putri akilla dia adalah gadis yang berumur 14 tahun baru saja memasuki bangku SMP. dia memiliki wajah yang cantik, menawan dan juara satu dikelas. dia anak yang pendiam dan jarang dekat dengan laki-laki tetapi sejak mengenal Rendy sikapnya menjadi berubah.
akankah akilla bisa menjadi teman dekat Rendy???
yuk jangan lupa baca novelnya ya😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aisyah29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25. bab 25
Setelah sampai di kediaman rumah Killa lalu Ridho langsung saja menelpon nenek Killa supaya agar bisa masuk kedalam nya. Tak lama kemudian akhirnya mereka di suruh masuk oleh nenek nya.
" Killa temui teman - temanmu di bawah ya". Ujar nenek Killa.
" Siapa tadi yang menelpon nenek" . Saut Killa
"Oh tadi Ridho yang menelepon, coba kamu turun kebawah temui dia ya". Ujar nenek Killa
Setelah itu Killa turun ke bawah menemui teman - teman nya dan Killa pun terkejut tiba - tiba yang datang bukan cuma Ridho tapi mereka semua yakni : Nisa, Rendy, Ridho, Rina dan dua teman lainnya.
Saat tiba di kediaman rumah Killa mereka kaget ternyata rumah Killa mewah nan besar sekali di penuhi tanaman dan hiasan bunga mawar putih yang indah
" Hai Kill ". Ujar Rendy dan yang lainnya
" Wah kalian datang kesini rame - rame ya, kok nga ngabarin dulu si, ayo silahkan masuk". Ujar Killa
Lalu mereka masuk kedalam ruangan rumah Killa, dan mereka masuk ke kamar nenek Killa untuk menjenguknya.
" Wah terima kasih banyak ya anak - anak sudah mau menjenguk nenek, rumah nenek jadi ramai ini ga sepi lagi, ayo kalian makan dulu nenek turun kebawah yokk...". Saut neneknya
" Engga usah nek, Nenek istirahat saja di kamar nanti kita turun ke bawah bersama Killa saja, cepat sembuh ya nek". Ujar Rina
" Terima kasih ya nak,". Saut nenek Killa
Setelah menemui nenek Killa mengajak teman - teman nya untuk melihat - lihat rumah nya dan mengajak mereka makan bersama juga saat waktu di ruangan depan halaman rumah Killa, Rendy pun berkata ;
" Wahh Kill tanaman bunga mawar putih kamu bagus banget, jadi pengen nanem juga aku untuk dihalaman depan rumahku yang kosong juga".
" Oh kamu pengen juga Ren, Biaya nya mahal loh 5 juta untuk satu tanaman saja jika kamu berminat hubungi aku saja". Ujar Ridho yang menjawab pertanyaan itu dengan nada bercanda.
" Heeh Dho kan aku lagi bertanya sama Killa, kok kamu yang jawab si!! " . Saut Rendy dengan nada ketus.
" Ya sudah kalau tidak mau juga gapapa, banyak juga kok yang mau bergabung denganku tanya saja Killa siapa yang menanam bunga mawar putih itu hahahah". Saut Ridho dengan nada sombong nya.
" Emang begitu Kill?? ". Saut Rendy
" Iyah betul,, tanaman itu aku dibantu menanam dan bagaimana cara merawat yang baik dan akhirnya selebat ini bunga nya ya karena berkat bantuan si Ridho itu Ren, Kalau kamu mau, minta di ajarkan sama dia aja Ren, dijamin bagusss contoh nya ini punyaku ". Saut Killa sambil tersenyum meledek Rendy.
" Wahh keren juga kamu Ridho bisa menanam bunga sebagus ini " . Saut Rina
" Arghh ga jadi lah kalau sama kamu mah dho kemahalan mending cari yang lain saja " . Saut Rendy yang gengsi itu.
" Ya sudah bahkan yang lain pun tersanjung kan melihat hasil tanaman ku coba saja cari orang lain ga bakalan ada yang bisa nyaingin punya aku dah". Saut Ridho meledek Rendy.
Setelah mereka berbincang - bincang di halaman saatnya mereka makan siang bersama dan kemudian di lanjutkan berenang dan ada juga yang membaca buku di ruang khusus untuk membaca buku seperti perpustakaan sendiri di rumah nya.
" Kill bagus sekali ini rumah mu, Sampai ada ruangan perpustakaan sendiri, Koleksi kamu banyak sekali dari sendal, tas dan juga baju pun ada sendiri ruangan nya" . Ujar Rina
" Apa kamu mau ambil dari salah satunya, ambil saja yang mana kamu mau Rin!! ". Saut Killa yang baik hati ini.
" Arghh tidak ini semua pasti mereka terkenal dan mahal - mahal, Terima kasih banyak Kill". Saut Rina yang rendah hati
" Aku aja yang sering kesini tapi belum pernah liat ruangan - ruangan ini Kill ? ". Saut Nisa
" Oh iya waktu kamu kesini kan kamu cuma masuk sebentar doang, dan waktu itu masih di renovasi ruangannya dan ini aja baru selesai pas ada ayah dan ibu Minggu lalu Nis ". Saut Killa.
" Oh iya aku udh beberapa Minggu ga kesini juga si ya,".
Saut Nisa yang merasa bersalah waktu pas di suruh nenek nya Killa tidak mau datang.
Akhirnya hari pun mulai sore, Saatnya anak - anak berpamitan untuk pulang karena takut dicariin oleh orang tua mereka masing - masing.
" Sepertinya sampai disini saja ya Kill, hari pun sudah mulai sore kita pamit pulang ya Kill, Izin pamit juga ya ke nenek takut lagi istirahat juga nenek kasian takut menganggu nya ". Ujar Ridho
" Oh ya terima kasih banyak ya semua nya, oh ya ini jajan buat kalian ya". Saut Killa
" Wah repot - repot sekali Kill, terima kasih banyak ya Kill". Saut semuanya
" Oh ya besok aku masih izin cuti belajar kelompok nya ya, Ren aku serahkan semua kepadamu ya". Ujar Killa sambil menepuk bahu Rendy.
Akhirnya semuanya berpergian ke rumahnya masing - masing, saat di dalam perjalanan Rina pun tiba - tiba teringat akan tugas satu yang belum dikerjakan di kelas 8A itu yakni tugas dari ibu Rose yang disuruh membuat PR itu akan mendapatkan hadiah lalu Rina berkata ;
" Oh ya Nisa , boleh bagi nomer WhatsApp Killa tidak soalnya aku lupa mengingatkan satu tugas yang belum di selesaikan " . Ujar Rina
" Oh ya ini aku ad nanti aku kirim ke WhatsApp kamu ya Rin " . Saut Nisa
" Oke makasih Nis,". Saut Rina
" Ren aku berhenti di sini saja ya, Terima kasih sudah mau mengantar " . Ucap dari Nisa
" Kalau aku tinggal belok ke kiri aja ya Ren ". Saut Rina
" Iya tunjukan jalannya saja nanti Rin".
" Okee udah sampai ini, Makasih banyak ya Ren". Ujar Rina
Setelah itu Rendy bergegas menuju ke rumah nya juga karena hari sudah semakin petang.
Keesokan pagi nya Killa tiba - tiba mendadak sakit, Tubuh kecilnya mengigil, badan dia terasa panas sekali dan dia masih berbaring di kasurnya di saat jam 06. 00 pagi yang seharusnya dia sudah sampai di sekolahan nya itu, Kaki Killa hanya terdiam tidak bisa bergerak rasa pusing dikepala nya juga membuat dia tidak stabil, ketika neneknya bangun dari tempat tidurnya lalu Dia mengetuk pintu kamar Killa tetapi dia tidak ada jawaban sama sekali karena Killa badan nya sudah sangat kepanasan suhu nya hampir 42 derajat lalu nenek berkata ;
" Killa apakah kamu hari ini tidak masuk sekolah nak??, Sudah jam 06.00 pagi ini nak nanti kamu terlambat.." . Saut nenek yang mengetuk pintu Killa tetapi tidak ada jawaban sama sekali
" Aneh sekali dia jangan - jangan pergi diam - diam lagi, tapi dia anak yang baik tidak mungkin dia melakukan itu" . Saut dalam hati neneknya.
Lalu nenek segera memanggil manggil suara pak Tono dengan keras ;
Tonooooo!!!!! , Tonoooooo , dimana kamu.
Saut teriakan nenek Killa...
Lalu bagaimana kah kisah selanjutnya lagi
Jangan lupa like, komen dan follow yaaa guys
Terima kasih sudah membaca ya,🙏🙏❤️🔥❤️🔥
bejibun tuh gk bakal habis2...
tinggal benerin tata penulisannya
semangat killa
curiga nisa cuma manfaatin killa doang...