NovelToon NovelToon
Love Ribbon

Love Ribbon

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama
Popularitas:574
Nilai: 5
Nama Author: Marsanda

Seorang gadis bernama bifolla queen zealia atau biasa dipanggil dengan zea, ia jatuh cinta pada pandangan pertama dengan cowok tampan dan populer di sekolahnya, saka zyzenio leonardo atau kerap dipanggil dengan leo. Meskipun leo adalah kakak kelasnya, zea tidak bisa menolak perasaannya. Namun, leo cuek dan tidak peduli dengan keberadaan zea. Zea pun memutuskan untuk mengejar leo dan mencoba mendapatkan perhatiannya. Tapi, apakah leo akan tetap cuek atau mulai menyadari perasaan zea?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marsanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepupu zea

Malam itu rumah zea yang biasanya tenang tiba-tiba berubah jadi sedikit….merinding. Zea baru saja selesai mandi dan mau rebahan, ketika terdengar suara ketukan pelan di jendela kamarnya.

Tok tok tok

Zea membeku.

"Jangan bilang… maling?" bisiknya pelan.

Tok tok tok

Suara jendela kamarnya terdengar diketuk kembali.

"Siapa?" tanya zea dengan nada sudah dilanda ketakutan.

"Zea… buka!"

Zea langsung melotot

Itu suara cewek dan… familiar, dengan langkah hati-hati, zea mendekat ke jendela lalu membuka sedikit gordennya.

"YA ALLAH?!"

Di balik jendela kamarnya berdiri seorang cewek dengan kerudung agak miring, tas ransel besar di punggung, dan wajah lelah penuh drama.

"Fira?!"

Sepupunya, anak pesantren, anak desa, anak yang harusnya sekarang lagi tidur rapi di asrama.

Zea buru-buru membuka jendela.

"Lo ngapain di sini?"

Fira langsung masuk dengan gerakan gesit yang… tidak terlalu gesit karena tasnya nyangkut di gagang jendela.

"EH EH EH TUNGGU....tas gue!"

Zea menahan tawa sambil bantuin.

Setelah berhasil masuk, fira menjatuhkan diri ke lantai kamar zea dengan dramatis.

"Gue… kabur." ujar fira.

"Hah?!"

"GUE KABUR DARI PESANTREN."

Zea langsung duduk bersila di depannya.

"Lo gila? Kenapa?"

Fira menghela napas panjang.

"Gue dipaksa masuk pesantren, zea! dipaksa! kata ayah biar jadi anak solehah, biar nggak kebanyakan main HP, biar fokus agama…."

"Terus?"

"Terus ponsel gue disita tiga bulan!"

Zea terdiam dua detik.

"Itu sih....emang tragedi."

Fira menunjuk zea dramatis.

"KAN?! lo ngerti kan penderitaan gue?"

"Lah tapi lo kabur naik apa dari desa ke sini?"

"Naik travel."

"Lo kabur tapi sempet booking travel?"

"Iya lah, masa kabur naik delman."

Zea tidak bisa menahan tawanya lagi. "Ya ampun, fira…."

Fira rebahan di lantai, memandang langit-langit kamar zea.

"Gue capek banget tau, bangun jam empat, tidur jam sepuluh, nggak boleh ketawa kenceng, nggak boleh lari, nggak boleh ini itu. Gue bersin aja dilihatin lima orang." ujar fira.

Zea terpingkal.

"Terus sekarang rencana lo apa? Mau jadi buronan keluarga?"

Fira langsung duduk tegak.

"Gue numpang di kamar lo dulu."

"Lo serius fir?" tanya zea.

"Iya, tenang aja! gue anak pesantren, gue rajin, gue bisa bantu lo hafalin doa."

Zea menyipitkan mata. "Lo yakin? bukan gue banget ya yang nantinya dipaksa bangun jam empat."

"Bisa jadi." fira tersenyum manis.

Zea melempar bantal ke arahnya, suasana kamar yang tadinya sepi jadi penuh tawa.

"Orang tua lo tau lo kabur?" tanya zea.

Fira mendadak diam. "Belum." jawabnya singkat.

Zea langsung refleks menutup wajah. "Ya ampun, kalo tante nelfon gue gimana?"

"Tenang, gue bilangnya mau nginep ke rumah temen."

"Dan tante percaya?" tanya zea.

Fira mengangkat bahu. "Semoga."

Zea cuma bisa geleng-geleng kepala.

"Tapi serius, gue pengen milih sendiri jalan hidup gue, gue nggak benci pesantren cuma….jangan dipaksa." kata fira dengan pelan

Zea menatap sepupunya itu, untuk pertama kalinya, wajah fira nggak cuma terlihat lucu dan dramatis tapi juga lelah.

Zea menghela napas. "Yaudah. Lo boleh nginep."

Mata Fira langsung berbinar. "SERIUS?”

"Tapi satu syarat."

"Apa?"

"Lo jangan bangunin gue jam empat." kata zea dengan penuh tekanan.

Fira langsung nyengir.

"Jam lima?"

"FIRA!"

Tawa mereka pecah lagi, malam itu kamar zea yang biasanya hanya diisi pikiran tentang leo si manusia es....sekarang dipenuhi cerita kabur, tas nyangkut jendela, dan ancaman bangun subuh. Dan entah kenapa zea merasa malam itu jauh lebih seru dari pada malam-malam sebelumny.

Namun tidak berlangsung lama, tawa mereka reda ketika mendengar suara langkah kaki mendekat ke arah kamar.

Tok tok tok

"Zea?" suara mama terdengar dari balik pintu.

"Kok mama dengar ada suara orang ketawa?"

Zea dan Fira langsung saling tatap.

"MATI GUE." bisik fira.

"Lo jangan ngomong dulu!" zea buru-buru menarik fira turun dari kasur.

Fira refleks ngumpet di balik tirai yang transparan, siluetnya jelas banget kelihatan. Zea melotot. "Lo ngapain di situ?"

"Terus dimana?"

Tok tok tok

"Zea, buka pintunya." teriak mam dibalik pintu tersebut.

Zea buru-buru menarik fira lagi dan mendorongnya masuk ke dalam lemari.

"EH BAJU LO NIMPA MUKA GUE...."

"DIEM!"

Zea menarik napas panjang, lalu membuka pintu dengan wajah seolah paling polos sedunia.

"Iya, ma?"

Mama menyipitkan mata. "Kamu ketawa sama siapa?"

"Sendiri, Ma." jawab zea masih dengan wajah polosnya.

"Sendiri?" tanya mama.

"Iya… lagi nonton video lucu."

Mama mengangkat alis. "Video apa jam segini sampai ketawa dua suara?"

Zea membeku, ia tidak menjawab namun senyumnya masih terpatri diwajahnya.

Dari dalam lemari terdengar suara kecil. "Hapciii!"

Zea langsung pura-pura batuk keras.

"UHUK! UHUK! lagi pilek ma."

Mama menatapnya beberapa detik lalu… melangkah masuk.

"Yaudah mama cek aja kamarnya." kata mama

"Selesai." ujar zea dalam hati.

Mama berjalan pelan melihat ke sekitar kamar, pandangannya berhenti di lemari yang sedikit bergoyang.

"Kenapa lemarinya goyang?" tanya mama sambil melihat kearah zea.

"Angin kali ma."

"Anginnya dari mana? kalo jendelanya ditutup zea."

Zea menelan ludah, mama mendekat pelan-pelan dan membuka pintu lemari.

BRUUKK

Fira jatuh keluar bersama dua hanger dan satu jaket hoodie.

Semua terdiam, mama berkedip, sedangkan fira yang terduduk di lantai langsung refleks merapikan kerudungnya dan tersenyum kaku.

"Assalamu’alaikum, tante…."

Zea menutup wajah, mama terdiam dua detik.

"Wa’alaikumussalam."

Hening.

Lalu mama bertanya dengan nada sangat tenang yang justru lebih menyeramkan.

"Fira, bukannya kamu di pesantren?"

Fira menatap zea, zea balas menatap fira, dan akhirnya fira angkat tangan kecil.

"Fira izin cuti tidak resmi, tan."

Zea hampir keselek, sedangkan mamanya dengan santai menyilangkan tangan.

"Kabur?" tanya mama zea."

Fira langsung tertunduk. "Iya, tan."

Mama menghela napas panjang, zea sudah siap dengar ceramah satu jam, tapi yang terjadi mama malah duduk di tepi kasur.

"Kamu naik apa ke sini?"

"Travel tante."

"Booking dulu?"

"Iya tan...."

Mama menahan senyum.

"Kaburnya rapi juga ya."

Zea melotot. "Ma?"

Mama menatap fira lebih lembut sekarang. "Kenapa kabur?"

Fira menggigit bibirnya. "Capek tan, dipaksa terus, fira pengen milih sendiri tapi bukan berarti nggak mau belajar agama....cuma jangan dipaksa."

Suasana kamar mendadak hening, mama memandangnya lama, lalu berkata pelan. "Kabur bukan solusi, nak."

Fira makin menunduk.

"Tapi…." Mamanya zea melanjutkan. "Nginep semalam dulu nggak apa-apa, besok kita bicarakan baik-baik sama orang tua kamu."

Zea langsung menoleh cepat. "SERIUS, MA?"

Mama menatap zea. "Tapi kamu juga, jangan jadi kaki tangan pelarian."

"Aku baru tahu lima menit yang lalu, ma!"

Mama berdiri sambil menggeleng kecil. "Ya udah, jangan berisik lagi."

Mama zea akhirnya keluar dari kamar, pintu ditutup. Zea dan fira saling pandang, hening dua detik.

Lalu....

"Gue kira gue bakal diseret balik malam ini." bisik fira.

"Gue kira gue bakal disuruh ikut ke pesantren bareng lo." balas zea.

Mereka sama-sama merinding lalu tertawa pelan, malam itu jadi makin absurd, dari drama kabur, ngumpet di lemari, sampai mama yang ternyata lebih santai dari yang mereka kira.

Dan untuk pertama kalinya, zea merasa kamarnya bukan cuma tempat mikirin orang lain, tapi tempat rahasia keluarga kecil yang… agak dramatis.

Bersambung

1
syahsari
zea emang ga waras sih😭🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!