Arsya Guntara seorang anak dari pemilik perusahaan Sandyakala Corp, setelah lulus kuliah ia di didik oleh sang Ayah untuk menjadi penerus perusahaan Sandyakala Corp. Ia selalu diajarkan bagaimana memimpin perusahaan.
Suatu hari ia ditugaskan oleh orangtuanya untuk menghadiri acara bisnis di negara dimana dulu ia menyelesaikan kuliahnya.
Tanpa disangka ia bertemu dengan seorang gadis yang pernah berada di masa lalu nya.
Apakah pertemuan ini akan membuat mereka kembali bersama atau malah sebaliknya ? Dan sebenarnya siapakah gadis itu ?
Jawabannya hanya di Novel " Tentang Kita "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 26
Sepulang dari kantor Arsya menghubungi Nala, ia berniat untuk mengajak Nala makan diluar, karena ngedate nya tempo hari gagal, Nala memberitahu jika ia akan dijodohkan sehingga hubungannya tidak dapat dilanjutkan terlebih kedatangan Mikhalea yang secara tiba-tiba membuat keadaan semakin runyam.
Beberapa kali Arsya menghubungi Nala namun tidak ada jawaban, pesan pun tidak dibalas oleh Nala.
" Nala kemana sih ? " gumam Arsya.
Karena tidak ada juga balasan dari Nala, Arsya memutuskan untuk mendatangi Nala ke rumahnya. Arsya berjalan sedikit cepat, biasanya ia akan pamit kepada Papa nya terlebih dahulu, namun ia hanya pamit kepada Gerry dan Rossa.
" Om, Tan, aku pulang duluan ya, tolong sampein ke Papa " ucap Arsya berlalu.
" I..iya Ar.. "
Rossa dan Gerry saling berpandangan.
" Kenapa kok buru-buru banget keliatannya " tanya Rossa.
" Entah lah " Gerry mengangkat kedua bahunya.
Arsya langsung tancap gas setelah menuju parkiran mobil dan masuk kedalam mobilnya. Sesekali ia melihat layar ponsel, khawatir Nala menghubungi nya balik namun tidak ada.
Sekitar 1 jam Arsya sampai di depan rumah Nala, rumah terlihat sepi, namun mobil yang biasa digunakan untuk mengantar jemput Nala, terparkir di garasi, pertanda Nala ada di rumah.
Pintu pagar rumah Nala otomatis terbuka jika ada mobil yang terparkir di depannya. Mobil Arsya masuk kedalam halaman rumah Nala, lalu ia turun berjalan menuju teras rumah Nala.
Teng Tong
Arsya memencet bel rumah.
Tidak lama seorang wanita paruh baya membuka pintu rumah Nala.
" Selamat sore "
" Ya sore "
" Maaf mau bertemu siapa ya Mas ? " tanya wanita itu yang bernama Mbok Munah.
Mbok Munah adalah adik dari Mbok Sum, Mbok sum sudah sangat lama bekerja di keluarga nya Nala, namun karena Mbok Sum sudah tua ia tidak dapat bekerja lagi maka Mbok Munah yang menggantikan.
Ia baru beberapa hari bekerja di keluarga Nala, sehingga Arysa belum tahu jika Mbok Munah bekerja di rumah orangtua Nala, saat ia dengan orangtuanya tempo hari berkunjung ke rumah Nala pun, Mbok Minah belum ada.
" Nala nya ada ? "
" Oh ada Mas, silakan masuk dulu, silakan duduk ya Mas, Mbok panggilkan "
" Terima kasih Mbok "
Mbok Munah pamit untuk memanggil Nala, Arsya duduk lalu melihat-lihat sekitar, ia melihat ada poto Nala dan Nathan saat kecil.
" Nala punya saudara laki-laki " batin Arysa.
Ia kembali duduk menunggu Nala.
...****************...
Mbok Minah mengetuk pintu kamar Nala, namun tidak ada jawaban, lalu perlahan ia membuka pintunya, Mbok Minah mengedarkan pandangan ke sekitar, ia melihat anak majikannya sedang tertidur di sofa kamar dengan beberapa buku yang berserakan.
" Non Nala tidur, gimana Mbok banguninnya gak tega juga, tapi Non Nala udah shalat ashar belum ya ? " batin Mbok Minah.
Ia lalu berjalan menghampiri Nala yang sedang terlelap tidur.
" Bangunin aja deh "
Mbok Minah membangunkan Nala dengan perlahan.
" Non.. Non Nala.. " ucap Mbok Minah membangunkan.
" Mmhh... " Nala terbangun ia membuka sedikit matanya.
Nala langsung bangun dan duduk di sofa.
" Jam berapa ini Mbok ? "
" Jam 4 lebih 15 menit Non "
" Aku belum shalat ashar Mbok, makasih ya udah bangunin " Nala beranjak dari dari sofa berjalan menuju kamar mandi.
" Eh Non sebentar "
Langkah Nala terhenti.
" Kenapa Mbok ? "
" Ada yang cari Non Nala di bawah "
" Hah.. Yang nyari aku ? Siapa ? "
" Mbok belum tahu siapa namanya Non "
" Oh ya udah suruh tunggu aja ya Mbok, aku mau shalat dulu "
" Iya Non "
Mbok Minah keluar kamar Nala, ia kembali menghampiri Arsya yang masih setia menunggu di ruang tamu.
" Mas, tunggu sebentar ya, oya mau minum apa Mas ? " tanya Mbok Minah.
" Oh gak usah repot-repot Mbok terima kasih "
" Tidak apa-apa Mas "
" Air putih aja "
Mbok Minah pergi menuju dapur membuatkan air minum untuk Arsya. Tidak lama air minum sudah disuguhkan kepada Arsya juga beberapa cemilan, disaat yang bersamaan Nala datang menghampiri Arsya.
" Kak Arsya ? "
" Eh Nal "
" Kok tumben ada apa Kak ? "
" Hmm.. Gak ada apa-apa .. Cuma... Euu.. Kangen aja " jawab Arsya sekenanya.
" Hmm.. " Nala duduk di sofa.
" Kakak pulang kerja ? "
Arsya mengangguk tersenyum.
Nala yang hanya menggunakan piyama, lalu kerudung langsung, dengan penampilan seadanya dan tidak dibuat-buat terlihat sangat polos itu membuat Arsya semakin menyukai Nala.
" Kamu gak kemana-mana ? " tanya Arsya.
" Nggak Kak, kayanya aku lebih seneng di rumah aja, jaga rumah di saat Mama dan Papa kerja hehehe "
" Aku juga suka sama cewek yang lebih seneng di rumah "
" Hmm.. Nal.. kalo aku ajak kamu keluar sore ini, kamu mau ? "
" Boleh Kak, aku ganti baju dulu ya "
Arsya mengangguk.
Nala berlalu kembali menuju kamarnya untuk berganti pakaian, ia melihat jam yang terpajang di dinding kamar nya.
" Mama belum pulang ya ? nanti aku telepon deh, sebelum pergi sama Kak Arsya " gumam Nala.
Setelah berganti pakaian, Nala kembali turun, ia mencari Mbok Minah untuk pamit, namun saat Nala mencari Mbok Minah terdengar suara yang tidak asing sedang berbicara dengan Arsya di ruang tamu.
Nala berjalan menuju ruang tamu, ternyata Mama nya sudah pulang dan ngobrol dengan Arsya.
" Mama udah pulang ? "
" Udah sayang, kalian mau kemana ? "
" Euu.. Mah saya minta ijin untuk bawa Nala jalan sebentar " ucap Arsya.
" Oh ya udah boleh, tapi.. Jangan pulang malam-malam ya "
Pesan Mama Neta, Mama Neta seperti orangtua pada umumnya yang akan merasa khawatir jika anak gadisnya keluar rumah sampai malam, walaupun anak nya pergi dengan seseorang yang ia tahu dan kenal.
...**********...
Visual Nala 😍
" Kak kalo gak salah di depan ada expo deh " ucap Nala.
" Kamu mau kesana ? "
" Mau banget "
" Ya udah kita kesana "
Arsya masuk ke area expo, mencari parkir untuk mobilnya, setelah dapat mobil Arsya parkirkan lalu mereka turun untuk masuk ke kawasan expo.
" Wah rame banget Kak " ucap Nala.
Arsya hanya tersenyum melihat Nala yang sangat antusias.
Mereka berdua masuk ke area expo, banyak stand disana, dari yang menawarkan serba makanan dan minuman, sampai menawarkan kendaraan juga properti.
Arsya mengambil brosur penawaran rumah, lalu memperlihatkan ke Nala.
" Kalo misal kita nikah, kamu mau tinggal disini ? " tanya Arsya.
" Tinggi banget Kak ekpektasi nya, setinggi harapan orangtua " Nala tertawa begitupun Arsya.
Mereka menikmati sore mereka, Nala membeli berbagai makanan dan minuman untuk ia coba, Arsya selalu setia mengikuti kemana langkah Nala.
Apapun yang Nala mau Arsya turuti.
Dibalik kebahagiaan mereka, terlihat dua mata yang sedang memperhatikan.
" Shiitt.. Arsyaaaa.. Liat aja aku gak rela liat kamu bahagia sama perempuan lain !!!!! "
🌻🌻🌻
ayo dong semangat