NovelToon NovelToon
DENDAM

DENDAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Chicklit / Tamat
Popularitas:270.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: nazwa talita

Setelah disiksa, dikhianati dan dibuang di suatu tempat dalam keadaan hampir tak bernyawa Gendis bertekad Mengubah takdir demi membalas dendam pada Arga Demian, pria tampan berhati iblis yang pernah menjadi kekasih rahasianya.

Akankah Gendis berhasil membalaskan dendam dan sakit hati pada pria yang selama ini terus bersemayam di hatinya? Ataukah dia justru kembali terjebak dan terjerat pada pesona Arga Demian dan kembali menjatuhkan hatinya pada pria itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 27 KEBOHONGAN

"Arga ... aku bisa jelasin semuanya." Arabella mencoba meraih tangan Arga, tetapi dengan cepat pria itu menghindar.

"Kau sudah keterlaluan, Ara!"

"Jadi selama ini kau hanya memanfaatkan aku? Kau mendekatiku karena kau ingin memanfaatkan aku seperti halnya saat kau menyuruhku memanfaatkan Gendis dan berpura-pura mencintainya?"

Arabella menggeleng.

"Tidak, Arga. Itu tidak benar! Aku mencintaimu, dan itu adalah fakta!"

"Ini tidak hubungannya dengan Gendis."

"Kamu pikir aku percaya? Jelas-jelas kau berbicara dengan ibumu kalau kau hanya memanfaatkan aku, Arabella!"

"Itu tidak benar, Arga. Kau salah paham!"

"Aku mencintaimu, Arga. Hanya mencintaimu!" teriak Arabella dengan lantang.

Arabella memang sangat mencintai Arga, bukan hanya karena Arga adalah pria tampan dan idola kampus, tetapi, juga karena pria itu sangat mencintai dirinya.

Arga adalah pria yang sangat setia. Pria itu selalu menyayanginya dengan tulus.

"Kalau aku tidak mencintaimu, tidak mungkin aku menyerahkan segalanya buat kamu, Arga." Arabella menatap pria itu dengan kedua mata berkaca-kaca.

"Tidak usah bersandiwara di depanku, Ara! Aku sudah tidak mempercayaimu lagi!"

"Arga. Sayang ... apa yang aku katakan ini adalah benar. Aku tidak berbohong! Aku mencintaimu, Arga!"

"Semua yang kau katakan padaku adalah kebohongan. Tentang Gendis, tentang kedua orang tuamu dan semua tentangmu adalah kebohongan!" Arga berteriak marah.

"Selama ini aku kira kau tulus mencintai aku. Tapi ternyata, selama ini kau hanya memanfaatkan rasa cintaku padamu!"

"Arga ... semua itu tidak benar. Aku benar-benar mencintaimu, Arga. Percayalah!"

"Percaya?" Arga mencibir.

"Apa kau lupa, kau bahkan baru saja mentertawakanku bersama ibumu!" teriak Arga, membuat Arabella langsung terdiam.

Arga benar, dia dan ibunya memang baru saja menertawakan Arga karena pria itu terlalu mempercayainya.

Namun, Arabella tidak menyangka kalau Arga tiba-tiba saja datang dan mendengar semua percakapannya.

"Kau benar-benar keterlaluan, Ara! Jadi selama ini Gendis tidak bersalah?"

"Aku mati-matian membelamu sampai aku melukai Gendis dan menyiksanya. Tapi ternyata gadis itu tidak bersalah?" Arga menggelengkan kepalanya. Menatap tak percaya pada perempuan yang teramat sangat dicintainya itu.

"Apa kau gila, Ara? Menyiksa orang yang tidak bersalah demi ambisimu?" Arga berteriak penuh amarah.

"Kamu tidak bisa menyalahkanku saja, karena kamu juga ikut menyiksa Gendis!" Lama-lama Arabella merasa kesal karena Arga terus membela Gendis.

"Itu karena kau mengatakan padaku kalau Gendis telah merampas semua harta warisan yang seharusnya menjadi milikmu!"

"Kalau kau tidak membohongiku, aku tidak akan menyiksa Gendis sampai perempuan itu meninggal. Apa kau tidak pernah merasa bersalah sama sekali Arabella?"

"Demi harta dan kekuasaan, kamu tega membuat gadis tidak bersalah seperti Gendis menjadi korban keserakahanmu!" Arga kembali berteriak.

Rasanya, dia ingin sekali mencengkeram leher perempuan itu seperti yang pernah dia lakukan pada Gendis saat itu.

Mengingat Gendis, rasa bersalah dan penyesalan kembali hinggap di hati Arga.

Bayangan saat dirinya dan Arabella menyiksa gadis gendut itu kembali terlintas.

Arga menelan saliva saat mengingat kembali semua perbuatannya pada gadis itu.

Apalagi, saat ini dia baru mengetahui fakta, kalau gadis itu ternyata tidak bersalah. Dia adalah korban keserakahan Arabella dan keluarganya.

Keluarga ... Arga mencibir seiring rasa sakit di hatinya.

Perempuan yang menemaninya selama dua tahun itu bahkan mengatakan padanya kalau dia sudah tidak mempunyai keluarga alias yatim piatu.

Namun, kenyataannya, baru saja ibunya menelepon dalam keadaan baik-baik saja.

Apa perempuan itu sudah gila? Dia bahkan berbohong padanya kalau kedua orang tuanya sudah meninggal.

Arga masih menatap tajam perempuan di depannya. Dua sungguh tidak percaya dengan apa yang terjadi.

Benarkah dia adalah Arabella yang selalu bersikap manis dan manja padanya?

Benarkah perempuan itu perempuan yang selalu membuatnya tergila-gila?

Saking cintanya dia sampai mau melakukan apa pun demi kebahagiaan Arabella. Termasuk berbuat jahat pada Gendis.

Gadis jelek yang selalu menjadi bahan ejekan semua orang di kampus karena penampilannya.

Wajah kusam penuh jerawat, tubuh gendut, tinggi besar. Semua orang menyebutnya monster buruk rupa karena tubuhnya yang tinggi dan besar, juga wajahnya yang penuh dengan jerawat.

Aku benar-benar mencintaimu, Arabella. Demi kamu, aku sampai tega menipu gadis lugu itu. Bukan hanya menipu, dia juga tega menyiksa tanpa belas kasihan, hingga akhirnya gadis tak bersalah itu meregang nyawa karena perbuatannya dan Arabella.

"Apa kau tahu, Ara, hampir setiap malam setelah kejadian itu, aku tidak bisa tidur."

"Kejadian malam itu adalah kejahatan pertama yang aku lakukan seumur hidupku."

Arga menatap kekasihnya itu dengan rasa sesal di hatinya. Menyesal karena dulu dia mengikuti semua perintah perempuan di depannya itu.

"Seandainya kau tidak menipuku, aku pasti tidak akan melakukan hal keji pada Gendis, hingga akhirnya gadis itu meregang nyawa di hadapan kita."

"Apa kau benar-benar tidak merasa bersalah sama sekali, Arabella?"

"Tidak! Aku tidak pernah merasa bersalah sama sekali padanya, karena dia memang pantas mati!" teriak Arabella mengejutkan Arga.

"Apa maksudmu, Ara?"

"Apa kesalahan gadis itu sampai-sampai kau merasa kalau gadis itu pantas mati?"

Arga menatap tajam ke arah Arabella dengan penasaran.

"Apa kau benar-benar ingin tahu, Arga?"

"Apa kau benar-benar ingin tahu kenapa aku dan keluargaku sangat membenci gadis buruk rupa itu?" Arabella membalas tatapan Arga tak kalah tajam.

Sementara Arga mengepalkan tinjunya.

"Jadi benar, selama ini kau hanya memanfaatkan aku untuk menipu Gendis karena kau dan keluargamu sangat membenci gadis itu?"

"Tidak! Perasaan cintaku padamu tidak ada hubungannya dengan Gendis. Ini masalah yang berbeda," elak Arabella.

"Lalu, apa yang menyebabkan kamu dan keluargamu sangat membenci Gendis, Arabella!" Suara Arga menggema di seluruh ruangan.

Arabella terlonjak kaget. Tangannya gemetar saat melihat aura membunuh pada wajah tampan Arga.

"Jawab, Arabella! Kenapa kau begitu membenci gadis lugu itu?"

"Aku membencinya karena dia sudah merebut semua yang seharusnya menjadi milikku, Arga!"

"Seandainya saja dia tidak datang ke rumah besar itu, nenek tua itu pasti tidak akan mengangkat gadis jelek itu sebagai cucunya!"

"Gara-gara dia, semua yang seharusnya menjadi milikku menjadi miliknya!"

.

Maaf baru bisa update 🙏

Jangan lupa like, komen, hadiah, dan votenya ya, biar otornya tambah semangat updatenya 🥰

1
Anneke28 Annetje
tdh seru ceritanya tamat begitu saja gantung
Sri Wahyuni
bagus lanjutkan
Floren Soria
gantung cerita
Nur Qalbi
lanjut
🍻
Penulisnya gak professional dalam berkarya !!!!
🌸 SoraMelody 🌸
kok udah tamat aja gimana dah
Shinta Nurfadillah
loh cerita kok gantung gini
angel
bikin karya kog Ngantung
Nazwatalita: Nanti lihat di season 2 nya Kak🙏
total 1 replies
Nur Mei
menguras emosi
SeoulganicId
eh apapun alasan lu arga gue tetep gak setuju gendis balik ama lu , ud jahat ternoda pula lagi 😩
SeoulganicId
sumpah yah arga jgn ampe akhirannya sama lu
Trihastuti Handayani
Kecewa
Ema Fitria
up
rorosableng
di gantung ya thor ?
R ADJENG MAIANA F D HJ SE MM
Akh .. Author mah ga puguh .. masa sih ceritanya ngegantung seperti ini? biasanya cerita dituntaskan selesai kalaupun mau disambung akur cerira nya ga ngacak .. kecewa lho .. jadi malas Novel karangan Author ... selamat membuat kami2 KECEWA ..
R ADJENG MAIANA F D HJ SE MM
Author yg bener saja .. apa ini ga akan diteruskan .. koq cerira masih gantung begini .
R ADJENG MAIANA F D HJ SE MM
Ha .. ha .. ha .. kena batunta Argha .. makanya jadi orang harus punya prinsip .. jangan mudah di setir sama orang Arabella ... huh .. kalau sudah gini NYESEL TUJUH KELILING selamat menikmati kehancursnMU
R ADJENG MAIANA F D HJ SE MM
Sudah saatnya Srikandi mengamuk di depan musuh2 nya .. hancurkan se-hancur2 nya .. apa yang di tanam itulah apa yang di petik .. ha ha ha ... rasakan Karina . Chandra .. begitu pula Argha .. yang telah membunuh keluarga Gendis ..
Lina aja
oooo jadi kekayaan keluarga gendis di kuasai m keluarga nya Arga....m
Lina aja
kasian banget itu gendis....ketemu sama pembunuh ortunya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!