Tidak ada kata adil didunia ini, semuanya harus didapatkan melalui kerja keras dan usaha mati-matian.
Liu Feng seorang pemuda kesepian yang mati terbunuh, berenkarnasi ketubuh seseorang yang dianggap sampah yang mendapatkan pengkhianatan oleh orang-orang terdekatnya, dan dari situlah ia bersumpah akan membalasnya dengan lebih kejam.
Kekuasaan, Harta kekayaan, dan Jabatan tidak ada artinya dibawah Kekuatan Mutlak yang tak tertandingi.
"Aku Liu Feng akan melenyapkan siapapun yang berani menghalangiku, dan aku akan menghancurkan siapapun yang berani menyingungku. Aku akan membuat namaku terdengar diseluruh alam semesta!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gilang imannuel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 26. Zhu Yue
Liu Feng harus serius dalam pertarungan ini, sebab wanita berambut perak ini jelas tidak lemah, mungkin saja kekuatan sedikit lebih kuat darinya atau setara dalam kekuatan, tapi dia masih ingat dengan jelas bahwa dia menggunakan Kesadaran Ilahi saat menyerangnya pertama kali.
"Kalau begitu...bukankah wanita ini kultivator ranah Kelahiran!" Pikir Liu Feng dengan keringat dingin yang menetes dari wajahnya.
Swoss!!
Disaat Liu Feng sedang berfikir, wanita berambut perak tersebut segera menyerang dengan cepat.
Cahaya perak berkedip dari tubuhnya, dan secara tiba-tiba dia muncul dibelakang Liu Feng dengan kepalan tangan yang diselimuti oleh Yuan Qi.
Buak!!
Untungnya Liu Feng bisa meresponnya dengan cepat, walaupun begitu dia juga terlambat untuk menarik pedangnya, dan hanya bisa menahannya dengan menggunakan tangan kosong.
Ketika tinju mereka saling bertemu, segera terjadi hembusan angin yang cukup kuat, tapi wanita itu segera menyipitkan matanya dengan ekspresi heran, dan setelah itu mereka berdua segera mundur dengan menggunakan kekuatan Ruang.
"Fisik wanita itu hampir setara dengan milikku, siapa sebenarnya wanita itu?" Liu Feng begitu terkejut dengan kekuatan wanita berambut perak tersebut.
Namun wanita itu tidak berhenti sampai disitu, Api emas segera muncul disekitarnya, dan Yuan Qi dalam jumlah besar bergejolak disekitarnya.
Wossss!!
Segera sebuah telapak tangan raksasa dengan Api emas muncul diatas Liu Feng, dan tidak hanya itu dia dapat merasakan bahwa sekitarnya menjadi melambat, tapi Liu Feng masih bisa mengendalikan dirinya sehingga dia dapat menarik pedangnya.
Slaas!! BOOM!!
Tebasan yang mengandung Niat Pedang yang kuat segera membelah tapak itu dengan mudah, dan segera meledak diatas yang membuat tempat mereka bertarung bergetar.
"Pergi!" Liu Feng segera berkonsentrasi.
Pedang biru dengan percikan Petir Akhirat berwarna merah melesat kearah wanita itu, dan kecepatannya sangat luar biasa yang membuat wanita itu harus menerima beberapa luka ditubuhnya yang indah.
"Teknik Pedang Terbang?!" ekspresi wanita berambut perak itu berubah drastis.
Tapi, dia segera bertindak cepat untuk menghadapi pedang biru yang mengarah padanya, sinar perak segera muncul digenggaman tangan kanannya yang segera membentuk sebuah tombak yang terbuat dari Yuan Qi murni.
Tringg! Tringg! Tringg!
Wanita segera menangkisnya dengan teknik Tombak yang luar biasa dan indah, ketika tombak ditangannya bentrok dengan pedang terbang Liu Feng, itu menciptakan percik api yang disertai oleh getaran udara yang membuat pohon-pohon dan tanah yang ada disekitarnya berguncang.
Namun disaat yang sama Liu Feng segera maju dengan tinju yang dialiri oleh Petir Merah, dan itu diikuti oleh satu pedang terbang lainnya.
"Gawat!" Wanita itu segera diselimuti oleh cahaya perak yang terang dan segera membuat menghilang dari hadapan Liu Feng.
BOOM!!
Karena serangannya meleset, Liu Feng secara tidak sengaja menghancurkan tanah yang ada disekitarnya, dan dua pedang terbang miliknya segera melayang-layang disekitarnya.
"Teleportasi? sepertinya kemampuannya dalam kekuatan Ruang sangat tinggi." Batin Liu Feng dengan ekspresi serius.
"Jatuhlah!" Wanita segera bergerak dengan sebuah teratai emas ditangannya.
"Pedang musim semi, maju!" kedua pedang terbang disekitarnya bergerak seperti sebuah embun pagi, dan kedua pedang tersebut seakan-akan mampu menembus apapun.
Tapi, wanita berambut perak itu dapat menangkisnya dengan tombak yang ada ditangan kanannya, sementara itu Liu Feng merasa sesuatu yang sangat berbahaya pada teratai emas yang ada ditangan kirinya.
Dengan gerakan yang cepat dan indah, wanita itu mampu menghindari serang pedang terbang Liu Feng, tapi hal itu menyebabkan tombak perak yang terbuat dari Yuan Qi miliknya hancur.
"Heh...matilah!" wanita itu segera mengirimkan teratai emas tersebut pada Liu Feng.
BOOMM!
Ledakan yang cukup besar segera terjadi, kelopak bunga teratai berwarna emas segera bertebaran sambil memancarkan Api berwarna emas, dan wanita itu segera mundur beberapa meter ketika menahan ledakannya.
"Seharusnya kau tidak akan mati semudah itu bukan?" Wanita itu menyipitkan matanya melihat perisai biru yang tiba-tiba muncul didepannya.
"Master Rune? apa-apaan dengan orang ini sebenarnya?" batin wanita itu dengan ekspresi penuh tanya.
Liu Feng yang baru saja menghadapi serangan tersebut segera turun dengan tenang, tapi dia dapat dengan jelas ingat betapa mengerikan serangannya tadi.
"Bukankah ini sedikit berlebihan Nona? kau tiba-tiba memancarkan Niat Membunuh pada seseorang yang baru saja kau temui, bukannya ini sedikit tidak baik?" tanya Liu Feng dengan ekspresi tak berdaya.
Walaupun Liu Feng mampu mengalahkan wanita berambut perak tersebut, dia yakin harus menggunakan segalanya untuk membunuhnya, dan lagi ini bukanlah alasan yang bagus untuk menggunakan kemampuan penuhnya.
Wanita itu segera mendengus dingin"Sedikit tidak baik? kau telah mengintip seorang wanita yang sedang telanjang, bukankah itu sudah lebih dari cukup bagiku untuk membunuhmu! pria mesum!"
Liu Feng menjadi tidak berdaya, tapi dia tidak terima disebut sebagai pria mesum, dan dengan ekspresi kelas dia segera berkata.
"Bukankah kau harus melihat dirimu sendiri? kau mencium pria tanpa adanya alasan, bahkan sampai melibatkanku dalam masalahmu!"
Wanita itu sontak memerah, "A-Apa yang kau bicarakan?!"
"Huh! bukankah ini adalah bayaran yang setimpal, kau menciumku dan aku melihat tubuhmu tanpa busana, anggap saja ini impas!" Ucap Liu Feng sambil mendengus kesal.
"!!!" wanita itu segera terkejut dengan wajah yang semakin memerah, asap mengepul dari kepalanya, tubuh gemetaran karena malu, tapi dapat jelas dirasa bahwa terdapat kemarahan yang sangat besar dari tubuhnya.
Liu Feng yang menyadari hal tersebut tersadar bahwa perkataannya memang ada yang salah, dan itu membuatnya menjadi tidak berdaya.
Wanita itu segera berkata dengan suara malu, tubuhnya gemetaran karena marah, wajahnya yang masih memerah, "A-Aku Zhu Yue tidak pernah mendapatkan perlakukan seperti ini...tidak pernah! aku akan membunuhmu!"
"T-Tunggu dulu!" Liu Feng segera mengaktifkan sesuatu.
Wossss!
Segera sebuah Array kecil muncul dibawah kaki Zhu Yue dengan cepat, dan itu segera membuat tubuhnya tidak bisa bergerak
"Apa-apaan ini?" Zhu Yue terkejut.
Sementara itu Liu Feng sedikit berkeringat dingin saat merasakan Niat membunuh yang kuat dari Zhu Yue, kali ini dia benar-benar ketakutan dengan tindakan yang dilakukan oleh wanita tersebut.
"Lepaskan!" Zhu Yue meraung kesal sambil meronta-ronta.
"Huff...sebaiknya kau diam dulu seperti itu untuk sementara waktu, jika kau bergerak maka akan menjadi sebuah masalah nantinya." Ucap Liu Feng dengan nafas terengah-engah sambil menyeka bibirnya.
Tapi secara tiba-tiba, Liu Feng dapat merasakan tubuhnya Zhu Yue memancarkan aura yang sangat kuat, kebencian yang sangat dalam secara tiba-tiba terpancar dari tubuhnya, dan tubuhnya kembali gemetaran hebat karena alasan yang belum jelas.
"Apa yang ingin kau lakukan sekarang? mempermainkanku sampai mati?" ucap Zhu Yue dengan suara pelan.
"Eh? tidak! tidak! aku tidak berencana melakukan niat buruk padamu, aku hanya ingin kau diam saja untuk sementara waktu." Liu Feng segera mengelengkan kepalanya dengan ekspresi bingung.
"Lebih baik aku mati dari pada dipermainkan olehmu!" Zhu Yue meraung marah saat kekuatan aneh secara tiba-tiba melonjak naik dari tubuhnya.
Wossss!!
Liu Feng segera terdorong berbagai langkah saat kekuatan aneh tersebut berusaha mendorongnya, dan dia dapat merasakan aura yang sangat kuat secara tiba-tiba terpancar darinya.
"Mati...Mati! mereka semua yang telah membuatku menderita harus mati!!" Energi aneh segera bergejolak didalam tubuh Zhu Yue, dan kemarahan yang disertai oleh kebencian terpancar dengan jelas, dan dia segera meneteskan air mata yang secara perlahan berubah menjadi darah.
"Dia menangis? dia benar-benar menangis?!!" Liu Feng secara tiba-tiba merasa bersalah.
Walaupun Liu Feng adalah orang yang berdarah dingin, dia tetap memiliki sisi kemanusiaan dihatinya, terlebih lagi terhadap wanita yang memiliki hati yang teguh dan kuat, melihat kebencian yang dipancarkan oleh Zhu Yue entah mengapa itu mengingatkan akan dirinya yang dulu.
"Baiklah! Baiklah! aku akan melepaskanmu! tolong hentikan!" Liu Feng segera menghilang Array kecil yang membatasi pergerakan Zhu Yue.
Anehnya setelah Array kecil tersebut dihilangkan, Zhu Yue masih memancarkan aura aneh yang memancarkan perasaan berbahaya, dan anehnya lagi ada semacam Qi aneh yang muncul didalam tubuhnya.
"Itu adalah Hati Iblis! gawat! Hati Iblisnya akan segera terbentuk, kebencian macam apa yang dimilikinya sampai membuat Hati Iblis muncul dihati dan pikirannya." Ucap Liu Feng sambil menghalau Qi Iblis yang kacau.
Di Alam Semesta ini Kultivator Iblis dianggap normal keberadaannya, sebab tidak peduli jalur kultivasi macam apa yang dipilih asalkan mereka tidak kehilangan akal, mereka akan tetap dianggap sebagai Kultivator keabadian.
Tapi beda ceritanya jika ada yang memiliki Hati Iblis, dimana Hati Iblis ini terbentuk oleh Kebencian, Kemarahan, Sakit hati, dan segal macam unsur negatif dipikirkan seseorang. Ketika Hati Iblis sepenuhnya terbentuk, orang tersebut secara alami akan menjadi sosok Iblis gila yang hanya ingin membunuh dan membalas dendam.
"Sialan! kenapa aku harus menghadapi sesuatu yang seperti ini?" Liu Feng menyeriyit saat tatapan mata Zhu Yue yang diarahkan padanya.