NovelToon NovelToon
Rekan Kerja, Mantan Pengantin

Rekan Kerja, Mantan Pengantin

Status: tamat
Genre:Action / Dark Romance / Tamat
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Evelyn Shen ditinggalkan Damian Lu di hari pernikahan mereka tanpa pesan, tanpa penjelasan. Sejak itu hidupnya runtuh, dihina, lalu diusir oleh keluarganya sendiri.

Lima tahun kemudian, Evelyn kembali sebagai detektif tangguh. Takdir mempertemukannya lagi dengan Damian, kini jaksa elit yang cerdas dan ahli bela diri, dalam sebuah kasus besar yang memaksa mereka bekerja sama.

Bagi Evelyn, Damian adalah pria yang menghancurkan hidupnya.

Bagi Damian, Evelyn masih wanita yang paling ia cintai.

Dan di antara luka, rahasia, serta kebenaran yang perlahan terungkap… apakah Evelyn akan memaafkan pria yang pernah meninggalkannya? Atau justru kebenaran di balik kepergian Damian akan menghancurkan mereka untuk kedua kalinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

"Damien, apa kau tidak merasa bersalah selama ini? Evelyn adalah seorang gadis yang memiliki harapan tinggi. Dia cerdas dan selalu berusaha mengejar impiannya. Namun hidupnya hancur hanya karena dirimu yang tidak bertanggung jawab. Bagaimana caramu ingin menebus semuanya? Dengan meminta maaf? Berlutut? Atau membayarnya dengan uang? Semua itu tidak akan pernah bisa mengobati luka di hatinya. Evelyn tidak mudah bangkit dari semua yang telah terjadi. Jadi, kalau kau memang masih memiliki sedikit rasa bersalah, jangan pernah memberinya harapan hanya untuk menghancurkannya lagi," ucap Amy sebelum berbalik dan pergi.

Damien tetap berdiri mematung.

Tangannya menggenggam erat laporan medis Evelyn hingga berkas itu kusut.

"Evelyn... apa yang harus kulakukan agar bisa menyembuhkan luka yang telah kuberikan padamu? Maaf... untuk saat ini aku belum bisa mengungkapkan kebenarannya. Demi melindungi latar belakangmu, aku hanya bisa membiarkanmu membenciku," gumam Damien.

Malam hari.

Evelyn yang baru kembali ke apartemennya langsung merebahkan tubuh di sofa. Raut wajahnya tampak lelah setelah seharian bekerja.

Di luar apartemen, seorang pria bertopi hitam dan mengenakan masker berdiri di depan pintu unit 112.

Ia meletakkan sebuah kotak di lantai, lalu menekan bel pintu sebanyak tiga kali.

Ting... tong... ting... tong...

Evelyn perlahan membuka matanya. Ia melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan kirinya.

"Jam satu malam... siapa yang datang?" gumamnya.

Naluri sebagai seorang detektif membuatnya langsung waspada.

Evelyn mengambil pistolnya dari atas meja, lalu berjalan perlahan menuju pintu.

Ia mengintip melalui lubang pengintai.

"Tidak ada orang."

Keningnya berkerut.

Tanpa membuka pintu, Evelyn segera mengeluarkan ponselnya dan menghubungi petugas keamanan apartemen.

"Halo."

"Saya penghuni unit 112. Tolong periksa lorong di depan apartemen saya. Baru saja ada seseorang yang menekan bel pintu, tetapi saat saya melihat ke luar, tidak ada siapa pun."

"Baik, kami akan segera menuju ke sana," jawab petugas keamanan.

"Terima kasih."

Evelyn mengakhiri panggilan, namun ia tetap berdiri di depan pintu sambil menggenggam erat pistolnya.

Evelyn baru saja mengakhiri panggilan dengan petugas keamanan.

Matanya masih tertuju ke arah pintu apartemen.

Di luar, kotak yang ditinggalkan pria bertopi hitam itu mulai mengeluarkan bunyi pelan.

Tik... tik... tik...

Belum sempat Evelyn bereaksi—

BOOOM!

Ledakan dahsyat mengguncang seluruh lorong apartemen.

Pintu unit 112 hancur berkeping-keping dan terlempar masuk ke dalam apartemen.

Gelombang ledakan menghantam tubuh Evelyn dengan keras hingga tubuhnya terpental beberapa meter ke belakang.

Brak!

Tubuhnya menghantam meja ruang tamu hingga meja itu hancur.

Pecahan kaca dan serpihan kayu beterbangan memenuhi ruangan.

"Askh..."

Evelyn memuntahkan seteguk darah. Kepalanya berdenging hebat, sementara telinganya hanya mendengar suara dengungan.

Alarm kebakaran di seluruh gedung langsung berbunyi nyaring.

Di luar apartemen, pria bertopi hitam itu melihat kobaran api dari ujung lorong.

Sudut bibirnya perlahan terangkat.

"Misi selesai."

Tanpa menoleh lagi, ia berjalan menuju tangga darurat dan menghilang dalam kegelapan malam.

Asap tebal memenuhi seluruh apartemen.

Api mulai menjalar ke ruang tamu akibat ledakan.

Evelyn terbaring di lantai dengan kepala dipenuhi serpihan kayu dan kaca. Darah mengalir dari pelipisnya, sementara lengan kirinya terluka akibat pecahan pintu.

Dengan napas tersengal, ia memaksa membuka matanya.

"Ponsel..."

Tatapannya mencari ke segala arah.

Ponselnya tergeletak tidak jauh darinya dengan layar yang telah retak.

Evelyn merangkak perlahan, menahan rasa sakit di sekujur tubuh.

Baru saja ujung jarinya menyentuh ponsel itu—

Brak!

Sebagian plafon runtuh tepat di hadapannya.

Evelyn refleks menarik tangannya.

Di luar apartemen, petugas keamanan yang sebelumnya menerima telepon dari Evelyn berlari menuju lokasi bersama beberapa rekannya.

"Api di unit 112!"

"Cepat! Panggil pemadam kebakaran dan ambulans!"

Mereka mencoba membuka jalan masuk, tetapi kobaran api dan puing-puing pintu yang berserakan menghalangi mereka.

"Masih ada penghuni di dalam!" teriak salah seorang petugas.

Di dalam apartemen, Evelyn menggertakkan giginya.

Dengan sisa tenaganya, ia kembali meraih ponsel yang kini berhasil digenggamnya.

Tangannya gemetar saat menekan satu nomor yang paling diingatnya.

Sebelum panggilan tersambung, pandangannya mulai kabur.

Ponsel itu terlepas dari genggamannya.

Tubuh Evelyn akhirnya tak lagi mampu bertahan.

Ia kehilangan kesadaran di tengah kobaran api yang semakin membesar.

1
EsTefaYe
koq jaksa berubah jd detektif..., biasanya kan berubah jd pengacara
Dian Fitriana
update
Mei TResna Rahmatika
cepet bangett kak udah end aja😭
Dame Manalu
maafkan lah Evelyn,balikan SM Damian+ketemu ayah kandung.dua kebahagiaan sekaligus
Kinara Widya
maafkanlah evelin
Kinara Widya
lanjut kak ...tambah seru..serasa LG nonton film kungfu Andy lah...😂
merry
trm ajj ksh Steven hdp sndri evelyn lgian kmu jdi ad ayahnya🙏🙏🙏🙏
merry
berati bpkmu Steven evelyn, dgrinn duluu pnjlsann x ya knp Steven tglin mmu
Dame Manalu
karna mungkin tuan ma mafia,tapi mafia yg memberantas org korupsi doank makanya BS kenal jaksa Damian..
Kinara Widya
yaaa d gantung...tambah up kak...makin penasaran
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
btw knp Steve ma nggak bertanggung jawab dlu waktu tau dya melakukan kesalahan
Mei TResna Rahmatika
nanggung kak, penasaran 🤭
merry
jgn jgn Steven papa y evelyn tu 🤔🤔🤔
Kinara Widya
terima Damien ya evelin
merry
Ohw ternyta Ronald nikh sm luci dh pyn ank dan,,, dgn Ronald gk pyn ank mlhnn Ronald selingkuh dgn cwe lain,,, dan pyn ank tp mrk gk tau malu y dh numpang mau morotin hartanya lg,, bhknn evlin lbh tgl di luar dr pd serumah dgn manusia gk tau diri cm syg ajj evlin selma in ngalah sm eve
merry
pantes Ronald gk syg eve lbh syg ank selingkuhan ya,, ternyta evlin bukn ank kandung ya,, berati disini lucy mm y evlin bodoh ya mau ajj ngerawat ank hsil perselingkuhan suaminya dgn cwe dalih luci cinta sm Ronald,,, dan lucy gk tau klo laki y ngegrotin harta bersama ank yan🤔🤔🤔
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
usir saja dan penjarakan mereka
Kinara Widya
bagus Evelin...hajar terus 2 orang tidak tau malu itu
Kinara Widya
siapa sebenarnya ayah Evelin...pantes saja Ronald tidak menyukai Evelin ...karena bukan darah dagingnya
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
jd bpk kandung Evelyn siapa, nah bener kan pantasan roland g suka Evelyn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!