NovelToon NovelToon
Mengandung Benih CEO Kejam

Mengandung Benih CEO Kejam

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Romansa Modern / Masokisme / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Obsesi / CEO / Hamil di luar nikah / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:53.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Meylani Putri Putti

kunjungi ig author meylani_lindak untuk melihat karya-karya author lainnya.


Dirinya selalu dianggap pembawa sial, hingga di kucilkan di panti asuhan.
Bertahun-tahun mendambakan hidup bersama dengan ayahnya, Suatu hari keinginan Mayang tersebut akhirnya terkabul.

Tak pernah di sangka, Setelah 18 tahun kini Mayang di jemput di panti asuhan dan di bawa kerumah keluarganya.

Ternyata kehadiran Mayang hanya untuk jadi barang gadaian sebagai jaminan dari pinjaman sang ayah kepada seorang CEO yang kejam.

Hingga suatu hari kehormatan Mayang terenggut dan ia harus mengandung benih dari pria yang ia benci.

Bagaimana kisah Mayang selanjutnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada Yang Berbeda

Pagi hari ini Mayang sudah bersiap untuk berangkat kerja, untuk menghemat pengeluaraan-nya, sebelum berangkat ia akan sarapan dan membawa bekal.

Mayang menuju dapur.Namun, ia mendengar panggilan dari pak Ilyas

"Mayang!" Seru pak Ilyas.

"Iya Pak. Ada apa Pak?"tanya Mayang seraya menghampiri.

"Ini Nak, tadi ada driver ojol yang mengatar ini, katanya untuk kamu sarapan." pak Ilyas.

Mayang pun menerima bungkusan plastik yang terdapat box stayrofaom.

Ada secarik kertas di atasnya.

Mayang meraih dan membacanya.

'Untuk kamu yang selalu sibuk, jangan lupa makan dan jangan lupa untuk selalu menggingat ku.'

Mayang tersenyum membaca secarik kertas yang bisa di pastikan dari dokter Radit.

"Hayo senyum-senyum sendiri, pasti dari Nak dokter ya?" terka pak Ilyas dengan maksud menggoda Mayang.

Mayang tersenyum lagi.

"Iya pak dari pak dokter."

Mayang pun masuk ke kakamarnya dan menikmati bubur ayam tersebut.

Mayang memang belum memberi jawaban dari pernyataan cinta Radit, ia sendiri masih ragu untuk memulai suatu hubungan.

Selain merasa dirinya tak pantas untuk dokter tersebut, Mayang khawatir dokter Radit hanya mempermainkan.perasaannya, karna ia melihat ada sebuah cincin seperti cincin tunangan di jari dokter tersebut.

Setelah sarapan Mayang pun bersiap untuk berangkat kerja dengan menggunakan tukang ojek langganannya.

Mayang absen terlebih dahulu di perusahaannya kemudian menuju kantor bersama rekan-rekannya dengan menggunakan mobil dinas.

Mayang sibuk mengepel dan berjalan mundur, tanpa sengaja ia menabrak seseorang yang sedang menelpon.

Buk tubuh Mayang bersenggolan dengan.pria tersebut.

"Hai hati-hati kalau kerja. Ngak lihat apa?!" dengus seorang pria.Sambil menepis jas yang ia gunakan.

"Hm ma-aaf pak! Saya ngak sengaja,"tutur Mayang seraya menundukan kepalanya.

Pria tersebut melihat sekilas wajah Mayang yang tertunduk.

"Ya sudah lain kali hati-hati," ucap Pria muda tersebut.Ia pun berlalu.

"Huh! Untung saja dia ngak marah-marah."

Mayang pun kembali melanjutkan tugasnya.

***

Adiaksa berada di pabriknya.

Pabriknya mulai beroperasi kembali meski dengan skala kecil.

Pabrik itu sudah di banggun sekitar tiga puluh persen . Adiaksa berharap dalam setahun ini pabriknya bisa beroperasi secara normal.

'Semoga saja setelah pabrik ini berdiri, aku bisa segera melunasi hutang-hutang ku pada tuan Andhre. Aku kasihan pada Mayang. Entah bagaimana kabarnya saat ini.' batin Adiaksa.

"Rani maafkan aku. Aku telah menggadaikan putri kita, aku merasa bersalah hiks." Bulir bening pun menetes di pipinya.

***

Waktu menunjukan pukul empat sore dan sudah waktunya Mayang untuk pulang.

Mayang keluar dari kantor dan menunggu tukan ojek langganannya.Namun, setelah beberapa saat tukang ojek tersebut tak juga tiba.Di telpon juga tak di angkat.

Mayang masih menunggu di gerbang perusahaannya dengan gelisah.

Sebuah mobil mewah berhenti tak jauh dari Mayang berdiri.

"Lagi nunggu siapa?"tanya pria tersebut.

Seketika Mayang pun menoleh ke arah pria yang ada di belakangnya.

Mayang kaget karna melihat pria yang tak sengaja tertabrak olehnya ketika sedang ngepel tadi pagi.

"Hm sedang nunggu tukang ojek langganan saya." Mayang.

Mayang kembali melirik ke arah pria yang ada di hadapannya.

'Bukannya dia yang kemaren bersama tuan Andhre,' batin Mayang.

"Ya sudah aku antar yuk."

Mayang menggelengkan kepalanya.

"Saya naik ojek saja."

"Aku Reyfan, president direktur di perusahaan ini. Kamu ngak usah khawatir, Niat aku juga baik kok." Reyfan.

"Iya terima kasih. Lain kali saja. Permisi."

Mayang pun meninggalkan pria tersebut kemudian memesan ojek online.

Reyfan tersenyum. "Baru kali ini ada gadis yang menolak di antar oleh ku."

Mayang semakin jauh, ketika Reyfan melewati Mayang ia kembali mengklakson.

"Kamu beneran ngak mau aku antar? Kamu lebih percaya sama tukang ojek yang ngak kamu kenal?"tanya Reyfan lagi.

"Iya Pak terima kasih." Mayang.

Reyfan pun berlalu dari Mayang.

Mayang pun naik ojek yang di pesan olehnya.

Beberapa menit kemudian ia pun tiba di depan kost-annya.

Di depannya sudah menunggu Radit yang sedang berbincang dengan pak Ilyas.

"Mayang kenapa kamu pulang terlambat?"tanya Radit.

"Tadi nungguin tukang ojek ku ngak datang," Mayang.

Mayang merogoh tasnya karna ada panggilan telpon masuk, kemudian mengangkatnya.

"Hallo, sapa Mayang.

"Hallo Mbak Mayang. Maaf ya aku tadi keserempet mobil, dan sekarang di rumah sakit." Budi.

"Oh iya ngak apa Bang. Saya juga sudah pulang." Mayang.

"Besok kemungkinan saya masih belum bisa antar jemput mbak."

"Ngak apa besok saya naik ojol saja." Mayang.

"Iya mbak terima kasih."

"Sama-sama."

Radit menyimak pembicaraan mereka.

"Dari siapa Mayang?" tanya Radit.

"Dari bang Budi, katanya besok ngak bisa jemput. Habis di serempet mobil." Mayang pun duduk di samping Radit, sementara pak Ilyas meninggalkan mereka berdua.

"Ya kalau gitu aku jemput kamu saja besok." Radit.

"Ehm, ngak usah. Aku tahu pak dokter pasti sibuk." Mayang.

"Ngak sibuk kok. Yang sok sibuk itu kamu. Aku telpon ngak di angkat-angkat." Radit.

"Ehm tadi aku kerja. Hape dalam tas."

"Trus kenapa tadi ngak telpon aku saja untuk jemput kamu." Radit.

"He he, ngak mau ngerepotin pak dokter saja. Btw terima kasih ya buburnya tadi pagi." Mayang.

Radit tersenyum." Sama-sama."

"Trus pak dokter ke sini ada perlu apa?" tanya Mayang.

"Ngak apa-apa kangen saja," ucap Radit seraya tersenyum mesra ke arah Mayang.

Mayang tertunduk dengan wajah yang merona.

"Yang! jalan yuk, " ajak Radit sambil merentangkan tangannya pada bahu Mayang.

"Ehm, jangan sekarang deh pak dokter. Seharian bekerja aku cape banget," ucap Mayang seraya mereganggkan lehernya.

Dokter Radit mengerti. Pekerjaan Mayang memang pekerjaan yang melelahkan. Hampir seharian ia berdiri untuk membersihkan gedung.

"Ya sudah kamu istirahat saja, besok aku jemput, " ucapnya seraya membelai rambut Mayang.

"Aku pulang dulu ya." Radit.

"Iya. Maaf ya pak dokter."

"Ngak apa-apa, " ucap dokter Radit seraya mengacak rambut mayang.

Mayang memang merasa tak enak badan, tubuhnya terasa meriang, mungkin karna ia merasa begitu lelah.

Setelah kepergian dokter Radit, Mayang langsung melepaskan pakaiannya memakai bathrobenya kemudian menuju kamar mandi.

Sejak pulang bekerja tadi ia sudah merasa tak enak badan. Tubuhnya terasa hangat. Mayang pun merasa mual kemudian ia memuntahkan seluruh isi perutnya.

Uek uek uek.

Seketika tubuhnya terasa lemas dengan keringat dingin.

Mayang pun menyegerakan mandinya.Membasahkan tubuhnya dengan ala kadarnya.

Belum selesai ia mengeringkan tubuhnya, Mayang kembali muntah-muntah.

Uek uek uek.

Setelah tak ada lagi yang di muntahkan ia pun kembali mencuci wajahnya.

"Sepertinya maag ku kambuh, " ucap Mayang seraya memakai kembali bathrobenya.

Bersambung.

1
Febby fadila
kenapa nggak pakai cabe sekalian Resti ayo hajar sampai tuntas
Febby fadila
ya dimaklum lah sus orang baru ketemu JD kangenx fuulll🤣🤣
Febby fadila
🤣🤣🤣🤣🤣 makax klw mau Main tu lihat t4 juga sean
Febby fadila
Andre kek nggak dapat jatah dari istri aja 🤣🤣🤣 ngupingin penganten baru Mulu 🤣🤣🤣 usil banget
Febby fadila
Andre niii jahil emang 🤣🤣
Febby fadila
bagus juga Mayang ini biar Andre nggak bisa jajan diluar
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Febby fadila
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 Hesti yg polos Mayang yang coplas 🤣🤣🤣
Febby fadila
🤣🤣🤣🤣 dengarin tu Bu guru lagi kasih materi Hesti sisianya kamu pratekin sendiri
Febby fadila
kepo aku sama ide Mayang
Febby fadila
hmmm kan bisa nyuruh pak kyai langsung datang untuk membantumu Sean, tp biarlah biar kamu nggak jomblo lagi
Febby fadila
Ais ni orang kampung masih pake adat jaman purba aja
Febby fadila
bukan Sean aja yg kaget dan shock akupun sama mendengar adikx Hesti ada 8 orang
Febby fadila
jiaahhh Sean ketemu calon istri ya 🤣🤣
Febby fadila
ini si Adelia kapan dia yg dapat karma knp harus anak²x siii, buat Adelia kecelakaan gitu trus lumpuh dan nggak bisa bicara
Febby fadila
mas Andre klw mau nyosor tu lihat t4 juga kali kan kasihan sama saudara kamu sean
Febby fadila
raga dia sdah sering mengusumsi narkoba, karma buat keluarga adelia
Febby fadila
cinta boleh Resti tp bodoh jangan itu uang sisa dari dari jajanx selingkuhan suamimu
Febby fadila
mantap makin seruuuu aja nii
Febby fadila
😭😭😭😭😭 ikut sedih aku
Febby fadila
semoga Sean selamat dan kembali ingat siapa dirinya dan andre
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!