NovelToon NovelToon
Dosen Posesif

Dosen Posesif

Status: tamat
Genre:Obsesi / Dosen / One Night Stand / Tamat
Popularitas:22.2k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

{Area khusus dewasa}
"Saya mohon tolong lepaskan saya, saya mohon." Permintaan wanita itu dengan suara lirih memohon pada pria itu.

 "Tidak bisa,hanya kamu yang bisa melakukannya, sampai kapanpun kamu tak akan bisa pergi."ucap pria itu dengan nada serius.

  "Tapi kenapa harus saya, masih banyak wanita lain yang mau dengan Anda."

 Wanita itu semakin ketakutan, setelah Apa yang dilakukan oleh pria itu.Berharap mampu bisa menghindarinya, tapi tetap saja tak bisa dia hindari ketika ambisi dari pria itu begitu besar terhadap dirinya.

  Apakah nantinya dirinya akan menerima kehadiran pria itu atau dirinya lebih memilih untuk pergi dari kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berita heboh di kampus ~

Perlahan-lahan dia mencoba lepas dari pria itu,tapi malahan pria itu terbangun."Sayang."Dio yang merasakan sesuatu yang aneh dibagian bawahnya.

Dio kembali memeluk istrinya ,"Kamu mau kemana sayang." Dengan mata terpejam Dio bertanya pada istrinya.

 "Aku mau ke kamar mandi." Ucap Malia yang akhirnya Dio merenggangkan pelukannya.

 Dan akhirnya Malia bisa meloloskan diri dari suaminya,saat melihat cermin Malia melihat begitu banyak tanda mereka di dada.

 "Ya ampun, sebanyak ini tanda di dadaku." Malia tak menyangka akan sebanyak ini.

 Malia bergegas mandi dan setelah itu barulah Malia sibuk didapur memasak untuk sarapan pagi.

 Beberapa jam kemudian

 Dio sudah rapi dengan baju kerja, apalagi pagi ini dia harus ke kampus dan siangnya dirinya harus pergi ke kantor menyelesaikan pekerjaannya.

 Malia baru saja selesai memasak ,ia bergegas masuk kedalam kamarnya untuk segera mandi.Posisi Dio sudah berada di ruang kerjanya hanya untuk mengambil beberapa lembaran dokumen yang akan dia bawa nantinya kantor.

 Akhirnya mereka berdua berada di ruang meja makan, Malia segera melayani suaminya.Kini Malia mencoba belajar menjadi istri yang baik untuk suaminya.Walaupun sedari awal dia tak begitu menyetujui pernikahan ini ,tapi Malia mencoba menerima hingga dirinya melihat langsung kesungguhan dari pria itu yang sekarang ini menjadi suaminya.

 "Enak sayang." Dio semakin menyukai masakan istrinya.

 Reaksi Malia hanya menganggukkan kepala,"Kita berangkat bersama ya." Ajak Dio pada istrinya.

 "Tidak mau." Malia langsung menolak.

 "Kenapa tidak mau sayang,masih takut orang lain tahu?" Tanya Dio pada istrinya.

 "Aku belum siap." Mendengar jawaban istrinya seperti itu,Dio hanya bisa mengalah.

 "Kalau kamu tetap memaksa, nanti malam aku tidur dikamar lain." Malia mulai mengancam suaminya yang dibalas respon kaget

 "Aku tidak mau." Dio mulai ketakutan dengan ancaman itu.

 "Ya sudah, ikuti perintahku." Dio mulai ketakutan jika itu akan benar-benar terjadi,dan dia sudah tak bisa menahan keinginan itu.

 Mereka pun berangkat ke kampus bersama tapi keinginan Malia untuk diturunkan ditengah jalan tanpa seseorang mengetahui jika mereka berangkat satu mobil.

 Akhirnya Malia turun dari mobil," Ingat pesanku, jangan sekali-kali dekat dengan pria lain." Dio mengingatkan istrinya untuk tidak mendekati pria lain.

 "Iya aku tahu." Jawaban Malia yang mulai melihat sikap dari suaminya yang terlihat begitu cemburu.

 Saat hendak akan keluar dari mobil, tiba-tiba saja tangannya ditarik dan Dio langsung mencium bibir manis istrinya.Kejadian itu sontak membuat kaget Malia.

 "Dasar mesum." Malia terlihat kesal dengan ulah suaminya yang tiba-tiba saja menciumnya.

 Dio hanya tersenyum melihat ekspresi istrinya yang terlihat begitu kesal pada dirinya.Malia berhenti di pinggir jalan hanya untuk menghindari omongan dari kampus.

 Tiba-tiba saja dari belakang ada seseorang menepuk bahunya."Malia." Ternyata orang itu adalah Nita.

 Mereka berdua saling berpelukan, begitu lamanya dia tidak mau kampus,"Akhirnya kita bertemu lagi, bagaimana rasanya menjadi istri dari seorang dosen?' " tanya Nita dengan nada bisik.

 "Biasa saja, memang kenapa?" Tanya Malia pada Nita.

 " Biasa bagaimana ,apa tidak spesial bisa memiliki suami super ganteng."Nita terus saja menggoda Malia apalagi status dia sekarang sudah memiliki suami.

 "Kamu itu sukanya menggodaku." Ucap Malia melihat tingkah usilnya.

 Tiba-tiba saja handphone miliknya berdering, seketika Nita mematikannya."Kenapa kamu matikan?" Tanya Malia yang mulai mencurigai gerak-gerik sahabatnya itu.

 "Tidak apa-apa." Jawab Nita yang tersenyum kepada Malia.

 "Sepertinya ada yang lagi main rahasia." Malia sengaja memancing Nita untuk jujur, Nita mulai merasa malu dengan Malia setelah Malia memancing dirinya dengan perkataannya.

 "Main rahasia apanya."Nita masih mengelak dan masih menyembunyikan Apa yang sedang Nita lakukan.

 "Lebih baik jujur, daripada berbohong."Malia menahan tawa melihat tingkah Nita semakin mencurigakan.

 "Oke aku akan jujur."Nita langsung menceritakan apa yang sedang dia sembunyikan darinya, Malia pun hanya menganggukkan kepala mengerti apa yang sedang kita jelaskan dari tadi.

 "Jadi begitu, siapa tadi namanya?"tanya Malia kepada Nita.

 "Namanya Hendri, dia kerja diperusahaan."mendengar jawaban Nita seperti itu, Malia hanya menganggukkan kepala dan membalas dengan senyuman.

 "Kalau kamu memang yakin dia orang baik, lanjutkan saja. Tapi jika kamu masih kurang yakin dengan pria itu lebih baik jauhi."pesan Malia kepada sahabatnya.

 "Iya Malia, aku pun juga masih dalam tahap perkenalan."ucap Nita yang langsung dirinya dirangkul oleh Malia.

 "Baik aku percaya."jawab Malia yang langsung mengajak Nita masuk ke dalam kelas.

 Sedangkan di posisi Dio saat ini sedang berada di ruang kerjanya, sebentar lagi dia akan masuk ke dalam kelas. Saat Dio hendak masuk ke dalam kelas, tidak sengaja dirinya mendengarkan beberapa omongan dari mereka yang mulai memancing rasa penasaran.

 "Beneran apa yang tadi kamu bilang?"tanya salah satu dari wanita itu.

 "Iya benar, Jika menurut informasi yang aku dapatkan memang benar adanya jika pak dosen kita sudah menikah."Dio yang mendengarnya hanya terdiam dan tak terlalu menanggapi apa yang sedang mereka katakan tentang dirinya.

 Dio mulai fokus dengan pekerjaannya dan tak ingin memikirkan hal-hal yang tidak penting.

 Siang hari

 Saat Malia duduk santai di kantin, tiba-tiba saja Malia tidak sengaja mendengar pembicaraan beberapa orang yang duduk dibelakang Malia.

 "Kamu jangan bohong."

 "Untuk apa aku bohong, beberapa teman kita sempat membicarakan perihal informasi tentang pak dosen kita yang baru saja menikah."ucap salah satu wanita itu.

 "Jika benar seperti itu, pupus sudah harapanku. Aku ingin sekali mendekati dan mengenal tapi sikapnya begitu dingin."mendengar omongan mereka Malia hanya terdiam dan dia masih tetap bertahan di tempat duduknya Karena rasa penasaran Bagaimana tanggapan mereka.

 "Aku penasaran, Siapa wanita yang begitu berhasil menaklukkan hati pak dosen kita."Malia segera pergi dari tempat itu.

 "Bagaimana nanti jika mereka tahu jika aku istrinya." Batin Malia yang mulai cemas, akhirnya Malia pergi dari tempat itu yang tidak sengaja Malia bertemu dengan Nita yang baru datang.

 "Kamu mau kemana, katanya mau makan siang." Ucap Nita yang kebingungan tangannya ditarik Malia.

 "Jangan disini,kita cari tempat lain." Akhirnya mereka pindah di kantin sebelah yang dimana Nita terlihat bingung dengan Malia.

 "Kamu kenapa lagi?" Tanya Nita yang terus memperhatikan Malia.

 "Apa kamu sudah dengar berita tentang suamiku?" Tanya balik Malia pada temannya.

 Nita membalas dengan anggukan kepala,"Aku tahu , bahkan aku tak kaget.Apa ada masalah."

 Malia mengeluarkan semua unek-unek yang dia pendam bercampur dengan rasa takut,"Jadi itu masalahnya,lalu kamu malu begitu." Ucap Nita pada Malia.

1
Shifa Burhan
novel dari awal cerita begitu banyak dio menunjukan, membuktikan dan berjuang cinta

tapi belum ada kelihatan Melia menunjukan dan membuktikan cinta nya

kata2 ini pun tidak pernah keluar dari mulut Melia, "Terima kasih suamiku, karena kau telah memilihku dan memberikan begitu banyak cinta dan kebahgiaan padaku, aku mencintai mu"
kenapa kata2 itu perlu karena dio pantas mendapat kata2 Terima kasih itu, dan kata2 membuktikan Melia wanita pandai berterima kasih pada suami yang telah memberi dan berjuang untuk nya

thor jangan hanya pria kau buat membuktikan cinta nya buat juga wanita membuktikan cinta, thor bukan hanya wanita yang membutuhkan kata2 cinta, lelaki juga butuh pengakuan cinta dari istri nya
Shifa Burhan: terlepas dari apapun thor novel sangat bagus sekali
total 1 replies
Mia Camelia
juragan darto siapa tuh🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
lanjut thor, cerita nya makin seruu😄
Mia Camelia
thor gemes banget sm cerita nya, semangat thor.👍😄
Blueberry Solenne
enaknya jadi Dosen tinggal tunjuk aja bawain tugas muridnya😁
Blueberry Solenne
Lokal banget namanya tapi bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!