NovelToon NovelToon
TOWARDS THE PEAK OF MARTIAL ARTS

TOWARDS THE PEAK OF MARTIAL ARTS

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Tamat / Fantasi Timur / Spiritual / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang
Popularitas:943.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: Y. Septra

[UPDATE 2 - 3 CHP PERHARI]

Terdapat tiga tingkatan dunia yang berada di alam semesta ini, yaitu :

-The Heavens (Alam Surga).

-The Mortal Realm (Alam Bumi).

-The Earth (Alam Fana).

The Mortal Realm (Alam Bumi)

Terdapat banyak para Kultivator hebat yang menguasai tempat tersebut, yang di mana yang terkuat lah yang berkuasa yang lemah di tindas dan bahkan nyawa nya juga tidak di hargai.

Di mana terdapat seorang pemuda sampah yang tidak bisa ber-Kultivasi dari Keluarga Bangsawan yang telah terlupakan. Di mana ia mempunyai keinginan yang kuat demi membalas kan dendam orang tuanya.

Bagaimana kah petualangan pemuda tersebut dalam membangkitkan Kultivasinya dan memalaskan dendam orang tuanya.

Baca cerita lengkapnya di Novel TOWARDS THE PEAK OF MARTIAL ARTS.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Y. Septra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch- 24. Kembali ke Kota Zhimo, Turnamen Kultivator Muda [REVISI].

Ch- 24. Kembali Ke Kota Zhimo, Turnamen Kultivator Muda [REVISI].

Setelah selesai makan Yu Xuan berniat untuk langsung pergi menuju ke Kota Zhimo, karena tersisa lima hari lagi sebelum di mulainya Turnamen Kultivator Muda yang di adakan oleh ketiga keluarga bangsawan yang ada di Kota Zhimo.

"Baiklah aku akan segera ke sana, tunggu saja pembalasanku Hui Feng!" Ucap Yu Xuan, kemudian ia pergi menuju ke gerbang keluar kota Zhang lalu setelah itu melesat ke arah Kota Zhimo.

Setelah beberapa saat terbang di langit Yu Xuan merasa lapar, meskipun sekarang ini dia sudah menjadi kultivator akan tetapi hasratnya sebagai manusia biasa masih ada. Kultivator dapat menahan rasa lapar dan haus selama beberapa minggu bahkan berbulan bulan, akan tetapi jika seorang kultivator merasa lapar tidak ada yang melarang nya untuk makan. Karena itu ia pun turun di sebuah gua untuk beristirahat di sana dan mencari beast spirit untuk di jadikan nya makanan.

Ketika di saat ia sedang mencari beast spirit ia mendengar ada pertarungan di depan nya, ia pun segera mendekat ke arah asal suara tersebut. Tak lama kemudian ia sampai di tempat di mana suara pertarungan itu berasal, kemudian ia mendarat di sebuah dahan pohon yang ada di sana. Di tempat tersebut terlihat ada tiga orang yang sedang bertarung dengan tiga ekor beruang hitam besar. Tiga orang tersebut terdiri dari satu orang wanita ia mengguna kan busur panah, dan dua orang pria lain nya adalah kultivator biasa satu orang pria mengguna kan sebuah pedang besar dan satu nya lagi mengguna kan dua buah dao (pedang bermata satu).

Mereka bertiga nampak kewalahan menghadapi ketiga beruang tersebut. Yu Xuan yang melihat hal itu merasa bahwa mereka tak lama lagi akan segera mati dan ia pun berinisiatif untuk meninggal kan mereka di sana, akan tetapi ia tak bisa melakukan itu.

"Kita harus segera pergi dari sini kita masih belum cukup kuat untuk menghadapi ketiga beruang itu"

"Kita mundur terlebih dahulu, nyawa kita lebih penting".

"Xian Jieng, larilah terlebih dahulu nanti kami akan menyusul"

"Selamat kan dirimu terlebih dahulu"

"Ta-tapi aku tidak bisa pergi meninggalkan kalian sendirian melawan beruang beruang itu"

Secara bersamaan nampak seekor beruang hitam muncul di belakang Xian Jieng dan siap menerkam nya, namun Yu Xuan segera datang dan dengan sekejap menebas leher beruang tersebut dengan mudah, kemudian Yu Xuan segera meninggal kan Xian Jieng lalu melesat ke arah kedua beruang lainnya.

Kemudian Yu Xuan menyerang kedua beruang tersebut dengan bersamaan, nampak kedua beruang tersebut kewalahan untuk melawan Yu Xuan sendirian, lalu Yu Xuan menebaskan pedangnya ke udara dan terlihat sebuah lesatan energi dari pedangnya yang berbentuk bulan sabit berwarna merah darah mengarah kedua beruang hitam tersebut. Tak sempat menghindar, tubuh kedua beruang tersebut seketika terbelah menjadi beberapa bagian.

Setelah menghabisi ketiga beruang tersebut, terlihat wanita sebelumnya yang di selamatkan Yu Xuan datang menghampirinya.

"Te-terima kasih sudah menyelamat kan kami" ucap wanita tersebut kepada Yu Xuan.

"Tidak perlu berterimakasih, aku hanya kebetulan lewat di sekitar sini!" ucap Yu Xuan.

"Kami juga berterima kasih kepada anda, karena telah menyelamatkan kami" ucap pria yang bertubuh besar yang menggunakan sebuah pedang besar yang di lihat Yu Xuan sebelumnya.

"Benar! anda sangat keren tadi di saat melawan kedua beruang itu sendirian" ucap pria kurus yang mengguna kan dua buah dao yang kini di letakkannya di belakang punggungnya.

"Tidak masalah, apa yang sedang kalian lakukan di sini, dan kenapa kalian bisa bertarung dengan beruang hitam tersebut" tanya Yu Xuan.

"Kami adalah kultivator pengembara, kami sedang mengembara dan ingin pergi menuju ke kota Zhimo, karena kami ingin membeli sesuatu di sana" ucap wanita tersebut yang bernama Xian Jieng.

"Perkenalkan namaku adalah Xian Jieng, dan pria yang bertubuh besar tersebut adalah Jian Seng dan pria kurus tersebut adalah Zhou Lou, dan kalau boleh tau siapa nama tuan?" tanya Xian Jieng, lalu kemudian dia menjulurkan tangannya kepada Yu Xuan.

"Xuan, namaku Yu Xuan" ucap Yu Xuan singkat.

"Jadi kalian ingin pergi ke kota Zhimo" ucap Yu Xuan.

"Benar kami juga sekalian ingin melihat Turnamen Kultivator Muda yang di adakan oleh keluarga Bangsawan Hui" ucap Jian Seng.

"Ee..Tuan Yu Xuan"

"Panggil saja Yu Xuan"

"Kakak Yu Xuan, kakak ingin pergi ke mana?" tanya Xian Jieng.

"Aku tidak ingin ke mana-mana, aku hanya kebetulan saja sedang berburu di sekitar sini" ucap Yu Xuan.

"Baiklah, sekali lagi terima kasih sudah menyelamatkan kami, kami sangat beruntung bisa bertemu dengan kakak Yu Xuan, kalau begitu kami pergi dulu, jaga diri mu kakak" ucap Xian Jieng.

Setelah melihat bahwa Xian Jieng dan teman-temannya sudah pergi cukup jauh, Yu Xuan segera melesat terbang dan pergi ke kota Zhimo.

"Apakah kalian merasa bahwa kak Yu Xuan sedang menutup-nutupi sesuatu" tanya Zhou Lou.

"Yah,l seperti nya begitu, di saat Xian Jieng menanyakan kak Yu Xuan ingin pergi ke mana, terlihat jelas perubahan raut wajahnya" jawab Jian Seng.

"Bagaimana menurut mu Xian Jieng?" tanya Zhou Lou.

"Xian Jieng??"

"Ah.. maaf, apa yang kalian bicarakan tadi?" ucap Xian Jieng.

"Kami sedang meminta pendapatmu" ucap Zhou Lou.

"Apakah kau sedang memikirkan kak Yu Xuan" ucap Jian Seng yang membuat wajah Xian Jieng memerah.

"Ti-tidak.. aku tidak memikirkannya" bantah Xian Jieng.

"Haha, kau tidak bisa membohongi kami, kita sudah kenal dan dekat dari kecil jadi kami bisa mengetahui kau berbohong atau tidak" ucap Jian Seng yang semakin membuat Xian Jieng kesal.

Zhou Lou yang melihat mereka berdua hanya bisa menggelengkan kepalanya dan ikut Xian Jieng mengejar Jian Seng.

***

Tiga hari telah berlalu Yu Xuan sudah dekat dengan Kota Zhimo, terlihat dari kejauhan sebuah kota yang besar dan sangat indah. Setelah beberapa saat Yu Xuan sampai di gerbang kota Zhimo, Yu Xuan turun dan tak lupa membayar penjaga gerbang dan masuk ke dalam.

"Pada akhirnya aku kembali lagi ke kota ini, dimana tempat ini membuatku teringat lagi akan kejadian pada keluarga Yu di kota ini, tunggu saja Hui Feng, aku akan membalaskan dendamku!" ucap Yu Xuan kemudian dia segera pergi mencari sebuah penginapan di sana, karena mengingat dia tak mempunyai rumah lagi di kota Zhimo.

Setelah beberapa saat Yu Xuan menemukan sebuah penginapan, karena kota Zhimo adalah kota yang besar maka tidak akan lama untuk menemukan sebuah penginapan di sana. Kemudian ia memesan sebuah kamar yang berada di lantai atas untuk tiga sampai lima hari.

Setelah memesan kamar Yu Xuan tidak langsung menuju ke kamarnya, akan tetapi ia berjalan jalan terlebih dahulu di kota Zhimo dan mengecek apakah ada perubahan pada kota Zhimo setelah selama beberapa bulan dia pergi.

Di saat Yu Xuan sedang berjalan-jalan di sekitar alun-alun wilayah keluarga bangsawan Hui untuk melihat-lihat arena pertandingan secara tiba-tiba seseorang datang dari arah belakangnya.

"Haha... Bukan kah ini adalah sampah dari keluarga Yu? Sedang apa sampah seperti kau datang ke sini" ucap seorang pria, dia adalah Hui Feng kepala keluarga Hui.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Duajie
Tersebutlah ada novel dengan judul "TERSEBUT".....¿¿👴😴😭
Duajie
aku semasih di SD disuruh mengarang, begini hasil sebagian terpenting karanganku :
Si Didi duduk kemudian mengambil pisang di atas meja, kemudian pisang tersebut di kupas, kemudian pisang tersebut dimakan oleh Si Didi, kemudian baru Si Didi ingat pisang tersebut disediakan untuk kera, kemudian datang ibunya Si Didi , setelah itu kemudian ibu marah-marah," lihat tuh, kera tersebut menangis karena pisang tersebut kamu makan.........!?" dst.
Sampai sekarang aku tidak mengerti kenapa guru tersebut marah saat aku menyetor karanganku tersebut.
"Ini keterlaluaaaannn.....!" kata guru TERSEBUT......!😂😅/Casual//Doubt/
🏘⃝Aⁿᵘ 𝙲𝚞𝚖𝚊 𝙺𝚘𝚙𝚒
Luar biasa
Hs Sinaga
kapan belajarnya
Hs Sinaga
tor, mc sdh naik level kultivasi tetapi tetap lemah bgmn ini????
Hs Sinaga
mc kok jadi oon
dahan pohon tdk perlu dibuat jadi pedang, krn konsep pedang kehampaan memang tidak perlu pedang
Hs Sinaga
mengapa mc nya mengurusi yg tdk perlu
Hs Sinaga
mengapa tdk ada perubahan pada mc setelah berhasil menuju puncak tangga
Hs Sinaga
mc harus giat berkultivasi sampai tingkat tertinggi
Hs Sinaga
mc nya sdh bisa terbang harusnya terbang saja jika tdk mau bertempur
Jonny Bujang
bosan baca jalan ceritanya mc terlalu naif dan bodoh
Duajie
Ingak² cuma beli baju ya.... terpaksa setelah ganti baju ternyata gak perlu pake celana.....😀😂😋
😀beli pakaianlah bosss...😂
Duajie
tersebut.....ter se 👞👟🧦👀👁🤽‍♀🚵‍♂🏃‍♂🤦‍♀🧟‍♂👴🙉🤠🤯😢😭
Duajie
Kebanyakan kata 'tersebut' dalam satu alinea bahkan dalam satu kalimat menjadikan ceritra kurang enak mbacanya.....!
Duajie
kenapa gak pagodanya sekalian diambil...?🧐
Duajie
ambigu.. hayo kita pergi dari sini....
buang sampah itu ke hutan kematian .......
yg disuruh siapa, apakah pergi ataukah membuang 'sampah'🔬🔬😴🙊😇😜
Kusumawardani
Thor kenapa setelah membunuh cincin penyimpanan tdk diambil,kan sayang hartanya banyak cuma ditinggal begitu aja Thor MC nya g butuh harta dari korbanya kah?
Munawir
Luar biasa
Eda Eda
👍
Munawir
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!