NovelToon NovelToon
Suamiku Bossku

Suamiku Bossku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:59.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Elvani Rosita Dewi

Clara seorang gadis cantik yang terpupuler dikampusnya, hidupnya bagaikan seorang pemeran sinetron yang mempunyai lika-liku dan masalah kehidupan yang tidak ada habisnya, pacarnya menghiantinya dan akhirnya dia harus rela menikahi orang yang tidak dia cintai demi bertahan hidup. Bagaimana kisah selanjutnya..? Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvani Rosita Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 Suamiku Bossku

Hari penikahan telah tiba. Ini pertama kalinya Clara bertemu dengan Cakra diruang ganti setelah hampir sebulan mereka berpisah. Clara terlihat canggung karena Cakra menunjukkan sifat yang berbeda kali ini. Cakra tidak tersenyum ataupun berbicara padanya entah apa yang membuatnya begitu dingin kepada Clara. Setelah mereka sah menjadi sepasang suami istri dihadapan pemuka agama akhirnya acara dilanjutkan.

"Tabiatnya memang seperti itu.. Sifatnya itu selalu susah ditebak." Clara mengeluh dalam. hati melihat Cakra sudah berpakaian lengkap.

Waktunya telah tiba. Clara dan Cakra berjalan masuk kedalam gedung yang bernuansa putih dengan dekorasi yang sangat mewah. Semua tamu menatap kagum melihat kedua pengantin yang tampak begitu serasi. Bak seorang Raja dan Ratu yang sedang berjalan ditengah kerumunan rakyatnya. Clara melayangkan senyuman penuh kepalsuan ditengah kerumunan orang yang menatapnya.

Clara menggandeng tangan Cakra sampai di pelaminan. Kedua orang tua mereka duduk mendampingi mereka. Cakra masih saja tidak mengeluarkan sepatah katapun dari mulutnya.

**********************************************

Setelah acara telah selesai dilaksanakan Cakra dan Clara menginap dihotel bintang lima milik papinya. Clara masuk diantar oleh pelayan hotel sedangkan Cakra tidak ikut bersamanya. Selesai acara pernikah Cakra langsung berpamitan kepada maminya karena ada urusan mendadak yang perlu diselesaikan saat itu juga.

Clara sudah berada didalam kamar yang begitu mewah dia duduk disofa dan menghidupkan TV. Clara yang merasa bosan akhirnya merebahkan tubuhnya diatas kasur sampai dia tertidur dengan lelapnya.

Pagi hari Clara sudah membuka matanya dia melihat disampingnya ternyata Cakra belum datang dari semalam. Clara yang bingung akan melakukan apa akhirnya memutuskan untuk mandi dan akan keluar dari dalam hotel.

Cukup lama Clara berendam dengan fasilitas hotel yang begitu memanjakannya. Clara keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk dan berjalan menuju lemari pakaian.

"Apakah kamu sudah siap...?" Suara Cakra membuatnya terkejut dan hampir berteriak.

"Sejak kapan mas Cakra berada disini...? Bukannya pintu itu terkunci..? Mas tidak melihatku berganti pakaiankan.?" Clara sangat terbata-bata berbicara dengan melototi Cakra yang berada ditempat tidur.

"Aku melihat semuanya." Cakra menjawab santai dan masih memandang tubuh Clara.

"Apa..? Mengapa mas menatapku seperti itu..? Clara menutup dadanya karena tatapan tajam Cakra.

Cakra turun dari tempat tidur dan mendekati Clara yang masih berdiri didepan lemari.

"Hei.. tunggu mas mau apa..? mas jangan mendekat aku akan berteriak sekuat mungkin." Clara berusaha mundur sampai badannya tersandar dilemari pakaian karena Cakra semakin mendekatinya.

"Berteriaklah...! Orang-orang akan menertawaimu.." Cakra menyandarkan tangannya dilemari dan mendekatkan wajahnya kepada wajah Clara.

Cakra akhirnya mengangkat tubuh Clara ke atas tempat tidur. "Mas mau apa..? Please mas jangan lakukan itu, aku belum siap mas." Clara terlihat sangat ketakutan dengan perlakuan Cakra padanya.

"Baiklah aku menunggu sampai kamu siap." Akhirnya Cakra menjatuhkan tubuhnya berbaring disamping Clara.

"Mas bukannya kita sudah sepakat tidak akan melakukan itu." Clara mengigit bibirnya.

"Aku lupa pernah mengatakan itu." Cakra menatap langit-langit kamar dan terlihat wajahnya sangat kesal dengan penolakan Clara.

"Mas marah padaku..?" Clara menyadari ekspresi wajah Cakra yang begitu datar padanya.

"Tidak..!" Jawab Cakra singkat.

"Maafkan aku mas, aku hanya melindungi diriku. Aku takut melakukan itu karena mas Cakra akan meninggalkanku dan akan kembali bersama mba Felysha." Clara begitu polos berbicara kepada Cakra yang masih memalingkan wajahnya darinya.

"Aku tidak akan meninggalkanmu Clara.." Cakra kembali menatap Clara.

Clara sedikit lega mendengar perkataan Cakra, Cakra kemudian kembali mendekap tubuh Clara dengan erat. Clara hanya bisa pasrah dengan perlakuan Cakra padanya. Clara berusaha menenangkan pikirannya sekarang dengan berpikir toh mereka sudah sah menjadi suami istri walapun sebenarnya dia sangat khawatir tentang masa depannya bersama Cakra.

1
Arnoldina Caet
Kecewa
Sarah Yuniani
Clara sama Cakra kok gak negur anak nya sih .. Calvin udah keterlaluan
Sarah Yuniani
sip Clara jangan mau ditindas
Sarah Yuniani
ceritanya seru
Sarah Yuniani
hahahah keriput dan tuwirr
Sarah Yuniani
gemess
Sarah Yuniani
kok saya sih
Sarah Yuniani
sudah baik dikasih tumpangan tempat tinggal .. dasar clara
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
orang tua ribut melulu, pasti rumah bagai neraka bagi Clara
Ida S
Luar biasa
tris tanto
dia yg mutusin dia yg stress
tris tanto
knp jd diputer yak siapa yg salah siapa yg disalahin
tris tanto
emng gk nungguin dirs yak,kok liat diph ft hananya
tris tanto
knp kd gugu claranya yg tegas dong bgmnpun kamu yg sah lho
tris tanto
lha ktny nunggu siap kirain akna ada sdkt drma mslh ninaninu ee tau2 udh ninaninu
tris tanto
ditanyain bpknya gk bisa jwb soa perasaan cakra ke clara,,tp ada bb dimn cakra takut kehilngn clara,disini adeknya bilng msh mencintai fely,,
tris tanto
lha ngapain jg nemuin claraaa,,jd dipermalukan kan
tris tanto
malem masing galauuuuuooo kok pagi2 udh mau nyatain perasaan,,lha cpt ment to
Tami Satra
sabar cakra nunggu halal dulu
antha mom
thor kamu ya jangan sampai Clara kenapa napa sama kehamilan nya,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!