannya. Setelah Lisa kembali, ia pasti akan disiksa wanita itu lagi.

Lania menarik nafasnya dalam-dalam, ia hanya bisa menerima nasibnya sendiri. Ia pun segera beranjak dari sana untuk kembali ke kamarnya.

Baru saja beberapa langkah, perut Lania mulai berbunyi. Ia sudah lapar, ia tidak mungkin bisa menahan laparnya hingga besok pagi. Tapi Amel sedang menghukumnya dengan tidak mendapatkan makan malam.

"Beranilah Lania, mereka sudah pergi. Ini kesempatan bagimu untuk mendapatkan makanan. Cepatlah turun..." gumam Lania.

Lania membalikkan tubuhnya, ia perlahan-lahan menuruni anak tangga hingga sampai ke dapur. Dilihatnya sudah ada beberapa makanan yang dimasak sendiri oleh ibu tirinya.

"Tidak boleh, aku tidak boleh menyentuh makanan itu karena mama Amel pasti akan mengetahuinya," ucap Lania sendiri.

Ia pun segera membuka kulkasnya, dilihatnya masih banyak bahan makanan ada di dalam sana.

"Aku harap mama Amel tidak tahu jika aku mengambil beberapa bahan makanan untuk aku masak," pikir Lania.

Lania pun segera mengambil bahan-bahan yang ia perlukan, lalu segera memasak makanan sederhana untuk makan malamnya sendiri.

...****************...

Di luar rumah...

Anne sangat terkejut melihat Amel memapah Lisa. Lisa berjalan terpincang dengan satu kakinya. Seketika wanita itu mendekati mereka.

"Ada apa dengan nona Lisa?" tanya Anne.

"Ke rumah sakit sekarang Anne, ia terluka," jawab Amel.

"Oh ya Tuhan..." ucap Anne.

"Bisakah kau menghubungi sutradara untuk menunda syutingnya, aku benar-benar kesakitan Anne," perintah Lisa.

"Tentu saja nona, aku akan menghubungi mereka nanti. Anda yang lebih utama sekarang, ayo kita ke rumah sakit," kata Anne sambil membantu mereka masuk ke dalam mobil.

Mobil itu pun segera membawa mereka menuju rumah sakit.

Di lain sisi, seorang pria sudah mengambil beberapa gambar Lisa. Pria itu adalah orang suruhan Malik yang diinginkan Daley. Ia pun segera mengikuti mobil tadi untuk mendapatkan informasi yang lebih detail lagi. Namun ia tetap mengirimkan foto-foto tadi pada Daley terlebih dahulu.

...****************...

Happy Reading All...

1
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
nah loh kelojotan sendiri akhirnya ini mah, yang memuaskan siapa 🤪🤭🤣
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Luka yang sama pernah dialami Lania dn masih harus bekerja di rumah Furhet, sekarang Lisa merasakan hal yang sama
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
lania pasti nggak bakalan mau mereka berdua di penjara, lania terlalu baik 😌 meskipun udah di siksa sama mereka
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
butuh air 🥵
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
olahraga sore 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
demi anak sama mantu apapun di lakukan papa Juan
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
Mereka yang bucin aku yang gila 🤣 ketawa sendiri 🤧
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
nggak di kasih syarat itu , ley juga bakalan ngasih cicit yang banyak koq kek 😁
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
banyak bekas gigitan nyamuk kepala item ya lania 🤣
ngenes banget kamu Lisss nggak ada yang muasin 😄
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kapan² kalau di kunci di gudang request kasih ular juga ya mbak Yun 😄
harusnya minuminnya sekalian sama botol²nya tuh 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kapan masalah mu selesai ley ? kasihan mau ketemu ayang aja harus ngendap² begitu 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
baca lania aja belum kelar² , udah ada karya baru ya Miss 🤧
🏡s⃝ᴿ ༄⃞⃟⚡🅰️𝖓𝖓𝖞𝕸y💞
wah bisa viral dia kalo diseret namanya oleh Tomy
🏡s⃝ᴿ ༄⃞⃟⚡🅰️𝖓𝖓𝖞𝕸y💞
siksa terooozz
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
malam pertama nya ley sama lania lancar jaya, eh Lisa di gudang di temenin tikus² 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
akhirnya ley ..
kasihan Lisa nungguin sampe karatan , eh yang di unboxing malah lania 🤣🤣🤣
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
semangat ley jangan sedih² lagi , semua sudah di atur sama Miss jalan hidup mu 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
dih ngarep banget kamu Lisa bakal di sentuh ley , liat aja nggak sudi apa lagi nyentuh 🥱
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
jangan sampe ley masuk jebakan Lisa
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
pak Kurdi dah membayar semua perbuatannya ley, jadi sekarang fokus aja nyiksa Lisa. dan kumpul lagi sama lania. nggak kangen kah jauh²an terus 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!