NovelToon NovelToon
Maaf, Aku Jadi Yang Kedua

Maaf, Aku Jadi Yang Kedua

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Romantis / Cintamanis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:346.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aida

Setelah meninggal nya suami dan calon bayinya, Reyna di pertemukan lagi dengan keluarganya dan dipaksa menikah untuk menguatkan kerja sama perusahaan.

Dengan segala ancaman, akhirnya Reyna bersedia menikah lagi namun betapa terkejutnya ia bahwa ternyata dia menjadi istri kedua dari Arsen Megantara.

Hidup bersama dengan suami dan istri pertamanya, membuat Reyna selalu terbayang akan kebersamaan dengan Doni, suaminya yang dulu.


Ini karakternya strong women ya teman-teman... Dan Arsen juga nggak kalah baiknya..

Novel pertamaku. Semoga syukaaaa...
Harap bijak memberikan komentar 🙏

Happy reading ♥️♥️♥️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih Tentang Doni

🍓🍓🍓

Masih Flashback.....

Reyna melihat lelaki di depannya, kemudian pandangan nya beralih pada motor matic sejuta umat di sebelahnya. Seumur hidupnya belum pernah ia menaiki kendaraan roda dua itu.

"Aku tidak maksa sih. Kalo kamu tidak mau ya tidak apa-apa." Kata Doni duduk di jok motor nya sambil memperhatikan kebingungan di wajah Reyna.

"Iya deh. Anterin aku ke HK Grup ya. Tau tidak ? Mungkin 20 menit lagi dari sini." Kata Reyna setuju saja. Karena dipikir lagi jika ia menunggu taksi akan lama juga datangnya.

"Siap."

"Eh tapi mobilnya gimana?" Tanya Reyna.

"Ya kamu bawa ke bengkel dong." Jawab Doni santai.

"Iih masa aku sendiri sih ? Katanya kamu montir kamu aja deh yang urus."

"Kamu percaya sama aku ?" Tanya Doni

"Ya tidak sih. Tapi kamu bawa aja lah. Nanti kalau sudah selesai kamu kasih tau aku." Kata Reyna.

Doni meminta nomor ponsel Reyna sebelum ia menaiki motor. Ia juga menyerahkan kunci mobilnya untuk diperbaiki di bengkel Doni.

Jika saja Doni penipu dan membawa kabur mobilnya biarlah pikir Reyna. Ia masih bisa membeli lagi yang sama atau bahkan lebih mahal.

"Ganteng - ganteng masa mau nipu. Ga mungkin deh." Batin Reyna.

"Kamu aja yang pake helm ini. Nanti rambut kamu berantakan kena angin." Kata Doni memakaikan helm ke kepala Reyna dan Reyna diam saja. Masih terkejut dengan tindakan tiba-tiba lelaki asing ini.

Selain itu ada yang berbeda di dada nya. Rasanya berdebar sangat cepat. Dan perasaan apa ini kenapa seperti melayang - layang. Reyna diam saja dan menikmati perasaan aneh ini.

Motor sudah dinyalakan. Tidak sengaja pendangan Doni tertuju pada paha Reyna yang sedikit terlihat karena rok span nya terangkat saat duduk.

"Kenapa belum jalan?" Tanya Reyna.

Doni segera melepas jaket hitamnya dan meletakkan diatas pangkuan Reyna.

"Kamu tutup dulu kaki kamu." Kata Doni tanpa menoleh kearah Reyna.

Reyna yang baru menyadari rok nya sedikit terangkat merasa sangat malu. Wajahnya terasa panas dan ingin disembunyikan saja.

Cepat - cepat ia menutup kakinya dengan jaket pemberian Doni. Aroma parfum maskulin seketika tercium oleh Reyna.

"Sudah. Ayo." Kata Reyna.

"Kamu tidak pegangan? Nanti jatuh loh. Seperti nya kamu belum pernah naik motor ya ?"

"Iya ini pertama kali."

"Oke kita berangkat. Aku jamin dalam sepuluh menit kita sudah sampai." Kata Doni segera menjalankan motornya ke jalan raya.

Diperjalanan angin menerpa wajahnya. Memang benar seandainya ia tidak menggunakan helm sudah pasti rambut nya akan seperti singa. Ada perasaan aneh di dalam hatinya saat diperlakukan dengan baik oleh orang lain.

Selama ini Reyna merasa kurang didengarkan dan diperhatikan. Segala kata - kata yang keluar dari mulut Papanya adalah perintah mutlak yang tidak bisa dibantah.

Reyna pernah menonton film dengan adegan sepasang kekasih naik motor bersama. Si perempuan yang duduk dibelakang berpegangan tangan pada pinggang si lelaki di depannya. Apa ia juga harus melakukan itu. "Aah tidak ah. Di film kan itu sepasang kekasih. Memang nya ada penumpang peluk tukang ojeknya." Pikir Reyna.

Jalanan cukup padat didominasi kendaraan roda empat. Apalagi di jam rawan orang - orang mulai berangkat kerja. Tapi motor yang dikendarai Doni bisa dengan lihai mencari celah untuk lewat.

Di tengah jalan ada lubang yang tidak bisa dihindari oleh Doni alhasil Reyna hampir saja oleh jika tidak reflek berpegangan pada Doni.

"Hati - hati. Kamu dari tadi tidak pegangan ya ?" Kata Doni setengah berteriak agar Reyna mendengar.

"Iya. Aku pegangan." Jawab Reyna mulai berpegangan pada sedikit kaos yang Doni kenakan.

Beberapa saat kemudian mereka sudah sampai di depan kantor HK Grup yang menjulang tinggi.

Reyna turun dan berusaha membuka pengait helm nya tapi tidak bisa. Akhirnya dengan kepekaan yang penuh Doni membantu melepaskan pengait helm itu.

Reyna juga menyerahkan jaket milik Doni. Dan Doni segera memakainya.

"Terimakasih ya sudah anter aku kesini. Ini buat ganti bensin kamu." Ujar Reyna sembari menyerahkan beberapa lembar uang kertas merah pada Doni.

Doni belum mengambil nya. Ia hanya melihat Reyna kemudian tersenyum.

"Aku kan bukan ojek. Ngapain dibayar?"

"Iya meskipun begitu kamu sudah bantu aku." Kekeh Reyna.

Doni mengambil tangan Reyna yang memegang uang tersebut kemudian uang itu dimasukkan kedalam genggaman nya kembali.

"Terimakasih. Tapi kamu bayar kalau mobil nya sudah selesai aku perbaiki saja."

Reyna terdiam. Lagi - lagi perasaan aneh itu menyelimuti nya. Kenapa ada orang yang tidak mau uang. Sebab selama ini disekitarnya banyak sekali orang memperebutkan uang termasuk ibu tirinya dan sebagian orang besar di perusahaan nya.

"Masuklah. Nanti kamu dapat hukuman kalau terlambat rapat." Kata Doni setelah Reyna terdiam beberapa saat.

"Hmm iya. Aku masuk ya. Terimakasih." Kata Reyna melangkah masuk meninggal kan Doni sendirian yang masih menatap kepergiannya.

Reyna semakin masuk kedalam dan beberapa karyawan menundukkan kepala saat berpapasan dengan Reyna. Mungkin Reyna punya jabatan tinggi pikir Doni.

Setelah itu ia melajukan motornya meninggalkan area Perusahaan dan kembali ke tempat mobil Reyna tadi untuk menunggu mobil derek membawa mobil Reyna ke bengkel nya.

Disepanjang rapat wajah Reyna berseri - seri dan ada beberapa senyum kecil yang tertangkap mata orang - orang. Fenomena langka ini mengundang bisikan peserta rapat. Karena tidak biasanya seorang wakil direktur bisa tersenyum.

Dan rapat yang berjalan mulus pun akhirnya berakhir dengan tanda tanya dibenak mereka masing - masing.

"Kamu sedang bahagia?" Tanya Tuan Haris yang masih di dalam ruangan bersama Reyna.

Reyna melirik saja. Tidak berencana menjawab.

"Papa senang melihat kamu tersenyum apapun alasannya." Lanjut Tuan Haris lagi ketika dirasa Reyna tidak mau menjawab.

"Bahagia ku sudah hilang bersama pergi nya Mama. Seandainya Mama membawa ku juga.." Kate Reyna pelan yang mengundang tatapan tajam dari sang Papa.

"Kamu tidak bahagia hidup bersama Papa ?" Tanya Tuan Haris

"Apa menurut Papa aku bisa bahagia menjalankan tubuh yang dipenuhi perintah? Aku harus melakukan ini dan itu tanpa kemauanku. Aku tidak boleh melakukan yang aku suka." Balas Reyna sengit. Ia memijat keningnya. Kepala nya selalu berdenyut saat berhadapan dengan Papanya.

"Kamu menjadi orang yang sukses sekarang karena Papa kalau kamu lupa Reyna. Papa selalu memberikan yang terbaik untuk kamu. Tidak pernah kamu berterimakasih sama Papa seperti yang Maretha lakukan." Geram Tuan Haris.

Reyna melebarkan matanya. Meskipun Kata-kata itu sering kali terdengar, tapi tetap saja terasa sakit saat mendengar nya lagi.

Apa seorang anak akan bahagia sedari kecil dikekang kehidupan nya. Tanpa didengar keinginan nya.

Ingin rasanya ia memaki Papanya kenapa selalu membandingkan ia dan Maretha? Dan kalau bisa Reyna katakan, ia lelah diperalat untuk kepentingan Papanya saja. Kepentingan Papa dan Perusahaan nya dengan bersembunyi dibalik kata 'yang terbaik untuk kamu'.

🍓🍓🍓

Jangan lupa vote yang banyak ya teman-teman...

1
mety
curiga..maretha yang nabrak suami kakaknya
mety
laki2 model gini yang paling memuakkan
Putra Ganteng
thor novelmu luar biasa 👍🏻🥰🥰🥰
Aida: Makasih kak, kalo sudah bisa lanjut baca judul yg lain ya. othor rekomendasi transmigrasi menjadi ibu muda yang tangguh. dijamin bagus👍😍
total 1 replies
Arsyi Aisyah
pasti Maretha kya'x yg Nabrak Doni deee 🤔
martina melati
sudah punya istri.../Frown/
martina melati
hahaha... bukanny asem y... keringat priakn tajam 🤭
martina melati: gt y thor... 😄
total 2 replies
tri Harianti
sukaaa
Bunda Dzi'3
kasian bngt klu BNR anaknya Dksh ke maretha meskipun Klurganya....😭
Bunda Dzi'3
kirain maretha yg nabrak...krna berubah jdi baik ke Reyna...trnyata mertuanya Reyna gak sengaja'
Bunda Dzi'3
apa jgn2 yg menabrak Reyna&Doni itu maretha?
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo maaf kak bru bisa mampir lagi👋
Evy
Apa saudara tiri nya yang nabrak dulu ya... yang menyebabkan kematian mantan suami dan calon anaknya... hingga rasa bersalah yang tak pernah hilang..
Mariatul
karya othor bagus. isi nya mengalir, gak ribet, intriknya juga ringan. entah othor terinspirasi based on true story atau cuma imajinasi, tapi cukup bikin menjiwai isi cerita. kalau di lihat, dr segi penokohan, mreka semua tidak bisa di salah kan 100%. intinya aku puas dgn novel othor. smangat terus y thor. 👍👍💪💪
Aida: Terima kasih kak, othor juga masih belajar. Tetap dukung othor di karya yang lain ya🙏😍
total 1 replies
Mariatul
emang laki² gt. udh dr sistem otaknya di bikin Allah gt.
Mariatul
jadi pengen tau.
Mariatul
othor menghayal apa kenyataan Thor?
Mariatul
sholat istikharah, udah beres!
Mariatul
ad juga yg mreka bermadu, tapi saling sayang kayak saudara. sampe baca novel ini, aku nangis thor😭
Mariatul
di t4 aku juga ad yg poligami Thor. tp emang mreka tu ahli agama top. akur ketiganya. entah pas hari raya atau pas kondangan, biasanya istri prtama sama istri ke 2 pake pakaian couple. kalau foto bareng juga gt, psti istri prtama ngajak adik madu nya. dia lbh ke merangkul gt. ndk ad juga cekcok apa gmana.
Mariatul
sebenarnya rumah tu di pisahkan antara istri pertama dan ke 2. giliran hari nya juga harus adil.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!