NovelToon NovelToon
Abiyan; TUAN MUDA Terbuang

Abiyan; TUAN MUDA Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Persahabatan / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Hidup bergelimang harta, tetapi tanpa kasih sayang seorang ibu, membuat Abiyan tumbuh menjadi sosok pemuda yang keras kepala dan pembangkang. Suatu hari dia melakukan kesalahan fatal dengan terlibat balapan liar yang mengakibatkan dirinya tertangkap polisi.

Akibat perbuatannya, Bastian sang ayah murka dan Abiyan harus menerima hukuman terberat: dia terbuang dari rumah yang selama ini menjadi istananya. Tanpa kemewahan, tanpa perlindungan, Abiyan terpaksa harus menghadapi dunia yang keras dan penuh tantangan seorang diri.

Mampukah Abiyan sang tuan muda yang terbuang, bertahan hidup dan belajar menjadi pribadi yang bertanggungjawab? Atau justru dia akan semakin terpuruk dalam kesengsaraan?

Ikuti kisahnya hanya di sini:

"Abiyan, Tuan Muda Terbuang" karya Moms TZ, bukan yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26.

Sebulan telah berlalu sejak Abiyan menjabat sebagai asisten manajer dan Naraya menyandang status janda. Seiring semakin membesarnya bayi dalam kandungannya, Abiyan merasa semakin bertanggung jawab untuk melindungi dan menjaga Naraya. Dia pun memberanikan diri meminta izin kepada Pak Joni untuk mengubah jadwal kerja Naraya menjadi pagi dengan berbagai pertimbangan.

"Maaf, Pak. Saya ingin meminta izin mengubah jadwal kerja Naraya menjadi non-shift," kata Abiyan dua minggu yang lalu.

"Kenapa?" tanya Pak Joni dengan pandangan menyelidik. "Ini tidak ada hubungannya dengan kepentingan pribadi, kan?"

Abiyan menelan ludah. "Oh, sama sekali tidak ada, Pak. Hanya saja, kondisi Naraya sedang hamil, saya rasa sangat berisiko jika dia harus bekerja shift dua apalagi pulangnya larut malam." Abiyan mencoba memberikan alasan yang masuk akal.

Pak Joni mengangguk mengerti. "Baiklah, kalau begitu atur saja bagaimana baiknya. Saya percaya sama kamu," ucapnya kemudian.

"Terima kasih banyak, Pak," ucap Abiyan.

Dia menjabat tangan Pak Joni dengan ekspresi gembira yang terpancar jelas dari wajahnya. Merasa lega karena Pak Joni mau memahami situasinya.

Sejak saat itu, Naraya mulai bekerja shift pagi, tetapi intensitas pertemuannya dengan Abiyan jadi berkurang. Mereka hanya bisa bertemu pada saat di tempat kerja saja, mengingat Abiyan bekerja dari pagi hingga malam hari baru pulang. Mereka jarang sekali memiliki waktu untuk berinteraksi di luar jam kerja. Abiyan sadar, dirinya harus menjaga jarak dan profesionalitas demi kebaikan Naraya dan pekerjaannya.

Namun, tak dapat dipungkiri, dia sangat merindukan momen-momen kebersamaan mereka. Ingin sekali menemani Naraya melewati masa-masa kehamilannya, tetapi dia tahu ada batasan yang tidak boleh dilanggar.

.

Sore itu, selepas pulang kerja, Naraya langsung bergegas ke dapur. Kali ini ia memasak agak banyak dari biasanya, dan berniat mengirimkan makanan untuk makan malam Abiyan.

"Sudah lama aku nggak masakin dia. Semoga dia suka," gumamnya sambil menata nasi, sayur, dan lauk-pauk ke dalam wadah stainless dengan rapi, lalu memasukkannya ke dalam tas bekal berwarna biru muda. Ia kemudian mengambil secarik kertas kecil dan menuliskan sesuatu di sana.

Setelah selesai, ia tersenyum lalu menyelipkan kertas itu di atas wadah makanan. Kemudian meraih ponselnya dan membuka aplikasi ojek online.

Sambil menunggu driver datang, Naraya membersihkan dapur dan membereskan sisa-sisa masakannya. Ia berharap Abiyan akan terkejut dan senang saat menerima kiriman makanan darinya. Ia ingin memberikan sedikit kejutan manis di tengah kesibukan Abiyan bekerja.

Tak lama kemudian, notifikasi di ponselnya berbunyi. Driver sudah sampai. Naraya segera keluar rumah dan menyerahkan tas bekal kepada driver dengan senyum ramah.

"Mas, tolong diantar dengan hati-hati ya. Ini buat Mas Abiyan yang kerja di Kafe Impian," pesan Naraya.

"Siap, Mbak. Aman," jawab driver dengan tersenyum mengangguk.

Naraya pun kembali masuk ke dalam rumah dengan hati lega. Ia tersenyum kembali sembari membayangkan ekspresi Abiyan saat membuka bekal dan menemukan catatan kecil darinya.

.

Suasana Kafe Impian sore itu cukup ramai. Abiyan dengan cekatan membantu melayani pelanggan yang datang silih berganti. Memastikan semua pesanan siap dan sesekali menyapa pelanggan dengan senyum ramah. Sebagai asisten manajer, ia berusaha agar semua berjalan lancar dan pelanggan merasakan kepuasan.

Di tengah kesibukannya, seorang driver ojek online menghampirinya.

"Mas Abiyan?" tanya driver tersebut.

Abiyan mengerutkan kening, merasa bingung. "Iya, saya Abiyan. Ada apa ya, Mas?"

"Ini ada kiriman buat mas-nya," jawab driver, lalu menyerahkan tas bekal tersebut pada Abiyan.

"Dari siapa ya, Mas?" tanya Abiyan, masih bingung. Dia tidak merasa memesan makanan atau barang apa pun.

"Dari Mbak Naraya, Mas," jawab driver.

"Naraya?" batin Abiyan.

"Oh, ya sudah. Terima kasih ya, Mas," ucapnya, sembari tersenyum.

Setelah driver itu pergi, Abiyan menatap tas bekal itu kemudian membawanya ke ruang belakang. Dia membuka tas tersebut dan menemukan wadah stainless berisi nasi, sayur, dan lauk-pauk yang tampak lezat. Di atas wadah itu, terdapat secarik kertas kecil yang dilipat rapi.

Abiyan membuka kertas itu dan membaca tulisan yang tertera di sana. "Selamat menikmati, semoga kamu suka." Senyumnya langsung merekah. Dia sudah tak sabar untuk segera menyantapnya.

.

Keesokan harinya, Abiyan bangun pagi-pagi sekali. Setelah berpakaian rapi dia pun berniat untuk berangkat bekerja seperti biasa. "Gue berangkat dulu ya, Gaes," pamitnya pada Aldo dan Benny.

"Oke, Bi. Semangatnya ya, cari duitnya, dan cepat bawa Naraya ke penghulu," canda Benny.

Abiyan hanya tersenyum menanggapinya, dia lantas mendatangi kamar Naraya, mengajaknya pergi bersama.

Naraya yang kebetulan sudah siap berangkat, membuka pintu dan terkejut mendapati Abiyan ada di depan kamarnya.

"Eh... Bi? Kok, nggak ketuk pintu kalau kamu datang?" tanyanya basa basi untuk menetralisir debaran jantungnya.

Abiyan sendiri tampak salah tingkah sambil menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal. "Oh, aku baru saja datang," akunya.

Dia lantas menyerahkan tas bekas itu pada Naraya. "Makasih ya, Ra. Seperti biasa masakan kamu selalu lezat. Sampai nggak sadar aku habiskan semuanya," ucapnya jujur.

"Sama-sama, Bi," jawab Naraya. "Kalau kamu suka, nanti aku akan masakin lagi buat kamu, biar kamu juga makannya teratur."

"Eh, nggak usah, Ra. Nanti kamu capek dan itu nggak baik buat bayimu," kata Abiyan merasa tak enak.

"Cie, ciee, cieee...perhatian nih, ye!" seru Aldo dan Benny menggoda dari kamar mereka.

Keduanya tampak malu-malu meong, mendengar seruan Aldo dan Abiyan.

"Ya sudah, ayo kita berangkat. Nanti kita bahas lagi," lanjutnya.

.

.

.

Pikiran Abiyan tak tenang. Sudah beberapa hari ini Naraya selalu membawakannya bekal, baik untuk makan siang atau makan malam. Awalnya, dia menganggap itu hanya bentuk perhatian seorang teman, tetapi semakin hari, hatinya terus bertanya-tanya. Masakan Naraya selalu terasa istimewa, seolah ada sentuhan kasih sayang di setiap suapannya.

Ada perasaan aneh yang tumbuh di dalam hatinya. Setiap kali bertemu Naraya, jantungnya berdebar lebih kencang. Senyum Naraya membuatnya merasa bahagia, dan kehadirannya selalu dia nantikan. Kini Abiyan mulai menyadari, bahwa dirinya telah benar-benar jatuh cinta pada janda yang tengah hamil itu.

"Gue tahu, ini nggak akan mudah. Mungkin ayah nggak setuju dengan keputusan gue ini. Tapi gue nggak bisa bohongi hati gue sendiri. Gue pengin bersama Naraya, menjadikannya bagian dari hidup gue, dan menjadi ayah bagi anak yang dikandungnya," batin Abiyan, gelisah.

"Sepertinya gue harus ungkapkan perasaan gue ke dia. Gue nggak bisa menyimpan ini lebih lama," putusnya dalam hati, penuh tekad.

Kebetulan, hari itu mereka berdua mendapat hari libur yang sama. Ini adalah kesempatan yang sempurna.

Sore itu, setelah Naraya selesai memeriksakan kandungannya di bidan, Abiyan menjalankan rencananya. "Ra, gimana kalau kita jalan-jalan ke taman kota," ajaknya pada Naraya.

"Boleh." Naraya mengangguk setuju.

Sesampai di taman, mereka berjalan berdampingan, menikmati suasana sore yang cerah. Abiyan meraih tangan Naraya dan menggenggamnya dengan erat. Wanita itu terkejut, tetapi kemudian ia tersenyum saat Abiyan tersenyum dan menatapnya penuh cinta.

"Naraya..." panggilnya lembut. Abiyan menghentikan langkahnya.

"Iya..." sahut Naraya.

Keduanya saling berhadapan. Abiyan menarik napas dalam-dalam. Berusaha mencari kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan isi hatinya. "Aku... aku cinta sama kamu," ucapnya, suaranya terdengar bergetar.

"Mungkin terlalu cepat, tapi aku nggak bisa memendamnya lagi. Aku cinta sama kamu, Naraya. Aku ingin bersamamu, dan aku ingin menjadi ayah untuk anakmu."

🥰😍

1
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
itu karena Lo aslinya bego🤣
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
ngarang aja lo
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
keok dia. makanya jgn curang
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
tuh yg ditunggu² udah datang😄
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
ortu egois. kalau mau nikah lagi seharusnya cari laki² yg juga mau menerima putrimu
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
nungguin Abiyan ya🤭
Aditya hp/ bunda Lia
anak tiri emak durjana nya Naraya ....
Aditya hp/ bunda Lia: pasti 😂😂
total 2 replies
Cindy
lanjut
vj'z tri
waduh kalau Abi d tolak cewek terus apa kabar kalian 🤣🤣🤣🤣🤣
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: ya udah terima nasib🤭
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
emang kemjamu semula bagaimana? bentuk kodok atau kadal? di cci kan biar bersih, 🤧
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
Esther
siapa dia
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: entahlah🤭
total 1 replies
ora
Mamanya, kah/CoolGuy/
Terus pemuda itu anak tirinya. Nggak punya sopan santun banget ....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin🤭
total 1 replies
ora
Haduhhh. Perkara kemeja aja jadi ngehina orang😒😒
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 1 replies
Patrick Khan
wahhh anak manja kyk nya itu😒
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: masa????
total 1 replies
Tiara Bella
siapa lg nh perempuan ibunya kah.....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin🤭
total 1 replies
Esther
Aku juga cinta kamu Abiyan.....kata Naraya🤭
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭😍🫶🫰😂
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
pertanyaanmu terjawab setelah membuka tas bekalnya.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Nar Sih
ungkapan cinta keluar juga ,pasti nara menerima cinta mu abyan ,tpi kmu mesti sabar nunggu hinga nara sdh lahiran
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huumm
total 1 replies
Aditya hp/ bunda Lia
Waaw, ... Biyan 👍
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😍😍😍😍😍
total 1 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
sudah kuduga. ayo Biyan, tunjukkan kalau kamu tdk bisa dipandang remeh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!