NovelToon NovelToon
The Happy A Villain

The Happy A Villain

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:347.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sisi Miring Petagon

Halo semuanya...
Ini karya novel pertamaku.

Isekai biasanya tertabrak mobil atau truk sedangkan aku cuma ketiduran. Aku Lisa Aspasa harus mengalami isekai. Aku terbangun dalam sebuah novel dimana tubuh inilah tokoh villiannya. Seorang villian dipastikan akan berakhir kematian. Kematian yang mengerikan bagi siapapun yang melihatnya.
Akankah aku bisa menghindari takdir kematian?
Akankah aku mendapatkan kebahagiaan?

Pada pertengahan perjalan jiwa pemilik asli tubuh ini datang.. apa yang ia inginkan? akankah dia mau membantuku atau sebaliknya?

Berlahan tapi pasti sesuatu yang tidak terungkap dalam novel mulai muncul kepermukaan...
Apakah itu?
Penasaran... langsung baca saja

27 Oktober 2020

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sisi Miring Petagon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

WARNING TYPO BERTEBARAN

***

Saat Melisa berbaring tak berdaya dirumah sakit. Disisi lain dengan latar belakang berbeda. Seseorang laki-laki tampan dengan rambut hitam dan hidung mancung sedang menikmati angin spoi-spoi yang menerbangkan anak rambutnya.

Tangannya menyentuh rambut hitamnya. Kelopak matanya menutup membayangkan saat Melisa menyentuh rambutnya dengan pelan. Pemuda tampan itu menginggat setiap detail wajah Melisa. kulitnya putih tanpa cacat dengan mata hitam tajam. Hidung mancung dan bibir merah seperti buah strawberry.

Sebuah tangan menariknya kealam nyata. Pemuda itu membuka mata menatap tajam orang yang mengaggunya.

“ Jauhi tunanganku, Alex” kata pemuda yang tampan sepertinya dengan aura yang dingin.

“ Tidak.. aku mulai tertarik dengannya” kata Alex santai.

“  Aku akan membunuhmu kalau kau berani menyentuhnya” kata Elgartara mengancam.

“ Prfff.. memangnya kau bisa membunuhku” kata Alex menantang Elgartara.

Elgartara menatap tajam Alex dengan tangannya yang mengepal. Alex tertawa senang melihat amarah Elgartara.

“ Sayangnya aku sudah menyentuhnya lebih tepatnya memeluknya. Aku masih ingat betapa mungilnya tubuh Melisa..” kata Alex mengingat kejadian kemarin.

BUKKK sebuah pukulan mendarat dipipi Alex. Alex mengusap darah yang ada dibibirnya. Alex membalas pukulan Elgartara hingga terjadi perkalian antara keduanya.

“ HENTIKAN” teriak Olivia menghentikan mereka berdua.

Penampilan mereka berdua berantakan. Seragam yang kontor dan tidak tertata rapi. wajah tampan mereka terluka akibat pukulan. Semua murid diam-diam menyaksikan perkelahian mereka bahkan ada yang memvidiokan.

“ Kalian jangan berkelahi untuk menyelesaikan suatu masalah kita bisa dibicarakan dengan baik-baik” kata Olivia lembut.

Olivia mencoba menenangkan mereka berdua. Olivia terlihat seperti malaikat yang datang membawa kedamaian. Alex dan Elgartara menatap dengan tatapan permusuhan.

“ Lebih baik kau berhenti” kata Elgartara mengancam Alex.

“ Tidak akan” kata Alex santai

Perkataan Alex berhasil membuat Elgartara marah sehingga memukul Alex lagi. Alex tidak terima balas memukul Elgartara. waktu Elgartara akan membalas pukulan Alex yang dihentikan Olivia.

Olivia berpura-pura terpukul oleh Elgartara yang membuat kedua pria tampan itu panik. Kedua pria tampan itu berebut menolong Olivia. Olivia yang merasa diperhatikan merasa bahagia. Sehingga Olivia menambah ekspresi kesakitan yang memunculkan perasaan simpati.

Dengan cepat Elgartara mengendong Olivia yang terluka ke UKS. Alex melihatnya dengan kedua matanya membuat Alex marah dan sedih. Alex merasa marah dan sedih karena perasaan untuk perinya. Hanya perinya yang berada disisinya saat dia merasa sendirian sekarang dia berada dipelukan seseorang. Seseorang yang mampu membuat perinya tersipu malu dan bahagia.

Alex memandang langit mengepalkan tangannya. Alex merasa dunia tidak adil padanya. Alex selalu kehilangan apa yang dimilikinya. Awalnya hobinya sebentar lagi perinya.

Saat Alex memejamkan matanya Alex teringat wajah Melisa. Melisa yang selalu judes dan arogan yang selalu

Alex jailin. Walaupun begitu Alex merasa Melisa perhatian kepada orang lain dengan caranya sendiri. Alex tersenyum cerah dengan sedikit kekehan menginggat hal-hal lucu yang dia dan Melisa lewati. Menginggatnya membuat hatinya merasa nyaman dan bahagia.

“ Elgartara bersama periku maka aku bersama Melisa toh... Melisa anak yang unik dan menarik pasti hari-hariku lebih menyenangkan” kata  Alex dengan sudut bibir terangkat.

Alex berada dikamar rumahnya. Kamar yang minimalis dengan foto pembalap kesukaannya. Alex membuka semua media sosial milik Melisa untuk mengetahui mengenai Melisa. Alex berpikir membuat Melisa berpaling dari Elgartara secepatnya. Sehingga memudahkan Alex untuk menaklukan Melisa.

Alex menemukan sebuah majalah yang menampilkan Melisa sebagai modelnya. Alex melihat semua produk yang Melisa bintangi. Alex terpana akan kecantikan dan tatapan tajam Melisa. Melisa sangat menawan dengan balutan gaun putih polos dengan kalung mewah. Melisa membuat kalung yang memiliki desain biasa terlihat luar biasa. Alex membuka tempat penjualan kalung ternyata sudah sold out bahkan masih ada ribuan orang yang memesan.

Alex mencari lagi foto Melisa dimajalah lainnya. Alex terpana dengan senyum melisa yang manis. Senyum yang tidak penah diperlihatkan kepada siapapun. Alex merasa bahagia melihat senyum Melisa yang begitu manis didekat Hyewon.

Alex mencari tempat Melisa melakukan pemotetan. Alex membelakan mata saat mengetahui Melisa adalah model dari perusahan SUN. Perusahan cabang milik Elgartara yang dinilai selektif. Alex terkejut membaca profil Melisa yang harus meminta izin pada Ramos dan Elisa.

“ Sepertinya Melisa sangat dekat dengan kedua orang itu. Ternyata rumor tentang Melisa hanya rumor belakang” kata Alex kesal.

Alex merasa kesal karena sudah mempercayai rumor yang beredar. Alex tahu sangat sulit untuk akrab dengan kedua orang itu. Ramos seorang ahli dibidang fesion sedangkan Elisa seorang mahasiswa yang mempelopori dunia pendidikan.

Selain itu Alex melihat beberapa foto kedekatan Melisa dengan Rayhan Jaeminna. Model yang sedang naik daun berkat kemampuannya dibidang modeling. Mereka terlihat akrab dengan hanya melihat beberapa foto yang diposting.

“ Kalau Melisa dekat dengan mereka sangat tidak mungkin Melisa melakukan kecurangan tapi tidak mungkin

Olivia berbohong...” kata Alex binggung.

“ Baiklah kita lihat saja nanti kalau Melisa bisa masuk rengking sepuluh besar berarti... “ kata Alex tidak sangup mengucapkan bahkan membayangkannya.

Sebuah pesan masuk keponsel Alex yang terus dipandangi tanpa niat untuk membukanya. Alex melanjutkan menstalker Melisa untuk membuka fakta yang mencengangkan yang dimiliki Melisa.

------

Saat Alex sibuk menstalker ada seseorang yang sibuk menunggu pesan balasan dari seseorang. Seseorang yang sedang distalker Alex yang bernama Melisa. Pemuda tampan itu tampak cemas dan khawatir dengan kerinduan yang terpancar dikedua matanya.

“ Rayhan giliranmu” kata Faiz memanggilku.

Rayhan seorang pemuda dengan wajah tampan dengan rambut silver yang berprofesi menjadi model. Berpose selayaknya bintang memamerkan pakaian yang dikenakan didepan kamera.

Rayhan seorang model naik daun dengan segala kelebihan yang dimiliki. Selain wajahnya yang tampan Rayhan merupakan mahasiswa yang pintar dan sopan. Sehingga Rayhan ditunjuk menjadi asisten dosen pada matakuliah yang dipilihnya.

“ Terimakasih semuanya” kata Rayhan berterimakasih kepada crew yang berkerja termasuk Faiz.

Sebuah pesan masuk kedalam ponsel membuat Rayhan cepat-cepat membukanya. Wajah Rayhan yang semula bahagia berubah menjadi murung. Mengetahui pesan yang masuk bukan dari Melisa melainkan dosen.

“ Kemana kamu Melisa kok tidak membalas pesanku” gumam Rayhan.

“ Ciee yang khawatir doinya gak bales pesan” sindir Ana yang tidak ditanggapi oleh Rayhan.

“ Dikit-dikit ngambek” kata Ana mengejek.

“ Aku sedang capek” kata Rayhan sambil melihat ponselnya berharap Melisa membalas pesannya.

“ Capek nungguin chat balasan dari Melisa” kata Ana mengejek.

“ Ana sudahlah jangan menganggu orang yang sedang rindu” kata Elisa mengejek Rayhan.

Rayhan memasang wajah kesal karena diejek dua orang. Sebenarnya Rayhan kesal karena Melisa tidak membalas pesannya. Elisa mendekati Rayhan menaruh salah satu tanganya dipundak Rayhan.

“ Melisa berusaha keras mengerjakan ujian ini untuk membuat ayahnya bangga maka dari itulah Melisa perlu fokus belajar. Selain itu diperlukan dukungan semangat dengan memberikan martabak dan hadiah seperti boneka” kata Elisa memberi kode kesukaan Melisa.

Perkataan Elisa memberikan motivasi dan semangat kepada Rayhan. Wajah muram Rayhan berganti senyum cerah. Rayhan pergi meninggalkan studio pemotretan dengan bahagia. Elisa dan Ana tertawa melihat tingkah Rayhan yang lucu.

“ Anak muda yang sedang kasmaran” kata kak Sarah yang membuat mereka bertiga cekikikan.

Pulang kuliah Rayhan membeli martabak aneka rasa. Saat dalam perjalanan ke rumah Melisa Rayhan menangkap sebuah boneka. Boneka kelinci yang mirip seperti Melisa. Boneka kelinci berwarna putih yang imut.

Rayhan berada didepan rumah Melisa. Rumah besar dua lantai yang mewah, elegan dan menawan. Rayhan datang membawa martabak dan boneka kelinci. Jatungnya berdetak kencang dengan keringat dingin. Rayhan mengumpulkan semua keberaniannya untuk mencet bel.

Berlahan pintu gerbang terbuka menampilkan seorang ibu yang cantik dengan pakaian pelayan. Ibu itu tersenyum kearah Rayhan yang dibalas senyuman.

“ Permisi mas cari siapa?” tanya pelayan dengan ramah.

“ Bu Melisanya ada?” tanya Rayhan sopan

“ Maaf mas non Melisanya keluar” kata pelayan menjawab

Rayhan berpikir sejenak kemudian mengeleng pelan. Menghilangkan pikiran buruk yang hingap diotaknya.

“ Ya sudah bu ini tolong diberikan kepada Melisa” kata Rayhan menyerahkan martabak dan bonekah kelinci.

“Dari siapa mas?” tanya bibi Surti sopan.

“ Dari Rayhan” kata Rayhan menjawab.

“ Kalau begitu saya permisi dulu” kata Rayhan berpamitan kepada pelayan.

Bibi Surti masuk kedalam membawa bingkisan sedangkan Rayhan berjalan menaiki montornya.

“ Tidak mungkin Melisa jalan sama cowok dingin waktu itu” guman Rayhan.

Rayhan menyalakan mesin motor kemudian motornya melesat membelah jalanan.

----

Saat Rayhan sibuk membuang pikiran buruknya. Seseorang yang diselimuti pikiran buruk dengan hati yang tidak tenang. Matanya tidak fokus pada berkas ditangannya.

“ Melisa berilah aku kabar!” kata pemuda tampan dengan wajah khawatir.

“ Nona Melisa pasti dalam keadaan baik-baik saja” kata pemuda tampan dengan kacamata.

“ Terry perasanku tidak enak aku takut Melisa kenapa-napa” kata Elgartara mengutarakan perasaannya kepada asistennya.

“ Mengapa anda tidak datang kerumahnya” kata Terry sopan.

“ Aku sedang marah padanya bagaimana bisa Melisa menerima pelukan pria lain” kata Elgartara cemberut.

Perkataan tuannya membuat kekehan kecil keluar dari mulut asistennya. Terry tahu tuannya sangat mencintai nona Melisa. Semua yang dilakukan tuannya demi nona Melisa. Seperti halnya hari ini tuannya fokus pada chatnya kepada nona Melisa dibandingkan chat dari orang lain bahkan klaen besar hanya diread saja. Terry menghelan nafas atas sikap tuannya yang sesuka hati.

“ Bukankah anda merindukannya bahkan anda memanggil nama nona Melisa dalam mimpi anda” kata Terry.

Elgartara menatap Terry dengan tajam namun otaknya membenarkan perkataannya. Elgartara berdiri meninggalkan Terry yang sedang tersenyum melihat tingkah manis tuannya.

“ Kuserahkan padamu” kata Elgartara pergi.

Elgartara pergi dari perusahan HJ menuju rumah Melisa. Elgartara melaju dengan kecepatan tinggi menggunakan mobil putihnya. Elgartara akan memasukki kerumah Melisa yang dihalagi bodyguart.

“ Maaf nona Melisa memerintahkan kami untuk melarang siapapun menemuinya jadi silahkan pergi” kata bodyguart tegas.

Elgartara melihat rumah putih berlantai dua yang besar itu dengan tatapan sedu. Elgartara menghelan nafas kasar mengendarai mobilnya meninggalkan rumah Melisa.

“ Semoga kamu tidak melakukan hal bodoh” kata Elgartara khawatir.

---

Disisi lain ada seorang gadis yang kesal karena pesannya diabaikan oleh dua pria sekaligus. Gadis berambut hitam dengan wajah imut menatap tajam ponsel putihnya.

“ Elgar membalasku lama itu sudah biasa tapi mengapa Alex membalasku lama? Apa Alex cemburu saat aku digendong Elgartara?” kata Olivia berpikir dengan senyum tipis.

Olivia memainkan rambutnya berpikir taktik apa yang digunakan untuk mendekati Alex. Olivia tersenyum senang mengetahui Melisa diskors dan vidio romantis dirinya dengan Elgartara tersebar luas. Olivia harap Melisa menontonnya kemudian melakukan hal bodoh sehingga Olivia dengan mudah menyingkirkan Melisa. Dengan begitu Elgartara akan berada dipelukkannya untuk selamanya.

“ Besok aku akan mendekati Alex terlebih dahulu. Aku tidak bisa melepaskan Alex begitu saja sebelum aku mendapatkan Elgartara seutuhnya dan menyingkirkan gadis bodoh itu” kata Olivia menyeringai.

“ Sebelum itu aku harus memastikan para tikus yang mencoba membongkar identitasku sudah lenyap” kata Olivia khawatir.

Olivia khawatir apabila identitasnya terbongkar maka semua kejahatan- kejahatan Olivia yang disembunyikan secara rapi akan ketahuan. Kehidupan Olivia saat ini akan hancur. Olivia tidak bisa membiarkan popularitas, kekayaan, dan perhatian dari Elgartara semuanya lenyap. Olivia menghubungi kakaknya yang berada disebrang sana.

“ Halo adikku sayang”kata Arjeno disebrang sana.

“ Kak bagaimana keadaan kelompok itu?” tanya Olivia khawatir.

“ Semua beres para tikus itu sudah mati oleh racun kemudian terpanggang dalam bara api” kata Arjeno senang.

Olivia tertawa mendengar kabar baik dari kakaknya.  Kemudian Olivia mematikan sambungan telepon dari kakaknya secara sepihak.

Olivia mengambil sebuah foto Elgartara sewaktu SMP yang terlihat tampan. Olivia mengelus foto Elgartara dengan lebut kemudian menciumnya selanjutnya memeluknya dengan erat.

“ Kau milikku” kata Olivia menatap foto Elgartara.

***

1
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Hikam Sairi
mampir
Sulati Cus
bagus walaupun ada typo tp ak suka, sukses buat othor
Inonk_ordinary
wooooowww syukaaaaaa
Arshyla_17
Seru bgt deh... Semoga Slalu semangt ya author😊
est
suka
est
😭 aku sedih thor melisa ma cogan yg baik aja jgn ma di gara2 apa kek
Silvya Devy
Karyamu luarbiasa Thor. 😘😘😘😘
Fikayra
Sumpah ceritanya suka bikin nyesek tp aku suka banget alurnya. . aku bacanya smpe maraton 2hr dari awal sampe selesai sumpah banjir air mata, melisa bener2 wanita tangguh bahkan dy bisa jungkir balikin kehidupan elgartara dari yg gk paham akan kisah hidup melisa smpe sebuah kebenaran membuat penyesalan dihidup elgartara. .perjuangan elgartara dan melisa bener2 nguras emosi dan banjir air mata. .👍🏻👍🏻👍🏻
Hasan
maaf thor bukannya sewaktu sebelum menempati tubuh melisa tuh jiwa lisa lg mengambil s2 ya jd kok setelah menempati tubuh melisa yg seharusnya msh sekolah pinternya jd berkurang jauh ya? 🤔🤔
Ida Blado
org sakit hati yg stres itulah reyhan,,,kasihan kmu
Ida Blado
q pikir bkl bisa nampar reyhan dgn fakta,,,, ternyata mlh nangis bombay,,cemen
Ida Blado
lalu apa gunanya vidio yg tersebar itu kalau gk bisa jdi bujti,,, di sini keprofesionalnya si penulis di pertanyakan
Ida Blado
sukurin loe El,,, bahagia gue loe sakit hati 😂
Ida Blado
di sini mulai aneh,bagaimana bisa org udah mati masih menempati tubuhnya.melisa oke krn dia transmigrasi,,, lah melisa yg asli kn udah mati,kok masih nempatin tubuhnya,,,konyol
Ida Blado
cerita ini sebenernya bagus andai alurnya ttp stabil,,,,namun di part2 berikutnya sgt di sayangkan,dimana melisa yg di fitnah dn gk bisa m^nunjukan bukti alias banyak drama.terlebih jdi buronan dn perusahaan bpk'a bermasalah,,, nah di situpah alurnya amburadul jauh dri ekspektasi.
Eka Maulidia
p
Sri Rahayu
seruuu.....
Yaya Cici
seneng nya
Siti Nurain
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!