Seorang Dokter Jenius terlahir kembali menjadi Yang Yang, seorang gadis kecil 7 tahun yang sangat lucu, Menjadi kesayangan Ayah CEO yang dingin dan Kakak yang sangat jenius. Kemampuan medis yang dimilikinya dapat menyembuhkan Keluarganya dan orang-orang disekitarnya. Yang Yang selalu menjadi kebanggaan keluarga. Sementara itu ibu tiri dan saudari tirinya yang selalu berniat jahat kepada Yang Yang selalu gagal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
"Selamat! Batu Mentah ini resmi jadi milik Direktur Zhu You" Ucap pemandu acara.
Suara tepuk tangan terdengar meriah memenuhi ruangan tertutup ini.
"Taruh disini saja! Biar aku yang buka sendiri" Zhu You berjalan ke atas panggung untuk membelah batu mentah yang dibelinya.
Suara nyaring dari mesin pemotong batu pun kini terdengar.
"50 Juta CNY! Batunya besar banget. Kalau dapat batu kualitas es, pasti bakalan sepadan" ucap tamu yang hadir di acara pelelangan.
"Batu giok kualitas es itu langkah sekali. Tidak mungkin muncul terus menerus" ucap laki-laki berjas hitam.
Zhu You mulai memotong batu tersebut. Dia baru memotong sedikit tapi hijaunya sudah jelas kelihatan.
"Lihat! sudah kelihatan hijaunya" ucap Zhu You dengan raut wajah berseri-seri. Berharap kali ini dia bisa mendapat batu yang jauh lebih berkualitas daripada batu yang dipilih Yang Yang tadi.
"Lihat saja pasti hijau semua nih. Dibanding dengan giok pilihanmu tadi, ini jauh lebih hijau dan berkualitas super" Zhu You tertawa kearah Dimas.
"Baru potong sedikit saja, sudah yakin kalau isinya hijau semua" ucap Dimas dengan senyum kecil di wajahnya.
"Iya betul! Potong semua dulu baru ngomong" ucap Yang Yang sudah tidak sabar.
"lihat saja, biar ku potong. Biar kalian menyerah" Zhu You melanjutkan untuk memotong batu itu.
Setelah batunya terpotong, Zhu You langsung kaget melihat batu yang ia beli.
"Ini hanyalah giok kualitas ketan biasa. Terus ada kotorannya, permukaannya juga nggak bersih dan bening. 500 ribu CNY itu sudah mentok" ucap Tuan Song.
Zhu You sontak kaget mendengar apa yang di ucapkan Tuan Song itu. Dia sudah membeli batu dengan harga 50 juta CNY tapi setelah di belah itu hanya batu giok biasa dengan harga jual yang sangat murah. Dimas meletakkan batu yang dipegangnya ia syok mendengar harga jual batu itu.
"Harga batu 50 juta CNY, tapi harga jual gioknya hanya di bawa 500 ribu CNY. Hahaahaa! Untung saja aku tidak ikut menawar" ucap Laki-laki berjas hitam itu lagi.
Salah seorang laki-laki bertepuk tangan. "Luar biasa! Ini lah hebatnya judi batu. Kalau pasti balik modal, apa serunya coba?".
"Apa kamu bilang? Cuman 500 ribu CNY? Bagaimana mungkin! Aku beli ini 50 juta CNY, aku tidak percaya. Ini gara-gara kalian. Kalian yang sengaja menawar dengan harga tinggi, jadi aku ikut menawar." Zhu You menyalahkan Yang Yang.
"Paman sendiri yang maksa rebutan sama kami." Devin membeli adiknya.
"Tuan Zhu You, bukannya kamu sendiri yang bilang bisa menawar sampai 100 juta CNY. Tapi baru 50 juta CNY saja kamu sudah panik!" ucap Dimas.
Zhu You semakin emosi mendengar perkataan Dimas. "Kamu..!! Oo,, anggap saja ronde ini aku lagi sial. Lihat saja ronde berikutnya. Akan ku buka giok yang lebih bagus, ku buat kalian melihatnya" ketus Zhu You.
"Direktur Zhu You ini gila ya? Buka batu giok super, mana bisa segampang itu?" ucap seorang laki-laki yang duduk tepat di belakang kursi Zhu You.
"Hee,, aku punya cara! Bagaimana kalau kita beli saja semua batu di sini. Dengan begitu kita bisa melihat batu mana yang memiliki kualitas super. Aku dengar-dengar ada batu mentah yang digali dari tambang paling dalam dari tempat tak berpenghuni" ucap Laki-laki yang berjas hitam.
"Dari tempat tak berpenghuni? Itu tempat menggali batu berkualitas kaca ungu super itu? Itukan nilainya puluhan miliar Yuan! Kualitas kaca selangkah itu sangat berharga" lanjut laki-laki di sampingnya.
"Ini bukan soal langkanya, tapi nilainya yang puluhan miliar itu" . lanjut seorang wanita yang mengenakan gaun mewah yang duduk dibelakang kursi Dimas.
Sun yang mendengar itu pun memperingatkan Zhu You untuk Tidka ikut menawar lagi. "Direktur Zhu, lebih baik tidak usah lagi membuang-buang uang untuk hal itu. 50 juta CNY yang kita keluarkan tadi sudah sangat membuat kita rugi. Kalau kita ikut menawar lagi, aset perusahaan kita akan habis. Lebih baik kita tunggu batu mentah itu saja." ucap Sun.
"Iya, aku tahu" ucap Zhu You singkat.
"Baik! sekarang kita beralih ke barang lelang berikutnya. Hari ini akan ada barang lelang yang sangat berharga." Pemandu acara memperlihatkan sebuah batu yang berukuran cukup besar dan terlihat jelas menampakkan warna hijau. "Ini adalah batu mentah langka yang digali dari dalam tambang dari tempat yang tidak berpenghuni. Harga awalnya 80 juta Yuan!" ucap pemandu acara memperlihatkan batu mentah itu dengan sangat jelas.
Seketika ruangan menjadi sangat ramai. Banyak orang yang ingin membeli batu mentah itu.
"Ini bakalan untung besar. Aku tawar 90 juta CNY".
"Aku tawar 100 juta CNY" Zhu You kembali menawar.
Dimas melihat ke arah putrinya. "Yang Yang, apa kita tidak membeli batu ini?".
"Tidak mau Ayah!! Rasanya sangat membosankan, kalah menarik dari yang pertama." ucap Yang Yang.
"Oke" Dimas tersenyum.
Orang-orang terusan menawar dengan harga yang begitu tinggi demi memperebutkan batu mentah yang langka itu.
"120 juta CNY".
"130 juta CNY".
"140 juta CNY".
Zhu You tidak mau kalah, ia terus-terusan menawar. "Aku tawar 150 juta CNY".
"150 juta CNY? Ini sudah sangat tinggi. Aku menyerah saja. Sepertinya tidak sepadan jika harus di naikin lagi." laki-laki berjas hitam itu akhirnya menyerah.
"Iya, betul. tidak sepadan jika harus di naikin lagi. Ayo duduk, duduk, duduk!" ucap laki-laki disebelahnya.
Zhu You yang sombong itu pun berdiri memperbaiki jasnya. "Lihat saja, batu itu akan menjadi milikku".
"Yang Yang. Apa kita tidak mau memancingnya?" ucap Dimas.
"Tidak perlu Ayah! Lihat saja dia akan rugi besar. Bangkrut total" ucap Yang Yang.
"Apa masih ada yang mau menawar?" Ucap pemandu acara itu.
"150 juta CNY pertama!."
"150 juta CNY kedua!."
"150 juta CNY ketiga!."
"Baik tidak ada lagi yang menawar."
Pemandu acara kembali mengetuk palu. "Batu ini resmi jadi milik Direktur Zhu You". Suara tepuk tangan meriah pun kini kembali memenuhi ruang acara pelelangan.
Zhu You lagi-lagi berdiri dan kembali memamerkan apa yang ia dapat hari ini kepada Dimas. "Dimas! Lihat, ini lah bedanya aku dan kamu. Aku mampu, tapi kamu cuman bisa nonton." ucap Zhu You dengan sombong.
Yang Yang penasaran dengan batu yang ada di atas panggung itu. Ia berjalan menuju ke arah panggung. Yang Yang mendekati batu mentah itu. "Inikah batu mentah seharga 150 juta CNY? Kelihatanya tidak ada yang istimewa dari batu ini" ucap Yang Yang, ia menyentuh batu itu dengan telunjuknya dan membuat batu itu seketika memancarkan cahaya.
"Haa? Anak kampung, kamu ngerti apa sih?" ketus Zhu You.
lanjut up lagi thor