Berkisah Seorang laki-laki bernama Vilemar menyukai teman masa kecilnya bernama Gea,
segala cara sudah V lakukan agar Gea menerima cintanya tapi wanita itu terus saja menolak Dan malah menerima lamaran menikah dangan Kakak kandungnya yaitu Vallen
Hati V hancur sehingga ia memutuskan untuk pergi menetap di negara lain dari pada setiap hari melihat cinta pertamanya bermesraan dengan kakaknya sendiri
Mom Fairus memahami perasaan anaknya Yang hancur itu, memilih jalan keluar untuk menjodohkan V dengan anak sahabatnya saat jaman Kuliah
tidak di sangka sahabatnya itu menikah dengan sultan solo (keturunan kerajaan solo) , dimana gadis keturuan solo terkenal dengan tutur kata lemah lembut serta tingkah laku yang di atur oleh adat dan peraturan jawa
rumah tangga yang tidak pernah V bayangkan sebelumnya, bagaimana V seorang yang bebas ber istrikan anak keturunan kraton
apakah V akan bisa menjalani kehidupan barunya atau malah merencanakan perpisahan?
temukan jawabanyahanya di sini
selamat membaca😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Anggraini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 26
Kini V dan Zoe berada duduk di ruang interogasi polisi, disuruh menjelaskan kronologi yang membuat V mengebut dan melanggar lalu lintas
"tuan Anda tidak apa-apa?" tanya Pak Surya yang datang menghampiri Tuanya
"aku tidak apa-apa" jawab V "kau urus semuanya"
"baik, Tuan saya akan selesaikan" Pak Surya menganguk paham apa yang di maksud tuanya itu tapi pandangan Pak Surya terus saja kearah Zoe seperti dirinya pernah bertemu di suatu tempat
empat puluh lima menit waktu yang dibutuhkan untuk menutup kasus itu, Pak Surya dapat menangani semua dengan mudah bermodalkan ilmu hukum dan uang tentunya. meminta polisi untuk menjaga permasalahan ini jangan samapi keluar di media yang bisa mengakibatkan nama baik keluarga besar Willem tercoreng
"Tuan dan Nyonya Vilmar, kali ini saya maafkan tapi saya harap hal seperti ini tidak terulang lagi ini bisa membahayakan pengendara lain" ucap salah satu polisi memberikan nasehat
"baik, pak terimakasih" ucap Zoe menjabat tangan polisi untuk berpamitan
"pengacara saya yang akan mengurus sisanya" seru V lalu menjabat tangan polisi
"baik Tuam Vilmar"
V dan Zoe berdua bejalan berdampingan meninggalkan Pak Surya yang masih mengurus administrasi, mereka keluar dari kantor polisi menuju mobil mereka
"apa dia juga mantan pencuri" lirih V
"apa kau bilang?" tanya Zoe menghentikan langkan V
"tidak, aku tidak mengucapakan apa-apa"
"tuan V yang terhormat, apa kau kira aku ini tuli sehingga tidak mendengar apa yang kau ucapkan?"
"baguslah jika kau dengar, memang kenyataan seperti itu kan?"
"aku tadinya ingin mengembalikan dompet mu, tapi kau malah mengebut sampai aku lemas"
"cih, alasan"
karena asik berdebat, mereka sampai tidak menyadari jika ada seseorang menghadapirinya
"V !!" panggil seseoarang "apa kau baik-baik saja?" tanya seseorang itu menghampiri V dan Zoe
"Vallen?" V terkejut tiba-tiba kakaknya itu berada di kantor polisi "kenapa kau bisa ada disini?"
"Dad Wille yang mengutusku untuk melihat keadan mu"
"aku baik-baik saja"
"apa dia korban? " tanya Vallen melihat Zoe dari atas sampai bawah mengira dia adalah seorang korban. Vallen tidak menyadari jika perempuan cantik yang berjalan bersama adiknya itu adalah adik iparnya sendiri
"Anda benar Tuan, saya adalah korban" ucap Zoe menendang kaki V mengeluarkan semua kekesalan yang sejak tadi ia pendam, Zoe lalu berjalan kembali ke arah mobil
"sial" umpat V memengangi kakinya
"kau tidak apa-apa V?" tanya Vallen khawatir
"aku baik-baik saja"
"apa perlu kita tuntut balik dia?"
"tidak perlu"
"siapa wanita itu?"
"dia adalah-"
"V!! cepat" Zoe memotong percakapan kakak beradik itu ketika dirinya sudah berada di samping mobil
"dasar wanita gila! " umpat V "Vallen aku pergi duluan"
"hati-hati"
V berjalan menghampiri istrinya namun beberapa langkah berjalan dirinya membalikkan badanya
"aku akan langsung ke kantor setelah mengatarkan dia pulang"
tanpa menunggu jawaban dari Vallen, V kembali berjalan menuju mobil untuk mengantarkan istrinya pulang ke apartemen
Vallen hanya bisa berdiri melihat mobil V yang perlahan keluar dari halaman
"siapa wanita itu?" itulah yang ada di fikiran Vallen saat ini, jika benar dia adalah wanita yang berusaha memperkosa adiknya tapi kenapa sikap adiknya berbeda?
mengatar wanita itu pulang? bukan kan itu aneh bersikap baik kepada seseorang yang pernah menjebaknya?
buat kondangan
PEBINORNYA (ARSYA) CEPAT MAMPUS JUGA.. JDI BNR2 MNIKMATI INI NOVEL...👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
akhirnya honeymoon juga..
SEMOGA TDK ADA LAGI ORG2 YG GANGGU RMH TGG MREKA, ARSYA SDH MAMPUS, LETTA SDH DI PENJARA
MAKANYA ZOE SLLU MMPI V..