WARNING 21+++
Cerita kali ini berjudul “SIMPANAN DOSEN” bercerita tentang mahasiswi cantik dan seksi bernama Sisca Morena yang terjebak cinta dengan dosen muda bernama Bobby Alvenzo yang tampan namun hyperseks.
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WEENA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bursis ngambek 21+
HAPPY READING
DOUBLE UP!!😍
Warning 21++
Pembaca yang bijak tahu bacaan yang cocok dengan umurnya.
Setelah sepakat untuk pergi ke Amerika, Sisca mulai prepare untuk keberangkatannya, namun Ia ingat lagi bahwa saat bermain dengan Bobby Ia sama sekali tidak menggunakan pengaman dan Ia tidak mau menerima resiko nanti jika hamil. Ia memutuskan untuk membeli Pil Kb dan minuman bersoda agar hal itu tidak terjadi.
Sisca berangkat ke Airport pukul 10 pagi dan di antar oleh Bobby, Ia merasa sangat berat karena meninggalkan kekasihnya itu.
Bobby menjemputnya Sisca lebih awal agar bisa bermanja-manja dahulu sebelum kekasihnya itu pergi.
Mereka berdua sedang berada dikamar Sisca, Sisca sedang merias dirinya didepan kaca dan Bobby memeluk kekasihnya itu dari belakang.
“Mas.. lepasin.. aku lagi make up” ujar Sisca merasa risih karena Bobby mencium lehernya
Bobby pun akhirnya duduk di ranjang
Setelah Sisca selesai merias dirinya Ia mendekati kekasihnya itu yang nampak diam merenung
Sisca membelai pipi kekasihnya itu “Kenapa Mas?”
Bobby membuat Sisca duduk dipangkuannya “Mas gak siap ditinggal kamu” ujarnya sedih
Sisca tersenyum melihat ketulusan Bobby “Aku pergi gak lama kok Mas.. aku kan harus urus kuliah aku juga”
Bobby merekatkan badan Sisca dan memeluknya
Sisca menyadari bahwa Bobby sedang menginginkan sesuatu yang tentu Ia juga inginkan.
Bobby mencium bibir kekasihnya dan Sisca melakukannya tanpa penolakan.
Mereka menikmati setiap pagutan-pagutan panas itu.
Sisca merebahkan badan Bobby dan Ia berada diposisi atas sekarang.
dengan sekejap saja mereka sudah tanpa berbusana dan masih fokus dengan pagutan-pagutannya
Sisca mengarahkan Bursis untuk masuk ke intinya dan memimpin permainan, Bobby menghentakan bokong Sisca dengan cepat dan membuat keringat Sisca bercucuran membasahi wajahnya. Bobby meraih puncak gunung kembar Sisca dan memagutnya
“Ahhhhhh huhhhh nikhmatt” dezah Sisca merem melek
Kurang merasa puas.. Bobby membalikkan posisinya yang kini dia berada di atas Sisca dan terus menghentak-hentan badannya
“Pelan-pelan ahhh mashh” racau Sisca
Bobby tidak menghiraukan perkataan Sisca dan mencium bibir Sisca lagi.. sudah sangat basah sekali hingga pergerakan Bursis bisa sampai mentok hingga inti Sisca.
Dezahan Sisca dan Bobby memenuhi ruangan itu.. Bobby pun mencoba gaya lain dengan menggendong Sisca layaknya koala. Ia melilitkan tangan Sisca ke lehernya dan kaki Sisca ia lilitkan dipinggulnya, dengan posisi itu membuat Bursis leluasa hinggap di sarangnya.
Bobby merekatkan tubuh Sisca ke tembok dan terus menghentakkan badannya hingga Sisca terus merasakan kenikmatan berkali-kali
“Ahhh aku cape Mas” ujar Sisca ter engah-engah
“Mas belum keluar sayang” balas Bobby masih asik menghentak-hentakan badannya
Bobby merebahkan badan Sisca lagi dan memasukan Bursis kembali ke Inti Sisca dan memompa kencang inti Sisca
“Mashhhh.. kenapa lama banget keluarnya.. Mas minum obat ya? Ahhhh” Tanya Sisca mendezah
“Mungkin Bursis lagi ngambek sayang” ujar Bobby masih asik menyodok inti Sisca
Sisca menggeleng-gelengkan kepalanya ke kanan ke kiri karena kenikmatan itu.
Hampir 1jam mereka bermain namun Bobby masih belum merasakan puncak.. sungguh aneh.. bahkan Ia sudah mencoba berbagai gaya tapi tidak membuat Bursis puas juga.. hingga akhirnya mereka melakukannya didalam kamar mandi
Bobby menghidupkan shower dan mengarahkan Bursis untuk masuk kedalam sarangnya lagi. Bobby terus menghentak-hentakan badannya sambil memagut puncak gunung kembar kekasihnya itu
“Sayangg.. kita bisa telat nantiiihh” dezah Sisca
“Mashh belum keluar sayang” keluh Bobby
Sisca melihat raut wajah Bobby yang kebinggungan langsung mencium bibir Bobby
dan mengeluarkan Bursis dari intinya, Ia memegang Bursis dan menggerakkannya “Jangan Nakal yaa sayang..” ujarnya
Setelah itu Ia langsung memasukan Bursis kembali ke dalam intinya dan menggerakkan badannya dan Bobby juga ikut bergerak
Ahhhhh
Huhhhh
Ahhhhh
Dikit lagi sa yangggg ahhh
Huhhh ahhhh
Akhirnya Bobby merasakan pelepasaannya juga dan membuat dirinya senang
Bobby langsung memeluk kekasihnya sambil menangis “Jangan tinggalin aku lama-lama ya sayang”
Sisca membalas pelukan Bobby “iyaa mas”
Bobby menyentuh inti Sisca dan memasukan jarinya dan membuat Sisca naik gairah lagi
“Nakalll ahhh” dezahh Sisca
Bobby memasukan Bursis lagi ke inti Sisca lagi dan mengangkat tubuh Sisca menuju ranjang lagi.
Mereka melakukan nya lagi dan lagi
Sampai merasa puazzz
Setelah permainan nya itu Bobby memeluk tubuh Sisca yang merasa kelelahan dan menyentuh perut Sisca “semoga kamu segera hadir ya”
Sisca hanya menatap wajah Bobby sedih karena hal itu tidak mungkin terjadi karena saat ini Ia sedang memakai pil Kb
“Sayangg.. sudah jam 8” ujar Sisca hendak bangun dari tidurnya namun dicegah oleh Bobby
Bobby mendekap tubuh Sisca yang masih polos dan memasukan Bursis lagi ke dalam inti kekasihnya itu (sungguh mezum🥶)
“Sayangg.. udah lama banget lo tadi” keluh Sisca
Bobby menggeleng “Bursis yang pengen sayang..”
Walaupun tanpa pergerakan Inti Sisca yang masih sempit itu juga membuat Bursis menjadi nyaman dan betah berlama-lama
“Aku jadi harus mandi lagi deh” keluh Sisca melihat Bobby asik memagut puncak gunung kembarnya layaknya bayi
Sisca mengelus rambut kekasihnya itu “I love you Mas”
Bobby hanya mengangguk-anggukkan kepalanya karena masih asik dengan gunung kembar itu.
Setelah olahraga panas itu akhirnya Bobby dan Sisca sudah siap menuju Airport dan terpaksa berpisah untuk beberapa saat.
😜 : author kasi yang panas-panas dulu sebelum yang sedih-sedih.
Jangan lupa di like, comment dan support karya aku yaa😘😘
ok lah cusss🚴
gantilah kalimatnya ,jangan menggunakan kalimat seolah" Bobby tau kebenarannya.
begini lebih baik " aku gak tau sayang apa yg terjadi saat itu..apakah aku bener melakukannya atau tdk."
gitukan enak bacanya, jangan buat bobbynya seolah tau pdhl Lo aja menggambarkan Bobby mabuk berat belum lagi tanpa busana.
bukti pertama, Bobby sangat mabuk sampai gak ingat apa"
kedua.. itu adalah kesempatan Mita
ketiga Bobby tdk mekaia busana.
jadi menutur ceritanya..logika lah yg menang dan benar
gw seperti orang bodoh dengan beberapa part dinovel ini..astagaaaa/Bye-Bye/
maaf aja thor
GAK NYAMBUNG..TAU GAK?
makanya kasih klu atau penasaran jangan langsung inti kalo Bobby emng sdh melalakukannya. BUAT READERS PENASARAN BUKAN MALAH DIBUAT CERITA BOBBY SDH MELAKUKANNYA BARU DIPART SELANJUTNYA MALAH DIELAK. KELIATAN LAH GAK NYAMBUNGNYA./Facepalm//Drowsy/