NovelToon NovelToon
Biarkan Kami Yang Menyatukan

Biarkan Kami Yang Menyatukan

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Anak Genius / Tamat
Popularitas:6.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Imamah Nur

🌟Novel memiliki episode yang panjang karena terdiri dari satu novel utama dan dua sekuelnya yang dipecah menjadi 3 season. Setiap season sudah diselesaikan dengan baik, jadi apabila ingin membaca season 1 atau 2 saja ceritanya tidak akan gantung.

Season 1 Tamat
Season 2 Tamat
Season 3 Tamat

Season 1

Siapa sangka kegagalan pernikahan sang atasan menjadi malapetaka bagi hidup Isyana. Zidane sang atasan yang ditinggal kabur calon istri di pesta pernikahannya benar-benar depresi sehingga melampiaskan kemarahannya pada alkohol. Sore itu Zidan yang mabuk berat tanpa sadar menarik tangan Isyana dan membawanya ke dalam suite room hotel yang seharusnya menjadi kamar pengantinnya.

Dengan setengah sadar dia meniduri Isyana dengan paksa sedangkan Isyana yang memberontak tidak mampu melawan kekuatan tubuh Zidane.

Isyana yang menunggu niat baik dari Zidan tak kunjung mendapatkan hingga saat dia hamil dan menjadi gunjingan orang-orang akhirnya memilih mengasingkan dirinya ke luar negeri.

Hingga akhirnya dia melahirkan dua bayi kembar laki-laki genius yang mengubah takdir hidupnya.

"Bagaimana kisah selanjutnya? Yuk simak cerita di bawah ini!"

Season 2

Menceritakan kisah Annete, seorang pengasuh si kembar yang mencari cinta sejatinya. Annete jatuh cinta pada seorang dokter beranak satu yang anaknya mengidap penyakit kanker tapi ternyata di saat Annete meyakini perasaannya ia malah dihadapkan dengan kenyataan bahwa Adrian masih berstatus suami orang. Akhirnya Annete memutuskan untuk pergi jauh dari kehidupan Adrian.

Di satu sisi Adrian yang juga mencintai Annete berusaha mencari keberadaannya. "Akankah mereka bersatu ataukah Annete akan menemukan cinta yang lainnya?" Simak kisahnya juga dalam novel ini!

Season 3

Menceritakan kisah Louis ( Salah satu teman Zidane) dengan Nindy ( Safa Ar Ramlan)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imamah Nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 26. Hadiah Dari Papa

Melihat orang yang dipanggil pak oleh security itu adalah Zidane segera Tristan berhambur ke dalam pelukannya.

"Huaa... Paman bapak-bapak ini jahat kenapa mereka menganggap kami mata-mata padahal kamu bukanlah orang jahat bagaimana kami jadi mata-mata kalau arti mata-mata saja kami tidak mengerti, hiks-hiks-hiks...."

Melihat anak kecil berlari ke pangkuannya Zidane pun kaget. Zidane sebelumnya tidak pernah menyukai anak kecil. Baginya anak kecil itu sungguh merepotkan namun mengapa ketika Tristan yang ada di pangkuannya hatinya jadi menghangat. Dia mengulurkan tangan mengusap kepala Tristan.

"Tenanglah paman tidak akan menghukum kalian."

"Pak satpam apakah perusahaan kita sangat tidak kondusif sehingga sampai harus mencurigai anak-anak?"

"Kan memang tidak kondusif," ucap pak satpam dalam hati mana mungkin dia berani bicara langsung.

"Bu...kan begitu Pak tapi kami harus selalu waspada."

"Iya saya tahu tapi haruskah sampai mencurigai anak kecil?"

Kedua satpam hanya menunduk.

"Yasudah kalian boleh pergi."

"Baik Pak."

Kedua satpam meninggalkan ruangan.

"Apakah kalian bisa menjelaskan mengapa kalian bisa ke sini?" Zidane mulai mengintrogasi kedua anak itu.

"Kami tidak sengaja tadi lihat kantor ini. Karena sangat besar dan megah jadi kami tertarik untuk melihatnya dari jarak dekat tapi ternyata pak satpam tadi malah salah paham menganggap kami orang jahat," ucap Tristan tanpa melepaskan pelukannya dari tubuh Zidane. Rupanya anak ini sungguh-sungguh merindukan sosok ayah kandungnya.

"Hanya karena besar dan megah tidak ada alasan lain? Bukankah di sini banyak gedung yang besar kenapa kalian malah tertarik ke sini bukan ke gedung yang lain?"

"Karena... karena...,"

"Karena ini adalah kantornya om Dion," ucap Nathan memotong perkataan Tristan. Ia takut Tristan akan keceplosan bicara.

"Kamu sini!" perintah Zidane pada Nathan namun Nathan hanya menggeleng.

"Sini," ulang Zidane karena melihat Nathan masih setia berdiri di depannya namun masih menjaga jarak.

Nathan masih setia menggeleng.

Anak ini sungguh keras kepala mengingatkan ku pada masa kecilku. Tapi tunggu! Bukankah wajahnya juga mirip denganku?

Zidan lalu dengan lembut menyentuh dagu Tristan dan mendongakkan kepala anak tersebut ke wajahnya.

Anak ini ternyata wajahnya juga mirip denganku. Jadi mereka kembar?

Zidane terbelalak melihat kedua wajah anak kembar tersebut. Dia menggosok matanya untuk memastikan pandangannya benar siapa tahu pandangan matanya sedang kabur.

Apakah dia bermimpi? Seperti sebelum-sebelumnya dia selalu memimpikan dua anak yang wajahnya mirip dengannya selalu tersenyum padanya. Selama ini dia berpikir itu adalah memori masa kecilnya yang kebetulan masuk ke dalam mimpinya. Dia selalu bertanya-tanya mengapa bayangan dirinya dalam mimpi itu sepasang?

"Siapa orang tua kalian?"

"Mama kami adalah mama Sya...,"

Cepat-cepat Nathan menghampiri Tristan dan menginjak kakinya.

"Mama kami adalah mommy Lusy dan papa kami adalah Daddy Edward."

Mendengar pernyataan Nathan Tristan mendelik kearahnya. Tristan tidak suka Nathan berbohong. Tristan tidak suka Nathan tidak mengakui mamanya sendiri.

"Oh orang tua kalian ada di sini?"

"Tidak mereka di Prancis."

"Kalau orang tua kalian di Prancis mengapa kalian di sini?"

"Kami mendapat undangan mengisi acara ulang tahun seorang anak pengusaha." Kini Tristan yang menjawab.

"Sejauh itu mereka mengundang kalian hanya untuk mengisi acara ulang tahun. Emang kalian bisa apa?"

Pertanyaan tersebut membuat Tristan merasa dirinya diremehkan.

Ia turun dari pangkuan Zidane dan berkata dengan sombongnya. " Saya bisa bernyanyi dan memainkan berbagai macam alat musik."

"Oh ya?"

Dengan angkuh Tristan menjawab, " Iya."

"Oke kalau begitu kebetulan paman punya gitar kesayangan. Dulu paman selalu memetik gitar itu kala merasa kesepian tapi sekarang paman sudah tidak menggunakannya lagi. Kalau kamu bisa bernyanyi sambil memainkan alat gitar itu nanti paman kasih gitar tersebut buat kamu sebagai hadiah, bagaimana?"

"Benarkah Paman?" Mata Tristan berkaca-kaca karena terharu. Bukan perkara gitarnya yang membuat dia senang tapi siapa pemberinya.

"Iya asal kamu bisa bernyanyi dan memainkannya dengan baik."

"Baiklah Paman mana gitarnya?"

Zidane beranjak dari duduknya dan berjalan ke kamar pribadinya yang ada dalam ruangan tersebut. Kemudian dia kembali dengan gitar di tangannya dan menyerahkan pada Tristan.

"Ini gitarnya."

Tristan mengambil gitar tersebut dari tangan Zidane. Sejenak dia menarik nafas untuk menghilangkan rasa nervous. Entah mengapa ia grogi tampil di hadapan Zidane padahal dia sudah terbiasa tampil di depan umum.

Tristan mulai memetik gitarnya kali ini dia menyanyikan lagu dari Alwiansyah yang berjudul 'Ayah Bunda Jangan Berpisah' dengan penuh penghayatan.

aku ingin ayah bundaku

selalu di mataku..

ku tak mau mereka berpisah....

air mata ini tak cukup

mengobati rindu..

rindu ingin selalu bersama....

reff: setiap malam..aku berdoa..

ku ingin kita kumpul bersama..

aku tak mau ada perpisahan

antara ayah dan bundaku

sayang..

ayah lihatlah..anakmu ini..

menahan perih sakitnya hati..

bundaku sayang surga

duniaku..

aku rindu selalu bersama

selalu bersama..

Tak terasa air mata mengalir dari pelupuk mata Zidane juga kedua anak tersebut. Lagu yang dibawakan Tristan benar-benar menyentuh ke dalam hati. Permainan gitar Tristan pun semakin membuat lagu tersebut semakin membuat mereka larut dalam perasaaan sedih.

"Sudah," kata Tristan mengakhiri permainannya.

"Ah sudah," ucap Zidane kaget. Dia belum tersadar seutuhnya.

"Iya Paman."

"Oke kalau begitu karena permainan gitar dan suaramu bagus paman kasih gitar ini untuk kamu."

"Beneran Paman?" Tristan masih tidak percaya.

"Iya ambil saja."

"Terima kasih Paman."

Terima kasih Papa.

"Oh ya paman lupa menanyakan siapa nama kalian?"

"Nama saya Tristan dan kakak saya ini namanya Nathan."

"Dia sedikit pendiam," bisik Tristan di telinga Zidane.

"Oh begitu ya! Kalian sudah makan siang?"

"Belum Paman."

"Maukah kalian makan siang sama Paman?"

"Mau dong Paman."

"Nathan sini kenapa kamu takut dekat dengan Paman?"

"Eh nggak, saya cuma ingat nasehat mama katanya, 'Jangan bicara dengan orang asing.'

"Memang paman orang asing? Kita kan dari tadi sudah berkenalan."

"Baik Paman." Nathan pun mendekat ke arah Zidane. Zidane merangkul kedua anak tersebut dan membawanya ke kantin kantor.

"Kalian sama siapa ke sini?"

"Sama uncle Lexi."

"Sekarang dia dimana?"

"Di luar mungkin menunggu di mobil."

"Sebaiknya kalian hubungi saja dia takutnya dia nyariin kalian karena lama."

Nathan mengambil ponselnya dan menelpon Lexi dia mengatakan dirinya akan lama di dalam karena harus makan siang dulu di dalam.

"Aneh-aneh saja kedua anak ini. Kalau hanya untuk makan kenapa tidak di sini saja," gumam Lexi.

"Ada apa?" tanya Annete yang mendengar Lexi menggerutu.

"Itu anak tuyul mau makan aja harus di dalam kantor. Kantor orang lagi. Gimana caranya dia bisa diterima di sana?"

"Hus bilang anak orang anak tuyul nanti kena laknat sama mbak Syasa."

"Habisnya dia bisa pergi kemanapun yang dia mau," kesal Lexi.

1
Saya Sayekti
udah pasti sabotase
C2nunik987
akhirnya papa Zidane mama syasa Abang Nathan dan kakak Tristan bahagia bersama princess kesayangan mrk ratu sejagat incess Aurora....ayooo ayah Adrian cari bund annete sampe ketemu demi Adel 😍❤️😍
C2nunik987
ayo pa ksh nama baby girl siapa yg cantik donk kan princess kesayangan Oma opa Alberto hrs gagah namax sekuat kerajaan bisnis opa....dara manisku aja....kan ngidam sate merpati 100 jt 😅😅😅
C2nunik987
Alhamdulillah diksh keajaiban doa si kembar dan ikatan bathin mama papa utk saling support akhirnya terwujud mimpi papa Zidane nemenin mama lahiran ....aku udh ikut stress lemess kasian mama syasa berjuang sendiri trs😅😅😍🍼😍congrats ia ma pa Zidane kelahiran inces nya ❤️🍼😍🍼
C2nunik987
pasti kalut lahhh disisi lain dia butuh suami disisi lain dia hrs kuat melahirkan tanpa kehadiran suami ....kasian mama syasa lagi lagi lahiran ga di dampingi oleh suaminya 😭😭😭
C2nunik987
Belva srh andi membunuh' nya opa....klo ga bakal ganggu keluarga Zidane trs 🙈🙈🙈
C2nunik987
Ayah Zidane yg kena musibah 😭😭😭smoga tdk parah Atan segera telp uncle Andi dan om Lexi 🙈🙈🙈
C2nunik987
berhubung hamil 3/4 harta Lexi punya Ara 😂😂😂
C2nunik987
ingatan Naura kembali Krn mlht pistol ....sabar Andi mrk juga udh menikah udh sah suami istri cm Lexi ga kuat nahan adik kecilnya 😅😅😅🙈🙈🙈
C2nunik987
biasa aja thorrr Lexi belah duren nya 😂😂😂🙈🙈
C2nunik987
modus dasar awas perjanjian jgn sampe punya anak sblm lulus sekolah 😅😅😅🙈🙈🙈
C2nunik987
bund syasa kesayangan ayah Zidane makanya tanya dulu harga burung nya sblm disate 😂😂😂😂
C2nunik987
😅😅😅😅sate merpati milik grandpa....bnr bnr bayi ajaib anak ayah Zidane 😂🍼😍
C2nunik987
siapa coba yg mengancam Annette....trs Adel mau gt punya bund selain Annette....ayo Adrian kejar cintamu 😍😍😍
C2nunik987
ahhhh bahagianya mlht mrk smua happy birthday utk bunda Isyana dan kakak Naura istri kecilnya om Lexi 😂😍😂
C2nunik987
Annette jd salah paham lagi .....kan yuna cintanya ma bang Andi .....dan Adrian juga udh mulai jth cinta ke Annette tanpa Annette sadari.....rumittt sdh kisah kalian 😂😂😂😂
C2nunik987
Naura iahhh suka kadang kadang orang udh ijab qobul juga 😅😅😅
C2nunik987
nenek juga hrs blg ma Andi klo Naura adiknya 😍😍😍
C2nunik987
huumh kerjain aja papa Zidane dik 😂😂😂😂
C2nunik987
mama Laurens bakal jd pawangnya Naura 😅😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!