NovelToon NovelToon
Cherry Blossom

Cherry Blossom

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:83.7k
Nilai: 5
Nama Author: Virus

Zoya menikah bukan atas dasar cinta. Ia menerima perjodohan yang dilangsungkan orang tuanya.

Namun pria yang akan menjadi suaminya selingkuh tepat di hari pernikahannya yang telah sah secara agama dan hukum, ia melihat seorang wanita cantik dan seksi sedang bercumbu mesra dengan suaminya di gedung pernikahannya, tepat bawah pohon Sakura, Jepang

Meski belum ada ikatan cinta namun hatinya terasa perih merasa pernikahannya dikhianati.

Akankah Zoya dapat merebut hati suaminya, atau mereka harus bercerai saat itu juga ataukan mereka akan berbagi suami?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curahan Hatinya

Rasanya mencintai seseorang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Jika dibilang bahagia, lebih dari itu.

Haha lucu memang jika bicara soal cinta...

Ya mencintai seseorang bisa sangat memikat dan memenuhi hati dengan kebahagiaan. Kita dapat terpesona oleh orang tersebut, dan segala sesuatu tentang mereka terasa istimewa dan menarik.

Seperti Aku....Kini pikiran ku sering melayang kepada dia, Suami ku. Dan merasa ingin selalu bersama dia. Bahkan ada rasa kehilangan, jika tak sedetik berada di dekatnya.

Cinta bisa membuat ku merasa terlindungi, nyaman, dan cinta dapat menerima diri ku sendiri apa adanya.

Ketika Edgar berkata tentang cinta, aku merasa memiliki seseorang yang mendukung ku, ada perasaan keinginan yang kuat untuk melindungi dan merawat dirinya.

Rasa saling mencintai, membuat ku merasakan kehangatan, kepercayaan, dan kedalaman emosi. Dapat berbagi kegembiraan, kepedihan, dan segala hal di antara kita berdua. Rasa cinta ini memberikan kekuatan dan keintimman yang unik dalam hubungan.

Hubunganku dan Edgar dimulai dengan konflik. Meski dia telah menyatakan cintanya tetapi aku malah semakin takut. Takut kehilangan dirinya, kehilangan ikatan yang baru saja ku bangun. Bahkan kini aku tidak dapat membayangkan, bagaimana hidup tanpa kehadirannya.

Malam itu aku terbangun usai melampiaskan cinta dengannya di atas ranjang teduhku. Ku berjalan ke toilet untuk buang air kecil. Ku cuci muka ku yang kelihatan kelelahan tetapi rasa gerah menjalar, sekalian saja aku mandi pada malam hari itu.

Sebenarnya sudah masuk waktu pagi, sekitar pukul dua pagi.

Setelah itu, ku raih handuk dan keluar.

Sosok bertubuh besar, sedang berdiri di depan kamar mandi. Aku terkejut karena ku pikir dia setan haha...

"Astaga kau membuatku terkejut," ucapku

"Kau mandi tak membangunkan aku?" tanya Edgar dengan tatapan nakalnya mendekat.

Jangan lagi, aku sudah kelelahan di buatnya.

Edgar mengecupi bibirku dan dengan nakalnya membuka handuk yang membalut tubuhku.

"Edgar... jangan nakal,"

"Kalau tidak dengan mu, aku harus nakal dengan siapa? Hemm," ucap Edgar

Kalimat itu menyentil hati ku. Ya dia seharusnya hanya boleh nakal dengan ku. Dia milikku dan tugasku adalah melayani tuan besar itu. Tuan besar Edgar Lionard Aldrich.

Kami melakukannya lagi di kamar mandi kecil milikku. Dengan berbagai pose. Aku tidak terlatih jujur saja rasanya sedikit pegal dan membutuhkan ekstra tenaga padahal aku sudah lelah. Tetapi Edgar menuntunku, dia lah yang paling banyak mengeluarkan tenaga. Mengangkat ku yang seolah-olah tidak ada beban. Dia nakhoda terbaik yang pernah ku temui.

Aku mandi lagi untuk ke dua kalinya. Beginilah rasanya pengantin baru, jadi jangan heran.

Usai itu aku mengenakan pakaian yang sedikit tebal. Suhu di Jepang sangat dingin di pukul tiga ini.

Edgar ke pantry kecilku membuatkan kopi untukku dan dirinya dan kami berbincang di atas balkon apartement dengan suara yang pelan.

Ku hirup aroma kopi yang menghangatkan hidungku. Setelah itu baru ku minum sedikit demi sedikit.

"Hmm enak...," puji ku

"Aku belum sempat merasakan kopi buatanmu," ucap Edgar

"Haha aku buang diatas paha Julia," ucapku seraya mengingat kejadian lalu.

"Kau tahu, saat itu aku benar-benar beranggapan kau sangat jahat," ucap Edgar

"Apa kau masih tidak terima dengan perlakuanmu pada Julia,"

"Bukan seperti itu. Aku belum selesai bicara," Edgar segera menyesap kopinya dan berbicara lagi sebelum ada kesalahan pahaman diantara kami.

Dia menyingkirkan gelasnya dan menggenggam jemariku. Lalu dia menatapku dengan lembut.

"Sebelum perjodohan itu, Ayahku selalu menyuruhku untuk melepaskan Julia. Tidak mudah untukku Zoya. Aku menentangnya, dan bersumpah akan memperlakukan mu dengan buruk. Tapi yang terjadi, saat aku melakukan sumpah pernikahan denganmu. Aku selalu teringat dirimu, teringat perlakuan kasar ku padamu. Itu bukan aku Zoya. Aku tidak bisa memperlakukan wanita sejahat itu.... sebelumnya...," Edgar berhenti dan matanya mulau berkaca-kaca

"Aku juga tidak rela kau memperlakukan Julia seperti itu, tapi saat aku menghukummu dengan kasar. Kau berkata dengan lirih sambil menangis dan.... dan bilang 'sakit'. Saat itu juga aku langsung sadar. Aku manusia yang sangat kejam," ucap Edgar

Aku teringat, saat kejadian itu. Setelha merampas paksa milikku, dia langsung memelukku dan mengatakan maaf.

"Aku juga baru tahu, jika kau belum pernah melakukan itu. Aku dengan kasar menyobek milikmu dan aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri. Ku panggil dokter terbaik dan ku suruh dia memberikan obat terbaik yang langsung sembuh dalam sekali pemakaian. Dokter itu langsung membuatkan khusus untukmu. Aku tak peduli seberapa mahalnya karena aku ingin memperbaiki kesalahanku," Edgar bercerita tanpa ku minta seolah-olah dia sedang mencurahkan isi hatinya.

Aku mendengarkan ceritanya tanpa memutus ucapannya, tanpa menyela ceritanya dan menunggunya untuk terus bercerita

"Aku masih belum merasakan cinta saat itu, aku masih bersikap kasar padamu. Tetapi saat kau pergi dengan pria lain, ada perasaan yang tiba-tiba muncul. Aku tidak rela. Terlebih saat aku melihatmu dekat dengan poky. Kau terus tersenyum pada Poky, tertawa dengannya. Tapi kau tidak pernah tersenyum ke arahku. Padahal aku suamimu. Jujur saja Zoya.... Aku cemburu, aku terus menepis perasaanku. Tetapi yang ada aku tidak fokus. Bayangan tentang dirimu selalu berputar di kepalaku. Dan yang paling membuatku tersadar saat kau menyanyikan sebuah lagu," Edgar berhenti menundukkan kepalanya.

Aku tahu dia sedang menahan tangisnya

"Apa kau menderita saat bersamaku, Zoya? Apakah aku masih pantas menjadi suamimu," tanya Edgar padaku dengan tatapan sendunya.

Aku baru tahu perasaannya, apa yang dia pikirkan saat itu dan perlakukan kasarnya yang sebenarnya adalah bentuk pemberontakan dirinya yang tidak ingin dijodohkan. Pernikahan paksa yang tidak bisa dia hindari.

Aku terdiam lama, takut menjawabnya, takut salah bicara dan kebahagiaan kemarin menjadi hilang.

"Jawab jujur Zoya," tanya Edgar yang masih memegang jemariku

"Saat itu, iya... aku menderita. Aku mencoba mempertahankan hubunganku denganmu karena Ayahku.... kau tahu kan? Tapi... sekarang Aku bahagia dengan mu...Perlakukan lembut mu yang selalu aku rindukan. Kau masih layak menjadi suamiku... Belum terlambat untuk memperbaiki semuanya," ucap ku

Edgar langsung memelukku dan mengecupi pipiku berkali-kali lalu memelukku lagi dengan erat.

"Terimakasih, Zoya..."

Ditengah saat kami berpelukan aku melihat kain kaca jendela bergerak. Aku yakin Ayah terbangun dan mendengar semuanya. Aku harap Ayah tidak mendengar semuanya. Dan menyuruhku berpisah dengan Edgar karena aku masih ingin mempertahankan rumah tangga ku.

Setelah itu kami berbicara banyak hal. Aku mulai mengenal pribadi Edgar.

Tak berapa lama ada seseorang yang menelpon Ponselnya. Edgar tidak langsung menjawab. Dia melihat ke arahku dan mengatakan.

"Apa kau ingin menjawabnya?" tanya Edgar seraya memberikan ponselnya padaku.

Ku lihat di layar ponselnya, ada sebuah nama yang membuatku sedikit kesal 'Julia'

"Tidak," ucapku seraya menggelengkan kepala

"Kalau begitu ku matikan saja dan ku blokir," ucap Edgar

Apa dia benar-benar telah melupakan Julia. Aku ingin tahu perasaannya pada Julia tapi aku tidak ingin mengurusi hatinya yang masih rentan. Mungkin memutuskan cinta lamanya juga memiliki kesulitan tersendiri. Yang terpenting Edgar telah bertanggungjawab dengan memilihku dan menganggap ku sebagai Istrinya.

Aku tiba-tiba berubah pikiran, Ku ambil ponselnya dari tangan Edgar, "Aku berubah pikiran. Kemarikan," ucap ku

Ku angkat teleponnya, aku tak langsung bicara. Ku dengarkan suaranya dari seberang telepon. Mulai terdengar menangis.

Dia menangis karena Edgar memutuskan hubungan dengannya. Astaga siapa disini yang seperti penjahat. Tapi aku bukan penjahat.

"Hmm Julia... sebaiknya jangan kau dekati lagi suamiku. Karena dia sudah menjadi milik ku, sah secara hukum dan agama. Ku harap kau bisa lalui hidupmu dengan lebih baik tanpa Edgar disisimu. Maaf jika aku pernah berbuat salah padamu dengan menuangkan air panas ke pahamu. Tapi jika kau masih menganggu hubunganku dengan Edgar lagi. Aku akan menghabisimu," ancam ku dan mengatakan dengan tegas kalau Edgar adalah milikku. Ku matikan ponsel Edgar tanpa menunggu jawaban dari Julia

"Hehhe maaf, apa aku terlihat egois dan jahat?" tanyaku pada Edgar

Edgar tersenyum dan mengecup keningku

"Kau mempunyai hak untuk itu, Terimakasih sayang," ucap Edgar

Tak berapa lama ada suara seseorang menguap. seperti dibuat-buat. Lalu ayah mendatangi kami.

"Ehemm... sedang apa kalian diluar? Ini dingin sekali," ucap Ayahku menyapa Edgar dengan senyum.

Tapi Ayah tak bisa membohongiku. Ku lihat ada bekas air mata di sudut matanya dan hidungnya sedikit memerah.

"Hehe Ayah... kami sedang berbincang saja," jawab Edgar

"Masuklah, ada yang ingin Ayah tanyakan," ucap Ayahku dan berjalan masuk kedalam.

Pasti Ayah ingin menanyakan soal video itu

1
ᄂ⃟ᙚ🏡s⃝ᴿˢ⍣⃟ₛMPIT💋👻ᴸᴷ
mudah-mudahan Zoya kuat bertahan menikah dengan Edgar
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
bagus selingkuhan dan suami mu pantas dilawan, dimna harga diri sebagai seorang istri, tunjukkan klw kamu bisa, menyala zoya 🔥🔥
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
seperti nama drakor pemainnya Lee Min Ho 😀😀
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
dasar akal-akalan Edgar itu,
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
itu laki punya gangguan jiwa kali, masa main depan istri sah, klw emang gak mau bisa kau ceraikan saja
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
menikah karna perjodohan biasanya akan berakhir bahagia seperti di novel novel
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
hidup baru zoya dimulai, apakah bahagia atau menderita
Hanachi
eh kok udah tamat aja .. 😄

banyak typo di novel ini. dan aku merasa novel ini ditamatkan dengan sangat terburu buru.

terima kasih banyak, kk author.
ᴅ͜͡ ๓virus✰͜͡v᭄࿐: eh kok tau kak, sengaja ditamatin krn authornya males.. hwhwhwhw iya aku typo. kdg mksdnya a jadi Z😭 gara2 pke keyboard otomatis
total 1 replies
Hanachi
kalau menurutku lebih tepatnya bukan kepribadian ganda, karena waktu melakukan kekerasan Edgar masih sadar dan mengingatnya.
Hanachi
seraya menuding ku dan Pocky.
Hanachi
mungkin rasanya kayak ketindihan gitu ya.
Hanachi
Xiaonian sudah depresi tingkat tinggi. 😣
Hanachi
berarti Zoya adalah seorang Katolik
Hanachi
memangnya lagunya siapa ya, kk author ? 🤔
Hanachi
musuh dalam selimut
Hanachi
wah .. alatnya Andi sudah tahan air.
Hanachi
dari awal aku sudah menangkap banyak kejanggalan dari sikap Edgar. takutnya dia adalah tipe orang yang manipulatif.
Hanachi
baru kasus percobaan pembunuhan karena Edgar nya selamat.
Hanachi
adik ipar kan seharusnya bukan adik tiri
Hanachi: iya .. kan Delta itu istri dari Maxim, sedangkan Maxim adalah adiknya Arnold. berarti Delta adalah adik ipar dari Arnold.
total 2 replies
Hanachi
aku pikir detektif Wasabi /Chuckle/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!