NovelToon NovelToon
Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Menantu Yang Dikira Miskin Ternyata Seorang Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Berondong / Dosen / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.5
Nama Author: Mike Lovez

Dava adalah seorang menantu yang selalu dihina dan direndahkan oleh keluarga istrinya, karena dikira hidup miskin sehinggi numpang hidup dirumah mertua. pekerjaannya sebagai kuli bangunan membuat dirinya selalu dihina dan di rendahkan. Dava memiliki mertua yang jahat dan Saudara ipar yang angkuh dan sombong.

suatu waktu seorang pria tangguh datang mencarinya ia adalah orang kepercayaan, Tuan Adinata yang diperintahkan untuk mencari putra tunggalnya yang sudah lama pergi dari rumah. Karena Dava adalah penerus takhta dari orang terkaya nomor satu dinegara ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mike Lovez, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26:26

Pov Anjani

Aku Anjani Winata seorang ibu, istri yang selalu menjujungi tinggi harta takhta dan kehormatan, kalau kepedulian dalam keluarga itu nomor kesekian bagi ku, karena siapa saja bisa mengakui kita sebagai keluarganya jika kita memiliki banyak uang. Itu yang selalu tertanam dalam pikiranku karena dari dulu aku sudah didoktrin oleh orang tuaku kalau kita tidak punya uang maka kita tidak akan dihargai oleh orang lain termasuk keluarga, sanak saudara.

Sebelum aku kenal dengan suamiku mas Evan, yang kaya raya hidup kami pas pasan kadang makan dan kadang tidak makan terngantung penghasilan dari ayah. itu sudah hal biasa namun ayah dan ibu sanggup menyekolahkan aku sampai serjana. Setelah aku lulus kulia aku melamar kerja di suatu perusahaan besar. Yaitu perusahaan Winata grup dan ternyata pemilik perusahaan Winata grup memiliki seorang putra yang waktu itu masih muda dan belum punya pasangan.

Karena aku melamar menjadi sekretarisnya jadi kemana-mana kami selalu bersama, dia orangnya cuek dia bicara apa adanya jika tidak ada hal penting jangan harap dia mau bicara dengan ku. Walaupun aku ada didepannya dia tidak peduli. Padahal waktu itu aku sudah punya pacar dan ternyata pacarku itu memliki niat jahat kepadaku dia menjebak aku disuatu hotel setelah kami pergi minum di diskotik disitu aku kehilangan kesucianku direguk oleh pacarku.

Waktu itu aku hampir putus asa karena trauma dengan apa yang aku alami apalagi aku adalah tulang punggung dalam keluarga, dikampung orang tua menunggu kiriman uang dariku, kalau nanti aku keluar dari perusahaan terbesar itu. Aku mau cari kerja dimana lagi.

Akhirnya aku memutuskan tetap kerja tapi aku ambil cuti berapa hari, setelah kejadian malam itu pacarku semakan mengila dan juga memerasku karena dia ternyata sangat licik dia menjebakku dengan merekam apa yang kami lakukan.

Suatu pagi saat aku bangun untuk bersiap kekantor aku merasa kepalaku sakit sekali dan perutku mau keluarkan semua isinya, aku berlari masuk kedalam kamar mandi dan tidak tanggung-tanggung semua isi perutku keluar semua. Awalnya aku pikir mungkin masuk angin karena aku sering lembur kerja dan kadang telat makan. Namun anenya sudah banyak macam obat aku minum bukannya redah justru makin parah.

Aku jadi curiga pikiranku makin kacau jangan-jangan aku hamil, tidak ini tidak boleh terjadi, aku tidak mau lagi punya hubungan dengan laki-laki bejat itu, aku harus beli test pack. Aku langsung beli test pack, tak selang lama kurir datang aku tidak pake tunggu lama lagi setelah aku terimah test packnya aku langsung menuju kamar mandi dan jantungku berdegup dengan kencang semoga hasilnya negatif. Karena aku belum siap kalau aku hamil siapa yang bertanggung jawab.

Aku menunggu hampir lima menit barulah aku cek betapa terkejutnya aku mendapati garis dua aku langsung lempar test pack itu ke sembarang tempat dan aku menangis menguyur tubuhku dengan air dinggin aku menangis merenunggi nasib sialku didalan kamar hotel itu karena memang aku dikasih fasilitas dari perusahaan.

Dalam kondisi ya hancur pikiran yang kacau tiba-tiba terbesit sebuah ide kenapa aku tidak menjebak pak Evan aja, apalagi kami sering bepergian jadi pas aku buatkan dia makanan atau minuman disitulah aku jebat dia, supaya dia bisa bertanggung jawab dengan janin yang dalam kandungan ini. Awalnya aku sedih dan hancur, itu hanya berlaku sementara karena sebentar lagi aku akan menjadi nyonya Winata. Aku selesaikan mandiku dan bersiap untuk berangkat ke kantor karena dijabwal tiga hari lagi kami berdua keluar negeri karena ada pekerjaan yang terdesak jadi kami harus menanganinya.

Senyum terpancar di bibir ini, saat aku sampai di kantor ternyata pak Evan sudah datang dia langsung mencercah aku dengan banyak pertanyaan.

"Sekretaris Anjani ini sudah jam berapa, kenapa jam segini baru datang hebat ya bos datang lebih awal dari sekretarisnya."

"Deg....mampus aku masih jam segini sudah dapat ceramah dari pak Evan.

"Ma, maaf pak aku tadi sakit kepala makanya aku terlambat."

"Hummm alasan murahan, sana kerja bereskan semua berkas karena sebentar lagi akan ada meeting"

"Ya Tuhan tuhkan gara-gara pria brengset itu aku jadi lupa semua jabwal padahal memang jam sembilan jabwal meeting."

Aku bergegas masuk kedalam ruang dengan jantung yang berdebar tak karuan. Untung aku cepat datang kalau tidak bisa hancur semua pekerjaanku. Tapi tidak masalah asal aku tetap melihat pak Evan yang tanpan ada didepanku.

Tepat jam sembilan pagi aku keluar dari ruangan dan mengetuk pintu pak Evan agar kami segerah keruang meeting karena sebentar lagi akan dimulai , tak lama pintu ruangan pak Evan terbukan dan tanpa kata ia berjalan mendahuluiku.

Tepat jam sebelas siang akhirnya meeting selesai dan kami melanjutkan pekerjaan masing-masing.

Waktu terus berjalan, sekarang tiba waktunya kami berangkat ke luar negeri yang pasti aku sudah menyusun rencana dan akan aku jalankan pada saat sampai disana. Kami berangkat ke bandara diantar oleh sopir pribadi pak Evan.

Dan saat ini kami sudah didalam pesawat untuk berangkat ke negara orang, ya kami cuman satu minggu disana apapun yang terjadi kami hanya di kasih waktu satu minggu. Sepanjang penerbangan kami tidak ada sepata katapun yang dikeluarkan oleh pak Evan, wajahnya datar aja tapi sebenarnya dia baik aku lihat dari cara memandang dan bicara dengan seorang gadis hanya saja itu dia kaku tidak banyak bicara.

Kami menempuh perjalanan selama delapan jam akhirnya kami tiba juga di negara orang. Kami langsung di jemput dan nembawah ke hotel, karena kami juga baru sampai jadi malam ini tidak ada kegiatan apapun karena nanti besok baru kami bertemu dengan investor yang ada disini aku berpikir sepertinya malam ini waktu yang tepat uantuk menjebak pak Evan.

Tepat jam enam aku ketuk pintu kamarnya dan tak lama ia membuka pintu dengan wajah kelahan sepertinya bos kelelahan.

"Maaf pak saya mau tanya apakah pak mau makan malam di restoran hotel atau makanannya dibawah kesini saja"

"Tolong makanannya diantar kesini aja karena saya lelah."

Mendengar jawabannya membuat senyumku mengembang yes...rencanaku berhasil. Aku bergegas kebawah dan menyiapkan semua menu makanan yang akan aku bawah ke kamar pak Evan. Tidak lupa aku buatkan susu jahe untuk menghangatkan tubuhnya, yang jelas sudah ada bumbu mujarap yang aku masukan kedalam minuman.

Setelah aku merasa cukup aku bergegas naik kembali ke atas dan memberikan makanan untuk bos.

Tok tok.!

"Maaf bos ini makanannya"

"Masuk aja taruh diatas meja dan kamu boleh pergi sekalian kamu juga makan

1
solopox
gak masuk hati itu Dea, hati udah jadi batu d ktain kya gtu tanggung. 🤣🤣🤣🤭
solopox
mampuuuuusssss.....🤣🤣🤣🤣
solopox
punya jabatan enak dkit sudah belagu. namanya orang serakah, mampussss lho kena apesnya 🤣🤣🤣
Sofyan Halid
suami goblok..
naif, munafik, egois..
Sofyan Halid
suami goblok..
Martin Ardiyansyah
astaghfirullah thor,, lama2 gua gedik palamu, kehabisan akal apa ya sampe di ulang2 sumpah
Martin Ardiyansyah
flashback nya 100 chapter kenapa ga ini dibuat di awal muka thor,, flashback kok berkepanjangan blum lagi setiap cerita validasi diri sendiri ini itu,, cerita nya sedikit tp bercerita nya bnyak,, apa sudah kehabisan kata2 atau kalimat thor sampe harus diulang2 dan di perjelas ini itu,, kamu pembaca pasti tentunya tau jd ga perlu di perjelas dengan setiap gi dalam di validasi,, runyam nih cerita bukan lagi bercerita thor,,
Martin Ardiyansyah
sumpah MC anj..... g lah geram kali diotak nya mikir baik tp munafik egois, menganggap sepele keluarga mertuanya yg sedemikian jahat tp menolak apapun dr orang tuanya sendiri,,
ganti judul aja thor, tuan muda yg TOLOL ternyata orang kaya,, 😂
Martin Ardiyansyah
heh MC monyet kok lu kaya yg bermuka dua ya,, klo dr awal lu tau istri lu di perlakukan karna lu knapa ga dr dlu aja lu pergi sendiri knp baru sekrg seolah2 lu bner,, kok malah pembaca jadi geram sama MC bukan ke antagonis lainya,
Martin Ardiyansyah
sebentar,,, gua yg tolol atau MC nya yg guoblok ya,, lu sakit hati sama ayah lu sendiri diusir dr rumah,, trus lu dihina dimaki sampe anak dalam kandungan istri lu mati ulah kluarga mertua trus lu adem ayem masih nerima,, otak lu sengklek kali ya,, 😆🤣😂
Martin Ardiyansyah
sebenarnya ini novel cerita atau buku diary sih,, ceritanya kbnyakan validasi diri sendiri mau ini itu sendiri deceritain,, alur cerita nya manaa
Martin Ardiyansyah
cerita nya kbnyakan ngomong sendiri,, jadi hilang alur cerita 😩
yuda nugrah
kebanyakan pov goblok
Bad Mood
cerita yg membosankn, di nasehati orang tua mlah ngelunjak, fi hina mertua dia sabar, cerita tolol
Mitha Ita
bukannya dinda masih dalam masa nifas, kok boleh ya berhubungan intim ?
Bato Yuang
ini novel apa cerita ya/NosePick//NosePick/
Marlyn Tantang
krn dava ayah x mati...terlalu byk drama lebay banci
Marlyn Tantang
exekusi aja
Marlyn Tantang
exekusi aja
Marlyn Tantang
istri ama mertua udah di hina2 br bertindak dava dava banci km
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!