Ketika kebahagiaanmu di ambil apakah yang kamu lakukan?, apakah kamu akan membalasnya!.
Tidak dia tidak bisa membalasnya hanya melihatnya dari kejauhan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rentina munthe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Guru Killer
Setelah selesai makan siang dia melihat ponselnya. ia melupakan bahwa hari ini dia punya kelas lainya.
owhh tidak aku akan telat masuk" gumamnya.
Dia beari menaiki tangga menuju kelasnya.
hossss
Deru nafasnya tidak beraturan karna ia berlari sepanjang lorong kelasnya hanya beberapa menit lagi maka ia akan telat lagi. Akhirnya iapun sampai di depan kelasnya dan dia mengatur pernapasannya yang tinggal sedikit lagi, ( kalau sedikit lagi napasnya dia mati dong thor kan ceritanya masih panjang).
Dia melangkah ke kursi yang kosong tiba tiba tanpa ia sadari seorang pria langsung dudk dengan santainya di kursi itu. Dia mendengus kesal dan melontarkan kata katanya pada pria itu.
heii aku ingin duduk di sini? " kata Alexa
kauingin duduk?. kalau begitu siapa namamu?" kata pria itu dengan tatapan tajamnya. sedangkan yang lainnya hanya melihatnya dengan tatapan sedih.
Alexa pratama. kenapa anda menanyakan namaku? " katanya heran.
baiklah. Alexa pratama"
tina yang tidak mengerti dengan sikap pria itu hanya mendengus kesal padanya dan sebentar lagi akan dimulai kelasnya.
Aku tidak suka ada orang yang telat 10 menit sebelum pelajaran di mulai. maka akan ada hukuman yang terlambat"
maaf. anda siapa mengatur saya. tidak ada peraturan kampus 10 menit sebelum pelajaran dimulai. anda itu terlalu lucu" kata Alexa mengibas ibaskan tangannya di udara.
Berani sekali ni cewe" batin pria itu.
namaku Aditya pandu wijaya, salah satu dosen yang akan mengajar di kelasmu ini. apakah anda puas nona Alexa?"
glukkk
Dia menean ludahnya dengan susah payah.
maaf pak" kata itulah yang bisa ia ucapkan.
setelah ini kamu keruangan saya dan terima hukumannya"ucap Aditya padanya.
Aditya pun berdiri dan melanjutkan pelajarannya yang tertunda itu. Alexa tidak begitu fokus lagi dengan mata pelajarannya karna ia tidak tau kalau dia adalah seorang dosen.
Kini pelajaran telah usai dan dia ingin segera pulang tanpa ia ingat bahwa hukumannya belum ia terima.
tunggu. anda mau kemana nona Alexa?" kata Aditya padanya.
......"
apakah anda lupa bahwa hukuman anda belum saya berikan. ini bawa semua ke ruangan saya" kata Aditya padanya. Dia membawa semua bukunya. Dia tidakberani lagi menatap mata pria itu karna malu.
Hanya tuhan yang tau nasibnya nanti, pria itu tidak akan melepasnya jika ia tidak menuruti dan menjalankan hukumannya. Dia berjalan lunglai sepanjang lorong kampusnya, karna beban yang ia bawa sangatlah berat. Semua kutukan telah ia ucapkan di dalam hatinya, namun nasibnya tidak berubah juga.
Mereka sudah sampai di depan ruangan dosen itu. Dia membuka pintu itu dan menutupnya kembali tanpa menoleh kebelakang jika Alexa masih setia dengan bawaannya.
bukk
Semua buku berserakan di lantai. segera Aditya membuka pintu ruangannya dan kembali memarahinya. memang sungguh sial nasibnya kali ini.
kamu itu tidak bisa lihat atau bagai mana sih? " kata Aditya marah
......"
kamu lihat semua bukunya berserakan dan rusak, saya akan menambahkan hukumanmu lagi" katanya dengan nada tinggi.
Maaf" kata Alexa lirih.
maaf kamu bilang?. lihat ini semuanya berantakan dan lihat ini bukunya sudah kotor. saya tidak mau tau.kamu harus menyalin semuanya. dan harus persis tulisannya dengan tulisan yang ada di buku ini. besok langsung berikan padaku" ucanya dan meninggalkan Alexa di sana.
Bagaimana ia melakukannya jika tulisannya harus sama dan bukunya juga hampir duapuluhan. Nasibnya memang tidak terlalu menguntungkan hari ini.
tbc
maaf ya teman teman aku updatenya sedikit karna ponselnya udah di mintain dari tadi jadi mohon di maklumi ya
typo bertebaran
happy reading buat kalian😊😊😊😊😘😘😘😘