Alya Talita tanjaya gadis pembangkang dia egois dan selalu mementingkan dirinya sendiri. suatu ketika Alya di usir karena dia mengambil uang untuk operasi ginjal kakaknya yang membuat hampir kakaknya meregang nyawa, dia di usir dari rumah orangtuanya dan Alya tinggal di kontrakan sahabatnya hari demi hari dia berubah namun suatu kejadian menimpanya saat dirinya sudah berubah menjadi lebih baik dia di tabrak mobil saat dirinya menghindari kakaknya yang ingin mendekat ke arahnya. dia tidak mau menganggu keluarga nya lagi jadi Alya memutuskan untuk menjauhi mereka. saat di mana detik - detik kematiannya datang tiba - tiba ada suatu keajaiban dimana dia kembali ke masa lalu dan di anugrahhi sistem Kekayaan 1000x Lipat.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22
Pulang Sekolah
"Aye.... Gue yang menang, transfer transfer bro" bahagia Boni
"Si*lan" umpat Resa
Resa langsung mengirim 10 juta ke rekening boni dengan malas.
"Dia berubah di waktu yang gak tepat" ucap Resa
"Jangan nyalahin orang bro kalo kalah ya kalah aja" balas Boni
"Diem Lo" kesal Resa
"Ck! Migel ayo kakak anter pulang" ucap Agam
"Iya kak. Makasih" balas Migel
"Gak perlu bilang makasih, ayo" ujar Agam
Migel pun langsung menaiki motor, Agam pun langsung tancap gas menuju rumah Migel .
Di Perjalanan
"Sayang kita mu sampai kapan kaya gini? Kan si Alya juga udah nyerah ngejar aku, jadi gak papa kali kalo Gita Go Public tentang hubungan kita" ucap Agam tiba - tiba
"Tunggu sebentar lagi ya sayang, setelah kak Alya lulus baru kita go public. Aku takut kalo dia masih di sini dia bully aku lebih kasar, sabar ya sebentar lagi" alasan Migel
"Kalo nunggu dia lulus, sama aja dong nanti aku gak bisa jagain kamu di sini kan aku juga Lulu sayang" balas Agam
"Ya gak papa sayang, mending gitu kan. aku jadi aman dari kak Alya" si so paling tersakiti
"Yaudah terserah kamu deh baiknya gimana" ujar agam
Migel pun hanya mengangguk pelan.
"Kalo go public sekarang gue yang rugi lah. Pacar - pacar gue yang lain bisa pada tau terus gak mau lagi biayain gue" gerutu dalam hati Migel .
15 Menit Kemudian
Migel turun dari motor.
"makasih ya sayang udah anter aku" ujar Migel
"iya sama - sama sayang" balas Agam dengan gelisah
"Ah... sayang aku numpang ke toilet ya, aku udah gak kuat banget ini" ucap Agam yang ingin ke kamar mandi
Migel terlihat panik bingung, karena rumah yang selalu dia sebut adalah rumahnya adalah rumah orang lain.
"Akh.. Cepetan sayang buka gerbangnya, aku udah gak kuat" pinta Agam dengan wajah panik sudah tidak tahan.
Migel hanya diam dengan panik
"A-ah" tiba tiba Migel jadi ganggu
"kamu kenapa sih? cepetan buka gerbangnya aku mau ke kamar mandi, ini udah gak tahan malah diem" panik Agam yang sudah ada di ujung
"Emmm it- itu ke kamar mandi security aja, kamu numpang di sana aja. Soalnya papah aku udah pulang, tuh mobilnya udah ada di rumah aku takut di marahin kalo bawa cowo pulang ke rumah" alasan Migel
Akh...
Tanpa berpamitan kepada Migel, Agam langsung pergi karena dia sudah sangat tidak tahan ingin ke toilet.
"Hati - hati sayang" teriak Migel
Setelah Migel melihat Agam yang sudah jauh Migel pun merasa lega.
Tiba - tiba pintu rumah terbuka..
"Eh Migel kamu lagi ngapain di sana?" tanya kak indi pemilik rumah
"Oh ini kak lagi liat temen yang baru nganter" jawab Migel
"Oh. Oh iya kenapa kamu selalu berhenti di sini kenapa gak langsung di anter aja sampe ke rumah tempat ibu kamu kerja? biar langsung aja jadi kamu gak cepe jalan lagi" tanya kak indi
"Iya kak, soalnya dia buru - buru jadi turunin aku di sini deh" jawab bohong Migel
"Buru - buru? Masa tiap hari sih, saya liat di cctv kemarin juga cowo itu datang ke sini terus manggil - manggil nama kamu, apa kamu bohong sama dia kalo ini rumah kamu ya?" curiga kak indi
"Eng-engga lah kak masa gitu. Aku pergi dulu ya, permisi" panik Migel
Dengan cepat Migel berjalan tanpa menoleh ke belakang lagi.
"Si*lan, gimana nih!!" panik Migel hampir ketahuan
"Masa gue harus cari rumah yang lain sih, kan Agam taunya rumah gue yang itu. akh jadi bikin pusing aja" gerutu Migel sembari berjalan dengan cepat menuju rumah tempat ibunya bekerja sebagai pembantu.
Di Rumah Alya
"Akh enak banget pinggang gue" gumam Alya sembari merebahkan badanya di atas ranjang empuknya..
Alya baru sampai rumah, di rumah tidak ada siapapun karena kedua orang tuanya masih kerja dan Lisa masih kuliah.
Kruk..
"Laper, makan apa ya" ucap Alya
Alya keluar dari dalam kamar dia langsung menuju dapur untuk mencari makanan yang bisa dia makan.
"Apa ini" gumam Alya
Alya membuka tutup panci itu dan ternyata itu adalah soto ayam kesukaannya.
"Mantep banget ini, tambah sambel krupuk mantap deh" ucap Alya bahagia
Alya pun langsung makan dengan sangat lahap karena ini adalah makanan kesukaan nya.
Beberapa Menit Kemudian
Alya sudah beres makan dan dia pun langsung bersantai di ruang keluarga.
Drettt Drettt
Mamah
"Halo" angkat Alya
"Halo dek. Adek udah pulang belum?" tanya mamah Rumi
"Udah mah. Adek baru makan ini" jawab Alya
"Dek maaf mamah boleh gak minta tolong?" tanya mamah Rumi
"Minta tolong apa mah?" tanya Alya
"Boleh gak adek ke sini sambil bawa baju ganti mamah, tadi keran air di kamar mandi toko copot jadi baju mamah semuanya basah deh" jawab mamah Rumi
"Oh oke. Alya langsung meluncur, sama daleman juga kan?" tanya Alya
"Iya sama dalemnya" jawab mamah Rumi
"Oke. adek sekarang meluncur ke sana mah" balas Alya
"Iya. jangan ngebut" ujar mamah Rumi
"Iya mamah" balas Alya
Sambungan telpon pun terputus, Alya langsung menuju kamar orangtuanya untuk mengambil baju.
Beberapa Menit Kemudian
Alya sudah dapat baju untuk mamah Rumi, dia juga sudah berganti baju dan sekarang dia akan langsung gas pergi ke toko sembako mamah Rumi.
Alya mengendari mobil dengan tenang, beberapa menit Alya berkendara saat dirinya melewati jembatan tiba - tiba dia melihat seseorang yang sedang berdiri di samping jembatan dengan tatapan mata yang kosong.
Alya dengan firasat yang buruk langsung berhenti tidak jauh dari orang itu.
Alya berjalan dengan tenang ke arah orang itu.
Seorang wanita yang cukup muda namun lebih tua dari Alya yang wajahnya terlihat sangat lelah.
"Hei kak..."
dsr ppb.....🤮🤮🤮
tapi kayaknya aku bakalan nabung bab nya soalnya kalo baca per update nya kan cuma 1bab jadi mendingan di tabung bab nya. makasih thor aku suka ceritanya, sehat selalu ya author yang baik. ❤❤❤
s neng blm sdar sm kkuatannya sndri....pdhl,slain jd holang kaya dia jg jd sakti mndragunawati.....🤣🤣🤣
kl holang kaya mh gt ya....pas dngr btuh apa,sat set beli....tau2 udh nmpuk aja....tp indah bruntung bgt ktmu alya,jd dia bs bbas dr kluarga gila...trs prgi jauh....