NovelToon NovelToon
Setelah Putri Kandung Itu Kembali.

Setelah Putri Kandung Itu Kembali.

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Sci-Fi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cumi kecil

Selama bertahun-tahun, Bee Catleen hidup sebagai putri kesayangan keluarga Luwis. Meskipun berstatus anak angkat, Bee selalu menerima cinta dan kasih sayang yang membuatnya merasa tidak pernah berbeda dari anggota keluarga lainnya.

Namun semuanya berubah ketika Jelita, putri kandung keluarga Luwis yang hilang selama lima belas tahun, akhirnya kembali.

Perlahan, perhatian yang dulu menjadi miliknya mulai beralih. Bee hanya bisa tersenyum dan berpura-pura bahagia demi melihat keluarganya kembali utuh. Di balik tawa ceria dan sifat humorisnya, Bee menyimpan luka yang tidak pernah ia tunjukkan kepada siapa pun.

Hari demi hari, Bee hidup dengan topeng kebahagiaan, hingga takdir mempertemukannya dengan seorang pria yang mampu melihat kesedihan yang ia sembunyikan rapat-rapat.

Untuk pertama kalinya, ada seseorang yang memilihnya tanpa ragu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2. TAKUT

Bee turun dari tangga  sambil merapihkan rambutnya yang masih sedikit berantakan. Jam di dinding menunjukan dirinya terlambat beberapa menit dari biasanya.

Begitu masuki ruang makan, bee sedikit terkejut. Jelita sudah berada disana bersama mamah lana, papah prans dan juga kak darius. Bahkan beberapa hidangan sudah tersaji rapi di atas meja.

‘’ Selamat pagi semuanya… ‘’ Sapa Bee dengan ceria.

‘’ Selamat pagi   juga ‘’ Jawab mereka bersamaan.

Bee menarik kursi lalu duduk. ‘’ Maaf ya, bee terlambat turun. Semalam susah tidur mungkin otak bee masih loading karena terlalu cantik hehehe… ‘’

Kak darius tertawa ‘’ Percaya diri sekali ‘’

‘’ Harus dong. Kalo bukan aku yang memuji diriku sendiri, siapa lagi? ‘’

Mamah lana menggeleng sambil tertawa ‘’ kamu ini ada-ada saja ‘’

Saat itulah jelita meletakkan sepiring nasi goreng di depan bee ‘’ Bee cobalah nasi goreng ini, aku membuatnya sendiri ‘’

Mata bee langsung berbinar ‘’ Serius? Wah, aku jadi pelanggan pertama dong ‘’

Jelita mengangguk malu-malu ‘’ Iya ‘’

Tanpa curiga sedikitpun, bee langsung menyendok nasi goreng itu dan memasukkannya kedalam mulut. Namun beberapa saat kemudian, senyumnya membeku ada rasa yang sang sangat ia kenali ‘’ Udang.. ‘’

Bee menunduk melihat isi nasi goreng itu, beberapa potong udang kecil tercampur di dalamnya. Jantungnya berdegup lebih kencang..

‘’ Bee, kenapa? ‘’ Tanya jelita cemas ‘’ Apa tidak enak ya, maaf.. ini masakan kampung. Kamu pasti sudah terbiasa dengan masakan koki yang enak ‘’ Wajah jelita langsung murung.

Bee melihat ekspresi itu langsung panik ‘’ Tidak ko! ‘’ Jawab Bee cepat

Jelita menatapnya ragu ‘’ Benarkah? ‘’

Bee memaksakan untuk tersenyum lebar ‘’ Ini sangat enak ‘’ Kata Bee  kembali menyuapkan nasi goreng itu kedalam mulut.

Padahal tenggorokannya mulai tidak merasa nyaman.

Mamah lana ikut menyicipi ‘’ Wah.. enak sekali ‘’ Puji mamah lana

Papah prans mengangguk setuju ‘’ Rasanya sangat pas ‘’

‘’ Jago sekali kamu masak. Jelita ‘’ Puji Kak Darius

Wajah jelita yang tadinya murung langsung berubah ceria ‘’ Benarkah? ‘’

‘’ Tentu ‘’ Jawab Kak darius

Bee tersenyum melihat kebahagian jelita. Meski perlahan rasa gatal mulai muncul  di lehernya, ia tidak apa-apa. Bee terus menyuap nasi goreng sedikit demi sedikit.

Dalam hati Bee berusaha menenangkan dirinya sendiri ‘’ Aku gak apa-apa, Tinggal minum obat nanti juga sembuh ‘’ Gumam Bee dalam hati

Bee melihat keluarganya yang sedang makan sambil berbincang , mereka terlihat bahagia dan bee tidak ingin merusak momen itu.

‘’ Kalau begitu mulai sekarang aku akan memasak untuk kalian ‘’ Kata Jelita penuh semangat.

‘’ Terimakasih sayang ‘’ Ucap Papah prans

‘’ Kami akan selalu menunggu masakan kamu ‘’ Saut mamah lana

Kak darius masih memuji beberapa hidangan yang di masak oleh jelita.

Sementara Bee mulai merasakan kulit tangganya sedikit demi sedikit mulai memerah, tidak ada seorang pun yang menyadarinya.

Tidak ada seorang pun yang ingat bahwa bee alrgi udang. Bee hanya tersenyum dan terus makan sampai habis.

Beberapa saat kemudian, bee berdiri sambil mengambil tas kuliahnya. ‘’ Mah, pah, bee berangkat dulu ya ‘’

Mamah lana menoleh ‘’ Hati-hati di jalan, sayang ‘’

‘’ Iya ‘’ Jawab Bee

Bee kemudian menatap papah prans ‘’ Pah, bee berangkat dulu. ‘’

Papah prans tersenyum ‘’ Belajar yang rajin ‘’

‘’ Siap boss ‘’

Bee langsung kearah kak darius ‘’ Kak ‘’

Darius mengacak-acak rambut bee ‘’ Jangan ngebut ‘’

‘’ Aku selalu menjadi pengemudi teladan ‘’

‘’ Pembohong ‘’

Bee tertawa kecil, kemudian bee menoleh kearah jelita ‘’ Masakannya enak, terimakasih ya. ‘’

Wajah jelita langsung berseri-seri  ‘’ Sama-sama bee ‘’

‘’ Bye semuanya ‘’ Bee melambaikan tangan sebelum berjalan keluar rumah.

Bee langsung masuk kedalam mobil, Bee membuang nafas panjang. Rasa gatal di lehernya semakin menjadi, Bee melihat kaca spion dan wajahnya langsung berubah pucat.

Terlihat bercak merah sudah mulai bermunculan di pipi ‘’ Ya ampun… ‘’ Bee menggaruk pelan lehernya ‘’ Ternyata kali ini lebih parah ‘’

Bee langsung menyalakan mesin mobilnya, namun sebelum sampai di kampus. Bee mampir di sebuah apotik untuk membeli obat alergi.

Setelah di apotik. Bee langsung meminum obat alergi, namun ternyata alerginya ini sudah menyebar kemana-mana.

Saat tiba di kampus, Bee berjalan menuju kelas sambil menggunakan masker wajah untuk menutupi ruam merah di pipi. Mungkin orang lain tidak akan menyadarinya namun beda halnya dengan Cristal.

‘’ Bee! ‘’ Cristal langsung berlari kearah Bee

Bee tersenyum kaku ‘’ Selamat pagi Cris ‘’ Sapa Bee

Cristal tak menjawab sapaan Bee. Cristal langsung melihat tangan dan wajah Bee yang ruam merah ‘’ Bee, kamu kenapa? ‘’ Tanya Cristal

‘’ Cuman alergi biasa ‘’ Jawab Bee santai

‘’ Biasa apanya? Ini merah semua bee!! ‘’ Cristal terlihat panik ‘’ Kamu habis makan apaan sih.. ‘’

Bee terdiam sejenak. Bayangan wajah jelita yang begitu bahagia saat di puji seluruh keluarga kembali muncul di benaknya, lalu bee tersenyum kecil. ‘’ Nasi goreng ‘’

Cristal mengerutkan keningnya ‘’ Pasti bukan nasi goreng biasa kan? Jawab jujur. Apa disana ada udang? ‘’ Tanya Cristal

Bee menganggukkan kepalanya pelan.

‘’ Bee!! ‘’ Bentak Cristal ‘’ Kamu kan alergi udang.. kenapa kamu makan udang! ‘’

Bee tertawa kecil  meski kedua matanya terasa panas ‘’ Aku tau ‘’

‘’ Lalu kenapa kamu makan> ‘’

Untuk pertama kalinya senyum bee terlihat sedikit rapuh. Karena sebenarnya ia juga tidak tahu bagaimana menjelaskan perasaanya saat ini.

‘’ Bee!! ‘’ Panik Cristal

1
Daniel Kang
💪semangat bee
Lin-khay💞
Halo kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!