NovelToon NovelToon
Suamiku Anak SMA 2

Suamiku Anak SMA 2

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 5
Nama Author: mawarjingga

18+🔥

Sekuel dari suamiku anak SMA 1.
disarankan membaca suamiku anak SMA 1 dulu ya, biar nggak bingung😊

Menikah diusia muda, bukanlah sebuah keinginan atau bahkan cita-citanya.

Namun, pertemuannya dengan seorang sahabat dari neneknya, membuat Kinar mau tidak mau harus menikah dengan cucunya yang masih berstatus pelajar SMA.

Bagai mana kedua insan muda itu menjalani kehidupan rumah tangganya.

Simak kisahnya ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mawarjingga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apartemen

"Jadi siapa cowok yang ngobrol sama lo tadi?" ujar El, yang kini merebahkan kepalanya diatas kedua paha Kinar, yang sedang duduk diatas sofa.

"Y-yang mana sih?" balas Kinar, sembari mengusap-ngusap rambutnya yang sudah mulai sedikit gondrong itu.

"Ck, Yang tadi sore ngobrol bareng elo, nggak usah pura-pura lupa deh."

"Agung?"

"Jadi namanya Agung?"

"Karyawan kamu sendiri masa nggak tahu sih!"

"Ck, gue kan jarang akrab sama karyawan, jadi mana tahu siapa aja namanya."

"Makanya sesekali berinteraksi sama mereka!"

"Males!"

"Kamu itu emang bener-bener jutek ya, ngeselin banget!"

Hening...

..

El tidak protes, atau pun membalas ucapan Kinar.

"Menurut lo gue orangnya gimana Nar?" ucap El kemudian.

"Euhmz kalau menurut saya, kamu itu jutek, nyebelin, emosian_"

"Jadi gue nggak ada baik-baiknya di mata elo?" potong El.

"Eumz_"

"Kalau gitu, bantu gue jadi orang yang lebih baik Nar, lo bisa kan bantu gue?" ucap El, sembari menggenggam lalu mengecup punggung tangan Kinar, yang membuat wajahnya kini kembali merona.

"El, ngomong-ngomong ini apartemen siapa?" ujar Kinar, untuk mengalihkan rasa gugupnya.

"Punya gue lah."

"Bunda bilang, dulu kamu sering nginep disini ya?" lanjut Kinar, sembari melihat isi dari apartemen tersebut.

"Iya sih, tapi pas gue lagi cape aja, kalau pulang dari Cafe atau dari bengkel gitu."

"Siapa aja yang pernah kamu ajak kesini?"

"Baru lo."

"Bohong!"

"Ck, lo nggak percayaan banget sih sama gue, emangnya harus siapa coba yang harus gue bawa kesini? ayah, bunda, Cantika, atau si kembar tengil?!"

"Ya pacar kamu misalkan!"

"Kalau gue bilang, gue kagak pernah pacaran lo percaya?"

Kinar menggeleng.

"Lo masih nggak percaya juga?" El beranjak mendorong tubuh Kinar, hingga posisinya berada dibawah rengkuhannya.

"W-waktu itu kamu bilang, udah punya pacar." balas Kinar gugup.

"Gue bohong!"

"Hah?"

"Asal lo tahu, lo cewek pertama yang gue sentuh." bisik El.

"J-jadi?"

"Jadi sampai kapanpun gue cuma mau sama satu cewek, yaitu lo!"

"Kamu bohong kan El?"

"Serah deh!" El beranjak mengambil jaket jeans yang tersampir dipinggiran sofa, kemudian menyambar kunci mobil yang tergeletak sembarang diatas meja.

"El mau kemana?" ucapnya, sambari menahan tangan El yang hendak berjalan kearah pintu.

"Mau keluar bentaran!"

"Terus saya?"

"Lo Mau ikut?"

Kinarpun tersenyum dan mengangguk.

"Yaudah lo mandi dulu gih, takutnya pulangnya kemaleman, gue udah bawain baju ganti lo di tas tuh!" menunjuk ransel di dekat sofa.

"Kamu?"

"Udah deh, kagak usah banyak tanya, kalau nggak gue tinggal, Mau?!"

"Iya iya." Kinar pun mengambil baju yang dimaksudkan El, dan bergegas memasuki kamar mandi.

..

"El?" ucapnya ketika baru saja keluar dari kamar mandi.

"Kenapa lagi?"

"S-siapa yang nyiapin baju ganti saya?" tanya Kinar gugup bercampur malu, membayangkan El mengambil dan menyentuh pakaian dalamnya.

"Gue! udah ah ngapain sih masih ngebahas yang kagak penting, ayok jadi ikut nggak?"

"Iya!"

Tanpa mengatakan apapun lagi, Kinar bergegas mengikuti langkah El.

..

Jarak dari apartemen menuju deretan tempat para penjual makanan tidak terlalu jauh, untuk itu keduanya memilih untuk berjalan kaki saja, terlebih sekarang jam baru menunjukan pukul 18:30 sore.

"Lo lebih suka makanan yang mana?" tanya El, sembari menunjuk deretan tenda yang menjual berbagai macam makanan, di pinggir jalan, yang hampir mirip sebuah pasar malam tersebut.

"Nanti kalau saya yang milih, takutnya kamu nggak suka."

"Nggak apa-apa lo santai aja, gue bakalan makan, apapun yang lo pesen kok."

"Beneran?!"

"Ck, lo ribet deh!"

"Ihs, kamu tuh ya, dikit-dikit marah, dikit-dikit marah, nyebelin!"

"Ya makanya tinggal dipilih aja, buruan!"

"Yaudah, aku mau bakso rudal, boleh?"

"Ck, dari tadi kek." El pun berjalan terlebih dahulu, menuju tenda yang terpasang sepanduk dengan tulisan Mie Bakso Rudal, Asli Karang Anyar Solo.

"Bakso mas?" tanya si penjual bakso tersebut.

"Iya, 2 porsi, bakso aja!"

"Siap mas,"

Sambil menunggu baksonya jadi, El pun mencari tempat duduk yang nyaman untuk dirinya dan juga Kinar.

"Silahkan, baksonya mas, mbak!" ucap si penjual bakso sembari mengangsurkan 2 porsi bakso kehadapannya.

"Makasih pak!" sahut Kinar sambil tersenyum.

"Sama-sama mbak, waduh-waduh, si mas sama si mbaknya terlihat serasi sekali ya, ganteng dan cantik."

"Terimakasih pak!" kinar kembali menyahut sambil meringis malu.

"Iya mbak, monggo, selamat menikmati!" lanjut si penjual bakso, lalu kembali kearah gerobak baksonya, untuk mengambil pesanan pembeli yang lainnya.

"Itu bakso apa Kolak sih, nggak kurang manis?" protes El saat melihat mangkuk bakso Kinar isinya berubah menjadi hitam akibat kebanyakan kecap.

"Saya itu suka pedes, tapi lebih suka lagi kalau kecapnya dibanyakin, jadi rasanya lebih gimana gitu." balas Kinar dengan mata berbinar, sembari mulai memasukan potongan bakso kedalam mulutnya.

"Aneh!"

"Biarin!"

El terus memperhatikan cara Kinar memakan baksonya, ia tersenyum ketika melihat gadis itu begitu lahap menikmati bakso hitamnya.

"Mau nambah?" ujar El, ketika melihat mangkuknya mulai kosong.

"Saya udah kenyang El."

"Beneran?"

Kinar mengangguk, sembari meraih es teh manisnya lalu meminumnya hingga tersisa setengah.

El meraih dagu Kinar, lalu menyusut ujung bibirnya yang tertempel sisa saos, menggunakan ibu jarinya.

"Yang bener kalau makan!" ujar El lembut, Yang membuat Kinar mematung seketika.

..

Usai dari warung tenda bakso tadi, Kini El mengajak Kinar untuk berkeliling sebentar.

"Kamu sering kesini El?" ujar Kinar yang kini kembali membuka suara terlebih dulu.

"Nggak juga, cuma sesekali aja!"

"Sama siapa?"

"Emang penting ya, gue pergi sama siapa aja?"

"Ck, nggak usah dijawab sih El kalau nggak mau!" ucap Kinar yang terlihat kesal.

"Lo bisa ngambek juga ya ternyata!" goda El sambil terkekeh, yang membuat Kinar kini semakin mengerucutkan bibirnya.

"Tahu, males ah ngomong sama kamu, pasti ujung-ujungnya nyebelin, dan ngeselin."

"Gue sendirian kalau kesini, tapi pernah juga sih sama si Hanafi anaknya Om Fajar temen ayah." balas El santai.

"Nggak kesepian?"

"Udah biasa!"

Kinar Mengeratkan kedua tangannya memeluk tubuhnya sendiri, saat merasakan hembusan angin malam yang semakin kencang menciptakan dingin yang semakin menyeruak kepermukaan kulit.

"Pakai ini kalau dingin!" ujar El memakaikan jaket jeans yang sedang dipakenya, dan membalutkannya ke tubuh Kinar.

"Malem inj gue udah izin ke bunda kalau kita nggak bakalan pulang!" lanjut El sembari merangkul tubuh Kinar, dan membawanya menuju arah ke Apartemen nya.

..

Sesampainya diapartemen miliknya, El kembali memeluk tubuh Kinar, sembari menikmati keharuman khas Kinar yang akhir-akhir ini sudah menjadi candu baginya.

"Gue nggak mau jauh-jauh dari lo Nar!" bisiknya..

.

.

1
Qaisaa Nazarudin
Kebanyakan cerita novel yg ku baca tuh ya, ceweknya udah tau gak sama kasta,tapi nekat banget mau pacaran,udah gitu dirayu2 dan digombalin dikit aja udah meleleh,setelah disakiti di duain nangis2,Yang jadi korbannya itu si anak..
Qaisaa Nazarudin
Mending panggilannya Nara aja daripada Kinar..heee...
mampir Thor 🙋
Mam D3V ™©🍼🍼
Lucu banget El dan Kinar


Langgeng selamanya ya El dan Kinar
Dafa Jalalludin
🤣🤣🤣🤣
Sunny Kwok
Luar biasa
Mam D3V ™©🍼🍼
Hade Kinar kalo EL masih emosian udah talak EL dan cerai saja


Gerem banget sama sikap EL

Lagian masih bocah ingusan udah kepengen jadi ayah di kira gampang banget kali jadi sosok ayah wkwkka
Mam D3V ™©🍼🍼
Sabar EL jangan emosian terus

Kinar belum siap hamil dan kamu EL jangan memaksakan kehendak kamu yg dimana kamu menginginkan Kinar hamil

Kalo Kinar belum siap ya udah tunggu dia siap hamil
mawarjingga: wkwkwk, Terimkasih lho sudah mampir kk 🥰
total 1 replies
Mam D3V ™©🍼🍼
Hade Nada malah kaga bisa masak hihihi istri macam apa kamu Nada???

Nada cuma bisa marahin anak anak doang tapi masak kaga tau 🤣🤣🤣🤣🤣
mawarjingga: wkwkwk, jangan ditiru ya kak 🤭🥰
total 1 replies
Mam D3V ™©🍼🍼
Sabar EL nanti Kinar cinta kok sama Elu dan mau hamil anak elu
mawarjingga: terimakasih kk sayang sudah mampir 🥰
total 1 replies
Mam D3V ™©🍼🍼
Bapak sama anak sama aja

Like Father like son wkwkwk

Ando masih SMA udah menikah lalu EL masih SMA pun malah menikah wkwkwk kocak
Mam D3V ™©🍼🍼
Apa itu Kinar????

Kinar kaga siap jadi ibu muda nich
Mam D3V ™©🍼🍼
Harusnya kamu bawa tas kerja suami hahaha ini malah bawa tas sekolah suami🤣🤣🤣🤣🤣

Jangan bilang kalo Andra suka sama Kinar
Mam D3V ™©🍼🍼
Gue penasaran sama usia Kinar kalo EL kan 18 th

Kinar harus bisa jadi nyonya bos okeh
Mam D3V ™©🍼🍼
Hebat' banget EL bikin pabrik

Bos muda wkqkwkkq
Mam D3V ™©🍼🍼
Yess EL udah jatuh cinta sama Kinar wkwkkqkw
Mam D3V ™©🍼🍼
Akhirnya EL dan Kinar bikin anak hahahaha
Mam D3V ™©🍼🍼
Nada jadi ibu kejam banget ya kayak ibu tiri wkqkakak
Mam D3V ™©🍼🍼
Ayo EL bikin anak anak sama Kinar wkqkakak
Mam D3V ™©🍼🍼
Agung diam diam suka sama Kinar

Gawat Agung bisa di pecat EL kalo suka Kinar wkwkkqkw
Mam D3V ™©🍼🍼
Jadi Surya Aditama ayahnya Kinar

Kasian banget ya Kinar harus di tinggal ayah kandungnya dan kini Kinar di sayang sama Ando
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!