NovelToon NovelToon
Manisnya Cinta Sahabat

Manisnya Cinta Sahabat

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Cintamanis / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:67k
Nilai: 5
Nama Author: EsKobok

Athanasia, gadis yang akrab disapa Athi, adalah murid Sekolah Menengah Atas di salah satu sekolah yang cukup mumpuni di kotanya. Ia adalah gadis dari keluarga sederhana, yang sangat tangguh. Karena ia tidak pernah memperhatikan penampilannya, ia sampai terkena bullying pada masa itu. Semua permasalahan yang melandanya, tidak sampai membuat Azekeil dan Lucas, yang merupakan sahabatnya, berpaling darinya. Karena kebaikan Azekeil, Athi baru menyadari kalau dirinya ternyata menyukai Azekeil, lebih dari yang ia bayangkan. Ia sama sekali tidak mempunyai kesempatan untuk mengungkapkan isi hatinya, karena ia sangat malu dengan kondisi dirinya yang jauh dari kata sempurna, berbanding terbalik dengan Azekiel yang sangat sempurna di matanya. Hingga akhirnya hari perpisahan itu tiba, sehingga membuat Athi harus merelakan kepergian Azekeil untuk kembali ke Negara asalnya, karena sesuatu yang tidak bisa Azekeil jelaskan. Apakah Athi bisa menjalani kehidupannya, setelah Azekeil meninggalkannya jauh di sana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadian!

Pagi hari di hari Minggu pun tiba. Athi masih saja bermalas-malasan di ranjangnya, karena hari ini dia sama sekali tidak melakukan apa-apa.

Ia hanya melihat-lihat beranda media sosialnya saja, sembari mencari informasi tentang make up terbaru yang sedang diskon.

"Huft ...."

Athi menghela napasnya panjang, karena merasa hidupnya sangat membosankan.

"Kok hidup gini banget, ya?" gumam Athi yang merasa dirinya dan juga kehidupannya, sangat membosankan.

..."Tring ...."...

Tiba-tiba saja ada notifikasi pesan masuk, membuat Athi memandangnya dengan tatapan malas.

"Paling dari si Keil," gumam malas Athi, yang masih saja kesal dengan Keil jika saja Keil mengirim pesan memakai capslock lagi.

Athi berusaha mengabaikan pesan tersebut, dan kembali melihat-lihat beranda media sosialnya.

Satu menit.

Dua menit.

Tiga menit.

Rasa penasaran itu sangat menggangu pikiran Athi.

Dengan segera, Athi membuka pesan singkat tersebut untuk melihat isi dari pesan itu.

"Hah?!" lirih Athi, yang keheranan karena yang mengirim pesan bukanlah Keil, melainkan Agha.

"Ternyata dari Agha!" gumam Athi yang sangat bersemangat.

Athi segera membacanya dengan hati yang berbunga-bunga. Ia membaca kata demi kata, yang membuat dirinya sangat merasa menggebu.

"Maaf, seharian kemarin aku sibuk banget. Gimana ... kalau kita hari ini ketemu? Aku tunggu di mall kemarin, ya!"

Isi pesan dari Agha, membuat Athi merasa sangat berbunga-bunga.

^^^"Gak apa-apa, Gha! Oke, aku siap-siap dulu!"^^^

Athi membalas demikian. Dengan perasaan senang, Athi pun melakukan selebrasi yang sangat heboh, sampai ia melompat-lompat di atas ranjang tidurnya.

"Yes! Jalan sama Agha!" gumam Athi dengan sangat senang.

Ia pun segera bersiap untuk kencan buta kali ini.

...***...

Dengan memakai make up yang tak terlalu mencolok, *** dress berwarna navy, serta padanan high heels berwarna selaras dengan dress yang ia kenakan, Athi pun melangkah jenjang untuk masuk ke dalam mall tempat kemarin dirinya bertemu dengan Agha.

Ia sangat senang, sampai lupa dengan orang-orang sekitar yang sedari tadi memperhatikannya.

"Agha mana, ya?" gumam Athi, sembari mencari di sekitar lobi utama mall tersebut.

"Athanasia!" pekik seseorang dari arah hadapannya, membuat Athi mengubah fokusnya ke sumber suara.

Mata Athi mendelik, "Ah! Agha!" pekik Athi kembali, sembari melambaikan tangannya.

Mereka pun sama-sama saling menghampiri, membuat Athi tersenyum senang bisa bertemu dengan dirinya di sini.

"Udah lama nunggu?" tanya Athi, membuat Agha tersenyum manis ke arahnya.

"Baru sampai 5 menit yang lalu, kok!" jawab Agha, membuat Athi tersenyum kepadanya.

Agha memandangi Athi, dari ujung rambut hingga ujung kaki, membuatnya terasa sangat gemas dengan dandanan Athi yang baginya sangat cantik.

"Wah, kamu cantik banget!" ujar Agha dengan sangat bersemangat, membuat Athi tersipu mendengarnya.

"Ah kamu bisa aja!" gumam Athi, yang tersipu dengan ucapan Agha.

"Yuk kita jalan!" ajak Agha, membuat Athi mengangguk senang.

Mereka pun menikmati kencan buta mereka kali ini, dengan sangat romantis, membuat Athi sangat senang dengan keadaan yang romantis ini.

Mereka kini duduk berhadapan di sebuah tempat duduk panjang dekat eskalator, membuat Athi merasa malu memandang Agha.

"Kita foto bareng, yuk!" ajak Agha, yang selalu bisa mencairkan suasana rancu bersama Athi.

Dengan perasaan senang, Athi pun mendekat ke arah Agha yang sudah mempersiapkan kamera handphone-nya.

"Ckrekk ...."

Agha memperlihatkan hasil foto mereka dengan senang hati, "Wah ... hasilnya bagus banget! Kamu kelihatan cantik di foto ini," ujar Agha, membuat seketika wajah Athi menjadi merona.

"Ah, kamu juga ganteng, kok!" bantah Athi yang merasa tersipu dengan ucapan Agha.

Suasana kembali rancu, membuat Athi terdiam sembari menatap manik mata Agha yang indah.

"Athanasia, sepertinya ... kita berdua ada kecocokan. Apa kamu mau, pacaran sama aku?" tanya Agha yang langsung to the point, membuat Athi mendelik tak percaya dengan apa yang ia dengar.

"Hah, pacaran?" tanya Athi yang tak percaya dengan apa yang ia dengar.

"Iya, kita pacaran. Gimana?" tanya Agha, membuat Athi mengangguk kecil sembari tersenyum.

Agha pun tersenyum mendengarnya, membuat Athi semakin tersipu dibuatnya.

..."Tring ...."...

Satu notifikasi masuk ke handphone Agha, membuatnya segera melihat ke arah pesan singkat yang masuk.

Gimiknya seketika berubah, kemudian segera memandang ke arah Athi, "Sepertinya aku harus pergi. Ada urusan lain dengan temanku," ucap Agha, "apa kamu mau aku antar pulang?" tanyanya membuat Athi tersenyum tak enak padanya.

"Ah, gak usah. Aku juga mau ketemu sama Belle kok habis ini. Jadi, kamu pulang duluan aja gak masalah," tolak Athi, membuat Agha tersenyum.

"Oke kalau gitu, aku pamit," ucap Agha yang langsung bangkit meninggalkan Athi.

"Jangan lupa kirim foto yang tadi, ya!" ucap Athi, membuat Agha mengacungkan ibujarinya.

Athi menghela napasnya panjang, karena ia tak menyangka kalau dirinya sudah menjalin hubungan dengan Agha.

Athi tersenyum, "Duh ... mimpi apa aku semalam? Bisa-bisanya aku pacaran sama orang ganteng kayak Agha!" gumam Athi yang saking senangnya, hingga lupa keadaan sekitar.

..."Tring ...."...

Ada satu pesan masuk dari Agha, membuat Athi segera melihatnya. Di sana, terlihat foto mereka yang bagi Athi sangat indah. Dengan perasaan bahagia, Athi mengunggah kebersamaan mereka di aplikasi chat miliknya.

"Hai Athi!" pekik Belle, yang tiba-tiba saja datang dan mengejutkannya.

"Aduh ... kamu bikin kaget aja," gumam Athi yang merasa terkejut dengan kedatangan Belle.

Belle pun dengan segera duduk di hadapan Athi, "Kamu senyum-senyum aja. Udah lama nunggu di sini?" tanya Belle, membuat Athi menyeringai.

"Belum lama, kok!" jawab Athi dengan sangat bersemangat.

"Eh kamu hari ini pake make up jenis apa? Kok jadi lebih fresh liatnya?" tanya Belle tiba-tiba saja mengalihkan topik pembicaraan.

Athi terkejut mendengarnya, 'Pantesan aja tadi Agha bilang kalau aku cantik,' batin Athi yang sangat senang dengan make up teen yang ia pakai saat ini.

"Kita foto, yuk!" ajak Belle dengan sangat bersemangat.

Mereka pun berfoto bersama, dengan senyuman keduanya yang sangat manis.

"Ckrekk ...."

Belle melihat hasil jepretan kamera yang ia ambil, "Hah?!" gumamnya yang seketika mendelik melihat dua orang gadis yang berjalan di belakangnya, yang ternyata ikut terfoto bersama dengan mereka.

Wajah Belle seketika berubah menjadi pucat pasi, dengan napas yang memburu.

'Hah, mereka?' batin Belle, yang kemudian melihat ke arah belakangnya.

Memang benar yang ia lihat, ternyata adalah gadis yang Belle kenal. Athi memandang Belle dengan penasaran, karena tingkahnya yang menurutnya sangat aneh.

Belle pun kembali memandang ke arah Athi, "Emm ... sepertinya aku harus pulang sekarang, deh!" ujar Belle dengan sangat tergesa-gesa, membuat Athi heran dengannya.

"Lho, mau ke mana?" tanya Athi dengan bingung.

Belle pun merapikan kembali barang-barang yang ia bawa, kemudian berdiri di hadapan Athi, "Aku ada urusan. Sampai jumpa, Athi!" pamit Belle yang langsung pergi meninggalkan Athi, membuat Athi menjadi heran dengannya.

...***...

1
Seathy Diman
boleh komen..?..
maaf ya saya mau komplen nih..pas baca bab pertama okelah.. kedua.. koq banyak banget kata"mendelik"nya..trs pas baca athi menahan sakit knpa "brrr"🤭🤭..
maaf ya saya mah hnya penikmat cerita saja 😁😁
klo disuruh bikin cerita mah kaga bisa ..
lanjut baca marathon nih..
Watilaras
👍👍👍👍👍👍👍
kosong
terima kasih cerita nya AUTHOR ESKOBOK..cerita kamu menarik,berpadanan dengan tajuknya.SEMANIS CINTA SAHABAT...
😘😘😘😘😘Saya sdh habis membaca nya.....GOOD LUCK....untuk cerita yg lain lg....hppy 4u...
EsKobok: thank you for your attention kak🥰
total 1 replies
kosong
🙂🙂🙂🙂🙂
kosong
😁😁😁😁
kosong
emmm
kosong
🤗🤗🤗🤗
kosong
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
kosong
😊😊😊😊😊😊
kosong
😶😶😶😶😶😶
kosong
👌👌👌👌👌💪💪
kosong
💪💪💪💪💪💪😊😊😊
kosong
😊😊😊😊😊😊😊
kosong
🙂🙂🙂🙂🙂
kosong
😁😁😁😁
kosong
😀😀😀😀😀😀
kosong
😘😘😘😘
kosong
💪💪💪💪
kosong
😘😘😘😘
kosong
💪💪💪💪lucas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!