Tolong jangan tabung bab dan ikuti setiap babnya dengan teratur yah 🙏 terima kasih 🥰
Adelia Dheandri, seorang mahasiswi kedokteran berumur 21 tahun yang memiliki sifat ceria, ramah, dan suka berbuat baik dengan menolong orang lain.
Namun, siapa sangka jika suatu hari kebaikan Adel malah membuat dirinya terlibat dengan scandal percintaan dengan seorang artis?
Bukan hanya artis biasa, melainkan Artis ternama yang dijuluki sebagai the king of visual dalam dunia hiburan.
Apa yang akan terjadi dalam hidup Adelia ke depannya?
Yuk, ikuti kisah mereka semua!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Andila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26. Terbongkar Semua.
Fathir langsung menatap Adel dan Dante secara bersamaan dengan tajam saat mendengar ucapan Fayra, begitu juga dengan Ayun dan Ezra yang menatap mereka dengan penuh tanda tanya.
"Jadi, kau juga mengganggu putriku saat diluar, yah?" ucap Fathir kembali dengan pelan, tetapi suaranya terdengar dingin dan menyeramkan.
Dante merasa semakin tegang dengan apa yang terjadi saat ini, sementara Adel juga terdiam dengan tubuh kaku karena tidak menyangka jika Fayra akan membongkar rahasia itu pada papanya.
"Maaf, Tuan. Saya tidak-"
"Papa!"
Adel langsung memotong ucapan Dante membuat laki-laki itu beralih menatapnya dengan heran, sementara papanya dan yang lain juga melihat ke arahnya dengan tajam.
Adel tahu jika papanya saat ini pasti sudah merasa murka, jadi dia memilih untuk turun tangan karena tidak mau terjadi keributan atau kembali terjadi masalah.
Dengan cepat Adel menghampiri sang papa lalu memeluk lengan papanya dengan erat, tentu saja apa yang dia lakukan membuat Fathir menatap dengan wajah datar.
"Ma-maaf, Pa. Aku memang bertemu dengannya saat dikedai es krim tante Sherly, tapi tidak terjadi masalah apapun di antara kami," ucap Adel dengan gugup, dia merasa takut jika papanya marah.
Tanpa menanggapi ucapan Adel, Fathir langsung menyuruh Faiz untuk membawa Fayra keluar dari ruangan itu. Dia tidak mau jika putri bungsunya tersebut tetap berada di sana karena sepertinya dia harus bicara enam mata dengan Dante dan Adel.
"Maaf, Pa. Maafkan aku," ucap Adel kembali dengan wajah sendu. Dia merasa bersalah karena tidak memberitahukan tentang hal itu pada sang papa, dia juga merasa bersalah karena sudah membuat papanya marah.
Dante yang melihat semua itu tentu saja merasa bersalah karena seharusnya dialah yang meminta maaf, dan bukannya Adel yang tidak melakukan kesalahan apapun.
"Tidak, Tuan. Adel tidak-"
"Aku tidak menyuruhmu bicara!" potong Fathir saat mendengar suara Dante. Dia kembali menatap laki-laki itu dengan tajam.
Ayun dan Ezra yang sejak tadi diam memperhatikan tampak saling pandang saat melihat kemarahan di wajah Fathir, dengan cepat Ayun menghampiri suaminya itu untuk menenangkannya walau tidak tahu sebenarnya apa yang sedang terjadi antara Adel dan Dante.
"Tenanglah, Mas. Masalah tidak bisa diselesaikan dengan emosi," ucap Ayun sambil mengusap-ucap bahu sang suami, membuat Fathir menghela napas kasar. "Biarkan dia bicara, bukankah masalah akan cepat selesai jika kita tahu apa yang sebenarnya terjadi?" Dia menatap Fathir dengan lembut berharap suaminya itu luluh.
Fathir berdecak kesal karena merasa luluh dengan ucapan dan tatapan penuh cinta yang Ayun layangkan padanya. Padahal dia ingin bersikap tegas di hadapan Dante supaya laki-laki kurang ajar itu tidak mengganggu putrinya lagi.
"Cih, sudahlah," tukas Fathir sambil membuang muka sebal, membuat Ayun tersenyum lega karena berhasil membuat amarah suaminya itu menghilang.
Fathir lalu berjalan ke arah kursi yang ada dalam ruangan itu dan mendudukkan tubuhnya di sana, membuat Adel mengikuti papanya karena tidak mau semakin membuat sang papa marah.
Ayun sendiri beralih melihat ke arah Dante yang juga sedang melihat ke arahnya. "Duduklah, katakan semua yang ingin kau katakan. Kami ingin mendengarnya." Dia tersenyum ramah membuat Dante mengangguk patuh.
Dante lalu melangkahkan kakinya untuk mendekati mereka semua yang sudah duduk di kursi masing-masing, tentu saja dengan tetap ditatap oleh Fathir dengan tajam.
"Jadi, apa yang mau kau katakan?" tanya Ezra saat Dante sudah duduk di hadapannya, walau dia sudah mendengar sedikit cerita dari Faiz tentang apa yang sudah terjadi antara Adel dan laki-laki itu.
"Saya ingin minta maaf karena sudah membuat keributan tentang berita viral beberapa hari yang lalu, saya juga minta maaf karena sudah mengganggu nama baik keluarga Anda. Sekali lagi saya minta maaf," ucap Dante dengan tulus dan serius. Dia lalu menceritakan tentang apa yang terjadi di kedai es krim beberapa saat yang lalu pada mereka semua.
"Maaf karena saya sudah mengganggu putri Anda, saya, saya hanya ingin berkenalan dengannya," sambung Dante kembali walaupun dia tidak menceritakan tentang perjanjian yang dia tawarkan pada Adel.
Ayun tersenyum lega saat mendengar penjelasan Dante. Tadinya dia sudah berpikir yang tidak-tidak tentang lelaki itu, tetapi ternyata Dante hanya ingin berteman dengan Adel saja.
"Sekali lagi saya minta maaf, Tuan. Saya tidak-"
"Jadi kenapa kau tidak melakukan klarifikasi melalui perusahaanmu tentang berita itu?" tanya Fathir dengan tajam. Padahal dia sudah melayangkan ancaman pada mereka, tetapi beraninya mereka mengabaikan ancamannya?
"Benar. Semua masalah bisa diselesaikan dengan klarifikasi, bukankah hal seperti itu sudah seharusnya kau lakukan?" sambung Ezra. Dia tahu jika Dante merasa tertarik dengan adiknya, tetapi dia tidak mau jika berita itu terus tersebar di mana-mana.
Dante terdiam saat mendengar pertanyaan Fathir dan Ezra. Tidak mungkin dia mengatakan yang sebenarnya jika perusahaannya berniat untuk memanfaatkan Adel supaya mendapat keuntungan besar, itu sebabnya perusahaannya tidak mau melakukan klarifikasi tersebut.
"Itu, itu-"
"Itu karena sekarang kami berteman, Pa."
•
•
•
Tbc.
semoga tetap sehat lancar barokah .
dan semoga Adel tidak kenapa-kenapa , jangan biarkan rencana 3 cewek saraf tuh berhasil ngerjain Adel . karena pada akhirnya mereka sendiri yang rugi .
lanjut terus kak... semangat moga sehat dan sukses selalu . saranghaeyo ❤️❤️❤️
kenapa up nya lama banget kak. .. jadi sering lupa gimana cerita sebelumnya .