Ketika aku membuka mata, aku tiba di tempat yang tidak ku kenal.
Cukup yakin, ini novel yang pernah aku baca.
[Freedom The Continent]
[Freedom The Continent] adalah novel yang berpusat pada petualangan beberapa karakter dalam perjalanan mereka membebaskan benua dari kegelapan.
Ada dua tokoh sentral dalam cerita ini. Seorang mage wanita yang diangkut dari dunia lain dan seorang pendekar pedang yang terlahir kembali.
Tapi cukup, abaikan tentang mereka.
Karena aku tidak datang ke dunia ini menjadi salah satu dari mereka!
Aku menjadi bagian dari novel itu sebagai seorang penjahat kejam, mantan tunangan pangeran yang telah diasingkan!
Bahkan namaku hanya muncul beberapa baris dalam paragraf novel itu.
Tipikal Novel abad pertengahan, dimana gadis biasa menjadi saint, dinikahkan dengan pangeran dan mantan tunangan sang pangeran—seorang putri Duke yang menjadi penjahat untuk mendorong perkembangan cinta mereka.
Dan aku, adalah penjahat itu.
"... sial, ini mengerikan."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DancingCorn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 34 - Dungeon: Kaisha (4)
Clae tidak menunggu Piyo menghampirinya. Melihat inti dungeon aman, dia langsung mendekati Piyo.
"Piyo, lantai paling bawah, lantai apa itu?"
"Pyo? Kenapa kamu bertanya, Pyo."
"Bai... Tidak... Hanya penasaran."
"Pyo? Lantai paling bawah itu lantai pertama, Pyo."
Clae memejamkan mata sejenak. Dia kemudian mendengarkan diskusi para monster disekitar Piyo.
"Ini sangat misterius, seperti lantai enam kemarin, kita tidak pernah bisa mengakses lantai satu."
"Ini beda, lantai enam dimulai 100 tahun yang lalu. Kalau lantai satu sudah sangat lama."
"Bahkan Piyo sebagai pengelola dungeon tidak bisa masuk ke sana."
"Itu tidak benar, Pyo. Aku, kami suku chick bisa masuk, pyo. Namun kami menolak karena menghormati orang itu, Pyo."
"Ah, ternyata dia..."
"Piyo, apa dia benar-benar dikurung disana?"
"Pyo, jangan bertanya. Lakukan saja tugas kita, Pyo. Lindungi dungeon ini hingga waktunya, pyo."
"Tapi, Piyo. Tetua kami mengatakan bahwa sosok agung itu akan segera datang dan membebaskan kita."
"Pyo... Sepertinya tetua Orc benar, Pyo."
Tanpa sadar, Piyo melirik Clae yang berdiri menunduk.
"Grahahaha, entah mengapa aku jadi ingat kenapa aku menjaga lantai tujuh. Bukankah itu untuk melindungi lantai satu."
"Ya! Crano benar. Itu aturannya. Namun aturan itu tidak lagi terlalu mengikat. Sepertinya melemah."
"Tentu saja. Jika tidak, apa kamu pikir kita bisa sampai di lantai dua."
"Ada benarnya."
"Pyo, dimana tuan kucing?"
Clae tersentak mendengar pertanyaan Piyo. Kepalanya sedang kebingungan saat ini.
Dia sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan para monster. Clae berharap mendapatkan informasi, tapi dia malah pusing.
Apa sosok di lantai satu. Apa dia benar dipenjara. Mengapa dia terdengar sangat kuat. Lalu, siapa yang mereka tunggu. Terkahir, Baibai...
"Begitu, Pyo. Energinya pasti habis, pyo. Jadi dia kembali."
"Huh??"
Clae mengangkat kepala seketika.
"Piyo, kamu tau siapa Baibai?"
Piyo tidak menjawab, sebaliknya, dia bertanya.
"Apa kamu mengetahui tentang 10 makhluk terkutuk Pyo."
Clae menganggukkan kepalanya. Dia pernah mendengarnya. Ini adalah kisah populer di seluruh benua.
Beberapa makhluk itu digambarkan sebagai antagonis dalam beberapa fairytale. Clae mengingat 10 makhluk itu adalah Singa, berang-berang, Ular, Beruang, Trenggiling, Hiu, Kuda, Primata, Rubah dan Rusa.
'Tunggu dulu!'
Clae tiba-tiba teringat sesuatu.
Singa dengan ekor ular, Berang-berang dengan ekor bulu merak, Ular dengan empat kaki, Beruang dengan sayap, Trenggiling dengan tempurung kura-kura, Hiu dengan delapan kaki gurita, Kuda dengan dua tanduk kambing, Primata yang sangat besar, Rubah dengan senyum, dan terakhir Rusa bertanduk tumbuhan.
Clae memiliki wajah lelah dan pucat. Pantas saja dia merasa patung sebelumnya sangat familiar. Mereka sama dengan 10 makhluk terkutuk jahat dalam fairytale dunia ini.
Tunggu, ciri-ciri makhluk ini juga ada di antara 3000 buku di perpustakaan, pintu masuk dungeon yang Clae baca sebelumnya. Namun mereka dijelaskan bukan makhluk jahat!
Clae tiba-tiba memikirkan kemungkinan paling sial.
"Kakek pernah bilang, pyo. Mungkin dungeon ini adalah tempat mengurung mereka pyo."
"Wow, sial."
Kemungkinan itu tiba-tiba diungkapkan oleh Piyo. Clae menjadi semakin pucat.
Lalu, bukankah Baibai....
Clae dengan cekatan mengambil anggur yang ada di sekeliling monster-monster itu dan meminumnya dalam sekali tegukan.
Setelah berhasil menyelamatkan inti dungeon, mereka, monster-monster ini mengadakan pesta.
Awalnya Clae tidak disambut. Mereka ingin Clae keluar atau pergi dari sana. Namun setelah Piyo menjelaskan dan Carnotaurus datang, Clae diterima.
Mereka sudah tidak pernah bertemu dengan tamu sejak mereka bisa ingat. Satu-satunya yang pernah kesini hanya orang yang menyegel tempat ini.
Bahkan Carnotaurus tidak tau manusia yang masuk ke tempat ini 100 tahun yang lalu dan meletakkan Joseph dan yang lain.
Saat itu,.Carnotaurus tiba-tiba melihat Clae dengan aneh. Dan beberapa monster yang terbilang lemah dan biasa menjauh darinya.
Tempat itu sangat ramai. Ada 9 monster kuat menurut pandangan Clae. Tentu saja mereka semua kuat, bahkan bisa membunuh Clae dalam sekali serang. Namun, Clae merasa ada 10 yang paling kuat.
Golem dari lantai sepuluh, bos monster sebenarnya. Minotaur dari lantai sembilan. Griffon dari lantai delapan. Carnotaurus dari lantai tujuh. Lamia dari lantai lima. Arakhne dari lantai empat. Dziwozona dari lantai tiga. TaoTie dari lantai dua dan Piyo.
Clae ingat bahwa kemungkinan bos lantai enam adalah lich. Namun dia sudah mati ditangan burnout.
Dan para monster sepertinya tidak ingin dekat dengan para Wraith di lantai enam jadi tidak ada yang datang.
Yah, lagipula lingkungan pesta ini tidak cocok untuk anak-anak.
Piyo sendiri, anak ayam lucu itu, Clae tidak pernah membayangkan dia akan menjadi seekor Harpy. Seekor burung dengan kaki panjang dan tubuh atas wanita.
Piyo terlihat seperti gadis 15 tahun. Dan yang paling menarik, Piyo memiliki rambut panjang hijau bergelombang yang membuatnya terlihat seperti peri.
"Piyo, apakah Baibai, maksudku kucing itu..."
"Pyo?"
"Siapa yang di segel disini."
"Pyo, pyo..."
Clae mencoba bertanya lagi, namun dia tidak mendapatkan jawaban. Entah Piyo akan terlihat kebingungan atau dia akan pura-pura tidak mendengar.
Clae menghela nafas lelah. Pikirannya mulai berputar dengan cepat.
Baibai mengatakan padanya bahwa dia bisa keluar dari dungeon ini dengan bertanya pada piyo. Namun...
Mengingat apa yang dikatakan Baibai. Bisakah dia meninggalkan kucing itu sendirian disini.
Clae tiba-tiba teringat pandangan Burnout saat mereka meninggalkan lantai enam. Itu semacam pandangan yang berisi ketakutan, penghormatan dan ingin tahu.
Sebelum naik ke lantai satu, sepertinya dia harus kembali ke lantai enam dan bertanya.
"Baiklah, Piyo, aku pergi."
"Apa kamu ingin keluar dari dungeon, Pyo?"
Clae mengangkat alis. Piyo sibuk dengan inti dungeon saat Baibai menghilang. Tapi mengapa Piyo menanyakan hal ini.
"Mungkin. Tapi aku harus berpamitan dulu."
"Pyo?"
"Aku akan ke lantai enam. Selamat tinggal."
"Pyo? Pyo?"
Clae menggunakan alat yang diberikan Carnotaurus sebelumnya untuk langsung berpindah ke pintu masuk lantai enam.
Dia memandang Piyo yang kebingungan sebelum cahaya menelannya.
Dia bisa melihat dengan jelas Piyo berkomunikasi dengan seseorang di benaknya.
'Kucing kecil sombong.'
Senyum kembali terbentuk di wajah Clae.
Ketika dia sampai. Clae berdiri di depan pintu besar sebuah rumah besar.
Berbeda dengan pemandangan sebelumnya. Lantai enam saat ini merupakan rumah dengan tiga lantai yang masing-masing jendelanya menghadap dinding dungeon. Tidak seperti sebelumnya yang merupakan bayangan hitam tanpa cela.
Sebelum Clae mengetuk, seseorang sudah membuka pintu atau mungkin pintu itu terbuka sendiri. Clae tidak yakin.
Kemudian, Clae bisa melihat bagian dalam dari tempat itu sedikit berubah. Lebih banyak permainan dan kegembiraan. Ada senyum kecil yang muncul di sudut bibirnya.
"Kakak cantik~ selamat datang."
---++---
Apakah ada pertanyaan? Mungkin membuat bingung untuk Piyo.
Piyo ini merupakan Ras Harpy. Suku chick merupakan ras tempat dia tinggal. Kalian tau begitu banyak burung di dunia ini. Mungkin ada Suku Beo, Suku Kenari nanti 😋
Jangan lupa tinggalkan like dan komentar ( ꈍᴗꈍ)