Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
Usaha Luna semakin hari semakin terlihat hasilnya. Karyawan warung makanya jadi bertambah karna kekurangan tenaga untuk melayani pembeli. Begitu juga dengan usah Laundry, Makin banyak yang percaya terhadap mereka.
Luna berencana membuka cabang untuk Laundrynya, bearti Ia harus menambah pegawai untuk mengurus di cabang. Tapi ia masih ragu karna takut keteter.
"Jadi kamu buka cabang, nduk?" tanya sang ayah.
"Insya Allah yah, tapi aku belum nemu karyawan yang bisa aku percaya, yah. Takutnya mereka bekerja asal - asalan." ungkap Luna.
"Kamu tenang saja urusan karyawan biar ayah yang urus."
"Beneran yah, Ayah cari karyawan di mana?" tanya Luna penasaran.
"Di kampung kita, nak. Banyak remaja - remaja yang nganggur, Ayah akan ajak mereka untuk bekerja di laundry nanti."
"Wah ide ayah benar - benar hebat, aku ko ga kepikiran kesana ya. Kalau gitu semunya aku serahkan pada ayah. " Luna memeluk lelaki tua itu dengan penuh bahagia. Tanpa bantuan dari ayah dan ibunya tentu ia tidka akan bisa sampai pada titik sekarang.
"Mbak, Luna ada yang mau ketemu?" panggil anak karyawan warung makanya.
"Siapa?" tanya Luna.
"Namanya pak Robby."
"Baik, nanti saya kesana. Makasih ya, Ti. Ayah aku ke warung dulu." pamit Luna.
"Selamat siang, pak Robby." sapa Luna sopan pada tamu yang duduk membelakanginya. Lelaki yang di panggil pak Robby oleh Luna bangun dari duduknya dan memutar tubuhnya.
"Apa kabar bu Luna? ketemu lagi kita." sapa Robby sambil tersenyum.
"Alhamdulillah, saya kira siapa? Ada apa pak Robby mencari saya? apa bapak menyesal telah menjual rumahnya sama saya." kelakar Luna sambil menyuruh tamu ya kembali duduk.
"Menyesal mungkin iya, tapi mau di apain lagi. Sekarang tempat ini sudah sah jadi milik bu Luna." kekeh lelaki itu.
"Maaf ada perlu apa ya pak Robby menemui saya?" tanya Luna yang tak mau bertele - tele.
"Ooh saya mau memesan catering buat acara kantor saya, apakah bu Luna bisa?" jawab Robby langsung pada intinya.
"Kapan dan berapa banyak?" tanya Luna.
"Awal bulan dan lebih kurang untuk seribu porsilah. Apakah Warung makan bu Luna bisa handel?" tanya Robby.
"Tapi apakah masakan warung saya cocok untuk kantor bapak?" tanya Luna meragu.
"Pastilah, karna saya dan beberapa karyawan sudah mencicipi masakan warung makan bu Luna. Rasanya pas di lidah kami." puji Robby.
Robby dan Luna berdiskusi mengenai menu apa saja yang di pilih dan tak kalah penting harga berapa yang mereka mau. Robby tak datang sendirian ia datang bersama asistennya yang membantunya membahas kerja sama dengan Luna.
"Baiklah pak Robby, insya Allah saya akan berusaha memberikan yang terbaik. Nanti saya akan mengantar langsung ke perusahan bapak."kesepakatan telah di capai, rupanya Robby tak main - main ia juga telah menyiapkan surat perjanjian agar keduanya sama - sama merasa aman.
Luna merasa terkesan dengan cara kerja Robby yang begitu teliti. Ia kagum dengan gaya bicara Robby yang begitu apik dan menampakan bahwa ia seorang profesional. Lina bisa belajar banyak tentang tata cara berbisnis yang baik dan sama - sama menguntungkan kedua belah pihak. Moga jalan usaha Luna makin terbuka kedepannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 😘👍🙏
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat
setelah berhasil cerai semoga luna dpt pasangan yg lebih baik dari keanu 🤭