NovelToon NovelToon
Love You Forever

Love You Forever

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:77.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kiraz Dincer

Mariana dijodohkan dengan Raka, pemuda pilihan orang tua nya . Tanpa sepengetahuan Mariana , Raka ternyata punya hubungan dengan Meli yang merupakan sahabat Mariana . Karena ketidakterbukaan Meli , akhirnya membuat kesalahpahaman . Persahabatan mereka pun Retak .

Suatu hari Mariana tersesat di hutan saat mengikuti kegiatan mapala . Namun dia tidak sendiri. Ada Revan bersamanya . Revan yang diam-diam menyukai Mariana dari dulu , akhirnya bisa mengungkapkan perasaannya . Dan ternyata Mariana juga mempunyai perasaan yang sama .

Cinta mereka terhalang restu orang tua dari Mariana . Akankah mereka bersatu ? bagaimana perjuangan Revan untuk mengambil hati kedua orang tua Mariana ? akankah persahabatan antara Mariana dan Meli kembali terjalin ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiraz Dincer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

"Mel , apa yang lu lakuin di sini?"  Wajah Raka pucat pasi mendapati Meli sedang duduk manis di sofa rumahnya saat dia pulang dari kampus . 

"Kenapa Ka ? lu takut kalau gw mau membocorkan rahasia kita?" ejek Meli acuh tak acuh dan tak beranjak dari duduknya . 

"Gw minta lu keluar dari rumah gw sekarang juga" usir Raka tanpa rasa kasihan .

"gw bakal pergi setelah gw bertemu dengan papa lu, menjelaskan kelakuan anaknya yang bejat" 

Raka meradang lantas menarik kasar tangan Meli .

 

"Gw ngga akan biarin hal itu terjadi" ujarnya terus menyeret gadis malang itu keluar dari rumah mewahnya . 

"Keluar lu sekarang" Raka mendorong kasar wanita yang tengah hamil muda itu menjauh dari pintu rumahnya . 

Tubuh Meli terpental jatuh dan seketika terdengar jeritan kesakitan dari bibirnya . 

"Mel , lu kenapa? " Raka panik dan mendekat . 

"Perutku , aaahhhh " Meli tak berdaya , lalu pingsan tepat di kaki Raka .

"Mel...." 

~~

"Dari awal sudah saya tegaskan , kalau saya tidak akan pernah merestui hubungan kamu dengan Ana" tegas Bu Nadya pada pendiriannya . 

Revan dan Ana saling pandang berbagi kekuatan satu sama lain .

"Maaf Bu Nadya , jika kekurangan saya terletak pada derajat yang selalu Bu Nadya elu-elukan , saya berjanji akan berusaha lebih keras lagi agar saya sederajat dengan keluarga Bu Nadya , tapi saya butuh waktu untuk mewujudkan itu semua dan saya butuh Ana selalu ada di sisi saya . Saya yakin bisa menempatkan posisi saya sejajar dengan kehidupan Bu Nadya" ujar Revan mantap dengan segala keinginannya .

 

"Ma , kenapa sih mama selalu memandang Revan dari segi harta ?. Revan laki-laki yang baik ma , dia juga laki-laki pekerja keras . Kekayaan bisa di cari Ma , tapi kebahagian Ana ada bersama Revan, Ana tidak mau kehilangan itu" 

Bu Nadya menatap pasangan muda-mudi di hadapannya . Nuraninya sebagai ibu tidak bisa di bohongi . Putrinya sangat bahagia dengan pilihannya dan Revan terlihat begitu menyayangi dan melindungi putri semata wayangnya itu .

Dari cara laki-laki muda itu menatap putrinya, menggenggam tangannya tanpa mau melepasnya termasuk bahasa tubuh yang selalu menenangkan kegelisahan putrinya dan yang terpenting kegigihan Revan menaklukkan untuk restu darinya . Namun tak mudah memberikan restunya untuk sang putri sebab ada benang kusut yang tak bisa di urai dari dirinya sendiri .

 

"Percuma kalian datang dan memohon pada saya karena saya tetap akan menjodohkan Ana dengan Raka" tekan Bu Nadya tak mau terbawa perasaan. 

"Sampai kapanpun Ana tidak mau di jodohkan dengan Raka " tolak Ana tegas .

 

"Dan sampai kapan pun saya tidak akan melepaskan Ana dan akan terus membuktikan pada Bu Nadya bahwa saya layak mendapatkan restu dari anda " tambah Revan melanjutkan penegasan kekasihnya .

 

"Dengar Ana , jika kamu tetap bersikeras dengan keinginan kamu, berarti kamu lebih memilih laki-laki ini di banding orang tua khususnya mama yang sudah melahirkan kamu. Jika kamu tidak mau menuruti kata-kata mama , berarti kamu lebih memilih Revan dari pada mama kandung kamu sendiri" 

"Mama, jangan bicara seperti itu. Ana sayang sama mama"

 

"Kalau begitu tinggalkan Revan dan menikah dengan Raka " sela Bu Nadya. 

"Ngga mungkin ma" 

"Kamu jangan egois Ana . Keutuhan keluarga kita ada di tangan kamu . Memilih tetap bersama Revan sama halnya kamu menghancurkan kelangsungan hidup keluarga kita . Mama , papa juga kamu akan hancur Ana " jelas Bu Nadya tak tahu harus bagaimana memisahkan sang putri dengan Revan .

"Ma,apa yang mama bicarakan?" tanya Ana tak paham maksud pembicaraan mamanya. 

"Van , kalau kamu memang mencintai putri saya dan ingin melihat dia bahagia , lepaskan Ana . Biarkan dia hidup dengan Raka karna Raka lebih baik dari kamu" 

Perkataan Bu Nadya ibarat halilintar bagi kedua pasangan saling cinta itu. 

"Maaf Bu Nadya , saya tidak bisa . Ana adalah nyawa saya dan saya tidak akan melepaskannya . Maaf kalau saya egois" 

"Saya ibu kandungnya dan saya berhak mengatur siapa yang layak menjadi pendamping hidup putri saya" 

"Beri saya satu alasan kenapa saya harus meninggalkan Ana , di luar penilaian harta?" ujar Revan tak surut dengan gertakan Bu Nadya .

Ruang tamu hening dari suara-suara yang sempat beradu pendapat dan keinginan . 

"Kalian tahu , kenapa saya bersikeras menjodohkan Ana dengan Raka ?" 

Revan dan Ana jelas sekali ingin tahu. 

"Itu karna sa.." 

"Cukup Nadya" seru suara lain yang baru datang. 

"Papa"seru Ana . 

Gadis itu bangkit menyambut papanya yang baru pulang kerja . Revan juga begitu , dia segera menyalami laki-laki paruh baya itu. 

"Maaf Van , bukan om bermaksud kasar . Hari sudah malam , sebaiknya kamu pulang sekarang , biar om yang bicara dengan istri om tentang semua ini " ujar Pak Yudi hati-hati dan tetap tenang menanggapi suasana yang memanas. 

Revan tak membantah dan langsung pamit di antar kekasihnya hingga depan pintu . 

"Ana , kenapa aku merasa ada hal penting yang mau di katakan oleh mama kamu , jujur , aku tiba-tiba jadi takut dengan apa yang Bu Nadya katakan bisa memisahkan kita" Revan menyampaikan unek-unek yang membuat dia tak tenang . 

"Aku juga merasakan yang sama Van . Semoga ketakutan kita tidak jadi kenyataan" Ana mengiyakan pendapat itu dalam pelukan hangat sang kekasih . Dia pasrah saja saat tubuhnya kian erat terbenam dalam pelukan itu . Gadis itu menyambut hangat kecupan hangat dan mesra di keningnya .

~~

Di ruangan yang serba putih , Meli terbaring lemah . Saat tersadar dan tidak ada seorang pun yang menemani , air mata pun mengalir begitu saja tanpa bisa di cegah meratapi nasib hidupnya .

"anakku..." Meli mengusap lembut perutnya yang masih terlihat rata . Insiden sore tadi di rumah Raka, hampir saja membuat Meli keguguran .

"Gw ngga boleh diam saja . Kalau lu memang mau lari dari tanggungjawab, biar gw sendiri yang bertindak . Lu siap-siap aja terima akibatnya" gumam Meli sambil mengambil handphone nya berniat menghubungi seseorang .

~~

drrrrtt.. drrrtt.... getaran handphone dari saku baju Ana , mengagetkan Ana dalam dekapan Revan .

"Meli...?" Ana menatap layar ponsel nya melihat siapa yang menelepon nya .

"halo..."

"Hallo...An..lu bisa kesini ngga ? ada hal yang mau gw omongin . Temuin gw di RS Harapan ruangan mawar 12 besok ." jawab Meli tanpa basa basi atau menunggu Ana menjawab lalu mematikan panggilannya .

"ha...halo...Mel..." Ana terheran-heran kenapa Meli mengajaknya bertemu di RS pula .

"ada apa sayang " Revan membuyarkan lamunan Ana .

"Van, bisa anterin aku ke RS Harapan besok ? . Meli ngajakin aku ketemuan di sana. Tapi kenapa harus di Rumah sakit ya ?" Ana masih terheran .

"Kamu jangan terlalu banyak berpikir , kita lihat saja besok . Ya udah , besok aku jemput kamu . Sekarang aku pulang dulu , udah malam "

"oke, hati-hati Van. Kamu bawa motor nya jangan ngebut ya . Jangan lupa kasih kabar kalau udah sampai rumah " Ana mengingatkan .

"siap Bu Dokter..." canda Revan sambil memberi hormat . Ana pun tersenyum .

1
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝
kata-kata yang menyejukkan hati, seandainya kata-kata ini diucapkan sama suami setelah aku lapor kalo uang belanja habis sebelum waktunya... behhh indah dunia....😂
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝: auto bilang Love You Forever.....Hubby....😁
total 2 replies
ₐᵤgᵤ𝘴𝚝
jiaaaah ada yang cemburu.....
Hrk,leath
😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,ini lah cerita nak ingusan kukira bagus sorry bro,kykny kisah cinta gue lwbih menarik lg sewaktu stm dulu sama mantan pacar gue yg sekarang jd istri gue
🍒 شيري 🍒: no comment ah 🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
kang teamoon🥒
next thor 👀
Felisitaz😇: sudah ganti tahun mau akhir tahun lagi belum next🙈🙈😂
total 1 replies
kang teamoon🥒
🐊
kang teamoon🥒
📢
Sifana 🐰
Tep tega bener emaknya kalau bgtu mah,mana ada ibu yg tega mengorbankan kebahagiaan putrinya, kalau ada ya maknya ana nih. ibarat macan mah sama anak sendiri gak akan dimakan lha ini 😑. santet online nih maknya ana
Sifana 🐰
Revan oy jangan salah paham dululah, gregetan aku pengen nimpuk 😑
Sifana 🐰
hadeh itu mama papanya Mariana kolot banget, masih aja liat seseorang dari derajat kekayaan,ntar tau rasa kalau yg dia jodohkan dengan anaknya seorang lelaki ubi jalar 😑
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
lanjutkan,mom Kiraz 😘🥰😘🥰😘😘 semangat 💪💪💪💪
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
mama mama Nadya...semoga aku gak seperti mama Nadya nanti kolotnya 🤭🤭🤭🤭
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
semangat mom Kiraz 🥰🥰😘😘😘🥰 baca sampe sini dulu, semangat 💪💪💪💪
ᥣׁׅ֪ꪱׁׅυׁׅ ᨮ꫶ׁׅ֮υׁׅꫀׁׅܻ
crazy up thor
Sifana 🐰
kesempatan dalam kesempitan nih revan 😂🤣
Sifana 🐰
semangat revan 💪
ᥣׁׅ֪ꪱׁׅυׁׅ ᨮ꫶ׁׅ֮υׁׅꫀׁׅܻ
go go...smngt trs mom kiraz...up2....
Senja
aku datang Kaka, semangat yamari-mari saling support.
🍒 شيري 🍒: makasih kakka...siap,,,otw 🥰
total 1 replies
Senja
aku datang Kaka, semangat ya
🍹Lulu Hilwa🦃
Like hadir ka semangat Up nya.
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa feedback nya dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
🍹Lulu Hilwa🦃
Aku mampir membawa like ka semangat Up.
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa feedback nya dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
🍹Lulu Hilwa🦃: Sama sama ka🤗 Terima kasih juga
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!