Aku tak menyangka akan Menikah saat aku masih kuliah.
Cerita ini mengkisah kan seorang wanita muda yang berusia 22 tahun, di jodoh kan oleh orang tua nya dan menikah dengan seorang pria yang berusia 30Tahun Bernama Arya.
Arya sosok yang pendiam dan mudah marah,dan tak banyak bicara.
Meski pun begitu Cinta tumbuh di antara kedua nya, dan mengubah sikap keras arya menjadi sifat yang lembut dan menyayangi Tiara.
meski banyak lika liku kehidupan arya dan tiara harus lalui, dan air mata, tawa, pertengkaran, keromantisan menghiasi hidup mereka.
Penasaran kan dengan kisah dalan kehidupan arya dan tiara, yuk di simak.
semoga kalian suka ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26 - Datang Ke kampus
Tidak berapa lama kemudian Arya pun sampai di halaman kampus.
Arya pun turun dari mobil dan masuk ke dalam kampus,untuk mencari Tiara.
Saat Arya masuk dengan pakaian kantor nya, banyak orang orang termaksud wanita melihat dan kagum dengan kegagahan tubuh dan ke tampanan Arya.
Banyak orang yang berfikir Arya adalah dosen baru.
Arnan yang sudah keluar kelas melihat banyak orang membicara kan sesuatu.
"Eh ada apa si? " tanya Arnan kepada mereka karna penasaran
"Itu ada cowok ganteng, kayak nya dosen baru deh" jawab anak anak yang lain
Arnan pun melihat lihat dan terkejut melihat Arya kakak nya datang ke kampus.
"kakak" teriak Arnan dan menghampiri Arya
Arya pun menoleh dan mencari sumber suara.
"Kak, ngapain datang ke kampus" tanya Arnan
"Jemput Tiara,dia dimana " tanya Arya
"biasa keluar kampus dia nyantai di taman kampus,ayuk kak aku antar" kata arnan dan berjalan ke taman kampus di ikuti arya.
Tiara yang sedang asik mengobrol lupa kalau Arya akan menjemput nya.
Tiba tiba Arya dan Arnan menghampiri Tiara dan berdiri di hadapan Tia,Nia dan Tiara.
"Mas Arya udah datang " kata Tiara dan berdiri dari duduk nya.
"Hai mas, aku Tia" kata Tia dengan cepat memperkenal kan diri
"Aku Nia sahabat nya Ara" timpal Nia
"Iya, saya Arya" jawab Arya
"Hai Arnan, cari Tiara ya, tu Tiara udah ada yang punya, cari aku aja ya" kata Tia yang melihat Arnan berdiri di belakang Arya tapi tidak di jawab Arnan.
"kak,aku mau ke kantin dulu "ucap Arnan tiba tiba dan membuat Tia dan Nia terkejut, Tia dan Nia baru tau kalau Arnan adik Arya suami Tiara.
Tia dan Nia pun terdiam sejenak
"Eh mas Arya kenapa gak telfon aja, kan aku bisa keluar" kata Tiara dengan gugup dan takut
"Ayo pulang " ajak Arya dan meraih tangan Tiara dan berjalan keluar kampus.
Tiara pun berjalan mengikuti Arya keluar dari kampus.
Arya memikir kan perkataan Tia soal Arnan yang suka mencari Tiara.
"Apa anak itu menyukai gadis ini? " guman Arya dalam hati
Arya yang sudah berjalan Keluar kampus pun mengenggam tangan Tiara Menuju mobil dengan keras, hingga membuat Tiara kesakitan.
"Auw mas mas Arya, sakit tangan ku" kata Tiara dan menetes kan air mata
Arya pun tidak mendengar kata Tiara karna sedang memikir kan sesuatu.
Tiara terus merasa kesakitan dan menangis sambil mengikuti langkah Arya.
Karna tempat parkir sepi, tidak ada yang melihat Tiara menangis kesakitan kecuali Tia dan Nia yang diam diam ikut di belakang Tiara dan Arya.
Arya pun melepas kan tangan Tiara ketika sadar Tiara menangis, Tiara pun berlari dan masuk ke dalam mobil.
Arya yang ke binggungan pun masuk dan memikir kan kenapa Tiara menangis.
"Aku belum memarahi nya, tapi dia sudah menangis" kata Arya dan masuk ke dalam mobil
Arya tidak sadar kalau Tiara kesakitan karna genggaman tangan nya.
Dalam perjalanan menuju rumah, Tiara kesal dan tidak mau melihat Arya, Tiara melihat ke arah lain.
Saat sampai di rumah, Tiara berlari memasuki rumah sambil menangis, bik Sumi yang melihat pun tidak berani bertanya karna ada Arya menyusul di belakang nya.
"Berhenti!!! " Teriak Arya
Tiara pun berhenti tapi tidak membalik kan tubuh nya.
"Kenapa kamu menangis? apa aku ada memarahi mu? " kata Arya dengan kesal.
Tiara pun tidak menjawab pertanyaan Arya dan masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu.
Bik Sumi pun bertanya tanya apa yang terjadi pada Tiara sampai menangis seperti itu.
Arya pun Menghela nafas dan duduk di kursi meja makan untuk makan siang.
Arya yang tadi nya ingin marah soal pria yang merangkul Tiara dan soal Arnan, tapi Arya urung kan, karna Tiara menangis.
Dan Arya tidak menyadari Arya sudah menyakiti Tiara.
Bersambung
jadinya feel cerita saat dia nikah gak dapat.
bagaimana tentang arnan juga gak di jelaskan.
terburu2 amat🐱
waduhh
tapi masih banyak penggunaan kata yang salah dan juga banyak typonya.
semoga bisa di perbaiki ya/Smirk/