NovelToon NovelToon
The Yakuza’S Cold Princess

The Yakuza’S Cold Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Crazy Rich/Konglomerat / Mafia
Popularitas:288
Nilai: 5
Nama Author: KimiHaruka

Empat kehidupan, satu takdir terlarang. Di balik aura Antartika sang putri tersembunyi, ada pengawal Yakuza yang rela menantang maut demi melindunginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KimiHaruka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Ada Ketenangan....

​Pagi hari di kediaman utama klan Uchiha selalu diawali dengan ilusi kedamaian yang menipu. Sinar matahari menerobos di antara celah pohon pinus, gemercik air kolam koi terdengar menenangkan, dan aroma udara sejuk musim gugur membelai teras kayu.

​Tapi di dalam rumah? Tentu saja tidak sedamai itu.

​Di meja makan teras dalam, Yoona sedang menikmati sarapan paginya bersama Hatake Kakashi.

​Menu sarapan buatan tangan Kakashi pagi ini bener-bener menggugah selera: semangkuk Gyudon nasi hangat bertabur irisan daging sapi panggang juicy dengan jamur dan telur setengah matang yang lumer, disampingi semangkuk brokoli rebus bumbu gurih, serta irisan buah melon segar sebagai pencuci mulut.

REFERENSI MAKANAN cr. Pinterest

​Kakashi duduk di sebelah Yoona tanpa menggunakan maskernya. Kakashi mengenakan kemeja santai, menatap Yoona yang sedang mengunyah nasinya.

​"Nuna, makan yang tenang. Pelan-pelan," bisik Kakashi halus, mengusap sudut bibir Yoona yang terkena saus.

​Yoona menyeruput teh hangatnya, lalu melirik jam dinding kayu di koridor. Jarum jam sudah menunjuk ke angka 07.30 pagi.

​Seketika mata jernih Yoona memelotot. "ANJIR!! INI UDAH JAM SETENGAH DELAPAN?!"

​Kakashi menaikkan sebelah alisnya tenang. "Iya. Kenapa, Nuna?"

​"GUE ADA JADWAL PRESENTASI KELOMPOK JAM DELAPAN LEWAT LIMABELAS SAMA SI UKE!" jerit Yoona histeris, menyambar gelasnya lalu berdiri mendadak.

​Yoona langsung berlari kecil menyusuri koridor kayu menuju lorong kamar Sasuke. Dengan emosi membuncah, Yoona mengepalkan tangannya lalu menggedor pintu kamar kayu kembarannya dengan beringas.

​BAM! BAM! BAM!

​"SASUKE! BANGUN LU KADAL GURUN SIALAN!" teriak Yoona melengking dari luar pintu. "HARI INI PRESENTASI MATAKULIAH MANAJEMEN INVESTASI! LU MAU GUE BENTUK JADI IKAN ASIN HARI INI?!"

​Tidak ada jawaban selama lima detik, sebelum akhirnya terdengar suara gragapan dan barang jatuh dari dalam kamar.

​"H-HAH?! A-APA?! PRESENTASI?!" suara Sasuke terdengar serak, panik setengah mati dari balik pintu. "SEKARANG JAM BERAPA ANJIR?!"

​"JAM SETENGAH DELAPAN, BEGO!" semprot Yoona murka.

​"E-EH ANJIRR GUE BELUM MANDI!" jerit Sasuke dari dalam sambil terdengar bunyi gedebuk seperti orang jatuh dari tempat tidur.

​Yoona memutar matanya muak. Menunggu tiga menit? Persetan! Yoona tahu betul kelakuan kembarannya yang kalau dandan butuh waktu setengah jam sendiri demi meluruskan rambut spiky-nya.

​"Persetan lah! Terserah lu mau terlambat apa kagak!" omel Yoona kesal, memutar badannya dan berjalan cepat menuju garasi tanpa memedulikan teriakan panik Sasuke dari dalam kamar.

​Untuk berangkat ke kampus pagi ini, Yoona memutuskan tidak naik supercar. Kakashi yang sudah siap mode siap siaga memilih mengeluarkan salah satu koleksi kendaraan taktisnya dari garasi: sebuah Jeep Wrangler 'Black Ops' warna hitam dop yang tinggi, gagah, dan berlapis kaca anti-peluru.

Cr. Pinterest

​Penampilan Yoona pagi ini mengusung gaya varsity-chic yang amat sangat manis dan modis.

​Yoona mengenakan Baseball Jumper Navy dari Menasoo—sebuah jaket bisbol warna biru dongker bergaris putih yang membalut kaus putih polos di dalamnya. Bawahannya dipadukan dengan celana jins ketat High Rise Skinny Jeans dari Calvin Klein warna denim pekat, serta sepatu Adidas Gazelle Bold Shoes warna putih bersih. Wajah cantiknya terbingkai kacamata baca berbingkai perak Cloudy Day Only 02 dari Gentle Monster, dan di bahunya tersangkut ransel Jansport Superbreak warna putih.

REFERENSI OUTFIT by JENNIE BLACKPINK

​BRUMMMM!

​Mesin raksasa Jeep Wrangler menyalak gahar. Kakashi mengemudikan mobil tangguh itu membelah jalanan Tokyo dengan tenang. Yoona duduk di kursi penumpang depan, sibuk merapikan draf slide presentasi di iPad-nya sambil mengomel sepanjang jalan.

​"Awas aja tuh si ukee... kalau nilai gue jelek gara-gara dia telat datang!" cerceh Yoona kesal.

​Kakashi yang memegang kemudi hanya terkekeh rendah, melirik Yoona dari sudut matanya. "Tenang, Nuna. Tuan Muda Sasuke pasti sampai tepat waktu. Dia kan selalu punya cara ajaib kalau lagi terdesak."

​Seperti biasa, begitu mendekati kawasan kampus Universitas Tokyo, Kakashi menghentikan Jeep hitamnya di sebuah gang sepi tak jauh dari gerbang utama. Yoona tidak ingin mencolok atau memicu rumor lagi.

​Sebelum Yoona turun, Kakashi menjangkau tangan Yoona, mendaratkan kecupan hangat di punggung tangannya.

​"Belajar yang rajin, Nuna. Kalau ada apa-apa, langsung telepon saya," bisik Kakashi lembut.

​Yoona menyunggingkan senyum cantiknya, rona merah menghiasi pipinya. "Iya, Kakashi. Kamu hati-hati ya."

​Yoona melangkah santai menuju area plaza utama kampus. Tak jauh di dekat air mancur, sosok Lisa sudah berdiri melambaikan tangan.

​Hari ini, kelompok Lisa beda matakuliah dengan Yoona dan Sasuke. Penampilan Lisa pagi ini memancarkan gaya chic-colorful yang amat sangat mahal.

​Lisa mengenakan kardigan Day Tripper Vol.2 dari House of Sunny bernuansa warna oranye, kuning, dan putih yang bermotif pemandangan estetik. Bawahannya dipadukan dengan celana denim High Rise Stove Pipe dari RE/DONE dan sepatu Mihara Yasuhiro Toe Cap Sneakers warna putih. Penampilannya makin berkilau dengan tas Celine Ava Bag warna hitam, kalung Damiani Belle Epoque, jam tangan Bvlgari, serta tatanan cincin Chrome Hearts di jari-jarinya.

REFERENSI OUTFIT by LISA BLACKPINK

​"Na! Si uke mana? Bukannya lu hari ini ada presentasi sekelompok sama dia?" tanya Lisa heran begitu Yoona mendekat.

​Yoona mendengus kasar. "Masih molor pas gue berangkat! Bodo amat, biarin!"

​NGEEEEEENG! BRUMMMMMM!

​Belum selesai Yoona menyelesaikan kalimatnya, sebuah suara deru mesin hypercar bertenaga raksasa menggelegar memenuhi area parkir VIP kampus. Suara lengkingannya begitu memekakkan telinga, membuat ratusan mahasiswa di area plaza refleks menoleh.

​Sebuah Bugatti Atlantic Custom warna hitam pekat meluncur deras, melakukan drift tipis sebelum berhenti sempurna tepat di lot parkir paling depan!

Cr. Pinterest

​Pintu mobil gullwing naik ke atas. Sosok Sasuke Uchiha melangkah keluar dengan gaya sok cool-nya.

​Meskipun tadi bangun tidur dalam keadaan gelagapan dan panik setengah mati, si kadal gurun ini ternyata masih sempat-sempatnya mencuri kunci mobil koleksi termahal milik ayahnya, Fugaku Uchiha! Dengan kemeja putih yang sedikit berantakan, jaket kulit disampirkan di bahu, dan rambut spiky yang sudah dirapikan kilat pakai gel, Sasuke menebarkan kedipan mata pada deretan mahasiswi yang langsung berteriak histeris.

​Yoona dan Lisa berdiri mematung, merotasikan mata mereka kompak dengan ekspresi jijik maksimal.

​"Cih! Dasar kadal flexing!" semprot Lisa geli.

​Sasuke berlari-lari kecil mendekati Yoona dengan cengiran tanpa dosa. "Hosh... hosh... Nana! Gue kagak telat kan?! Lu tega banget ninggalin kembaran ganteng lu ini!"

​"Bacot lu, Sasuke. Cepat masuk kelas sebelum gue tendang pala lu!" ancam Yoona dingin, langsung berbalik menuju gedung fakultas bisnis.

​Di selasar lantai dua gedung fakultas, suasana koridor mendadak agak tegang dan bisik-bisik riuh terdengar dari para mahasiswa.

​Pasalnya, baru saja melintas seorang dosen wanita muda bernama Mahira.

​Mahira adalah dosen baru pindahan dari universitas swasta. Meskipun tidak mengajar di kelas Yoona, Lisa, maupun Sasuke, nama Mahira dalam dua minggu terakhir sudah menjadi buah bibir terpanas di kampus. Gayanya sok cool, sok jaim, dan selalu memamerkan aura "wanita karir independen". Tapi di balik pembawaannya yang sok iya, Mahira sangat dibenci oleh hampir seluruh mahasiswa karena hobinya mempersulit nilai, memberikan tugas tidak masuk akal, dan sering melakukan power-trip pada mahasiswa yang tidak ia sukai.

​Saat melintas di depan kantin, Mahira sempat melirik sinis ke arah kelompok Yoona dan Lisa dengan dagu terangkat tinggi, berlagak tidak sudi menatap mahasiswa yang menggunakan barang-barang branded.

​Lisa yang melihat lirikan sinis itu langsung memasang raut muka sassy-nya. Tangannya sudah gatal ingin menyemprot dosen sok jaim itu di tempat.

​"Anjir... tuh dosen mukanya minta dicolok banget," bisik Lisa gemas pada Yoona. "Sok iye banget gayanya! Mau gue labrak kagak, Na?"

​Yoona menahan lengan Lisa, membetulkan posisi kacamata Gentle Monster-nya dengan tenang. Mata jernih Yoona menatap punggung Mahira yang melangkah pergi.

​"Tahan dulu, Lis," ujar Yoona dingin dan tenang khas Ice Queen. "Gue mau analisis dulu nih cewek. Jangan disemprot sebelum dia berani nyenggol kita. Kalau dia cuma cari perhatian sama mahasiswa lain, biarin aja dulu. Tapi kalau sekali aja dia berani berulah sama kita... baru kita ratakan."

​Lisa tersenyum miring, mengacungkan jempolnya. "Setuju. Simpan tenaga dulu."

​Pukul sembilan pagi, jam kuliah Manajemen Investasi dimulai di ruang auditorium tiga.

​Tiba waktunya bagi kelompok Yoona dan Sasuke untuk maju ke depan kelas melakukan presentasi draf analisis saham.

​Sebenarnya, seratus persen berkas analisis, draf draf data, hingga slide presentasi yang berada di dalam USB itu adalah murni hasil kerja keras Yoona seorang diri. Sasuke sama sekali tidak menyentuh materi karena sibuk latihan band dan balapan.

​Namun, begitu mereka berdua berdiri di depan mimbar dan proyektor menyala... sifat ajaib si kadal gurun langsung bekerja.

​Sebelum Yoona sempat membuka mulutnya, Sasuke dengan percaya diri tinggi langsung menyambar mikrofon utama!

​"Selamat pagi Prof, dan rekan-rekan sekalian," buka Sasuke dengan suara beratnya yang sangat karismatik, melemparkan senyum maut khas model panggung. "Hari ini, saya dan Yoona akan membedah strategi investasi tingkat tinggi yang belum pernah ada di draf kuliah mana pun."

​Yoona yang berdiri di sebelahnya seketika memelototkan matanya. "ANJIR! NI BOCAH MALAH NYEROBOT DULUAN?!" batin Yoona histeris.

​Sasuke dengan sangat lancar dan penuh gaya mempresentasikan slide demi slide! Meskipun dia tidak ikut menyusun materinya dari awal, Sasuke adalah seorang Uchiha. Otaknya yang cerdas dan kemampuan bicaranya yang luar biasa luwes membuat penjelasan materi rumit buatan Yoona terdengar sangat memukau, tajam, dan penuh wawasan nyata!

​Sasuke menyelipkan humor-humor cerdas yang membuat seluruh isi kelas—termasuk dosen penguji—terpesona dan bertepuk tangan riuh.

​Yoona cuma bisa berdiri di samping mimbar, memberikan sedikit penambahan teknis, sambil menahan napas menatap kembarannya yang bener-bener menyapu bersih panggung presentasi.

​"Luar biasa! Analisis yang sangat tajam dan penyampaian yang sempurna, Sasuke, Yoona! Nilai kalian A Plus!" puji dosen penguji dengan wajah puas.

​Usai jam kuliah selesai dan seluruh mahasiswa keluar dari auditorium, Yoona berjalan di koridor sambil menyilangkan tangannya di dada, menatap Sasuke dengan tatapan Antartika yang super dingin.

​"Lu ya... nyerobot mik gue pas presentasi!" semprot Yoona kesal. "Padahal yang ngerjain drafnya semalaman itu gue!"

​Sasuke tertawa heboh, merangkul bahu Yoona dengan santai. "Ya elah, Nana! Kan yang penting hasilnya A Plus! Lu yang bikin materi geniusnya, gue yang bagian tebar pesona dan eksekusi bicaranya! Teamwork namanya itu!"

​Yoona menepis tangan Sasuke dari bahunya. "Teamwork dari mana?! Lu cuma tinggal cuap-cuap doang!"

​"Iya, iya, ampun dahhh!" tawa Sasuke pecah, mengacungkan dua jarinya. "Sebagai bentuk rasa terima kasih gue karena lu udah carry tugas ini, nanti malam gue traktir lu makan sepuasnya! Bebas pilih tempat!"

​Yoona menaikkan sebelah alisnya curiga. "Beneran? Traktir di mana?"

​"Nanti gue kabarin! Pokoknya tenang aja, kembaran ganteng lu ini gak bakal ingkar janji!" cengir Sasuke sambil mengedipkan matanya, lalu berbalik melambaikan tangan menuju Bugatti-nya.

​Yoona menyipitkan matanya menatap punggung kembarannya yang menghilang di tikungan koridor.

​"Janji doang... entah kapan ditraktirnya," gumam Yoona pasrah sambil menggelengkan kepala, lalu mengeluarkan ponselnya untuk mengirimkan pesan manja pada Kakashi agar menjemputnya di tempat biasa.

...----------------...

FYI : Cerita ini mengandung sedikit unsur kekerasan, adegan dewasa dan Age Gap (Cinta beda usia), bagi yang tidak suka boleh skip aja.

Cerita ini hanya fiksi belaka, tidak ada hubungan dengan tokoh atau organisasi manapun. Mohon bijak dalam membaca dan berikan komentar, saran, atau kritik yang sopan dan membangun. Arigatou Gozaimasu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!