NovelToon NovelToon
TANPA RESTU

TANPA RESTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat
Popularitas:48.1k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Aku memang perempuan bodoh soal cinta, pacaran 5 tahun tapi menikah hanya 8 bulan. Tak pernah mendengar nasehat dari orang tua dan sahabatku, perkara pacarku itu. Aku nekad saja menikah dengannya. dalihku karena sudah lama kenal dengannya aku yakin dia akan berubah saat menikah nanti.


Ternyata aku salah, aku serasa teman tidur saja, bahkan aku tak diberi nafkah lahir, ditinggal dikontrakan sendiri, keluarganya tidak pernah baik padaku, tapi aku masih bodoh menerima dan sabar menghadapi tingkahnya. Bahkan cicilan dan biaya rumah sakit aku yang meng-cover. Gila gak? bodoh banget otakku, hingga aku di KDRT, dan itulah titik balikku berpisah dengannya, hingga menemukan kebahagiaan bersama seseorang yang sama sekali tak kukenal, tapi bisa mewujudkan impian pernimahan yang aku inginkan, hanya karena apa? restu orang tua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SWEET

"Ian terlihat menikmati pernikahan dengan gadis itu, apakah kamu masih mengharap dia?" tanya Jovan pada istrinya. Maya yang duduk di ranjang bersiap tidur, hanya tersenyum tipis. Mengharap? Apa gunanya?

"Cerita kita hanya masa lalu, aku yang mengkhianatinya, dan tak akan mungkin dia menerima aku kembali."

Jovan tertawa meremehkan. "Menyesal?" sindir Jovan. Kepala Maya ingin sekali mengangguk, namun ia tak punya keberanian. Berkat Jovan keluarganya terangkat dan hidup layak, coba kalau sang ayah tidak bangkrut, Maya mana mau mengkhianati Fabian. Hidup ruwet karena kekurangan uang.

"Dulu, sekarang lebih ke pasrah saja!" ujar Maya sembari menatap Jovan dengan tersenyum tipis. Jovan menarik tubuh kurus Maya. Setiap malam selalu digauli tapi sudah 9 tahun tak pernah membuahkan hasil, mungkin efek keguguran dulu. Pembersihan rahim terlalu bersih mungkin. Jovan merasa tertantang dengan ucapan sang papa, kalau sampai Fabian punya anak dulu bisa-bisa pamor Jovan sebagai putra mahkota jelas tergantikan. Bisa-bisa warisan sang papa diberikan banyak ke Fabian. Oh tidak bisa.

"Kamu harus bisa hamil, kalau enggak, jangan salahkan aku kalau mencari perempuan lain untuk mengandung benihku!" ujar Jovan sembari melucuti baju tidur Maya. Perempuan itu hanya tersenyum tipis, menatap mata Jovan.

"Lakukanlah, asal kamu bahagia," ujar Maya, sangat capek menghadapi tuntutan Jovan setiap kali bercinta. Bukan dirinya yang tak mau hamil tapi memang Allah belum memberikan rezeki itu. Jovan sendiri tak merasa kalau karma sedang berjalan dalam pernikahan ini. Siapa tahu dirinya dan Maya perlu minta maaf pada Fabian, atas kesalahan yang telah mereka perbuat. Namun, Jovan mana mau minta maaf pada Fabian, pantang sekali berhubungan baik dengan anak pelakor itu.

Untuk kesekian kalinya, Jovan mengajak Maya ke rumah sakit, periksa kandungan dan minta obat subur agar mereka segera punya anak. Memang Jovan sudah pernah ditawati bayi tabung, tapi melihat harganya Jovan berpikir ulang, masa' uang sebanyak itu hanya untuk program hamil. Jelas Jovan tak mau merogoh kocek hanya demi Maya begitu. Batin Maya, uang banyak tapi pelit. Sedangkan Fabian dulu, uang terbatas tapi mengusahakan. Ah Maya selalu saja membandingkan kakak beradik ini. Kalau saja Maya sabar, mungkin dia akan diratukan oleh Fabian sekarang.

Sedangkan Fabian sendiri memang tipikal yang setia kalau punya pasangan. Ia sejak dulu sudah diperingatkan oleh sang mama, jangan menyakiti perempuan, cukup mama saja yang pernah dibohongi laki-laki. Perempuan lain jangan.

"Kamu sama karyawan kamu memang sejutek itu?" tanyaku saat weekend sengaja ikut Fabian mengunjungi ritelnya. Aku kaget saja, saat para karyawan menyapa begitu, Fabian tak ada senyum dan ramah-ramahnya. Padahal katanya playboy.

"Enggak jutek. Emang kayak gini."

"Masa'. Bukannya playboy ya."

Fabian tertawa, kemudian menarikku untuk duduk di pangkuannya. Ruang kerja Fabian terbilang kecil, ya maklum dia pindah-pindah juga ke satu ritel, ke ritel yang lain. "Jangan bilang sok-sok an jutek karena ada aku?" tuduhku sembari memicingkan mata. Fabian kembali tertawa mendengar tuduhan itu.

"Dengar ya. Aku memang pernah celap-celup sama cewek. Tapi bukan aku yang memulai. Tapi mereka yang mengajak. Tampang gantengku ini yang bikin mereka penasaran tidur sama aku."

Aku berdecak sebal sembari pura-pura mual. Percaya diri sekali suamiku ini. Fabian kembali tertawa melihat tingkahku yang masih belum mengakui pesona Fabian. "Emang gimana kalau mereka mengajak? Murah sekali. Emang gak gengsi."

"Gengsi mah kamu. Gak mau minta, tapi sekali mendesah bikin orang kampung travel otak." Aku langsung membungkam mulut Fabian. Dia makin tertawa saja karena melihat wajahku yang memerah.

"Enak saja. Aku gak gitu. Udah cepetan gimana mereka mengajak."

"Kebanyakan sih, mereka dikenalkan oleh temanku saat nongkrong di cafe. Aku sih diam saja, tapi mereka yang mendekat. Mereka kebanyakan bilang, boleh dong icip."

"Terus kamu mau!"

"Mau aja. Asal dari awal pakai pengaman dan aku gak bakal menyentuh tubuh mereka."

"Hah? Kayak gimana?"

"Ya dia main di area ini," ujar Fabian sembari menarik tanganku, tapi dia gak boleh menyentuh bibirku dan tubuh selain area itu."

"Emang kamu gak terpancing. Aneh banget celap-celup kamu."

"Ya kan aku tipenya setia."

"Pret. Tapi mau aja."

"Ya namanya ditawari mana ada yang nolak. Murah lagi gak sampai 250ribu."

"Hih!" ujarku begidik ngeri. Dunia macam apa itu.

"Bisa dibilang, kamu dan Maya doang yang pernah aku jamah pakai hati dan benar-benar saling memuaskan ," ucap Fabian sembari menatapku intens. Aku segera melengos. Takut banget dengan tatapannya, bisa-bisa aku jatuh cinta sama dia.

"Gak usah melengos, takut banget sih jatuh cinta sama aku," ujar Fabian sembari menarik kepalaku untuk bertatapan dengannya lagi.

"Malas sakit hati, ya kalau hati kamu buatku doang, dan selamanya. Tapi kalau masih ada Maya, malas banget jatuh cinta sama kamu."

"Dia sudah milik suaminya, Mir. Gak mungkin sekali aku balik sama dia."

"Itu raga kamu, hati kamu? Gak mungkin banget, kamu masih menyimpan rasa sama dia, kelihatan banget. Beda sama aku, begitu lepas dengan Akbar, udah gak ada lagi hati aku sama dia."

"Iya-iya si paling move on."

"Jadi please, jangan memancingku buat jatuh cinta sama kamu. Cukup kita hidup untuk saling memenuhi kebutuhan biologis saja."

"Siap Nyonya Fabian." Aku sadar kok, kalau Fabian masih menyimpan rasa pada Maya, jadi untuk urusan cinta gak usah dipaksakan. Kita hanya butuh saling menghangatkan itu saja. Aku tidak munafik, aku menyukai sikap Fabian yang begitu lembut tapi mengesankan saat kita menyatu. Seperti saat ini, setelah bicara serius, pasti dia mulai melancarkan aksi untuk mengulang malam-malam panas kita.

"Jangan di sini," ucapku menahan tanganya yang mulai membuka kancing kemejaku.

"Kenapa? Gak akan ada yang berani masuk juga," ucapnya tak mau ditolak. "Gak usah menyatu, cuma cium aja!" ucapnya sensual, dan mulai memainkan pucuk area depanku. Kalau sudah begini, jelas saja aku mulai terpancing.

Aku masih duduk dipangkuannya, tapi dia mulai berlagak seperti bayi. Jelas saja aku gelisah. Tapi bodohnya aku malah mengusap kepalanya, seolah memberi tanda bahwa aku menikmati.

"Udah ah," tolakku yang harus menghentikannya.

"Udah basah?" tanyanya sembari menatapku. Aku mengangguk. Memang kenyataannya begitu.

"Ke hotel seberang saja!" ujarnya santai.

"Kenapa gak pulang aja?" ujarku sayang uang.

"Keburu turun. Udah yuk," ujarnya sembari memakai jaket, dan merapikan rambutnya sebentar. Begitu pun aku merapikan kancing kemeja, dan kita pun menyeberang menuju hotel kecil berhadapan dengan toko ritel Fabian. Aku merasa karyawannya pada melihat kita sih, apalagi sejak keluar ruangan Fabian menggenggam tanganku, seolah tak akan melepaskan diriku. Duh, meleleh Bang, sumpah aku bisa luluh juga kalau begini sikapnya. Sweet.

1
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
segera binasa aja deh akbar kemudian menyusul ibunya...ayem kl sdh bgini
tp nnti selesai dong y🤭
Lel: 🤣🤣🤣🤣 benar banget
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
lah org jahat ky akbat pula ada kuasa hukum nya? mmng sp yg bayar y
Lel: dari pihak pengadilan biasanya memberikan tawaran kak
total 1 replies
Yuliana Tunru
bisa2 sdh almaŕhum tuh akbar gmn ibu x ya
Lel: belum ada kabar
total 1 replies
Septyana Kartika
Sik Sik...
mau gelar tikar buat tahlilan
Lel: sudah siap???🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
betul tuh..mndg memulai khdpj baru udh tinggalkan saja akbar dan ibu kalian yg sama2 g waras...biarkan saja smpai ajal menjemput
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: boleh banget..krn buang2 waktu percuma dan bkl syok kl ttp stay d dkt mereka..mkn ksni yg ada mkn dendam sama mira..aneh kan yg hrse dendam y org yg d jahati ya mira dendam k akbar..kok mlh dendam sm org tnpa alasan..konslet mmng
lbh baik bapak nya akbar meninggal drpd menderita mnghdpi istri n anak yg agak lain..2 yg waras mndg mnjauh krn kl ttp drmh lama bkl g nyaman sm tetangga
total 2 replies
Yuliana Tunru
benar2 hati busuk akbar dan.ibu x kecuali kematian yg bisa buat semua berakhir
Lel: pastinya
total 1 replies
yhochi
udah di penjara dan trsiksa kyak gtu msh ngeyel utk mendapatkan Namira Oalah parah nich org🤦‍♀️
yhochi: Oalah....🤭🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
total 4 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
polisi nganggu aja🤭
Lel: ngakak 🤣🤣🤣 jadi patung polisinya
total 1 replies
Sri Wahyuni Abuzar
subhanallah...semiga namira dan kelyarga besar nya baik² saja...
Lel: aamiin ..doa banyak2
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
lanjut..makin mer3sahkan tu mnsia tnpa iman
Lel: menakutkan ya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
sekali up bkn gregetan...mau nambah lagi thor bab nya🤭
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ini ya yg nmne NPD / narsistik...bisa nge lag otak nya🤣 masih cinta sm laki2 mokondo yg sdh byk mrugikan...cm wnta sprti ibu mu bar yg layak mendampingi org sakit sprti kamu cocok
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
oh kurus tho kirain keren badane atletis🤭 apa dl ganteng stlh patah hati jd kurus krg keronta
Yuliana Tunru
kegilaan akbar sama dhn.ibu x tau x nyalahkan namira lupa gmn jahat x dia dan akbar dulu ..ayo febian bawa istri dan ankmu.pergi sampe tahunan agar mrk.lupa dan hidup kakian baik2 lagi
Lel: beres
total 1 replies
Sri Wahyuni Abuzar
weeew sekali akbar dan ibu nya ini...menunjukan manusia yg g punya iman
Lel: sudah terlalu benci
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
udah 4 hari blm up Thor🙏 apa sdh selesai trus alih ke kyara
Lel: blm kak...cuma masih repot aja
total 1 replies
Yuliana Tunru
pengen.syrum.otak akbar agar sadar dr gila dan.obsesi x krn.hukjman.penjara tak.akan.ubah santet yg berbalik z tak pengaruh kok ada ya orang kyk gitu setali 3 uang dgn.ihu x yg jg dendam tak jelas
Lel: toxic banget
total 1 replies
nunik rahyuni
betul itu...smua pakai duit ..g ada istilah gratis di dunia ini 🤭🤭
Lel: betul syekali
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
nah fix akbar anak nya ibune akbar sama2 peak🤭 untung anak2 laine wlpn d awal aneh msh pnya sisi manusia ne akbar kr mbokne wes tipe2 mnsia yg byk d muka bumi dia yg salah mlh nyalahin org lain atas kejadian buruk yg menimpa nya
Lel: jahat ya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jgn d penjara lah ga bkl impas dan bs j kabur hrs dg cara mafia..tuh ibu nya akbar skalian yg msh bs jd ancaman
Lel: waduh berat nih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!