NovelToon NovelToon
About Ziana

About Ziana

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Mafia / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Karir / Tamat
Popularitas:863.5k
Nilai: 4.4
Nama Author: Skyrhaa

Ziana Callista (27) CEO dari Callista group. Pintar, Cantik, Mandiri, dan Tegas. Ziana merupakan anak broken home akibat keegoisan kedua orangtuanya.

Trauma akan masa lalu membuatnya menjadi cuek terhadap orang yang baru dikenalnya.

Namun semua berubah ketika Ziana tidak sengaja menolong seorang anak kecil yang hampir tertabrak mobil.

Dah segitu aja dulu gak pandai membuat deskripsi 😂😂😂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyrhaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

"lo gapapa kan?" tanya Aruna setelah keduanya menjauh dari Gerald dan gengnya.

"saya gak apa-apa kak, makasih ya udah nolongin saya"

"iya.. btw, nama lo siapa?"

"Dian kak"

"gue Aruna" ucap Aruna mengulurkan tangannya.

setelah berkenalan keduanya terlibat obrolan ringan seputar mata pelajaran.

"bentar ya" handphone Aruna berdering.

"halo.."

"....."

"iya, ini aku lagi di taman belakang"

"...."

"eh gak usah.."

Tut..

"ck.. kebiasaan" dengus Aruna.

"kenapa kak?" tanya Dian penasaran.

"gak papa kok" ujar Aruna tersenyum.

"lagi ngapain disini" terdengar suara cowok yang menginterupsi keduanya.

"Leon.. kan udah aku bilang gak usah kesini"

"aku nyariin kamu, aku khawatir tau sama kamu" ujar lelaki yang bernama Leon itu.

"kalo ada yang liat gimana?"

"ya gak gimana-gimana sayang, kenapa sih? kamu malu ya karena punya pacar orang miskin kayak aku?" pertanyaan Leon membuat Aruna gelagapan.

"nggak bukan itu, sebenernya.. sebenarnya.." ucap Aruna terbata.

"gak usah cerita kalo belum siap" seloroh Leon.

"yuk ke kelas bentar lagi bel" ajak Leon menggenggam tangan Aruna.

"eh.. Dian ayo nanti keburu bel"

"iyaa kak"

Leon mengangkat sebelah alisnya ke arah Aruna.

"oh iya ini Dian, adik kelas kita, tadi di gangguin sama Gerald dan gengnya, makanya aku tolong" ucap Aruna menjelaskan.

"oh.. tapi kalian gak di apa-apain kan sama Gerald?"

"enggak kok kan aku Mega woman" canda Aruna.

di balas usapan lembut oleh Leon di kepalanya.

"jangan bikin aku khawatir ya" pinta lelaki itu menatap Aruna.

Aruna mengangguk memperlihatkan senyum termanisnya untuk Leon.

"eeemmm.. Saya duluan ya kak" ucap Dian menghentikan aksi kedua sejoli yang tengah kasmaran.

"eh.. iyaa, lain kali kalo Gerald masih gangguin elo bilang aja sama gue, atau nggak laporin ke guru" peringat Aruna.

"iya kak makasih"

setelah Dian berlalu Leon kembali menggenggam tangan Aruna.

"yuk" ajak Leon.

Aruna melepaskan genggaman tangan Leon.

"kenapa?"

"nanti ada yang liat" ucap Aruna tak enak.

Leon mengernyit.

"kamu lupa sama perjanjian kita" kini Aruna menunduk.

Leon menghela nafas kasar.

"ok.. ya udah aku duluan ya" pamit Leon sambil mengusap kepala Aruna pelan.

setelah Leon menjauh, Aruna pun mulai berjalan.

_____________________________________________

"Bry.. Bry.. Bry" Lucas berlari ke ruangan Bryan dengan wajah panik.

"kenapa.. ada apa?" Bryan ikut panik mendengar panggilan Lucas.

"gawat Bry" Lucas menarik tangan Bryan menuju ke ruangannya sambil berlari.

"apanya yang gawat" Bryan semakin penasaran.

"lo harus liat ini" sesampainya di ruangannya Lucas mengarahkan sebuah laptop ke arah Bryan.

Bryan membulatkan matanya.

'gak, ini gak mungkin' batin Bryan, pria jangkung itu menggelengkan kepalanya tak percaya.

"lo dapat rekaman ini dari mana?"

"dari rekan gue yang berhasil menyusup ke sana"

"ini gak mungkin Cas"

"tapi sayangnya ini beneran Bry, dan kejadiannya baru kemarin"

"sial.. pantesan susah banget dapatin bukti, ternyata ada campur tangan dari geng Scorpion" desis Bryan.

"Aarrghhh siall" Bryan melampiaskan kekesalannya dengan memukul meja kerja Lucas.

"wetss.. santai bro, meja gue itu"

kini Bryan berjalan ke arah sofa yang ada di ruangan Lucas.

Lucas menghampiri Bryan sambil membawakan sebotol air mineral.

Bryan langsung meneguk air tersebut hingga setengahnya.

"Lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya?" tanya Lucas setelah melihat sahabatnya itu mulai tenang.

"Arash harus tau soal ini" ucap Bryan setelah lama terdiam.

Lucas hanya mengangguk, mengiyakan.

Detik berikutnya Bryan langsung menghubungi Arash.

Mereka sepakat untuk bertemu sore ini juga di cafe yang sudah di tentukan.

******

Holaaa othor is back.. akhirnya bisa update lagi semoga syukaa dengan karya othor yang alurnya gak jelas ini 🤣🤣

1
Diah Susanti
ehh nama suamiku nongol, maklum nama pasaran 😁😁😁
Diah Susanti
namanya bikin belibet orang cadel😁😁😁
Arwondo Arni
kenapa harus meninggal
Skyrhaa_: udah takdirnya mungkin kak🥹
total 1 replies
AlienD
zara (telat banget jawabnya) 🤭
Arwondo Arni
kasihan hidup Greta sama Regan tolong Thor jgn bahayakan mereka biar hidup bahagia. musuh musnahkan saja
Teddy Aktadi
Luar biasa
Maria Ulfa
Ariana anak kakek Abian saat di bawa pergi istri pertama usia 2 tahun
Maria Ulfa
bos nya Bryan kan
Maria Ulfa
sakit kan Lucas makanya jangan main perempuan
Dewi Agustin
Luar biasa
Maria Ulfa
makin menarik aku suka mafia nya cewek
Zuny Achmad
terimksih kak critanya bgus aku suks,mskipun akhirnya q ampe mewek bombai 😭😭😭😭
terus brkarya
Teddy Aktadi
Luar biasa
N Wage
calon mantu ma calon mertua sdh mulai dikenal2kan oleh othor secara tdk sengaja😂
N Wage
A5😁...eh barangkali nama mamanya attar jg berawalan A,jd A6
Anha Ruheni
gak suka ending nya ,kenapa harus dibuat meninggal semua sih ??? arash-ziana ,Leon-aruna pisah selamanya , bahagianya juga kurang lama
Arwondo Arni: iya jd sedih
total 1 replies
Eko Ridho
asyik di episode awal
Kustriana Handayani
sopo Mane ituuu...gak abis2 musuhnya yak...
falea sezi
bagas bapak gendeng
falea sezi
ayah g tau diri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!